Claim Missing Document
Check
Articles

Feasibility Analysis of Industrial-Scale Pyrolysis of 200 kg Polyethylene and Polystyrene Plastic Waste Dewi, Indah Noor Dwi Kusuma; Muhammad, Alief; Achmadin, Wahyu Nur; Andrie; Helsinky, Mava Nurhaliza; Aprillia, Wulan
Jurnal Inotera Vol. 10 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol10.Iss1.2025.ID461

Abstract

This study analyzes the feasibility of industrial-scale pyrolysis of polyethylene (PE) and polystyrene (PS) plastic waste with a feedstock capacity of 200 kg per day. PE and PS plastics are pyrolyzed at temperatures of 400°C, 450°C, and 500°C until the feedstock is fully decomposed, indicated by the cessation of smoke emission from the reactor. The optimal conditions obtained are then used as a reference for energy calculations in a 200 kg industrial-scale process. The pyrolysis duration varies depending on the type of plastic and operating temperature, with the longest time recorded for PE pyrolysis at 450°C for 98 minutes, while the shortest time was observed for PS pyrolysis at 400°C for 31 minutes. The resulting heating rate indicates that higher temperatures lead to lower heating rates for both PE and PS plastics. The results indicate that increasing the temperature enhances the oil yield (v/wo) up to a certain limit before it begins to decline. The pyrolysis oil yield from PS plastic is higher than that from PE, as styrene monomers naturally exist in a liquid phase. The oil yield from PS remains relatively constant despite temperature increases, whereas the yield from PE follows an increasing trend before declining at the highest temperature. The decrease in PS pyrolysis oil density at higher temperatures also suggests differences in physical characteristics compared to PE. The energy consumption analysis indicates that PS plastic pyrolysis requires more energy than PE, with an average energy consumption of 75.14–77.57 kJ/g for PS and 18.7–33.94 kJ/g for PE. However, the oil yield from PS reaches approximately 79–80% of its initial weight, which is higher than that of PE pyrolysis oil. From an economic perspective, converting PE and PS plastic waste into fuel is not entirely feasible, as the energy produced is insufficient to sustain the pyrolysis process itself. The revenue from selling PE pyrolysis oil amounts to Rp 14,729,000 per month, while PS pyrolysis oil generates Rp 30,927,000 per month. Nevertheless, the social benefits of reducing plastic waste provide an added value that cannot be overlooked.
PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI IMUN EKONOMI DI ERA PANDEMI KECAMATAN KANIGARAN KOTA PROBOLINGGO Wahyudi, Djoko; Muhammad, Alief; Tunggal, Dani Hari; Hermanto, Hermanto
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.918

Abstract

Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Sampah kertas merupakan sampah yang dapat dikelola lagi menjadi berbagai bentuk inovasi kerajinan tangan. Hasil pemilahan sampah kertas memiliki potensi untuk menghasilkan nilai tambah secara ekonomi yang lebih baik. Tim pengabdian masyarakat Universitas Panca Marga berupaya meningkatkan kerajinan tangan dari limbah kertas dengan melakukan pelatihan pemanfaatan limbah kertas. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini peserta dapat menambah pengetahuan tentang peningkatan ketrampilan dan kerajinan yang bernilai jual tinggi yang berbasis lingkungan.
MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DENGAN PENDAMPINGAN BELAJAR PADA SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR TERDAMPAK PANDEMI COVID-19 DI KOTA PROBOLINGGO Muhammad, Alief; Wahyudi, Djoko; Izzuddin, Ahmad; Luthfi, Nur Ahmad
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2022): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i1.1312

Abstract

Selama masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), semua orang dituntut untuk dapat mengoperasikan media digital dengan kurang adanya pembelajaran tentang literasi digital yang baik. Panduan penggunaan aplikasi atau media digital saja belum cukup untuk meningkatkan kemampuan siswa-siswi sehingga muncul berbagai permasalahan yang menyebabkan adanya kemunduran prestasi. Kasus ini terjadi pada SD Miftahul Ulum berlokasi di Jalan Cokro Aminoto, Gg III Nomer 26, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Memberikan tambahan bimbingan belajar dapat membantu mengejar ketertinggalan siswa-siswi dalam mempelajari materi. Namun, belum dapat membantu dalam peningkatan kemampuan menyerap materi pembelajaran. Selain itu, masa pandemi Covid-19 maupun pasca pandemi nanti siswa-siswi dituntut untuk memiliki kemampuan literasi digital yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan telah direncanakan dan disusun menjadi enam tahap, yaitu tahap persiapan, asesmen, bimbingan belajar, pendampingan, implementasi, dan evaluasi. Melalui enam tahap tersebut, hanya terdapat dua jenis kegiatan utama yang dilakukan. Pertama, kegiatan bimbingan belajar bagi siswa-siswi yang kesulitan memahami materi pembelajaran akibat dampak pandemi Covid-19. Kedua, kegiatan pendampingan dalam memberikan pengetahuan mengenai literasi digital terhadap siswa-siswi. Setelah seluruh tahap kegiatan dilakukan, siswa-siswi yang mengalami kemunduran materi dapat kembali menyusul dengan baik. Selain itu, kemampuan siswa-siswi dalam memanfaatkan media digital juga semakin baik.
Uji Komparatif Emisi Gas Buang dan Konsumsi Bahan Bakar pada Mesin Besin dengan Variasi Komposisi Metanol sebagai Campuran Bahan Bakar Dani, Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Alief , Alief Muhammad; Asroful , Asroful Abidin; Hartawan , Hartawan Abdillah; Baihaqi, Mas Ahmad Baihaqi; Linda , Linda Kurnia Supratiningsih
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 8 No. 2 (2024): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v8i2.1286

Abstract

Jumlah kendaraan yang terus meningkat tanpa diimbangi penurunan emisi gas buangnya dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan dan perubahan iklim. Untuk mengatasi tantangan tersebut, maka diperlukan langkah dengan menggunakan bahan bakar berkualitas dan terbarukan serta menerapkan metode penyampuran. Pada penelitian ini melibatkan penyampuran bahan bakar Gasoline dengan metanol. Tujuan penelitian untuk menguji emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar pada mesin kendaraan dengan menggunakan bahan bakar penyampuran. Bahan bakar Gasoline dicampurkan dengan metanol sebanyak 5% hingga 20%. Kecepatan putaran mesin sebesar 1.000 hingga 7.000 rpm. Hasil pengujian menghasilkan kadar terendah pada HC dan CO dengan nilai sebesar 46 ppm dan 0,34% pada putaran mesin 1.000 rpm dengan campuran metanol 20%. Sementara itu, kadar CO2 dan O2 mencapai nilai tertinggi pada campuran metanol 20%, yaitu sebesar 14,69% dan 10,56% pada putaran mesin 7.000 rpm. Konsumsi bahan bakar terendah tercatat sebesar 10,6 ml/menit tanpa adanya campuran metanol pada putaran mesin 1.000 rpm.
Study of the Effect of NaOH Type Alkaline Catalyst on the Physicochemical Characteristics of Used Cooking Oil Biodiesel Dani, Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Ilminnafik, Nasrul; Trifiananto, Muhammad; Sanata, Andi; Muhammad, Alief
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.012.3.393-408

Abstract

Dependence on fossil fuels causes significant environmental damage and increases costs and scarcity in the future. To overcome this problem, a transition to renewable energy is needed, one of which is biodiesel which can be obtained from used cooking oil. This study aims to convert used cooking oil that cannot be reused into biodiesel products. Biodiesel synthesis can be carried out by the transesterification process, using NaOH catalyst with concentration variations of 0.5%, 0.75%, 1%, 1.25%, and 1.5% of the total mass of oil. The test parameters are calorific value, density, viscosity and flash point as well as yield on used cooking oil biodiesel products. The test results show that the use of a catalyst concentration of 1% produces more optimal density, viscosity, and calorific value and flash point. Each value is 0.859 g / cm³, 2.34 cSt, 10,356 cal / g, and 139°C. However, the use of a catalyst concentration of 0.5% shows that the biodiesel product is less than optimal. This can be shown by the highest density, viscosity and flash point values of the catalyst concentration variations used. Each value is 0.88 g/cm3, 3.16 cSt and 178°C, while the calorific value is also low with a value of 9,689 cal/g. However, when viewed from the yield, the catalyst concentration of 0.5% produces the highest value of all catalyst concentration variations used with a value of 88%.
STUDI BIOPELET SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN MENGGUNAKAN BIJI KESAMBI SEBAGAI BAHAN BAKU Prasetiyo, Dani Hari Tunggal; Muhammad, Alief; Dewi, Indah Noor Dwi Kusuma; Supraptiningsih, Linda Kurnia; Baihaqi, Mas Ahmad; Abdillah, Hartawan; Achmadin, Wahyu Nur
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v7i1.2999

Abstract

Kebutuhan energi yang masih ditopang oleh energi fosil menimbulkan efek ketergantungan pada sumber daya fosil. Energi fosil yang tidak tidak dapat diperbarui menjadi sebuah permasalahan yang terhadap konsumsi energi. Hal ini dikarenakan keberadaan energi fosil bersifat sementara. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memulai penggunaan energi alternatif. Salah satu energi alternatif yang dapat mengganti energi fosil adalah biopelet. Biopelet dapat diperoleh dari sumber hayati. Jika ditinjau dari kekayaan alam di Indonesia maka Indonesia kaya terhadap sumber keanekaragaman hayati. Penelitian ini dilakukan dengan cara memproduksi biopelet dari biji buah kesambi. Biji buah kesambi merupakan tanaman yang tidak tergolong bahan pangan sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku sumber energi terbarukan. Biji buah kesambi diproduksi menjadi biopelet dan diuji karakteristiknya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kalor rata-rata biopelet dari biji biji buah kesambi sebesar 5.520,22 kal/gram, kadar air sebesar 10,39%, kadar abu sebesar 0,318%.
Implementasi Teknologi Dehydrated Honey Dalam Meningkatkan Kualitas Produk Madu dan Jamu Mas, Ahmad Baihaqi; Muhammad, Alief; Nafis, Raihan; Abdillah, Hartawan; Asrori, Tamam; MutindaTeguh Widayanto
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v5i3.6238

Abstract

This community service program aims to improve the quality of honey products produced by small-scale producers in Probolinggo by implementing the Dehydrated Honey Machine. The main problem faced by partners is the high moisture content in honey (28%), which exceeds the Indonesian National Standard (SNI 8664:2018) limit of less than 22%. High moisture content reduces shelf life, product quality, and market acceptance, especially in pharmacies and online stores. The program was conducted through participatory methods consisting of socialization, training, technology implementation, and monitoring-evaluation. The Dehydrated Honey Machine with a capacity of 15 liters per 3 hours was installed at the partner’s production site, followed by training on operation and maintenance. After implementation, the moisture content of honey decreased to 17–18%, in line with the standard requirements. This improvement has extended the shelf life of honey, increased the selling price, and reduced product rejection. The program demonstrates that appropriate technology transfer effectively enhances production quality and competitiveness of local honey producers.
Sustainable Organic Fertilizer Production in Shallots Using Bio-Pulverizer Technology and Solid-State Fermentation for Cost Reduction and Soil Degradation Prevention Alief Muhammad; Indayani, Sulis Dyah Candra; Dewi, Indah Noor Dwi Kusuma; Iswardani, Kurnia; Andrianata, Mufid; Isyuniandri, Dzaky; Prasetiyo, Dani Hari Tunggal; Achmadin, Wahyu Nur
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v5i3.6335

Abstract

Probolinggo Regency, a key producer of shallots in East Java, faces challenges such as soil degradation, high fertilizer costs, and a decline in harvested land. This community service program aims to address two major issues: inefficiencies in organic fertilizer production and unstable market prices. By introducing a Bio-Pulverizer machine and Solid-State Fermentation (SSF) methods, the program seeks to reduce fermentation time from 30 days to 9 days, improve production efficiency, and reduce pesticide use. The program includes stages of socialization, training, technology implementation, ongoing assistance, and sustainability measures. Key performance indicators include process time reduction, production volume increase, and digital adoption. The program's overall objective is to enhance the sustainability and independence of shallot farming through efficient organic fertilizer production and data-driven decision-making, ultimately contributing to improved soil fertility and farm profitability.
Analisis Integrasi IoT pada Sistem Pembangkit Hybrid Portabel Pico Hidro dan Panel Surya Mas Ahmad Baihaqi; Wahyu Nur Achmadin; Muhammad Muhammad Zainal Roisul Amin; Adi Mulyadi; Hartawan Abdillah; Alief Muhammad; Ahmad Fauzan
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v7i2.14171

Abstract

Penggunaan energi terbarukan menjadi sangat penting dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang semakin langka dan mahal. Penelitian ini mengkaji integrasi Internet of Things (IoT) pada sistem pembangkit listrik hybrid portabel yang menggabungkan teknologi Pico Hidro dan panel surya. Sistem ini dirancang untuk menyediakan pasokan listrik yang stabil dan efisien di daerah terpencil, khususnya untuk penerangan lahan pertanian. Melalui integrasi IoT, pemantauan hasil daya, tegangan, dan arus dari pembangkit dapat dilakukan secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan memperpanjang umur komponen. Pengujian dilakukan dengan mengukur daya yang dihasilkan oleh sistem hybrid dalam berbagai kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembangkit hybrid ini mampu menyediakan listrik yang cukup untuk kebutuhan penerangan lahan pertanian dan beroperasi secara optimal dengan bantuan IoT. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui penerapan teknologi hybrid portabel, menawarkan solusi berkelanjutan bagi pertanian di Kabupaten Probolinggo
Pengaruh prosentase etanol pada oli terhadap lidah api dan temperatur pada burner oli bekas Mochammad Rizky Kurniawan; Djoko Wahyudi; Alief Muhammad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10 No 2 (2021): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v10i2.1690

Abstract

The large amount of used oil waste in Indonesia cannot be separated from the large number of industries that exist today. Apart from the large number of industries, used oil also comes from the remnants of the use of motor vehicles. types of Hazardous and Toxic Waste (B3) according to Government Regulation no. 8 of 1999. Used oil burners can be used as alternative fuels, of course this can solve the problems of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The research method was carried out to determine the effect of a mixture of ethanol and oil on the length of the flame and temperature, then the researcher tried to determine the effect of the mixing time of ethanol and oil on the length of the flame and temperature. The research was carried out in the Mechanical Engineering laboratory of Panca Marga University in a closed state so that the flames did not change, taking pictures of the length of the flames by recording the fire propagation for 1 minute, then cutting each frame with the help of the imagej application. The results obtained from the study are the addition of the percentage of ethanol affects the length of the flame and the temperature produced by the burner.
Co-Authors A. A. Permanasari Abdillah, Hartawan Abdul Basit Abdul Basit Achmadin, Wahyu Nur Adi Mulyadi Agung Fitrahadi Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Ahmad Iskandar Rahmansyah Ahmad Izzuddin Ahmad Izzuddin Akbar Anugrah Ikhsani Andi Sanata Andrianata, Mufid Andrie Angga Prasmana Aprillia, Wulan Asroful , Asroful Abidin Asrori, Tamam Baihaqi, Mas Ahmad Baihaqi Citra Suardi Danang Yudistiro Dani Hari Tunggal Prasetiyo Dewi Izzatus Tsamroh Dewi, Indah Noor Dwi Kusuma Dini, Joko Sugiono Eka Prasetya Djoko Wahyudi Djoko Wahyudi Djoko Wahyudi Djoko Wahyudi Dodo Wicaksono Eva Kurnia Yulyawan Fathuddin Noor, Muhammad GAMMA ADITYA RAHARDI Hartawan , Hartawan Abdillah Hartawan Abdillah Hartawan Abdillah Hartawan Abdillah Abdillah Helsinky, Mava Nurhaliza Hendra, Joni Hermanto Hermanto Hermanto Hermawan, Nanang Indah Noor Dwi Kusuma Dewi Indah Noor Dwi Kusuma Dewi Indah Noor Dwi Kusuma Dewi Indah Noor Dwi Kusuma Dewi Indayani, Sulis Dyah Candra Iswardani, Kurnia Isyuniandri, Dzaky Jibril Maulana Judi , Suharsono Kartini, Audiananti Meganandi Kurniawan, Tri Nanda Indra Linda , Linda Kurnia Supratiningsih Linda Kurnia Linda Kurnia Supraptiningsih Luthfi, Nur Ahmad M. Bayu Afandi Mas Ahmad Baihaqi Mas Ahmad Baihaqi Mas Ahmad Baihaqi Mas Ahmad Baihaqi Mas Ahmad Baihaqi Mas, Ahmad Baihaqi Mava Nurhaliza Helsinky Mochamad Fani Nur Umri Mochammad Rizky Kurniawan Mochammad Rizky Kurniawan Mufid Andrianata Muhammad Muhammad Zainal Roisul Amin MutindaTeguh Widayanto N. A. Ahmad Nafis, Raihan Nasrul Ilminnafik Nasrul Ilminnafik Nisak, Indani Khoirun Noor, Muhammad Fathuddin Novan Fithrianto Poppy Puspitasari Prasetiyo, Dani Hari Tuggal Putri, Salsabillah Widya Eka Putro Adi Pamungkas Rojibillah, Isnan Rr. Poppy Puspitasari S. M. S. N. S. Zahari Saeful Bakhri Setyawati, Ika Setyo Pambudi Siti Masluha Suharsono, Judi T. Pasang Tamam Asrori Tamam Asrori Tamam Asrori Tamam Asrori Tamam Asrori Asrori Trifiananto, Muhammad Triyastutik, Annisa Ayu Wahyu Andrian Kusuma Wahyu Nur Achmadin Wahyu Nur Achmadin Wahyu Nur Achmadin Wahyu Nur  Achmadin Winda Ayu Mundari Yazirin, Cepi Yulyawan, Eva Kurnia