Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Influence of Participation in the Student Council (OSIS) on the Study Discipline of Students at SMA Negeri 1 Kroya for the Academic Year 2023/2024 Nugroho Aziz Mustofa; Elly Hasan Sadeli; Eko Priyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1260

Abstract

This study aims to determine the extent of the influence of participation in the Student Council (OSIS) on students' study discipline. The method used in this study is an explanatory method with a quantitative approach. The sample used was students of grade XI and XII of SMA Negeri 1 Kroya with a total of 87 students. The data collection technique used questionnaire, observation, and documentation. The data analysis technique used in this study was simple linear regression. Based on the results, the obtained t-value (7.224) was greater than the critical t-value (1.663), and the significance value was less than 0.05 (0.000 0.05), indicating a significant influence of OSIS participation on students' study discipline. The influence of OSIS participation on students' study discipline was 38%, meaning that OSIS participation accounted for 38% of the variation in study discipline, while the remaining 62% could be attributed to other factors or variables not examined in this study. This finding is supported by research results revealing that some students still do not fully adhere to rules or instructions correctly.
INCREASING STUDENTS' LEARNING INTEREST AND ACHIEVEMENT USING THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL ASSISTED WITH TRAVEL MAP MEDIA Lorensa, Luthfia Ayu; Gunawan, Gunawan; Sadeli, Elly Hasan; Kusuma, Jaka Wijaya; Herawati, Rafika Asri
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 3 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v3i3.225

Abstract

The study aims to determine the increase in interest and achievement in learning through the problem-based learning learning model with the help of an online quiz, namely travel map.  This study used a collaborative classroom action research approach. The subject of this study was a grade V student of SD Negeri 1 Dawuhan Kulon. The data collection techniques used in this study were tests in the form of online evaluation questions and non-tests in the form of documentation and observation. The results of the research findings prove that learning using the problem-based learning model using the travel map quiz can increase cognitive learning achievement and student learning interest. The value of learning evaluation before being subjected to class action results are still very poor, namely the class score of 61.4. The application of the Problem-based learning model  using the Travel Map Quiz  can improve student achievement. This is evident from the average result of cycle I of 70 and the average cycle II of 77.8. The results of interest in learning before learning are still less at 52%. After applying the problem-based learning model using the travel map quiz,  it can increase student interest in learning, namely in the first cycle by 70%, including in the sufficient category. Cycle II, the average interest in learning students reached 70.6%, including the good category
Pembinaan Wawasan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Patikraja Sadeli, Elly Hasan; Fauzan, Akhmad
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v3i1.p10-17

Abstract

Menumbuhkah wawasan kebangsaan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun idealisme yang melekat pada diri seseorang. Termasuk profesi guru, perlu penanaman pemahaman sebagai bangsa yang bersatu dalam realitas kebhinekaannya. Wawasan kebangsaan diharapkan dapat melahirkan satu sikap nasionalisme, seperti memiliki rasa bangga terhadap bangsanya, mampu menghargai orang lain (terutama para pahlawan), jujur, cerdas, percaya diri, peduli terhadap orang lain, memiliki motivasi yang tinggi dalam menuntut ilmu, memiliki disiplin dan komitmen yang tinggi terhadap kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu usaha untuk membentuk, menanamkan dan membina wawasan kebangsaan bagi guru MTs Muhammadiyah Patikraja. Melalui pengabdian ini, diharapkan memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran akan pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan yang plural, guna diimplementasikan baik dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Sehingga dapat diandalkan untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pembinaan Bela Negara dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila di MTs. Muhammadiyah Patikraja Sadeli, Elly Hasan; Fauzan, Akhmad; Fajar, Wildan Nurul
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v4i1.p39-47

Abstract

Pembinaan bela negara memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk profil pelajar Pancasila. Perlu penanaman pemahaman sebagai bangsa yang bersatu dalam realitas kebhinekaannya. Semangat bela negara diharapkan dapat melahirkan satu sikap nasionalisme, seperti memiliki rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air, menjalankan kewajiban sebagai warga negara dan menghargai setiap keberagaman yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat. Pembinaan bela negara dalam bingkai kegiatan pengabdian ini juga merupakan salah satu usaha untuk membentuk, menanamkan dan membina wawasan bela negara bagi siswa MTs Muhammadiyah Patikraja. Melalui pengabdian ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran akan pentingnya bela negara dalam menjaga stabilitas kehidupan yang plural. Sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan di sekolah maupun masyarakat guna merawat dan memupuk semangat menjaga harmonisasi keberagaman bangsa dan negara
Pengaruh Kesadaran Politik Terhadap Partisipasi Politik di Masa Pandemi Covid-19 dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 Elly Hasan Sadeli; Razif Algiffary Sukma; Wildan Nurul Fajar; Efi Miftah Faridli
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 3 Nomor 2, September 2022
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v3i2.14482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat desa Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya yang telah memenuhi syarat dalam menggunakan hak pilih. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rumus slovin dengan nilai kritis 10% dan sampel yang digunakan adalah masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya yang telah memenuhi syarat dalam menggunakan hak pilih berjumlah 98 jiwa. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya dalam pemilihan kepala daerah 2020. Pengaruh variabel kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya dalam pemilihan kepala daerah 2020 sebesar 0,073 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel independen (X) memiliki kontribusi pengaruh sebesar 7,3% terhadap variabel dependen (Y) dan 92,7%.
A Teacher Training on Digital Assessment Strategies for Meaningful Learning Outcomes at Buranakarn Suksa Witya School, Thailand Aziez, Feisal; Sadeli, Elly Hasan; Anjarani, Shelia; Hawanti, Santhy; Setianti, Dika; Rinjani, Rinjani
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i4.3389

Abstract

Technological advancements have had a profound impact on the education sector around the globe including in Thailand and other developing countries.  as in many other developing countries, there are major challenges in adapting with the rapid development of technology. The school where the community service was held also faced similar issues. With an innovative approach through assessment training using technology, this community engagement activity is expected to be a positive step towards educational transformation, particularly in the southern part of Thailand. With the active involvement of teachers as well as full support from related parties, we can create a learning environment that is more dynamic, relevant, and globally competitive. A pre-test and a post-test were conducted at the beginning and the end of the training to measure teachers’ understanding in implementing digital assessment strategies. By equipping teachers with the knowledge and skills to implement digital assessment strategies, the training has had a measurable impact on professional development and instructional practices. In addition, the training provide access to further consultation or guidance, participants can feel supported and more confident in applying their learning in the classroom. The results of the pre- and post-training survey demonstrated a substantial improvement, averaging 51.3% increase across all survey items. This indicates the positive impact of the training in enhancing teachers' competencies in integrating technology into their assessment practices.  Moving forward, schools in rural Thailand can apply the lessons learned from this workshop to enhance their own educational outcomes. Keywords: teacher training; digital assessment strategies; southern Thailand Abstrak: Dalam era globalisasi yang semakin cepat, pendidikan adalah salah satu aspek yang paling terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Di Thailand Selatan, seperti di banyak negara berkembang, ada tantangan besar dalam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Sekolah tempat dimana program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan juga menghadapi masalah serupa. Dengan pendekatan inovatif melalui pelatihan penilaian menggunakan teknologi, kegiatan keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah positif menuju transformasi pendidikan di wilayah Thailand Selatan ini. Dengan keterlibatan aktif dari para guru serta dukungan penuh dari pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, relevan, dan kompetitif secara global. Pre-test dan post-test dilakukan di awal dan akhir pelatihan untuk mengukur pemahaman guru dalam menerapkan strategi penilaian digital. Selain itu, pelatihan menyediakan akses ke konsultasi atau bimbingan lebih lanjut, sehingga peserta merasa didukung dan lebih percaya diri dalam menerapkan pembelajaran mereka di kelas. Setelah pelatihan selesai, kedua pihak melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur keberhasilan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan memberikan dampak yang lebih positif dalam jangka panjang.Kata kunci: pelatihan guru; strategi penilaian digital; thailand selatan
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Ajibarang Putri, Pinantya Dwi Pangesti; Sadeli, Elly Hasan; Wijarnako, Beny
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Ajibarang dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 2 guru Ekonomi dan 30 siswa kelas X dan XI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, angket/kuisioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, seperti penggunaan grafik dan video untuk siswa visual serta aktivitas fisik untuk siswa kinestetik. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu untuk merancang RPP yang beragam dan kesulitan mengelola kelas dengan kebutuhan yang berbeda. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang mendukung kreativitas dan inovasi dalam mengajar. Siswa merasa puas, lebih terlibat, dan termotivasi dengan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi siswa terhadap materi Ekonomi. Rekomendasi penelitian meliputi perlunya penelitian jangka panjang, pelatihan guru, pendekatan kolaboratif, variasi metode pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan untuk efektivitas pembelajaran berdiferensiasi.
Kearifan Lokal dalam Pendidikan Mitigasi Bencana: Rumah Panggung di Berbagai Daerah di Indonesia dalam Mitigasi Bencana Gempa Bumi Hastuti, Safitri Pramei; Sadeli, Elly Hasan
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1366

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah bagaimana kearifan lokal dapat dimasukkan dalam materi kurikulum pendidikan kebencanaan, bagaimana rumah panggung dapat tahan terhadap goncangan gempa bumi, dan mengetahui berbagai rumah panggung yang ada di berbagai wilayah di Indonesia sebagai mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan studi pustaka, analisis mengacu pada landasan teori serta bertolak dari kerangka teoritik. Perlunya pendidikan kebencanaan dengan memberi pengetahuan siswa tentang kearifan lokal yang ada di daerahnya yang terbukti tangguh untuk menghadapi bencana. Rumah-rumah panggung di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda terbukti tangguh menghadapi bencana alam berupa gempa bumi yang sering melanda Indonesia. Rumah panggung tahan terhadap gempa karena konstruksi rumah berbahan kayu yang bersifat elastis sehingga dapat meredam guncangan gempa bumi. Berbagai jenis rumah panggung di Indonesia seperti rumah tradisional Minahasa, rumah gadang Minangkabau, rumah panggung Sumatera Selatan teknologi RISHA, rumah panggung masyarakat Kampung Jawa Tondano (Jaton), rumah panggung di Kabupaten Bima, dan rumah panggung masyarakat Kampung Naga sebagai kearifan lokal di Indonesia terbukti mampu dalam menahan guncangan gempa yang sering melanda Indonesia.
Strengthening Democracy through Campus: The Influence of Education on Student Political Participation Sadeli, Elly Hasan
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.6762

Abstract

This study investigates the impact of democratic education on student engagement in Indonesia’s 2024 General Elections. Using a quantitative survey design, data were collected from 250 students across five universities to examine their understanding of democratic concepts, perceptions of democratic education, and political participation. The findings indicate a moderate positive correlation (r = 0.412, p < 0.001) between democratic education and political engagement. While students exhibit strong foundational knowledge of democracy, their procedural understanding—such as knowledge of institutional mechanisms and electoral processes—remains limited. The study highlights the need for higher education institutions to adopt application-based approaches to democratic education, including electoral simulations, public debates, and advocacy training, to bridge the gap between theoretical knowledge and practical skills. By fostering informed and active political participation, such programs hold the potential to strengthen democratic resilience in Indonesia and other developing democracies. This research contributes to the global discourse on democratic education by providing empirical evidence from a developing country context. Future research should integrate qualitative methods and explore the role of social and institutional factors in shaping political engagement for a more comprehensive understanding of the dynamics between education and democracy.
PEMBERDAYAAN GURU DAN SISWA MELALUI LITERASI DIGITAL QUICK RESPONSE CODE KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI SMA 11 PANGKEP Suardi Suardi; Aulia Andika Rukman; Herdianty Ramlan; Indah Ainun Mutiara; Thomy Sastra Atmaja; Elly Hasan Sadeli; Mariatul Kiptiah; Sri Rahayu Pudjiastuti; Mohammad Mathuro; Abdul Latief
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v3i1.437

Abstract

Permasalahan SMAN 11 Pangkep kurangnya literasi digital kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka yang bisa digunakan oleh guru dan siswa dalam belajar baik di sekolah maupun di rumah. Solusi permasalah SMAN 11 Pangkep melalui Literasi Digital Berbasis Quick Response Code (QR Code). Metode pelaksanaanya melalui (1) Sosialisasi Literasi Digital, (2) membuat Literasi Digital, (3), mencetak Literasi Digital (4) menyampaikan Literasi Digital, (5) Melatih menggunakan Literasi Digital, (6) Membagikan Literasi Digital, (7) Praktik Literasi Digital dan (8) Gerakan Literasi Digital. Hasil kegiatan pengabdian Literasi digital mata pelajaran kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka berbasis Quick Response Code (QR Code) mendapatkan respons positif dari seluruh elemen sekolah SMA 11 Pangkep karena menganggap kegiatan yang dilakukan sangat bermanfaat untuk kepala sekolah, guru dan siswa-siswa dalam belajar di semua mata pelajaran baik kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Literasi digital Quick Response Code sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran.