Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Kunyit pada Ransum terhadap Respon Fisiologis (Frekuensi Denyut Jantung, Frekuensi Pernafasan, dan Suhu Tubuh) pada Kambing Jawarandu Antika, Nanda Nunik; Tantalo, Syahrio; Muhtarudin, Muhtarudin; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.78-89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianpenambahan kunyit terhadap respon fisiologis (frekuensi denyutjantung, frekuensi pernafasan, dan suhu tubuh) pada kambing Jawarandudan mengetahui level perlakuan yang terbaik dalam ransum terhadaprespon fisiologis kambing Jawarandu. Penelitian ini dilaksanakan padaOktober 2023--November 2023 di peternakan rakyat Sri Kencono,Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah, ProvinsiLampung. Percobaan dilakukan pada 12 ekor kambing Jawarandujantan, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu P0: ransumbasal 250 g tanpa kunyit, P1: ransum basal 250 g + kunyit 0,5 g, P2:ransum basal 250 g + kunyit 0,75 g, P3: ransum basal 250 g + kunyit 1g. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance(ANOVA) dan dibuat histogram untuk dianalisis secara deskriptif.Peubah yang diamati adalah frekuensi denyut jantung frekuensi respirasidan suhu rektal kambing Jawarandu. Pemberian ransum dengan tepungkunyit menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadaprespon fisiologis kambing Jawarandu. Berdasarkan penelitian yang telahdilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung kunyit dalamransum basal tidak berpengaruh terhadap frekuensi denyut jantung,frekuensi pernafasan dan suhu tubuh kambing Jawarandu.
Pengaruh Penambahan Milk Replacer dalam Ransum terhadap Total Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Packed Cell Volume pada Kambing Cross Boer Jantan Umur Lepas Sapih Sihombing, Paulus Ardiansyah; Santosa, Purnama Edy; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.115-129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan milkreplacer dalam ransum terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin, dannilai packed cell volume pada Kambing Cross Boer jantan umur lepassapih, yang dilaksanakan pada Maret– April 2024 di Kahfi Farm, DesaFajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan,Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimentalmenggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuandan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu P0:100 kgransum basal; P1: 100 kg ransum basal+2,5 kg milk replacer; P2: 100kg ransum basal+5 kg milk replacer; dan P3:100 kg ransum basal+7,5kg milk replacer. Koleksi darah dilakukan melalui vena jugularis dandarah dimasukkan pada tabung EDTA. Pemeriksaan total eritrosit, kadarhemoglobin, dan nilai packed cell volume dilaksanakan di LaboratoriumPatologi Balai Veteriner Lampung. Analisis data dilakukan secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total eritrosit sebesarP0: 7,11x106/µL; P1: 7,80x106/µL; dan P2: 7,97x106/µL; dan P3:7,82x106/µL. Kadar hemoglobin sebesar P0: 8,00 g/dl; P1: 5,57 g/dl; P2:7,47 g/dl; dan P3: 6,30 g/dl, dan nilai packed cell volume sebesar P0:19,87%; P1: 22,43%; P2: 22,73%; dan P3: 22,27%. Berdasarkanpenelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwapenambahan milk replacer dalam ransum dapat mempertahankan totaleritrosit dan nilai packed cell volume, tetapi menurunkan kadarhemoglobin Kambing Cross Boer jantan umur lepas sapih.
Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Pada Ransum terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Kambing Peranakan Boer Wicaksono, Owen Arif; Siswanto, Siswanto; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.213-232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing peranakan boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023-Januari 2024 yang berlokasi di Peternakan Perkasa, Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Pemeriksaan total leukosit dan diferensial leukosit dilaksanakan di Balai Veteriner Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat 15 sampel kambing. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Ransum basal (silase daun singkong 60 % BK + konsentrat 40 % BK); P1: Ransum basal 95% + 5% tepung daun kelor; P2: Ransum basal 90% + 10% tepung daun kelor. Data gambaran masing-masing perlakuan dan kontrol disusun dalam bentuk tabulasi dan histogram sehingga akan tersedia data untuk diolah dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini rata-rata total leukosit berkisar antara 17,73--17,84 x10/ µL3. rata-rata neutrofil darah berkisar antara 39,4--59%, rata-rata eosinofil pada darah berkisar antara 0--2,6%, rata-rata basofil pada darah berkisar antara 0,6--2,6%, rata-rata limfosit sel darah putih berkisar antara 4,4--21.8%, rata-rata monosit pada darah berkisar antara 21--49,8%. Kesimpulan dari penelitian ini tidak memberikan pengaruh terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing peranakan Boer.
Pengaruh Penambahan Milk Replacer dalam Ransum terhadap Total Protein Plasma dan Glukosa Darah Kambing Cross Boer Jantan Kusuma, Yosea Talenta; Santosa, Purnama Edy; Ermawati, Ratna; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.299-312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan milk replacer terhadap kadar total protein plasma dan glukosa darah kambing Cross Boer jantan. Pada bulan Maret dan April 2024, peneliti dari Kandang Kahfi Farm Kabupaten Lampung Selatan berkunjung ke Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung. Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia di Bandar Lampung melakukan analisis kadar glukosa darah dan total protein plasma. Metode penelitian menggunakan 12 ekor kambing Cross Boer jantan yang dibagi menjadi empat perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu: P0 (kontrol, tanpa milk replacer), P1 (2,5 kg milk replacer), P2 (5 kg milk replacer), dan P3 (7,5 kg milk replacer) yang ditambahkan pada ransum basal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan milk replacer meningkatkan kadar total protein plasma dan glukosa darah. Kadar total protein plasma masing-masing sebesar 6,87 mg/dL, 7,01 mg/dL, 7,87 mg/dL, dan 7,03 mg/dL, sedangkan kadar glukosa darah sebesar 62,33 mg/dL, 58,00 mg/dL, 66,33 mg/dL, dan 68,33 mg/dL. Pada perlakuan P0 hingga P3. Perlakuan P2 menghasilkan kadar total protein plasma tertinggi (7,87 mg/dL), sementara kadar glukosa darah tertinggi (68,33 mg/dL) diperoleh pada perlakuan P3. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penambahan milk replacer dalam ransum dapat meningkatkan kadar total protein plasma dan glukosa darah kambing Cross Boer jantan tanpa melebihi batas normal.
Efektivitas Suplementasi Temu Ireng (Curcuma Aeruginosa) Dalam Konsentrat Terhadap Total Protein Plasma Dan Glukosa Darah Pada Kambing Jawarandu Jantan Wildana, Rizki; Siswanto, Siswanto; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.287-298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dan level terbaik suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) terhadap total protein plasma dan glukosa darah pada Kambing Jawarandu Jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret--Mei 2024, bertempat di Desa Adijaya Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Pemeriksaan total protein plasma dan glukosa darah dilakukan di Pramitra Biolab Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, Perlakuan yang diberikan yaitu P0:Konsentrat P1; Konsentrat + 750 mg /ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa) P2 : Konsentrat + 1.500 mg /ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa) P3: Konsentrat + 2.250 mg /ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa) sehingga jumlah kambing yang digunakan sebanyak 12 ekor. Peubah yang diamati meliputi total protein plasma dan glukosa darah. Data yang diperoleh di tabulasi dan di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata kadar total protein plasma (7,22 mg/dl--8,00 mg/dl) dan rata-rata glukosa darah (47,67 mg/dl--67,33 mg/dl). Hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil simpulan bahwa penambahan temu ireng (Curcuma aeruginosa ) dengan dosis 1.500 mg/ekor/hari dalam konsentrat menghasilkan kadar protein plasma dan glukosa darah tertinggi.
Pengaruh Ekstrak Bawang Putih dan Daun Kelor Tehadap Jumlahl Sel Darah Merah, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Hematokrit Ayam Kampung Betina Hidayat, Rahmat; Santosa, Purnama Edy; Suharyati, Sri; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.253-265

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oliefera) terhadap total sel darah merah, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit ayam kampung betina. Penelitian ini dilaksanakan pada September-Oktober 2023 di kandang open house, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Pemeriksaan sampel darah dilakukan di Petcare, Kinkou, Bandar Lampung. Penelitian eksperimental menggunakan 5 perlakuan 3 pengulangan. Perlakuan yang diberikan melalui air minum dengan P0; (kontrol), P1; 2,5 mg/kg berat badan (BB) bawang putih, 5 mg/kg berat badan (BB) daun kelor, P2; 5 mg/kg berat badan (BB) bawang putih, 10 mg/kg berat badan (BB) daun kelor, P3; 7,5 mg/kg berat badan (BB) bawang putih, 15 mg/kg berat badan (BB) daun kelor, P4; 10 mg/kg berat badan (BB) bawang putih, 20 mg/kg berat badan (BB) daun kelor. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin dan hematokrit pada P1 pemberian ekstrak bawang putih 2,5 mg/kg/BB dan daun kelor 5 mg/kg/BB nilai paling tinggi dibandingkan dengan P0, P2, P3 dan P4.
Infestasi Cacing Saluran Pencernaan pada Kambing Rambon di Maryono Farm Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Putra, Alvin Permana; Husni, Ali; Santosa, Purnama Edy; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.313-326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat infestasi cacing saluran pencernaan pada kambing Rambon yang terkait dengan usia dan jenis kelamin di Maryono Farm, Kecamatan Kemiling, di Kota Bandar Lampung. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2024, berlokasi di Maryono Farm, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Pengujian sampel feses yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan di Laboratorium Parasitologi Balai Veteriner di Kota Bandar Lampung. Dalam penelitian ini, metode purposive sampling diterapkan, dan analisis sampel feses dilakukan di Laboratorium Parasitologi Balai Veteriner Lampung menggunakan Metode uji Mc.Master, jumlah sampel yaitu sebanyak 60 sampel dan dikelompokkan berdasarkan umur <1 tahun dan >1 tahun. Hasil analisis yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel, serta menghitung tingkat infestasi cacing saluran pencernaan pada kambing Rambon, dengan data yang disampaikan secara deskriptif. Ditemukan kesimpulan bahwa tingkat infestasi cacing saluran pencernaan mencapai 48,33%, dengan 29 sampel positif, dari 60 total sampel. di mana infestasi cacing saluran pencernaan terbanyak terdiri dari infestasi tunggal cacing saluran pencernaan sebesar 25% dibandingkan infestasi campuran 23,33%; jenis cacing yang teridentifikasi yaitu Strongyloides sp., Oesophagostomum sp., Trichostrongylus sp., Moniezia sp., dan Haemonchus sp.; tingkat infestasi cacing saluran pencernaan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan kambing Rambon jantan sebesar 37,93% dan betina sebesar 62,07%; sementara itu, tingkat infestasi berdasarkan usia kambing Rambon yang berusia kurang dari 1 tahun sebesar 24,14% dan yang berusia lebih dari 1 tahun sebesar 75,86%.
Gambaran Darah (Sel Darah Merah, Hemoglobin, dan Packed Cell Volume) pada Ayam Kampung dengan Pemberian Ekstrak Daun Binahong Yunizar, Septi; Santosa, Purnama Edy; Hasiib, Etha 'Azizah; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.393-402

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui gambaran darah (sel darahmerah, hemoglobin, serta PCV) pada ayam kampung jantan yang diberiekstrak daun binahong. Penelitian terlaksana sejak Oktober-November2024 di kandang Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian,Universitas Lampung. Penelitian ini memanfaatkan metode RAL(Rancangan Acak Lengkap) dengan 5 perlakuan serta 3 ulangan.Perlakuan yang diterapkan melalui air minum dengan P0: (kontrol), P1:150 mg/kg BB/hari ekstrak daun binahong, P2: 200 mg/kg BB/hariekstrak daun binahong, P3: 250 mg/kg BB/hari ekstrak daun binahong,serta P4: 300 mg/kg BB/hari ekstrak daun binahong. Pemeriksaansampel darah dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi,Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada. Hasil yangdidapat dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkanbahwa ayam kampung jantan yang diberikan ekstrak daun binahongcenderung menurunkan nilai sel darah merah, hemoglobin, serta PCV,namun masih berada dalam kisaran normal.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Binahong Terhadap Titer Antibodi Avian Infulenza dan Newcastle Disease pada Ayam Kampung Widiyasari, Novalia; Santosa, Purnama Edy; Hasiib, Etha 'Azizah; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.422-430

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberianekstrak daun binahong terhadap titer antibodi Avian Influenza danNewcastle Disease pada ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakanpada September-November 2024 di Kandang Ayam LaboratoriumLapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitianini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian yaitu P0: air minumtanpa ekstrak daun binahong, P1: air minum dengan 150 mg ekstrakdaun binahong/kg BB/hari, P2: air minum dengan 200 mg ekstrak daunbinahong/kg BB/hari, P3: air minum dengan 250 mg ekstrak daunbinahong/kg BB/hari, dan P4: air minum dengan 300 mg ekstrak daunbinahong/kg BB/hari. Pemeriksaan titer antibodi AI dan ND di lakukandi PT. Medion Farma Jaya, Bandar Lampung. Data yang diperolehdianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yaitu rata-rata titer antibodiAI paling tinggi yaitu P4 (log 602,11) dan rata-rata titer antibodi NDpaling tinggi yaitu PI (log 89,78). Kesimpulan dari penelitian ini yaitudosis yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan titer antibodiAvian Influenza pada perlakuan P4 yaitu 300 mg ekstrak daunbinahong/kgBB/hari, sedangkan untuk penyakit Newcastle Diseasemenggunakan dosis P1 yaitu 150 mg ekstrak daun binahong/kg BB/hari.
EVALUASI TITER ANTIBODI NEWCASTLE DISEASE DAN AVIAN INFLUENZA PADA BROILER YANG DISUPLEMENTASI VITAMIN E, SELENIUM, DAN ZINC MELALUI AIR MINUM: Evaluation of Newcastle Disease and Avian Influenza Antibody Titers in Broilers Supplemented with Vitamin E, Selenium, and Zinc via Drinking Water Santosa, Purnama Edy; Ermawati, Ratna; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2622

Abstract

Ayam broiler adalah ras pedaging berperan dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani menuju pemenuhan capaian Asta Cita Pemerintah RI dalam kemandirian pangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi titer antibodi Newcaslte Disease dan Avian Influenza broiler dengan suplementasi premix yang mengandung Vitamin E (Vit  E), Selenium (Se) dan Zinc (Zn) yang dilarutkan dalam air minum sebagai immunomodulator. Penelitian menggunakan RAL dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Setiap ulangan terdiri dari lima ekor broiler strain Cobb CP 707 dengan total 125 ekor. Tiap gram premix mengandung 40 IU Vit E, 0,4 mg Se dan 160 mg Zn. Perlakuan penelitian yaitu P0: air minum tanpa Vit E, Se dan Zn; P1: air minum dengan 20 IU Vit E, 0,2 mg Se, 80 mg Zn; P2: 40 IU Vit E, 0,4 mg Se, 160 mg Zn; P3: 60 IU Vit E, 0,6 mg Se, 240 mg Zn; P4: 80 IU Vit E, 0,8 mg Se, 320 mg Zn. Koleksi serum dari vena brachialis pada umur 31 hari. Evaluasi titer antibodi ND dan AI menggunakan uji HA/HI. Data disajikan dalam tabulasi dan grafik dianalisis statistik one-way ANOVA, jika berpengaruh signifikan (P<0,05) dilanjutkan uji LSD menggunakan SPSS 24. Kesimpulan penelitian bahwa dosis suplementasi Vitamin E 40 IU, Selenium 0,4 mg, dan Zinc 160 mg yang dilarutkan dalam air minum sesuai kebutuhan harian broiler mampu meningkatkan titer antibodi Newcastle Disease pada tingkat protektif. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait suplementasi vitamin E, selenium (Se), dan zinc (Zn) dalam air minum dengan perlakuan vaksinasi ulangan terhadap Avian Influenza.   Kata kunci: Avian Influenza, Newcastle Disease, Selenium, Titer antibody, Vitamin E, Zinc
Co-Authors ,, Rusmiyanto Ade Irma Adi Sulaksono Afrianti, Zulvina Agastia, Praspati Agnes Sekar Weningtiyas Alda Nasrul Haq Alfiani, Zalfa Alghazali, Fiqri Alhuda, Dinda Yusri Ali Husni Ali Husni Alisiya, Melina Anggoro, Rifki Dwi Antika, Nanda Nunik Anung Cahya Dewanti Ardiansyah, Abimanyu Prastyo Arief Rahmaan Hakim Arif Qisthon Arni Nadhirah Putri Arrozak, Muhammad Rofif Ilham AYU ASTUTI Ayu Fitriani Barus, Joyevan Giba Bayu Eko Saputro Bayu Saputro Dakhlan, Akhmad Dani Rohmad Nurkholis Dea Fitri Aryandrie Dian Septinova Dwi Rismawati Erwanto Erwanto , Etha 'Azizah Hasiib Etika, Tiara Nur Eva Yulistiya Fajar Fitraldi Dirgahayu Farida Fathul Fatmawati, Siti Tika Febriyani, Widya Fitria Tsani Farda Fransisca, Amaylia Fratama, Dona Gabriella Ayu Anggraini Gusti Putu Predika Wiguna Habiahan, Renta Enjelina Hadi Pramono Hanafi, Riyan Hardiyanti, Cici Hasiib, Etha 'Azizah Herdiansyah, Lani Heri Hermawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Imam Widodo Irawan, Bayu Hadi Setya Irmaylin SM Isnaini Novi Hapsari Juandita, Karina Natasya Khaira Nova Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Kusuma, Yosea Talenta Lasmi Ken Utari Lidyana, Ayu Liman Liman, Liman Luthfi Pratama Madi Hartono Mahendra, Dimas Malau, Regina Wati Mega Filly Numay Minda Tuwaring Putri Mita Nurmala Sari Mokhamad Aiyon Suharis Muhammad Edwin Muhammad Fauzan Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudin Muhtarudin mulya, arif eka Nani Aprilina Nano Setiono Nisak, Rohmatin Nopendika Fahrurozi Nora Idiawati Novia Yusmariza Nugroho, Kaleb Wisnu Nugroho, Muhammad Adhi Pione Firbarama Hijriah Putra, Alvin Permana Putra, Apri Satria PUTRI HANDAYANI Rahmat Hidayat Rais, Ambarwati Mirna Ramadhan, Muhammad Elvin Ramadhani, Anisa Ratna Ermawati Regisa, Adek Rayhan Reni Rahmawati Retno Dwi Sundari Ririn Angriani Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizkiyah, Nayla Syaqiratul Robbani, M. Akbar Maulana Rohayanti, Rohayanti Rr. Riyanti Rudy Sutrisna Rudy Sutrisna Ryan, Stefanus S Siswanto Safitri, Leni Sagala, Yollanda Natalia Saputra, Hanip Rangga Saputri, Rhica Dhea Sari, Siti Hartika Semiyati, Semiyati Sherly Puspa Ningrum Sihombing, Paulus Ardiansyah Siswanto . Siswanto . Sri Suharyati Sri Suharyati Surmini, Surmini Syahrio Tantalo Syahrio Tantalo Teo Achmad Fauzi Tintin Kurtini Triwidayanti, Okti Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Wahyu Purnomo Aji wati, Diyah Sela Wicaksono, Owen Arif Widiyasari, Novalia Widowati, Mia Wildana, Rizki Winddi Amelia Wulandari, Melly Yudhistira, Guntur Januar Yunizar, Septi