Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA IBU POST PARTUM SECTIO CAESAREA Ema Arum Rukmasari; Titin Rohmatin; Putri Amalia; Aurellia Karla Aziza; Sofi Yusandi
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 5 No 2 (2023): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v5i2.710

Abstract

Persalinan dengan sectio caesarea menyebabkan nyeri pada sebagian besar ibu postpartum. Salah satu intervensi non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri yang efektif adalah menggunakan terapi relaksasi benson. Terapi relaksasi benson merupakan suatu teknik relaksasi nafas dalam disertai dengan penambahan unsur keyakinan dalam bentuk kata-kata yang diberikan kepada pasien yang mengalami nyeri. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi benson untuk mengurangi nyeri pada ibu post-partum sectio caesarea. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative review dengan menggunakan artikel dari database CINAHL, PubMed, dan search engine google scholar. Berdasarkan hasil analisis, terdapat penurunan level nyeri pada ibu post-partum setelah pemberian intervensi relaksasi benson.
Non-Pharmacological Interventions To Reduce Back Pain in Pregnant Women: A Literature Review Ema Arum Rukmasari; Gisa Agustin; Karisha Citra Elfani; Nur Rini Rahmawati; Diq Diq Ibrahim Siddiq Soebekti
International Journal of Science and Society Vol 5 No 3 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i3.746

Abstract

Back pain is pain that occurs in the lumbosacral area. The phenomenon of back pain experienced by pregnant women is one of the most frequently reported complaints. The purpose of this study was to find out what are the non-pharmacological interventions to reduce back pain in pregnant women. This study is a literature review to study non-pharmacological interventions to reduce back pain in pregnant women. Sources for conducting this literature review included ScienceDirect search studies, Google scholar, Sage journal and PubMed. There are several interventions that can be done to reduce back pain in pregnant women non-pharmacologically, namely unsupervised water exercises, Ear Acupuncture, Topical Use of Rosa Damascena (Rose) Oil, Yoga, Endorphine Massage, Effleurage Techniques and Warm Compresses and Effleurage Massage and Breath Relaxation In. Non-pharmacological interventions have significant value in reducing back pain in pregnant women and are safe to use.
Prosedur Flushing Untuk Mempertahankan Kepatenan Akses Peripheral Intravenous Lock Pada Anak - Tinjauan Literatur Gusgus Ghraha Ramdhanie; Ema Arum Rukmasari; Bambang Aditya Nugraha
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i2.764

Abstract

ELAYANAN STUNTING PREVENTIF CARE DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INTERAKTIF: TINJAUAN LITERATUR Gusgus Ghraha graha Ramdhanie; Elsadai Elsadai; Ema Arum Arum Rukmasari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i2.1020

Abstract

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI GIZI SEIMBANG DI DESA SUKAMANAH: PREVENTION OF STUNTING THROUGH SOCIALIZATION AND EDUCATION ABOUT NUTRITION BALANCED IN SUKAMANAH VILLAGE Hana Rizmadewi Agustina; Ema Arum Rukmasari; Sri Hendrawati; Gusgus Graha Ramdhanie
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v5i2.176

Abstract

Abstrak  Stunting merupakan kondisi dimana tinggi atau panjang badan anak lebih rendah dibandingkan usia berdasarkan kurva pertumbuhan World Health Organization, yang diakibatkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Dampak stunting bagi anak dapat bertahan sampai dengan anak berusia dewasa dan dikaitkan dengan kemunduran di berbagai aspek kehidupan. Stunting perlu diatasi melalui pendekatan multidisipliner, termasuk salah satunya melalui program pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai pemberian gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Metode yang digunakan pada kegiatan ini, yaitu penyuluhan kesehatan dengan media powerpoint. Populasi pada kegiatan ini adalah ibu yang memiliki balita dari 17 rukun warga Desa Sukamanah, dengan sampel sebesar 57 orang yang ditentukan dengan teknik total sampling. Perubahan tingkat pengetahuan dinilai dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Data yang didapatkan kemudian diuji secara statistik dengan aplikasi pengolah data SPSS  Berdasarkan hasil analisis diketahui hasil pre-test (mean 65.6, median 80) dibandingkan post-test (mean 71.2, median 80) menunjukkan pengaruh terhadap tingkat pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan kesehatan yang ditunjukkan dengan p-value 0.012 (<0.05). Penyuluhan kesehatan terbukti bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita mengenai gizi seimbang yang mendukung upaya pencegahan stunting. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi ibu untuk memberikan asupan gizi yang tepat pada balita. Kata kunci : Balita, Gizi, Penyuluhan Kesehatan, Stunting   Abstract   Stunting is a condition where a child's height or body length is lower than age based on the World Health Organization growth curve, causing chronic malnutrition and recurrent infections. The impact of stunting on children can last into adulthood. This is related to backwardness in various aspects of life. Stunting must be managed through a multidisciplinary approach that includes community service programs. This community service activity aims to increase the knowledge of mothers with toddlers regarding providing nutrition and balanced nutrition as an effort to prevent stunting in toddlers. The method used in this activity is health education using PowerPoint media. The target of this activity is mothers who have children aged 0-5 years (toddlers) and come from 17 community units in Sukamanah Village. Changes in knowledge level were assessed through questionnaires administered before and after health education. The data obtained was then tested statistically using the SPSS data processing application. Based on the results of the pre-test and post-test analysis, a p-value of 0.012 (<0.05) was obtained, indicating that there was an influence on the level of knowledge of activity participants before and after health education was carried out. This activity program has proven to be useful in increasing the knowledge of mothers with toddlers regarding nutrition and balanced nutrition which supports efforts to prevent stunting. It is hoped that these results can become a basis for mothers in providing proper nutrition and nutritional intake to toddlers. Keywords : Health Education, Nutrition, Stunting, Toddlers
Stress-related psychosocial intervention among pregnant woman with history of miscarriage: A scoping review Karisa, Putri; Rukmasari, Ema Arum; Al Fajar, Muhamad Gustaf
Pediomaternal Nursing Journal Vol. 10 No. 2 (2024): VOLUME 10 NO 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pmnj.v10i2.47564

Abstract

Introduction: Miscarriage is a traumatic experience for the mother and can lead to stress due to lack of family and social support. This event can be harmful to the woman as it can lead to pregnancy trauma and more severe psychological disorders such as depression and suicide. Providing psychosocial support to women experiencing miscarriage can be a positive supportive care option.  This article aimed to identify psychosocial interventions to reduce stress levels in pregnant women with a history of miscarriage. Method: A scoping review was conducted using PubMed, Google Scholar, Science Direct, and SAGE Journal databases. Keywords used include psychosocial intervention, stress level, and pregnancy. Articles were selected based on the criteria of publication year 2017-2022, English language, randomized controlled trial research design and research results according to the topic. Results: The results obtained 6 articles that met the criteria. Psychosocial interventions to reduce stress levels in pregnant women with a history of miscarriage can be done through mindfulness therapy, supportive care, family support, brief supportive psychotherapy, cognitive narrative intervention, and happiness counseling programs. Conclusions: Psychosocial-based interventions can be used as supportive therapy to improve the psychological well-being of women with a history of miscarriage. Keywords: miscarriage; pregnancy; psychosocial intervention; stress level
PENGABDIAN MASYARAKAT: BERDASI (BERMAIN, CERDAS, IMAJINASI) TERAPI BERMAIN BERSAMA ANAK-ANAK PENDERITA KANKER Rukmasari, Ema Arum; Ramdhanie, Gusgus Ghraha
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.199

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit berat yang menyerang semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, yang dapat mengancam jiwa penderitanya. Anak-anak dengan kanker seringkali mengalami kecemasan yang tinggi akibat pengalaman medis yang kompleks dan berkepanjangan. Perlu adanya intervensi yang bersifat holistik dan menyenangkan, seperti terapi bermain, untuk menurunkan tingkat kecemasan. BERDASI “Bermain, Cerdas, Imajinasi” sebagai program pengabdian Masyarakat dengan sasaran kegiatan adalah anak-anak penderita kanker. Terapi bermain yang dilakukan adalah menggambar, membentuk origami serta bernyanyi. Proses bermain dapat membantu mereka melihat dunia dari perspektif yang berbeda, mengembangkan imajinasi, dan mengeksplorasi solusi alternatif untuk masalah. permainan imajinasi, anak-anak sering memodelkan situasi dari dunia nyata. Ini dapat membantu mereka memahami dan memproses pengalaman hidup mereka, memberikan cara untuk memecahkan masalah atau merespons perubahan dalam kehidupan mereka.
PERMAINAN TRADISIONAL: ALTERNATIF SEHAT UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN GAWAI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rukmasari, Ema Arum; Kosim; Ramdhanie, Gusgus Ghraha; Putri, Amanda Salma; Fadlurrohman, Ibrahim Zauqi; Hafizhah, Dini Salma
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.241

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan gawai telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak-anak dapat berdampak buruk terhadap perkembangan anak sekolah dasar, terutama perkembangan fisik, psikologi, dan sosial anak. Memperkenalkan kembali permainan tradisional merupakan alternatif yang efektif dan menyenangkan dalam mengurangi ketergantungan gawai pada anak. Permainan tradisional tidak hanya menawarkan aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan anak, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sosial seperti mengembangkan rasa kerjasama dan kekompakan secara berkelompok, menumbuhkan perkembangan sosial emosional, mengembangkan keterampilan psikomotor serta memupuk sportivitas. Sekolah dapat mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kegiatan ekstrakurikuler pendidikan jasmani, yang juga membantu melestarikan budaya lokal.
Pendampingan Pemenuhan ASI Eksklusif pada Bayi dan Modifikasi Pengolahan Bahan Makanan oleh Ibu Untuk Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung Mardhiyah, Ai; Eriyani, Theresia; Rakhmawati, Windy; Rukmasari, Ema Arum; Fitria, Nita; Hendrawati, Sri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15588

Abstract

ABSTRAK Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, tetapi juga memerlukan pendekatan multisektoral, termasuk perbaikan gizi, sanitasi, kebersihan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. ASI eksklusif memiliki manfaat kesehatan jangka panjang untuk ibu dan anak, termasuk mengurangi risiko kelebihan berat badan dan obesitas pada anak. Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) menjadi penting ketika ASI tidak lagi cukup. Prinsip-prinsip seperti ketepatan waktu, keadekuatan, keamanan, dan pemberian makanan yang benar harus diikuti. Kampanye kesehatan dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik-praktik ini untuk mencegah stunting. Tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita mengenai pemenuhan ASI eksklusif dan pengolahan bahan makanan pendamping ASI. Penelitian ini menggunakann metode sosialisasi serta pemberian booklet kepada audiens berisikan materi tentang pengetahuan pemenuhan gizi ASI eksklusif pada ibu. Sebagian besar peserta telah memahami materi yang diberikan oleh kelompok. Perlu adanya kegiatan yang berfokus pada terhadap pengolahan bahan makanan dan memanfaatkan bahan yang ada menjadi makanan dengan nilai gizi yang tinggi. Kata Kunci: Stunting, MP-ASI, ASI Eksklusif  ABSTRACT Stunting prevention can be done with exclusive breastfeeding during the first six months of life, but also requires a multisectoral approach, including nutrition improvement, sanitation, hygiene, health, and poverty alleviation. Exclusive breastfeeding has long-term health benefits for mothers and children, including reducing the risk of overweight and obesity in the child. Breastfeeding (MPASI) becomes essential when milk is no longer enough. Principles such as timeliness, adequacy, security, and proper feeding must be followed. Health campaigns can play a role in raising awareness of the importance of these practices in preventing stunting. Increase public awareness especially of mothers who have news about exclusive breastfeeding and processing of breast-feeding ingredients. The study uses methods of socialization as well as giving a booklet to the audience containing material on the knowledge of maternal exclusive breastfeeding. Most of the participants have understood the material given by the group. There needs to be activities that focus on the processing of food materials and the utilization of existing materials into foods with high nutritional value. Keywords : Stunting, MP-ASI, Exclusive Breastfeeding
Intervensi Non Farmakologis untuk Menurunkan Mual dan Muntah pada Anak Kanker pasca Kemoterapi: Sebuah Narrative Review Hendrawati, Sri; Rukmasari, Ema Arum; Mediani, Henny Suzana; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Febriansyah, Rifki
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan abnormal sel dalam tubuh. Kemoterapi merupakan salah satu terapi modalitas dalam pengobatan kanker. Mual dan muntah merupakan efek samping kemoterapi yang diakibatkan oleh penggunaan obat yang sangat emetik dari kemoterapi sehingga diperlukan intervensi untuk mengatasinya, diantaranya intervensi non farmakologis yang mudah untuk dilakukan, murah, dan minim efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi non farmakologis dalam menurunkan mual dan muntah pada anak dengan kanker pasca kemoterapi. Metode: Desain yang digunakan adalah narative review dengan database terdiri dari PubMed, Science Direct, EBSCOhost, dan search engine Google Scholar. Kata kunci dalam penelitian ini menggunakan boolean frase dan kata kunci bilingual. Kriteria inklusi pada narrative review ini yaitu anak dengan kanker, intervensi non farmakologis untuk mual dan muntah, dan artikel free full text yang berbahasa Inggris dan Indonesia dengan tahun publikasi 2012-2022. Hasil pencarian artikel dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil dan Diskusi: Hasil pencarian mendapatkan sebanyak 1.140 artikel, dan hanya sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil telaah sembilan artikel tersebut ditemukan lima jenis intervensi non farmakologis mual dan muntah pada anak kanker pasca kemoterapi. Intervensi non farmakologis tersebut diantaranya terapi akupuntur, akupresur, terapi pijat, hipnoparenting, dan teknik relaksasi otot progresif. Kesimpulan dan Saran: Intervensi non farmakologis yang terdiri dari akupuntur, akupresur, terapi pijat, hipnoparenting, dan teknik relaksasi otot progresif mampu menurunkan tingkat mual dan muntah akibat kemoterapi, mempercepat waktu pemulihan, mengurangi biaya pengobatan, serta meredakan nyeri dan distres akibat mual dan muntah. Perawat diharapkan dapat memastikan akan penguatan peran dan tanggung jawab dalam kemampuannya menerapkan intervensi non farmakologis untuk menangani mual dan muntah sebagai opsi pada pasien kanker baik di lingkungan rumah sakit, pelayanan primer, maupun di rumah.