Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Multi-Level Raw Material Traceability for Cinnamon Supply Chains under Aggregation and Transformation A Conceptual Model Aulia, Fauzan; Santosa; Azrifirwan
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i1.880

Abstract

This study addresses the challenge of maintaining provenance continuity in the cinnamon supply chain, where raw materials are aggregated from multiple sources and undergo various transactions and transformations. It proposes a conceptual multi-level traceability model that explicitly represents hierarchical provenance relationships, allowing for accurate tracking of raw material origins and compositions throughout the supply chain. By modeling product relationships, quantitative source contributions, and transaction histories, the approach ensures provenance and quantitative consistency even in complex scenarios involving aggregation, ownership transfers, and product changes. The model enhances supply chain transparency and quality auditability by enabling detailed reconstruction of raw material origins at each stage. Specifically tailored to the operational realities of Indonesia’s cinnamon industry, the model supports improved traceability and integrity across the spice agro-industry sector.  Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 8: Decent Work and Economic GrowthSDG 9: Industry, Innovation and InfrastructureSDG 12: Responsible Consumption and ProductionSDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions
RANCANG BANGUN SISTEM RANTAI PASOK INDUSTRI KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) BERBASIS TEKNOLOGI BLOCKCHAIN Aulia, Fauzan; Santosa; Azrifirwan
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rantai pasok kulit kayu manis melibatkan petani, pengumpul, industri pengolahan, retailer, dan konsumen dengan tantangan utama berupa pencatatan manual, keterbatasan transparansi asal-usul, kesulitan menjaga konsistensi pasokan, dan lemahnya integrasi informasi antar pelaku. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasi prototipe sistem e-commerce rantai pasok kulit kayu manis berbasis teknologi blockchain yang mampu meningkatkan transparansi, ketertelusuran, dan konsistensi pencatatan. Ruang lingkup penelitian berfokus pada ekosistem domestik di sekitar PT XYZ, sedangkan alur ekspor diperlakukan sebagai konteks di luar cakupan sistem digital yang dikembangkan. Metodologi mencakup analisis proses bisnis eksisting, identifikasi kebutuhan fungsional dan nonfungsional, perancangan arsitektur digital tiga lapisan, implementasi prototipe yang mengelola produk, transaksi, pergerakan stok, dan pencatatan asal usul produk secara bertingkat. Teknologi blockchain dimanfaatkan untuk menyimpan rekaman transaksi dalam bentuk nilai hash dan identitas pihak yang terlibat sebagai bukti transaksi yang sulit dimanipulasi. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan, termasuk manajemen akun, transaksi jual beli, transformasi dan agregasi produk, serta ketertelusuran produk dari berbagai sumber. Pencatatan transaksi pada blockchain meningkatkan keandalan bukti transaksi dan mendukung auditabilitas rantai pasok.