Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI JINTAN HITAM (Nigella sativa) TERHADAP TITER ANTIBODI AVIAN INFLUENZA (AI) DAN NEWCASTLE DISEASE (ND) PADA AYAM ULU BETINA Habiahan, Renta Enjelina; Siswanto, Siswanto; Santosa, Purnama Edy; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.142-149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas suplementasi Jintan Hitam (Nigella sativa) yang ditambahkan dalam pakan komersil terhadap titer antibodi Avian Influenza (AI) dan Newcastle Disease (ND) pada ayam Unggas Lestari Unggul (ULU) betina. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2022 hingga Februari 2023 di Kandang Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Medilab PT. Medion Lampung. Bahan yang digunakan terdiri dari Day Old Chick (DOC) ayam ULU betina, ekstrak Jintan Hitam, vaksin dan lainnya. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 sebagai kontrol, P1 diberi ekstrak Jintan Hitam sebanyak 36 mg/kg BB/hari; P2 sebanyak 72 mg/kg BB/hari; dan P3 sebanyak144 mg/kg BB/hari. Data pengamatan yang telah diperoleh disajikan dalam bentuk tabulasi dan histogram kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata titer antibodi Avian Influenza tertinggi yaitu pada P3 (log 255,22) dan titer antibodi Newcastle Disease tertinggi pada P3 (log 743,11).
PENGARUH EKSTRAK JINTAN HITAM (Nigella sativa) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM KAMPUNG ULU BETINA Wulandari, Melly; Santosa, Purnama Edy; Farda, Fitria Tsani; Nova, Khaira
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.164-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jintan hitam (Nigella sativa) dengan dosis yang berbeda dalam ransum dan untuk mengetahui level pemberian jintan hitam (Nigella sativa) yang terbaik terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, konversi ransum, dan mortalitas ayam kampung ULU betina. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2022 — Februari 2023 di Kandang Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yang masing-masing ulangan terdiri dari 5 ekor ayam kampung ULU betina. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 : ransum tanpa penambahan ekstrak Nigella sativa (kontrol), P1 : ransum dengan penambahan 36 mg/kg berat tubuh/hari ekstrak Nigella sativa, P2 : ransum dengan penambahan 72 mg/kg berat tubuh/hari ekstrak Nigella sativa, P3 : ransum dengan penambahan 144 mg/kg berat tubuh/hari ekstrak Nigella sativa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf 5% dan uji lanjut yang digunakan adalah uji Polinomial ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jintan hitam (Nigella sativa) dalam ransum tidak berpengaruh (P<0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, konversi ransum, dan mortalitas.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica) TERHADAP SEL DARAH MERAH DAN HEMOGLOBIN KAMBING JAWARANDU JANTAN Mahendra, Dimas; Santosa, Purnama Edy; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.248-256

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian tepung kunyit terhadap jumlah sel darah merah dan hemoglobin darah kambing Jawarandu jantan. Penelitian ini dilakukan pada 22 Oktober-20 Desember 2023 di Desa Sri Kencono, Kecamatan Buminabung Timur, Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu pakan ransum basal tanpa tepung kunyit (P0), pakan ransum basal dengan 0,5 gram tepung kunyit (P1), pakan ransum basal dengan penambahan 0,75 gram kunyit (P2), dan pakan ransum basal dengan penambahan 1 gram kunyit (P3). Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung kunyit dengan dosis 0,5 gram pada P1 merupakan dosis yang optimal untuk meningkatkan kadar sel darah merah dan hemoglobin. Kadar sel darah merah kambing Jawarandu Jantan mendapatkan hasil P0 (4,0 x 106/μL) ; P1 (8,0 x 106/μL) ; P2 (5,4 x 106/μL) ; P3 (4,1 x 106/μL), dan kadar hemoglobin kambing Jawarandu Jantan pada P0 (8,9 g/dl), P1 (11,1 g/dl), P2 (8,5 g/dl), dan P3 (9,0 g/dl) berada pada kisaran normal.
EFEK SUPLEMENTASI EXTRAK SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) TERHADAP TOTAL PROTEIN PLASMA DAN KADAR GULA DARAH AYAM KAMPUNG JANTAN (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) Herdiansyah, Lani; Santosa, Purnama Edy; Liman, Liman; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.463-469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) terhadap kadar total protein plasma (TPP) dan kadar gula darah pada ayam kampung jantan (Gallus gallus domesticus). Penelitian ini akan dilaksanakan pada Januari – Maret 2022 di Laboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis total protein plasma dan kadar gula darah ayam kampung jantan dilakukan di Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak sambiloto (P0), air minum dengan dosis 3 mg/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P1), air minum dengan dosis 6 mg/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P2), air minum dengan dosis 12 mg ml/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P3). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan rata - rata total protein plasma ayam kampung jantan yaitu P0=3,43±0,31 mg/dl, P1=3,37±0,06 mg/dl, P2=3,63±0,21 mg/dl, P3=3,47±0,21 mg/dl dan kadar gula darah yaitu P0=205,33±17,62 mg/dl, P1=204,67±18,48 mg/dl, P2=226,00±8,54 mg/dl, P3=234,67±28,75 mg/dl.
PREVALENSI CACING HATI KAMBING SABURAI PADA UMUR YANG BERBEDA DI KELOMPOK TERNAK MAKMUR II DESA GISTING ATAS KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS Fitriani, Ayu; Dakhlan, Akhmad; Ermawati, Ratna; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.341-346

Abstract

Penelitian mengenai prevalensi Cacing Hati pada kambing Saburai dilaksanakan pada 9-16 Oktober 2023 di Kelompok Ternak Makmur II Desa Gisting Atas, Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat prevalensi Cacing Hati pada kambing Saburai di Kelompok Ternak Makmur II. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan pengambilan sampel ternak secara sensus. Jumlah sampel yang diperoleh yaitu 40 sampel dari 7 peternak. Pemeriksaan sampel feses dilakukan di Laboratorium Parasitologi Balai Veteriner Lampung menggunakan uji Sedimentasi feses mamalia. Data disajikan dalam bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi Cacing Hati pada kambing di Kelompok Ternak Makmur II yaitu 0%, artinya prevalensi Cacing Hati di Kelompok Ternak Makmur II tergolong rendah.
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP TOTAL PROTEIN PLASMA DAN KADAR GLUKOSA DARAH AYAM KAMPUNG wati, Diyah Sela; Santosa, Purnama Edy; Suharyati, Sri; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.427-435

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera) terhadap total protein plasma dan kadar gukosa darah ayam kampung dan untuk mengetahui dosis terbaik pemberian bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera) terhadap total protein plasma dan kadar glukosa darah ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan pada September--Oktober 2023 di Kandang Open House, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis darah dilakukan di Laboratorium Pramita Biolab Indonesia, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu air minum tanpa bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera) (P0), air minum dengan 2,5 mg (Allium sativum) dan 5 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari (P1), air minum dengan 5 mg (Allium sativum) dan 10 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari. (P2), air minum dengan 7,5 mg (Allium sativum) dan 15 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P3), dan air minum dengan 10 mg (Allium sativum) dan 20 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P4). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total protein plasma ayam kampung mendapatkan hasil P0 (3,67±0,15 g/dl) ; P1 (3,99±0,52 g/dl) ; P2 (3,52±0,09 g/dl) ; P3 (4,0±0,34 g/dl) ; dan P4 (4,0±0,69 g/dl) berada pada kisaran normal sedangkan nilai glukosa darah ayam kampung pada P0 (262±15,72 mg/dl) ; P1 (255±11,36 mg/dl) ; P2 (277±18,52 mg/dl) ; P3 (264±15,01 mg/dl) ; P4 (255±17,01 mg/dl) berada pada kisaran normal.
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TITER ANTIBODI AVIAN INFLUENZA (AI) DAN NEWCASTLE DISEASE (ND) PADA AYAM KAMPUNG Agastia, Praspati; Santosa, Purnama Edy; Suharyati, Sri; siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.446-452

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan bawang putih (Allium sativum) sebagai imunomodulator terhadap titer antibodi Avian Influenza dan Newcastle Disease pada Ayam Kampung.. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2023– Oktober 2023 di Kandang Open House, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis darah dilakukan di PT. Medion Farma Jaya, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu air minum tanpa bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera) (P0), air minum dengan 2,5 mg (Allium sativum) dan 5 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari (P1), air minum dengan 5 mg (Allium sativum) dan 10 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari. (P2), air minum dengan 7,5 mg (Allium sativum) dan 15 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P3), dan air minum dengan 10 mg (Allium sativum) dan 20 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P4) Nigella sativa (P2), pakan dengan 144 mg/kg BB/hari Nigella sativa (P3). Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah rata rata titer antibodi AI (Avian Influenza) yang tertinggi yaitu pada P1 sebesar log 14 dengan dengan kandungan dosis air minum 2,5 mg (Allium sativum) dan 5 mg (Moringa oliefera) /kg BB/ hari, dan titer antibodi ND (Newcastle Disease) yang tertinggi yaitu pada P4 sebesar log 149,3 dengan kandungan dosis air minum 10 mg (Allium sativum) dan 20 mg (Moringa oliefera) / kg/ BB/ hari.
TINGKAT PREVALENSI CACING HATI KAMBING JAWARANDU PADA UMUR YANG BERBEDA DI KELOMPOK TERNAK MAKMUR II DESA GISTING ATAS KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS Rais, Ambarwati Mirna; Dakhlan, Akhmad; Ermawati, Ratna; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.515-522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi Cacing Hati kambing Jawarandu pada umur yang berbeda di Kelompok Ternak Makmur II, Desa Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober--November 2023. Sampel feses yang didapatkan pada penelitian ini diuji di Laboratorium Parasitologi, Balai Veteriner Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan pengambilan sampel ternak secara sensus. Peubah yang diamati pada penelitian ini yaitu jumlah kambing Jawarandu yang terinfestasi Cacing Hati. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan melihat ada tidaknya cacing pada feses kambing Jawarandu. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat prevalensi Cacing Hati kambing Jawarandu di Kelompok Ternak Makmur II adalah 0% atau kategori rendah. Rendahnya tingkat prevalensi tersebut menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan, kandang, pakan, sanitasi, serta pengobatan dilakukan dengan baik dan rutin. Selain itu, di lingkungan kandang tidak terdapat genangan air maupun siput yang dapat menyebabkan kambing terinfestasi oleh Cacing Hati. Perbedaan umur kambing tidak berpengaruh pada tingkat prevalensi Cacing Hati pada kambing Jawarandu di Kelompok Ternak Makmur II.
Effectiveness of Sambiloto (Andrographis paniculata) Supplementation on Antibody Titers of Newcastle Disease, Avian Influenza and Infectious Bursal Disease in Broilers Hartono, Madi; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Santosa, Purnama Edy; Ermawati, Ratna
Jurnal Sain Veteriner Vol 42, No 3 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.69829

Abstract

Newcastle Disease, Avian Influenza and Infectious Bursal Disease are three important broiler diseases with high morbidity and mortality that can increase broiler antibody titers. The aims of this study were to determine the effect and the best dose of immunomodulatory supplementation of Sambiloto (Andrographis paniculata) liquid extract by increasing the antibody titer of Newcastle Disease, Avian Influenza and Infectious Bursal Disease of broilers. The study was conducted for 30 days in the Karang Anyar broiler farm unit, Jati Agung District, South Lampung Regency, Lampung Province, experimentally five treatments and five repetitions for each treatment. Each repetition used five broilers. Five treatments with different doses, namely drinking water without liquid extract of Andrographis paniculata (P0); drinking water with liquid extract of A. paniculata 3 mg/kg BW (P1); 6 mg/kg BW (P2); 12 mg/kg BW (P3); (24 mg/kg BW (P4) 31-day-old broiler blood serum was obtained from the brachial vein using a 3 mL disposable syringe. Testing ND and AI antibody titers with HI test and IBD antibody titer with indirect ELISA test at MediLab Laboratory Antibody titer data in tabulation and analyzed descriptively. The content of andrographolide and flavonoids are thought to act as immunostimulants for specific and non-specific immune functions through the production of NK cells, macrophages, cytokine induction, IL-2 production, and lymphocyte proliferation. The conclusions of this study were supplementation of Sambiloto (Andrographis paniculata) liquid extract at a dose of 6 mg/kg BW in broiler drinking water could increase antibody titers against Newcastle Disease and Infectious Bursal Disease and at a dose of 24 mg/kg BW in broiler drinking water could increase antibody titres against Avian Influenza.
Pengaruh Penggunaan Jenis Litter Sekam padi dan Serutan Kayu Terhadap Kadar Amonia, pH dan Suhu Litter pada Kandang Closed House Anggoro, Rifki Dwi; Riyanti, Riyanti; Santosa, Purnama Edy; Nova, Khaira
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.162-172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis litter sekam padi dan serutan kayu di closed house terhadap kadar amonia litter, pH litter, dan suhu litter, serta untuk mengetahui jenis litter yang terbaik dalam pemeliharaan broiler di closed house terhadap kadar amonia litter, pH litter, dan suhu litter. Penelitian ini dilaksanakan 28 Maret—26 April 2022, di kandang closed house Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental. Perlakuan yang diberikan terdiri atas jenis bahan litter serutan kayu dan sekam padi. Peubah yang diamati meliputi kadar amonia, pH, dan suhu litter. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji T dengan membandingkan dua perlakuan antara litter serutan kayu dan sekam padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litter serutan kayu dan sekam padi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap suhu litter, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH dan kadar amonia pada minggu ketiga dan keempat. Dapat disimpulkan kedua bahan litter serutan kayu dan sekam padi masih memberikan yang baik terhadap kualitas litter.
Co-Authors ,, Rusmiyanto Ade Irma Adi Sulaksono Afrianti, Zulvina Agastia, Praspati Agnes Sekar Weningtiyas Alda Nasrul Haq Alfiani, Zalfa Alghazali, Fiqri Alhuda, Dinda Yusri Ali Husni Ali Husni Alisiya, Melina Anggoro, Rifki Dwi Antika, Nanda Nunik Anung Cahya Dewanti Ardiansyah, Abimanyu Prastyo Arief Rahmaan Hakim Arif Qisthon Arni Nadhirah Putri Arrozak, Muhammad Rofif Ilham AYU ASTUTI Ayu Fitriani Barus, Joyevan Giba Bayu Eko Saputro Bayu Saputro Dakhlan, Akhmad Dani Rohmad Nurkholis Dea Fitri Aryandrie Dian Septinova Dwi Rismawati Erwanto Erwanto , Etha 'Azizah Hasiib Etika, Tiara Nur Eva Yulistiya Fajar Fitraldi Dirgahayu Farida Fathul Fatmawati, Siti Tika Febriyani, Widya Fitria Tsani Farda Fransisca, Amaylia Fratama, Dona Gabriella Ayu Anggraini Gusti Putu Predika Wiguna Habiahan, Renta Enjelina Hadi Pramono Hanafi, Riyan Hardiyanti, Cici Hasiib, Etha 'Azizah Herdiansyah, Lani Heri Hermawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Imam Widodo Irawan, Bayu Hadi Setya Irmaylin SM Isnaini Novi Hapsari Juandita, Karina Natasya Khaira Nova Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Kusuma, Yosea Talenta Lasmi Ken Utari Lidyana, Ayu Liman Liman, Liman Luthfi Pratama Madi Hartono Mahendra, Dimas Malau, Regina Wati Mega Filly Numay Minda Tuwaring Putri Mita Nurmala Sari Mokhamad Aiyon Suharis Muhammad Edwin Muhammad Fauzan Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudin Muhtarudin mulya, arif eka Nani Aprilina Nano Setiono Nisak, Rohmatin Nopendika Fahrurozi Nora Idiawati Novia Yusmariza Nugroho, Kaleb Wisnu Nugroho, Muhammad Adhi Pione Firbarama Hijriah Putra, Alvin Permana Putra, Apri Satria PUTRI HANDAYANI Rahmat Hidayat Rais, Ambarwati Mirna Ramadhan, Muhammad Elvin Ramadhani, Anisa Ratna Ermawati Regisa, Adek Rayhan Reni Rahmawati Retno Dwi Sundari Ririn Angriani Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizkiyah, Nayla Syaqiratul Robbani, M. Akbar Maulana Rohayanti, Rohayanti Rr. Riyanti Rudy Sutrisna Rudy Sutrisna Ryan, Stefanus S Siswanto Safitri, Leni Sagala, Yollanda Natalia Saputra, Hanip Rangga Saputri, Rhica Dhea Sari, Siti Hartika Semiyati, Semiyati Sherly Puspa Ningrum Sihombing, Paulus Ardiansyah Siswanto . Siswanto . Sri Suharyati Sri Suharyati Surmini, Surmini Syahrio Tantalo Syahrio Tantalo Teo Achmad Fauzi Tintin Kurtini Triwidayanti, Okti Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Wahyu Purnomo Aji wati, Diyah Sela Wicaksono, Owen Arif Widiyasari, Novalia Widowati, Mia Wildana, Rizki Winddi Amelia Wulandari, Melly Yudhistira, Guntur Januar Yunizar, Septi