Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) on Balance and Fall Risk in Older Adults: A Systematic Literature Review Putri, Rheifani Salsabila; Santoso, Iman
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 6 No. 2 (2025): Integrating Local Wisdom into Sustainable Physiotherapy Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) is an exercise method that focuses on improving neuromuscular control through proprioceptor stimulation. PNF is more commonly used in neurological therapy, but further research is needed regarding its ability to address musculoskeletal issues, such as balance and fall risk in the elderly. This study aims to review the PNF approach and analyse its effectiveness in improving balance and reducing the risk of falls in the elderly based on existing literature reviews. Methods: This study uses a simple literature review method. Data were collected through searches in research article databases such as Google Scholar, Crossref, ProQuest, PubMed, Science Direct, Scopus, and Semantic Scholar. Inclusion criteria for this article included studies published between 2015 and 2025, experimental research designs, and the application of Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) in the elderly. Results: A review of six previous studies showed that PNF exercises had a positive effect on improving balance and reducing the risk of falls in the elderly. Conclusion: Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) has been proven effective in improving balance and functional range associated with a reduced risk of falls in the elderly. With these benefits, PNF can be an important component of fall prevention programmes and improving the quality of life for the elderly.
Systematic mapping study of climate change mitigation: a review of public administration studies Santoso, Iman; Rifani, Denny Nazaria; Tando, Cahyoko Edi
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 15 No. 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v15i1.16109

Abstract

Climate change is a critical issue that is constantly discussed in numerous international forums, particularly considering its wide-impact and cross-sectoral nature. Every aspect of real life, especially the environment, is impacted by this global phenomenon, hence the need for real solutions from various groups. Public administration scientists saw this as a problem that must be solved through several literature studies conducted. This research method will use a systematic mapping study using the Taylor and Francis Group database that has been determined. The results of this study with 3 actors combined with collaborative governance show that government actors focus on domestic and foreign policies adopted by emphasizing the collaboration between government agencies that can be done. Meanwhile, the private sector has a unique contribution where they implement a circular economy and mutual cooperation determined by the principle of humanism and remain humane by helping the community. Meanwhile, community actors emphasize the existence of local knowledge and community capacity as knowledge resources in climate change adaptation. This research shows the interplay among actors in climate change mitigation and encourages future researchers to provide a connection to decision-making. Current trends suggest that the public and private aspects of climate change mitigation currently lack synergy, with each of the key governance actors working separately to mitigate climate change.
Analisis Psikologi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adaptasi Narapidana di Lapas Kelas I Cipinang Taba, Tegar Aria; Santoso, Iman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.833-837

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor psikologis yang memengaruhi adaptasi narapidana di Lapas Kelas I Cipinang, Indonesia. Adaptasi narapidana di lembaga pemasyarakatan adalah kunci untuk mengurangi risiko kriminalitas pasca-pembebasan. Faktor-faktor psikologis, seperti motivasi untuk perubahan, kemandirian, self-esteem, kemampuan beradaptasi dengan stres, dan dukungan psikologis, memainkan peran penting dalam proses adaptasi ini.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi narapidana untuk mengubah perilaku kriminal muncul setelah merasakan dampak negatif tindakan mereka. Kemandirian dan kekuatan mental narapidana memengaruhi adaptasi, sedangkan self-esteem yang rendah dan isolasi sosial menghambatnya.Program rehabilitasi efektif dan dukungan psikologis membantu narapidana mengatasi faktor-faktor psikologis ini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang peran faktor-faktor psikologis dalam adaptasi narapidana dan pentingnya persiapan pembebasan yang memadai. Dengan perhatian lebih terhadap faktor-faktor ini, adaptasi narapidana dapat ditingkatkan, memberikan peluang perubahan positif dalam kehidupan mereka, dan mengurangi risiko kriminalitas pasca-pembebasan. Kata Kunci: Psikologis Narapidina, Kesehatan Mental Narapidana, Lapas Cipinang
Pelatihan penggunaan artificial intelligence untuk meningkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris di SMK Madani Cihampelas Apsari, Yanuarti; Parmawati, Aseptiana; Santoso, Iman; Efransyah; Hidayat, Muhammad Fauzy Fachrullah
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.28726

Abstract

Permasalahan rendahnya kemampuan menulis bahasa Inggris di tingkat SMK menjadi tantangan yang perlu segera diatasi, mengingat keterampilan ini merupakan kompetensi penting dalam dunia kerja global. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya aplikasi ChatGPT dan Grammarly. Kegiatan dilaksanakan di SMK Madani Cihampelas pada tanggal 7 dan 8 Mei 2025, diikuti oleh 30 siswa kelas 12. Metode pelaksanaan terdiri dari empat sesi utama: penyampaian materi, pelatihan penggunaan ChatGPT, pelatihan penggunaan Grammarly, dan sesi refleksi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu mengembangkan ide dan menyusun application letter dengan lebih terstruktur, serta melakukan revisi berdasarkan umpan balik otomatis dari Grammarly. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam kesadaran kebahasaan dan kepercayaan diri dalam menulis. Evaluasi terhadap hasil tulisan siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek tata bahasa, kosakata, dan koherensi teks. Kesimpulannya, integrasi AI dalam pelatihan menulis efektif dalam meningkatkan kualitas tulisan siswa dan memberikan pengalaman belajar yang inovatif dan reflektif.
Implementasi Program Pembinaan Kepribadian Rohani bagi Narapidana Asing dalam Sistem Pemasyarakatan di Indonesia: Studi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan Purwadi, I Gede Aditya Bayu; Santoso, Iman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4354

Abstract

Penanganan narapidana asing dalam sistem pemasyarakatan Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks, terutama terkait dengan perbedaan budaya, bahasa, dan kebutuhan rohani. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan yang dikenal menampung sejumlah besar narapidana asing, menerapkan program pembinaan kepribadian rohani sebagai salah satu strategi pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program tersebut dalam kerangka sistem pemasyarakatan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap narapidana asing, petugas pembinaan, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan rohani di Lapas Kerobokan dilaksanakan secara inklusif, mencakup berbagai agama dan keyakinan yang dianut narapidana asing. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan spiritualitas, tetapi juga berkontribusi terhadap pengendalian perilaku, peningkatan disiplin, serta penciptaan iklim yang lebih kondusif di dalam lapas. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan tenaga pembina, hambatan bahasa, dan kurangnya fasilitas pendukung yang memadai. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi program pembinaan rohani bagi narapidana asing memiliki peran signifikan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana, sekaligus menumbuhkan suasana harmonis dalam kehidupan lapas yang multikultural.
Upaya Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jerman Peserta Didik Kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Sedayu melalui Aplikasi Duolingo Wahyuningtias, Seftyana Utami; Santoso, Iman
Singular: Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies Vol. 1 No. 1 (2024): Singular: Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/js.v1i2.7

Abstract

The objectives of this study are: (1) to increase learners' vocabulary mastery in German class and (2)) to increase learners' participation in class from Class XI MIPA 5 of SMA Negeri 1 Sedayu through Duolingo Aplication. In this study, a classroom action research (CAR). The subjects of the study are 34 learners from class XI MIPA 5 at SMA Negeri 1 Sedayu. The data will be collected qualitatively and analyzed descriptively. This research is divided into two cycles. Each action consists of four stages: planning, implementation of the action, and observation and reflection phase. The indicators of success are (1) the success of the product (the grade point average) and (2) the success of the process (the participation of the learners). The result of this research shows that the Duolingo application (1) can increase learners' vocabulary. The average vocabulary score increased by 38%, and (2) learner participation in the class increased by 40%.
The Use of Directive Speech Acts in Piratengold, A German Translated Donald Duck Comics Santoso, Ovy Haniffauzi Zahid; Santoso, Iman
LACULTOUR: Journal of Language and Cultural Tourism Vol. 2 No. 1 (2023): LACULTOUR: Journal of Language and Cultural Tourism
Publisher : Unit Pelayanan Bahasa, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/lacultour.v2i1.1075

Abstract

This study aims to describe (1) the form of directive speech act, and (2) the function of directive speech in a German-translated comic Donald Duck by Carl barks. The subject of this research is a German translation comic Donald Duck by Carl Barks with the sub-title Piratengold story. The object of this research is all forms and functions of directive speech act contained in Piratengold. This research design is descriptive qualitative, data collection techniques in this research with reading and note techniques, while data validity testing with repeated reading and expert judgement. The method used to analyze directive speech act in Piratengold comics is padan pragmatis method. The results of this study show that (1) the form of directive speech in Piratengold comic has three forms of speech, namely literal direct speech with 111 data, literal indirect speech with 25 data, and non-literal direct speech with five data. (2) There are six functions of directive speech act in Donald Duck comic, namely the request function with 12 data, the question function with 17 data, the command function with 89 data, the prohibition function with 7 data, the permission function with 7 data, and the advice function with 8 data.
Pelatihan Metode Stationenlernen bagi Guru Bahasa Jerman di Yogyakarta Santoso, Iman; Retna Endah Sri Mulyati; Sudarmaji; Isti Haryati; Diyan Fatinatuz Zahro
ACITYA BHAKTI Vol. 5 No. 1 (2025): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stationenlernen adalah sebuah metode yang memberi kesempatan pada pembelajar untuk belajar mandiri melalui beberapa stasiun sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk melatih guru-guru Bahasa Jerman dan guru mata pelajaran lainnya mengenai penerapan Stationenlernen dalam pembelajaran. Program pelatihan ini dilakukan secara bauran dan daring di SMA Negeri 1 Ngemplak, Sleman dan diikuti oleh 51 guru. Pelatihan terdiri atas tiga tahap yaitu (1) penyampaian materi hakikat metode Stationenlernen dan praktik penerapannya (2) penyusunan RPP dan pembuatan video yang dilaksanakan secara mandiri oleh peserta. (3) diskusi mengenai RPP dan video penerapan Stationenlernen dalam pembelajaran. Setelah mengikuti pelatihan, para guru bahasa Jerman memiliki pengetahuan mengenai metode Stationenlernen dan mampu menyusun rancangan pembelajaran serta menerapkan metode tersebut dalam pembelajaran.
Efektivitas Terapi Kelompok dalam Menurunkan Tingkat Stres Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Maharaja, Andi Aldin; Santoso, Iman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17984

Abstract

Kehidupan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sering kali menyebabkan stres yang signifikan pada narapidana akibat hilangnya kebebasan, isolasi sosial, dan ketidakamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi kelompok dalam mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis narapidana. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, yang melibatkan narapidana sebagai peserta terapi kelompok. Terapi kelompok memberikan kesempatan bagi narapidana untuk berbagi pengalaman dan perasaan, membangun dukungan sosial, serta mengembangkan keterampilan koping dalam menghadapi tantangan hidup di dalam penjara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi kelompok berkontribusi dalam pengurangan tingkat stres dengan memberikan ruang untuk saling mendengarkan dan memperoleh dukungan emosional. Selain itu, terapi ini juga membantu narapidana untuk mengurangi perasaan terisolasi dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengatasi permasalahan emosional. Meskipun demikian, tantangan dalam penerapan terapi kelompok, seperti perbedaan kesiapan dan kemampuan adaptasi antar narapidana, juga diidentifikasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi kelompok dapat menjadi salah satu intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis narapidana di Lapas.
Dynamics Of Legal Policy On Radicalization And Deradicalization Of Terrorism Prisoners Taba, Tegar Aria; Santoso, Iman
Journal of Social Research Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i8.2212

Abstract

The deradicalization program for terrorism prisoners is a crucial initiative in an effort to reduce the threat of terrorism in Indonesia. In this context, Law Number 22 of 2022 concerning the Prevention and Eradication of Terrorism is the legal basis that regulates various strategic aspects of this effort. This study aims to analyze the implementation and challenges in the deradicalization program of terrorism prisoners, focusing on the political aspects of law and its relevance in the international context. The research method used is a literature study to collect data and information related to the implementation of the deradicalization program, as well as policy analysis related to Law No. 22 of 2022. The results show that the deradicalization program of terrorism prisoners in Indonesia faces a number of challenges, including policy consistency, political consensus, and human rights protection. Nonetheless, successful international implementation offers views and best practices that can be applied to strengthen Indonesia's capacity to deal with the threat of terrorism. The conclusion of this study highlights the importance of multilateral cooperation, community-based inclusive approach, and human rights protection in the implementation of deradicalization programs. Based on these findings, it is recommended that the government strengthen international cooperation, improve related policies and regulations, improve education and training, and promote the values of moderation and tolerance as part of a sustainable strategy to address the threat of terrorism in Indonesia.