Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Effect of Midline Exercise Therapy on Global Delayed Development Children’s Gross Motor Khabib Abdullah; Atik Swandari; Rita Vivera Pane; Akhmad Muzamil; Anik Muwarni Darajatun
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4578

Abstract

Global delayed development (GDD) is a developmental disorder in children characterized by delays in gross motor development. Gross motor development is based on the development of an optimal midline position, and in GDD this does not happen. This reseaarch objective to determine the effect of midline exercise therapy on improving gross motor skills in children with GDD at Haji Hospital Surabaya. This is experimental research purposive sampling research on 15 GDD children at RSUD Haji Surabaya with a one-group pre and post-test design. Midline exercise therapy is carried out twice a week for 6 weeks consisting of relaxing the neck extensors, adjusting the position to the middle of the body, and cortical level exercises. Tool for measuring children's gross motor skills with GMFM (gross motor functional measurement) sector A/lying down with scale 0-51 measured pre and post treatment. Data analysis with univariate and bivariate SPSS. For the results 3 subjects were boy and 12 girl with an average age of 13.1 months. There was an increase in the mean GMFM score from 4.2 to 6 (paired t-test p=0.000) after 12 physiotherapy sessions.
The Impact of Abdominal Core Stability Exercise Therapy on Enhancing Sitting Balance and Hand Function in Cerebral Palsy Patients Khabib Abdullah; Atik Swandari; Shabrina Sahla; Aji Sukma Wijaya
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6266

Abstract

Cerebral palsy (CP) is a disorder of posture and movement control in children during growth and development. One of the problems in children with CP is impaired sitting balance which results in weakness of hand function such as holding and manipulating objects. Objective: to determine the effect of abdominal core stability exercise therapy on improving sitting balance and functional hand abilities of children with CP at YPCP Surabaya. Method: an experimental study with one treatment group, the study's population consisted of 20 children with cerebral palsy (CP) who were in the sitting training phase at YPCP Surabaya. Using purposive sampling with specific inclusion and exclusion criteria, 18 participants were selected from the group. The treatment was abdominal core stability exercise therapy consisting of myofascial release of back muscles, trunk mobilization, sitting upright on a bench with feet on the floor, and moving toys with both hands in an upright sitting position. Exercise therapy was carried out for 30 minutes 3x per week for 12 weeks. The measuring instrument for sitting balance was TCMS (trunk control measurement scale) and the hand function was Melbourne Assessment 2. Result: 18 children with CP in the sitting exercise phase (12 boys and 6 girls) with an average age of 4.1 ± 1 years. The mean static sitting balance increased from 2.7 to 14.1 (p=0.000), the mean dynamic sitting balance rose from 0.00 to 3.3 (p=0.000), the mean reactive balance increased from 0.0 to 0.5 (p=0.3) and the mean functional hand ability increased from 6 to 7.4 (p=0.001). Conclusion: Abdominal core stability exercise therapy improves static, dynamic sitting balance and functional hand ability in children with CP at YPCP Surabaya, but not reactive balance.
Implementasi Stimulasi Sentuh Untuk Meningkatan Atensi dan Menurunkan Gangguan Perilaku Siswa di KB TK DAYCARE 'Aisyiyah 34 Ngagel Surabaya Khabib Abdullah; Atik Swandari; Annisa' Wigati Rozifa; Allya Agustinia; Nayya Firdaus
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2619

Abstract

Gangguan atensi pada anak usia dini sering kali menjadi hambatan utama dalam proses belajar di kelas, namun guru cenderung masih menggunakan pendekatan instruksional verbal yang kurang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian guru di KB TK Daycare 'Aisyiyah 34 Ngagel Surabaya dalam menangani gangguan atensi siswa melalui teknik stimulasi sentuh (tactile stimulation). Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga pilar utama: transfer pengetahuan tentang gangguan atensi pada anak, pemahaman teori stimulasi sentuh berbasis bukti (evidence-based), dan pelatihan keterampilan praktis (hands-on) dengan dukungan media buku panduan serta video tutorial interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas kognitif guru mengenai patologi anak gangguan atensi (dari skor 45,0 ke 88,5) dan landasan teori stimulasi sentuh (dari skor 2 ke 89). Secara psikomotor, kompetensi guru dalam mengaplikasikan teknik deep pressure meningkat drastis (dari 0 ke 75), di mana para guru mampu menentukan lokasi anatomis dan ritme stimulasi secara presisi. Kegiatan ini berhasil mengubah paradigma guru dari sekadar pengajaran disiplin menjadi fasilitasi kesiapan saraf (neuro-supportive). Simpulan dari program ini adalah stimulasi sentuh dapat diterima menjadi prosedur di sekolah yang efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi anak didik dengan gangguan atensi.
Model Pendampingan Holistik Berbasis Edukasi Stimulasi Sentuh untuk Meningkatkan Atensi Anak di TK ‘Aisyiyah Sambiroto Sidoarjo Khabib Abdullah; Nura Maulida Isna; Clarissa Elysia Arisanti; Baiq Nada Maylani Hasya
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i3.3294

Abstract

Gangguan atensi pada anak usia dini sering kali menghambat proses pembelajaran akibat kurangnya pemahaman pengasuh mengenai regulasi sistem saraf sensorik. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kognitif dan psikomotorik orang tua dalam menangani anak dengan gangguan atensi melalui model pendampingan holistik berbasis edukasi stimulasi sentuh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi-aplikatif yang melibatkan 10 orang tua siswa di TK ‘Aisyiyah Sambiroto Sidoarjo. Evaluasi program menggunakan desain one-group pretest-posttest design dengan instrumen berupa kuesioner pre-test dan post-test, lembar observasi keterampilan (checklist), serta logbook pemantauan progres harian selama dua pekan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif orang tua mengenai patologi gangguan atensi dan teori stimulasi sentuh, serta peningkatan kompetensi psikomotorik dalam mengaplikasikan teknik deep pressure secara mandiri disertai tingkat kepatuhan harian yang tinggi di rumah yang terbukti mampu mereduksi ledakan emosi anak. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah terciptanya model intervensi mandiri yang ekonomis dan mudah diaplikasikan di rumah, sehingga dapat memberdayakan orang tua sebagai agen regulasi sensorik utama. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah agar pihak sekolah dan orang tua terus merawat kolaborasi berkelanjutan guna memastikan kesinambungan regulasi sensorik dan mengoptimalkan perkembangan anak.
Pelatihan Close Kinetic Chain untuk Meningkatkan Fungsi Lutut Ibu ‘Aisyiyah Cabang Sukodono Sidoarjo Swandari, Atik; Abdullah, Khabib; Mardliyana, Nova Elok
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 6 No. 2 (2026): IJCDH Vol. 6 No. 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v6i2.11620

Abstract

Nyeri lutut umum terjadi pada wanita lansia dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penurunan kekuatan otot penopang sendi lutut, seperti vastus medialis dan vastus lateralis, menyebabkan penurunan stabilitas dan fleksibilitas lutut. Close Kinetic Chain Exercise (CKCE) merupakan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot, stabilitas sendi, dan kemampuan fungsional lutut. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelatihan CKCE dalam meningkatkan pengetahuan tentang nyeri lutut, manfaat CKCE, pengelolaan nyeri, serta menurunkan keluhan nyeri lutut pada ibu-ibu ‘Aisyiyah Cabang Sukodono. Pelatihan CKCE diberikan kepada ibu-ibu lansia. Pengetahuan peserta diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, sedangkan keluhan nyeri dievaluasi melalui skala subjektif (tinggi, sedang, rendah). Sebelum pelatihan, >50% peserta memiliki pengetahuan rendah mengenai nyeri lutut, manfaat CKCE, dan pengelolaannya. Setelah pelatihan, mayoritas peserta berada dalam kategori pengetahuan tinggi, khususnya tentang manfaat CKCE dan pengelolaan nyeri. Keluhan nyeri menurun signifikan; sebelumnya 54% melaporkan nyeri tinggi dan 40% sedang, sesudah pelatihan 40% melaporkan nyeri rendah dan hanya 14% masih nyeri tinggi. Pelatihan CKCE meningkatkan pengetahuan peserta dan menurunkan keluhan nyeri lutut, sehingga meningkatkan fungsi dan kualitas hidup ibu lansia.