Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pembinaan Bela Negara dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila di MTs. Muhammadiyah Patikraja Sadeli, Elly Hasan; Fauzan, Akhmad; Fajar, Wildan Nurul
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v4i1.p39-47

Abstract

Pembinaan bela negara memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk profil pelajar Pancasila. Perlu penanaman pemahaman sebagai bangsa yang bersatu dalam realitas kebhinekaannya. Semangat bela negara diharapkan dapat melahirkan satu sikap nasionalisme, seperti memiliki rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air, menjalankan kewajiban sebagai warga negara dan menghargai setiap keberagaman yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat. Pembinaan bela negara dalam bingkai kegiatan pengabdian ini juga merupakan salah satu usaha untuk membentuk, menanamkan dan membina wawasan bela negara bagi siswa MTs Muhammadiyah Patikraja. Melalui pengabdian ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran akan pentingnya bela negara dalam menjaga stabilitas kehidupan yang plural. Sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan di sekolah maupun masyarakat guna merawat dan memupuk semangat menjaga harmonisasi keberagaman bangsa dan negara
Pengaruh Kesadaran Politik Terhadap Partisipasi Politik di Masa Pandemi Covid-19 dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 Elly Hasan Sadeli; Razif Algiffary Sukma; Wildan Nurul Fajar; Efi Miftah Faridli
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 3 Nomor 2, September 2022
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v3i2.14482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat desa Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya yang telah memenuhi syarat dalam menggunakan hak pilih. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rumus slovin dengan nilai kritis 10% dan sampel yang digunakan adalah masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya yang telah memenuhi syarat dalam menggunakan hak pilih berjumlah 98 jiwa. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya dalam pemilihan kepala daerah 2020. Pengaruh variabel kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat desa Cipatujah kabupaten Tasikmalaya dalam pemilihan kepala daerah 2020 sebesar 0,073 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel independen (X) memiliki kontribusi pengaruh sebesar 7,3% terhadap variabel dependen (Y) dan 92,7%.
A Teacher Training on Digital Assessment Strategies for Meaningful Learning Outcomes at Buranakarn Suksa Witya School, Thailand Aziez, Feisal; Sadeli, Elly Hasan; Anjarani, Shelia; Hawanti, Santhy; Setianti, Dika; Rinjani, Rinjani
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i4.3389

Abstract

Technological advancements have had a profound impact on the education sector around the globe including in Thailand and other developing countries.  as in many other developing countries, there are major challenges in adapting with the rapid development of technology. The school where the community service was held also faced similar issues. With an innovative approach through assessment training using technology, this community engagement activity is expected to be a positive step towards educational transformation, particularly in the southern part of Thailand. With the active involvement of teachers as well as full support from related parties, we can create a learning environment that is more dynamic, relevant, and globally competitive. A pre-test and a post-test were conducted at the beginning and the end of the training to measure teachers’ understanding in implementing digital assessment strategies. By equipping teachers with the knowledge and skills to implement digital assessment strategies, the training has had a measurable impact on professional development and instructional practices. In addition, the training provide access to further consultation or guidance, participants can feel supported and more confident in applying their learning in the classroom. The results of the pre- and post-training survey demonstrated a substantial improvement, averaging 51.3% increase across all survey items. This indicates the positive impact of the training in enhancing teachers' competencies in integrating technology into their assessment practices.  Moving forward, schools in rural Thailand can apply the lessons learned from this workshop to enhance their own educational outcomes. Keywords: teacher training; digital assessment strategies; southern Thailand Abstrak: Dalam era globalisasi yang semakin cepat, pendidikan adalah salah satu aspek yang paling terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Di Thailand Selatan, seperti di banyak negara berkembang, ada tantangan besar dalam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Sekolah tempat dimana program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan juga menghadapi masalah serupa. Dengan pendekatan inovatif melalui pelatihan penilaian menggunakan teknologi, kegiatan keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah positif menuju transformasi pendidikan di wilayah Thailand Selatan ini. Dengan keterlibatan aktif dari para guru serta dukungan penuh dari pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, relevan, dan kompetitif secara global. Pre-test dan post-test dilakukan di awal dan akhir pelatihan untuk mengukur pemahaman guru dalam menerapkan strategi penilaian digital. Selain itu, pelatihan menyediakan akses ke konsultasi atau bimbingan lebih lanjut, sehingga peserta merasa didukung dan lebih percaya diri dalam menerapkan pembelajaran mereka di kelas. Setelah pelatihan selesai, kedua pihak melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur keberhasilan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan memberikan dampak yang lebih positif dalam jangka panjang.Kata kunci: pelatihan guru; strategi penilaian digital; thailand selatan
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Ajibarang Putri, Pinantya Dwi Pangesti; Sadeli, Elly Hasan; Wijarnako, Beny
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Ajibarang dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 2 guru Ekonomi dan 30 siswa kelas X dan XI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, angket/kuisioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, seperti penggunaan grafik dan video untuk siswa visual serta aktivitas fisik untuk siswa kinestetik. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu untuk merancang RPP yang beragam dan kesulitan mengelola kelas dengan kebutuhan yang berbeda. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang mendukung kreativitas dan inovasi dalam mengajar. Siswa merasa puas, lebih terlibat, dan termotivasi dengan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi siswa terhadap materi Ekonomi. Rekomendasi penelitian meliputi perlunya penelitian jangka panjang, pelatihan guru, pendekatan kolaboratif, variasi metode pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan untuk efektivitas pembelajaran berdiferensiasi.
Kearifan Lokal dalam Pendidikan Mitigasi Bencana: Rumah Panggung di Berbagai Daerah di Indonesia dalam Mitigasi Bencana Gempa Bumi Hastuti, Safitri Pramei; Sadeli, Elly Hasan
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1366

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah bagaimana kearifan lokal dapat dimasukkan dalam materi kurikulum pendidikan kebencanaan, bagaimana rumah panggung dapat tahan terhadap goncangan gempa bumi, dan mengetahui berbagai rumah panggung yang ada di berbagai wilayah di Indonesia sebagai mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan studi pustaka, analisis mengacu pada landasan teori serta bertolak dari kerangka teoritik. Perlunya pendidikan kebencanaan dengan memberi pengetahuan siswa tentang kearifan lokal yang ada di daerahnya yang terbukti tangguh untuk menghadapi bencana. Rumah-rumah panggung di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda terbukti tangguh menghadapi bencana alam berupa gempa bumi yang sering melanda Indonesia. Rumah panggung tahan terhadap gempa karena konstruksi rumah berbahan kayu yang bersifat elastis sehingga dapat meredam guncangan gempa bumi. Berbagai jenis rumah panggung di Indonesia seperti rumah tradisional Minahasa, rumah gadang Minangkabau, rumah panggung Sumatera Selatan teknologi RISHA, rumah panggung masyarakat Kampung Jawa Tondano (Jaton), rumah panggung di Kabupaten Bima, dan rumah panggung masyarakat Kampung Naga sebagai kearifan lokal di Indonesia terbukti mampu dalam menahan guncangan gempa yang sering melanda Indonesia.
Strengthening Democracy through Campus: The Influence of Education on Student Political Participation Sadeli, Elly Hasan
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.6762

Abstract

This study investigates the impact of democratic education on student engagement in Indonesia’s 2024 General Elections. Using a quantitative survey design, data were collected from 250 students across five universities to examine their understanding of democratic concepts, perceptions of democratic education, and political participation. The findings indicate a moderate positive correlation (r = 0.412, p < 0.001) between democratic education and political engagement. While students exhibit strong foundational knowledge of democracy, their procedural understanding—such as knowledge of institutional mechanisms and electoral processes—remains limited. The study highlights the need for higher education institutions to adopt application-based approaches to democratic education, including electoral simulations, public debates, and advocacy training, to bridge the gap between theoretical knowledge and practical skills. By fostering informed and active political participation, such programs hold the potential to strengthen democratic resilience in Indonesia and other developing democracies. This research contributes to the global discourse on democratic education by providing empirical evidence from a developing country context. Future research should integrate qualitative methods and explore the role of social and institutional factors in shaping political engagement for a more comprehensive understanding of the dynamics between education and democracy.
Strengthening Democracy through Campus: The Influence of Education on Student Political Participation Sadeli, Elly Hasan
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 1 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.6762

Abstract

This study investigates the impact of democratic education on student engagement in Indonesia’s 2024 General Elections. Using a quantitative survey design, data were collected from 250 students across five universities to examine their understanding of democratic concepts, perceptions of democratic education, and political participation. The findings indicate a moderate positive correlation (r = 0.412, p < 0.001) between democratic education and political engagement. While students exhibit strong foundational knowledge of democracy, their procedural understanding—such as knowledge of institutional mechanisms and electoral processes—remains limited. The study highlights the need for higher education institutions to adopt application-based approaches to democratic education, including electoral simulations, public debates, and advocacy training, to bridge the gap between theoretical knowledge and practical skills. By fostering informed and active political participation, such programs hold the potential to strengthen democratic resilience in Indonesia and other developing democracies. This research contributes to the global discourse on democratic education by providing empirical evidence from a developing country context. Future research should integrate qualitative methods and explore the role of social and institutional factors in shaping political engagement for a more comprehensive understanding of the dynamics between education and democracy.
Implementing TPACK-Based Technology Integration Training for Pre-Service Teachers in the Philippines Aziez, Feisal; Sadeli, Elly Hasan; Furqon, Miftahul
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 8 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i8.10045

Abstract

This study analyses the conduct and results of a technology-integrated pedagogical training program for pre-service teachers in Gabaldon Municipality, Nueva Ecija Province, Philippines. The program aimed to capacitate future teachers with digital competencies and knowledge of specific pedagogical strategies anchored in the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework. This research utilized a mixed-methods approach, combining survey instruments, interviews, and classroom observations to determine how the training effectively enhanced readiness to integrate technology into one's teaching practice. The findings suggest marked improvements in the participants' TPACK domains, increased confidence in using educational technologies, and a favorable attitude toward integrating technology into their classes. This study recommends developing contextualized, comprehensive, and targeted training programs to propel pre-service teachers into embracing the demands of contemporary classrooms.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Hikmah, Annisa Nur; Wati, Ratna Kartika; Faridli, Efi Miftah; Sadeli, Elly Hasan
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.33818

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas pembelajaran yang berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi fleksibilitas Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dampaknya terhadap penumbuhan karakter disiplin siswa di MTs Negeri 3 Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Pancasila, guru Bimbingan Konseling, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan empat orang siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan fleksibilitas kurikulum melalui strategi literasi pagi, kontrak belajar, pembiasaan religius, serta kolaborasi dengan guru BK. Namun, ditemukan kendala berupa kurangnya pemahaman teknologi oleh guru, lemahnya pengawasan penggunaan gawai, serta belum konsistennya perilaku disiplin siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fleksibilitas Kurikulum Merdeka mampu mendukung pembentukan karakter disiplin apabila didukung kesiapan guru, lingkungan sekolah, dan partisipasi aktif siswa.The paradigm shift in education in Indonesia through the Independent Curriculum emphasizes flexible learning oriented towards strengthening student character. This study aims to describe the implementation of the flexibility of the Independent Curriculum in Pancasila Education learning and its impact on the development of students' disciplined character at MTs Negeri 3 Banyumas. This study used a qualitative approach with a case study method. The research subjects included the Pancasila Education teacher, the Guidance and Counseling teacher, the vice principal for curriculum, and four students. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that teachers utilized curriculum flexibility through morning literacy strategies, learning contracts, religious habits, and collaboration with guidance and counseling teachers. However, obstacles were found in the form of a lack of technological understanding by teachers, weak supervision of device use, and inconsistent student disciplinary behavior. This study concluded that the flexibility of the Independent Curriculum can support the formation of disciplined character if supported by teacher readiness, the school environment, and active student participation. Curriculum is considered capable of supporting the development of disciplined character if supported by teacher readiness, the school environment, and active student participation.
Implementasi Model Pembelajaran Value Clarification Technique untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kemanusiaan di SMP Gunungjati 1 Purwokerto Fungkiana, Heni; Fajar, Wildan Nurul; Priyanto, Eko; Wati, Ratna Kartika; Sadeli, Elly Hasan
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.33809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Value Clarification Technique (VCT) dalam menanamkan nilai kemanusiaan pada siswa SMP Gunungjati 1 Purwokerto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model VCT diterapkan melalui perencanaan modul ajar berbasis studi kasus dan refleksi nilai, pelaksanaan diskusi klarifikasi, serta evaluasi sikap siswa. Model VCT efektif meningkatkan pemahaman dan pengamalan siswa tentang nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab dan membentuk sikap empati. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan adaptasi siswa terhadap pembelajaran reflektif. Model VCT direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan nilai secara kontekstual dan bermakna.This study aims to describe the implementation of the Value Clarification Technique (VCT) model in instilling humanistic values among students at SMP Gunungjati 1 Purwokerto. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the VCT model was implemented through three key stages development of case study-based teaching modules with value reflection, implementation of clarification discussions, and evaluation of students' attitudinal changes. The VCT model effectively enhanced students' understanding and practice of the principle of "A Just and Civilized Humanity" while fostering empathetic attitudes. Implementation challenges included time constraints and students' adaptation to reflective learning. The study recommends VCT as an alternative strategy for contextual and meaningful value internalization in Pancasila Education.