Claim Missing Document
Check
Articles

TRADISI TAHLILAN DAN YASINAN Rodin, Rhoni
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 11 No 1 (2013): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.521 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v11i1.69

Abstract

This paper discusses about the values which contain in tahlian andyasinan in Muslim societies as aseries activities in takziyah. Takziyah isvisiting the family which one of the member is died.this research is intendedto know the detail activity of tahlian and yasinan which becomethe source to dig up the values inside. Both tahlian and yasinan containsspecial values which support the live of the society and it mixes with thelocal culture.
Analisis Problematika Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Di Indonesia Menghadapi Era 4.0 Rodin, Rhoni
LIBRARIA Vol 7, No 2 (2019): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v7i2.6505

Abstract

Era 4.0 merupakan era revolusi industri teknologi yang secara fundamental akan mengubah paradigma berpikir dan cara kerja. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis apa saja problematika yang dihadapi perpustakaan perguruan tinggi Islam dalam menyongsong era 4.0. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Studi literatur bisa didapat dari berbagai sumber, jurnal, buku, dokumentasi, internet dan pustaka. sedangkan analisis data dengan metode analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa ada beberapa problematika yang dihadapi perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia yaitu bahwa perpustakaan perguruan tinggi Islam tidak hanya mengedepankan peran tradisional dengan menyediakan sarana fisik semata, tetapi lebih dari sekedar itu pihak perpustakaan harus juga memahami value perpustakaannya, berkaitan dengan value ini tentunya merupakan suatu hal yang belum diimplementasikan di perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia, hal ini diindikasikan dengan masih banyaknya perpustakaan yang mengedepankan pengembangan sarana fisik semata, akan tetapi valuenya masih dikesampingkan. Perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia selain menghadapi perkembangan teknologi yang amat pesat, juga perlu siap menghadapi perubahan dalam perilaku pengguna yang ikut berubah sesuai perkembangan zaman. Problematika lainnya adalah aspek dari misi perguruan tinggi, yaitu mengembangkan dan memajukan penelitian. Gerakan open access juga merupakan salah satu tantangan yang harus segera dijawab oleh pihak perpustakaan perguruan tinggi Islam. Kemudian tantangan untuk mengakomodasi perubahan pesat dalam pengajaran yang juga amat dipengaruhi oleh perkembangan penggunaan teknologi informasi seperti sekarang ini.  
Analisis Kemampuan Pemustaka Menelusur Informasi Melalui OPAC di Pusat Pepustakaan IAIN Curup Rodin, Rhoni; Nuraida, Siti
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2911

Abstract

This study aims to analyze the ability of users in tracing information through OPAC at the IAIN Curup Library Center. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The methods used in data collection are observation, interview and documentation. The results of this study indicate that there are still students who are not so familiar with the name OPAC. The use of OPAC in the IAIN Curup Library Center is still not fully utilized by users. Because there are still many users who prefer to look for collections directly on the shelf. This is because many users find it difficult to use OPAC and also because users are still not accustomed to using OPAC. The ability of users in tracing information in the library is not yet maximized. Library users only do a simple search in search of information, such as the title and author only. If the clans sought are not found, visitors look for collections one by one into the shelves. The IAIN Curup’s Library has introduced OPAC to users by conducting ucer education every year, upon admission of new students. And also on each OPAC computer is given a name tag / display. As a solution in this case the IAIN Curup’s Library needs to promote the use of OPAC in tracing information.
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN KOLEKSI JOGJA LIBRARY CENTER DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT INFORMASI Mubarokah, Adzkiyah; Rodin, Rhoni
Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 5 No. 2 (2023): JAPRI: JURNAL PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Analysis of Jogja Library Center's Collection Management Strategy in Dealing with the Information Society aims to review what strategies must be used in order to continue to grow in the era of the information society. This research uses qualitative methods with a descriptive approach through field research methods. Research data were obtained from interviews with informants, literature reviews, and documentation. This study found that the Jogja Library Center collection management strategy owned by the DPAD DIY Library Service Center was able to adapt by utilizing technology. This study was reviewed with SOSTAC theory (Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Actions, Control). The results of the research show that Jogja Library Center has subscribed to electronic collections while also continuing to subscribe to printed collections. Jogja Library Center has also digitized the collection of old newspapers and magazines whose physical condition is no longer possible to be read directly by users. Jogja Library Center also conducts various collection collaborations in order to be able to meet the needs of the information community. Keywords: Strategy Analysis, Collection Management, Information Society.
Bentuk Perpustakaan Interaktik Pustakawan Sesuai Kode Etik Pustakawan aulia, vinna aulia; Rodin, Rhoni; Karim Amrullah, Abdul
Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): JAPRI: JURNAL PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan urgensinya implementasi kode etik pustakawan di Era Digital. Metode penelitian ini adalah kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Urgensi implementasi kode etik pustakawan di era digital sangat penting mengingat transformasi besar-besaran yang terjadi dalam cara informasi diakses, disimpan, dan disebarluaskan. Ada beberapa alasan mengapa implementasi kode etik pustakawan di era digital sangat urgen untuk dilakukan, yaitu: 1) perlindungan data pribadi; 2) Kepercayaan dan integritas. Kode etik membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi pustakawan; 3) Pengelolaan Informasi yang Adil dan Netral. Pustakawan memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses yang adil dan netral terhadap informasi, tanpa memihak atau membatasi akses berdasarkan pandangan pribadi atau kepentingan tertentu; 4) Perlindungan Hak Cipta dan Ketersediaan Informasi. Kode etik pustakawan membantu memastikan bahwa hak cipta dihormati dan bahwa informasi disediakan secara adil dan legal; dan 5) Adaptasi terhadap Perubahan Teknologi. Era digital membawa perubahan teknologi yang cepat dan berkelanjutan. Dengan menerapkan kode etik yang kuat dan relevan dengan era digital, pustakawan dapat memainkan peran yang penting dalam mengelola dan memberikan akses yang andal terhadap informasi di dunia yang semakin terhubung dan kompleks ini.  
The Strengthening The Role and Function of Library in Supporting Scholarly Communication in The State Islamic Institute of Curup Rizal, Syamsul; Rodin, Rhoni
Indonesian Journal of Librarianship Indonesian Journal of Librarianship Vol. 1 No. 2, December (2020)
Publisher : Department Library of Governance Institut of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/ijolib.v1i2.1288

Abstract

Problem statement: Libraries have not played an optimal role in supporting Scholarly communication in a university. Purpose: This study aims to analyze the strengthening of the role and function of libraries in supporting Scholarly communication at IAIN Curup. Method: This type of research is descriptive qualitative. Data collection was carried out by means of interviews, documentation and surveys. Result: The results of this study indicate that there are several efforts to strengthen the role and function of libraries including 1) optimizing user education and information literacy activities by adding facilities for these activities; 2) conducting online research skills training for the IAIN Curup academic community; 3) providing e-resources; 4) conducting routine focus group discussions and book reviews. Strengthening the traditional role includes adding to collect quantity and quality, disseminate information, and preserve. Strengthening the role of university libraries in a broader way is through information literacy programs, the materials of which are packaged, expanded and harmonized with the dynamics and scope of Scholarly communication. Conclusion: A library is an integral part of a university, therefore its existence must be strengthened. This strengthening can be done from all aspects, including facilities, human resources, and others. Keywords: library; scholarly communication; IAIN Curup
Policy Direction for Development of Islamic College Library in Indonesia Rodin, Rhoni
Indonesian Journal of Librarianship Indonesian Journal of Librarianship Vol. 3 No. 2, December (2022)
Publisher : Department Library of Governance Institut of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/ijolib.v3i2.2503

Abstract

Problem Statement: Islamic college library is expected to change and remain updated in facing global challenges. Purpose: This research aimed to analyze the policy direction of the development of Islamic college library in Indonesia. Method: This was literature research from various sources, journals, books, documentation, and the internet. Furthermore, a descriptive analysis method was used in analyzing the data. Result: The results showed that the Islamic college library faced some problems. First, traditional roles should not be prioritized by providing physical facilities. Second, the Islamic college library should also be prepared for user behavior changes that have occurred with rapid technology advancements. Third, aspects of the college mission, namely developing and advancing research, should be improved. Fourth, the open access movement is also a challenge to consider. In addition to facing various management problems, the library should also prepare a policy direction and grand design for the development of Islamic colleges in the face of the future era. Conclusion: In conclusion, the policy direction and grand design refer to the components of the library accreditation issued by the National Library Standards Agency for Higher Education. Keywords: policy direction, Islamic college library, Indonesia
Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Era 4.0 (Studi pada Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri Curup) Rodin, Rhoni
Jurnal Tadwin Vol 2 No 2 (2021): Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.583 KB) | DOI: 10.19109/tadwin.v2i2.11634

Abstract

The purpose of this paper is to analyze the direction and policy of developing the IAIN Curup’s Library facing the industrial era 4.0. This type of research is qualitative, using a descriptive approach. Data collection techniques using surveys, interviews and documentation. While the data analysis using analytic qualitative descriptive techniques. The results showed that there were several directions and policies carried out and prepared by the IAIN Curup’s Library in the face of era 4.0, namely the first, collection service policies and directions, through increasing digital collections and developing library services for accessing digital collections, developing access to resources open learning or open educational resources, increasing collaboration with other libraries to expand access to information; second, the direction and policy of facilities and infrastructure, through adding library facilities for wider access to electronic information sources. Includes: adding servers, adding PCs, and access points, and increasing internet capacity or bandwidth; third, the direction and policy of human resources, through encouraging librarians to participate in the Development of Sustainable Competency Competencies or PKB. Both those held locally, regionally, nationally and internationally, conduct research or scientific studies on librarianship, and comparative studies between libraries; fourth, good management direction and policy, through the development of a standard-based library management system and accreditation at the National Standards of University’s Library reference No. 13 of 2017 also other standards such as IFLA, compiling standard operating procedures, and making library development strategic plans.
Pengembangan Profesionalitas Pustakawan Menghadapi Era 5.0 Melalui Knowledge Sharing (Sebuah Sistematic Review) Rodin, Rhoni; Amrullah, Abdul Karim
Al Maktabah Vol 22, No 2 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v22i2.40654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan profesionalitas pustakawan dalam menghadapi era 5.0 melalui knowledge sharing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana data dan literatur yang relevan dikumpulkan, dikodekan, dan dianalisis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sharing dapat tumbuh dan berkembang dalam era 5.0 saat ini dengan beberapa cara, antara lain: 1) Perpustakaan menciptakan iklim yang mendukung keterbukaan: Perpustakaan perlu menciptakan lingkungan yang mendukung keterbukaan dan kerjasama antar pustakawan dalam berbagi pengetahuan. Hal ini dapat dilakukan melalui kebijakan yang mendorong kolaborasi dan pertukaran informasi di antara para pustakawan; 2) Perpustakaan menumbuhkan keinginan untuk terus belajar: Pustakawan perlu memiliki dorongan untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi informasi. Dukungan dari perpustakaan dalam menyediakan pelatihan dan sumber daya pendukung pendidikan akan membantu pustakawan untuk mengembangkan profesionalitasnya; 3) Perpustakaan terbuka terhadap kritik dan saran: Penting bagi perpustakaan untuk menjadi terbuka terhadap masukan, kritik, dan saran dari pustakawan lainnya. Ini menciptakan budaya di mana pustakawan merasa nyaman untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tanpa takut dihakimi atau dianggap kurang kompeten; 4) Adanya saling percaya dan saling mendukung di antara pustakawan: Membangun rasa saling percaya dan mendukung antara pustakawan sangat penting dalam mendorong knowledge sharing. Dalam lingkungan yang saling mendukung, pustakawan akan merasa lebih termotivasi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka; 5) Saling menghargai pendapat orang lain: Penting untuk menciptakan budaya di mana setiap pendapat dan kontribusi dihargai. Menghormati pendapat orang lain mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif di mana pustakawan merasa didengar dan dihargai.
Manajemen Tata Ruang Perpustakaan Pesantren Diniyyah Puteri Kota Padang Panjang Afrina, Cut -; Syafrinal, Syafrinal; Amora, Salsabila; Rodin, Rhoni; Anjelina, Fitri; Rahmi, Lufiah; Sibuea, Mawahda
LIBRARIA Vol 12, No 1 (2024): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v12i1.17284

Abstract

This research discusses the spatial management of the library of Pesantren Diniyyah Puteri Padang Panjang. Spatial planning is an important factor that must exist in a library because it can support the success of services in a library. This study aims to understand and know related to the layout of the library. This study uses a qualitative descriptive method that collects data based on factors that support the research subject and then analyzes these factors in depth to determine their significance, by utilizing previous research as well as books, journals, or other scientific publications. The results of his research show how to implement good and correct library spatial management by the National Standards of School Libraries.