Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Melalui Pendekatan Teaching at The Right Level dengan Model Problem Based Learning di MI Al-Ikhlas Banjargondang 1 Kelas II Cahyanti, Anggi Murtikapuri; Anwar, Moh. Farid Nurul
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika materi “pengukuran” melalui pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan model Problem Based Learning (PBL) di MI Al-Ikhlas Banjargondang 1 Kelas II. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian, penerapan kedua pendekatan ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar dengan memperoleh peningkatan hasil belajar pada siklus 1 sebesar 58,33% menjadi 87,50% pada siklus II.  Rata-rata nilai siswa meningkat dari 68,75 pada siklus I menjadi 89,55 pada siklus II, yang menunjukkan bahwa lebih banyak siswa telah mencapai ketuntasan belajar. Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan TaRL dengan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa secara signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan TaRL dan PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi pengukuran pada kelas II di sekolah dasar, khususnya di MI Al-Ikhlas Banjargondang 1.
Penerapan Metode Role Playing Materi Pelestarian Lingkungan Sekitar untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa dalam Pembelajaran IPAS Kelas III di SDN 1 Ngembel Ulya, Farichatul; Anwar, Moh. Farid Nurul
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.10761

Abstract

Keterampilan sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar, terutama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, bekerja sama, serta berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode role playing dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas III SDN 1 Ngembel pada materi pelestarian lingkungan sekitar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 3 siswa (23,08%) pada prasiklus, menjadi 6 siswa (46,15%) pada siklus I, dan 12 siswa (92,31%) pada siklus II. Nilai rata-rata juga meningkat dari 63,46 menjadi 73,85. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa metode role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa serta pemahaman mereka tentang pelestarian lingkungan.
Optimasi Prestasi Belajar Matematika Materi Pecahan Melalui Pendekatan Think-Pair-Share: Sebuah Penelitian Tindakan Kelas di Kelas V MI Miftakhul Amal Bluluk Khuzainatun, Reny; Moh. Farid Nurul Anwar
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.10959

Abstract

Pembelajaran pecahan sering kali menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar karena sifat konsepnya yang abstrak dan kompleksitas dalam operasi hitung. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah pendekatan Think-Pair-Share (TPS), yang mendorong siswa berpikir mandiri, berdiskusi dengan pasangan, dan berbagi hasil pemikiran dengan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan partisipasi aktif siswa kelas V MI Miftakhul Amal Bluluk dalam pembelajaran pecahan melalui penerapan metode TPS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 24 siswa. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 75,2 dengan tingkat ketuntasan 66,7%. Setelah dilakukan perbaikan melalui bimbingan intensif dan penggunaan alat peraga konkret pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 81,8 dengan ketuntasan 91,7%. Kesimpulannya, penerapan TPS terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar, keterlibatan aktif, serta kepercayaan diri siswa dalam memahami konsep pecahan. Pendekatan ini dapat menjadi strategi alternatif dalam pembelajaran matematika yang berpusat pada siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Questioning Answering Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas V Materi Peta Di SDN Tunggulwulung 2 Angela Maria Melania Bere; Moh. Farid Nurul Anwar; Muh. Fauzy Emqi; Muh. Rifa'i
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14724

Abstract

Pembelajaran IPAS pada materi peta di sekolah dasar masih menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya keaktifan dan pemahaman terhadap komponen peta seperti simbol, legenda, arah mata angin, dan skala. Permasalahan tersebut juga terjadi pada siswa kelas V SDN Tunggulwulung II, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Questioning Answering pada materi peta. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Questioning Answering mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I, ketuntasan belajar mencapai 51,72% dengan rata-rata nilai 62.41. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 82,76% dengan rata-rata nilai 79,93, sehingga terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 31,04%. Selain itu, siswa juga terlihat lebih aktif bertanya, menjawab pertanyaan, serta lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, model pembelajaran Questioning Answering efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi peta dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengembangan Media Komik Literasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Nilai-Nilai Pancasila Kelas 4 Di Sekolah Dasar Patrisia Sintia Bere; Moh. Farid Nurul Anwar; Moh. Fauzy Emqi; M. Rifa'i
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif berbasis Google Sites dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima di Sekolah Dasar Negeri 03 Tlogotirto pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan uji skala kecil sebanyak 12 siswa dan uji skala besar sebanyak 22 siswa. Metode pengumpulan data meliputi pendekatan tes dan non-tes, seperti wawancara, kuesioner, observasi, hasil belajar, dan dokumentasi. Data hasil instrumen tes dianalisis berdasarkan kriteria validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal, sementara data kelayakan serta kepraktisan diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan menunjukkan penilaian 95% dari ahli media dan 89% dari ahli materi, yang dikategorikan sebagai “sangat layak.” Efektivitas media berbasis Google Sites dibuktikan melalui uji t, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan nilai N-Gain 0,71 (tinggi). Praktisitas ditunjukkan oleh tanggapan positif dari 93% guru dan 88% siswa yang menilai media tersebut sebagai “sangat praktis.” Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa penggunaan Google Sites dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui penyediaan media pembelajaran digital yang interaktif dan fleksibel, sehingga memudahkan guru dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media interaktif berbasis Google Sites memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi keanekaragaman hayati di siswa kelas lima SD Negeri 03 Tlogotirto.
Penerapan Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Kincir Angin Pada Mata Pelajaran Pancasila Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Bria, Fransiska Ansila; Anwar, Moh. Farid Nurul; Emqi, Muhammad Fauzy; Rifa’i, M.
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14722

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik kelas III SDN 1 Landungsari pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila khususnya pada materi “Mengenal Pancasila”. Rendahnya hasil belajar tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya partisipasi aktif peserta didik selama proses pembelajaran. Akibatnya, banyak peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media kincir angin. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 34 peserta didik. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media kincir angin dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 65,00 pada pra-siklus menjadi 72,27 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 84,55 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 45,45% pada pra-siklus menjadi 63,64% pada siklus I dan mencapai 90,91% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media kincir angin terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.