Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indo Green Journal

Penerapan Layanan Konseling Individu dengan Teknik Assertive Training untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi pada Siswa SMP Negeri 1 Tomohon Nufreecia, Bunga Irene; Mangantes, Meisie L.; Mansur, Djailan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.278

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam mengelola emosi akitbat ketidakmampuan mengekspresikan perasaan secara terbuka yang menyebabkan penumpukan tekanan emosional dan konflik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengelola emosi siswa melalui penerapan layanan konseling individu dengan teknik assertive training. Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa yang mengalami kesulitan pengelolaan emosi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan mengelola emosi konseli. Pada siklus I, tingkat kemampuan mengelola emosi siswa berada pada kategori sedang. Setelah siklus II, kemampuan tersebut mengalami peningkatan menjadi kategori tinggi. Hal tersebut menandakan efektifitas teknik assertive training dalam meningkatkan kemampuan mengelola emosi siswa khususnya individu yang kesulitan mengungkapkan perasaan secara terbuka, sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi optimal dalam layanan Bimbingan dan Konseling. Abstract This research is motivated by students' difficulties in managing emotions and the inability to express their feelings openly which leads to the accumulation of emotional pressure and conflict. The purpose of this research is to improve students' ability to manage emotions through the application of individual counseling services with assertive training techniques. The method in this study uses Counseling Guidance Action Research (PTBK) with two cycles, each including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subject in this study was one student who experienced difficulty managing emotions. The results of the study showed a significant increase in the ability to manage counselors' emotions. In the first cycle, the level of students' ability to manage emotions is in the medium category. After cycle II, this ability has increased to the high category. This indicates the effectiveness of assertive training techniques in improving the ability to manage students' emotions, especially individuals who have difficulty expressing their feelings openly, so that they can be applied as an optimal intervention in Guidance and Counseling services.
Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Rational Emotive Therapy untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi pada Siswa SMP Frater Don Bosco Tomohon Hastari, Selah; Mangantes, Meisie Lenny; Mansur, Djailan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik SMP dalam mengelola emosi seperti kecemasan, kemarahan, dan stres akibat keyakinan irasional, yang berdampak pada prestasi akademik dan hubungan sosial di SMP Frater Don Bosco Tomohon. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen emosi siswa dengan menerapkan layanan konseling kelompok berdasarkan teknik Rational Emotive Therapy (RET). Penelitian ini menggunakan Penelitian tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilakukan selama dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang melibatkan enam siswa.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan mengelola emosi peserta didik. Pada siklus I, rata-rata skor angket berada pada kategori sedang (36,83) dengan persentase 61,38%, meningkat menjadi kategori tinggi (57) dengan persentase 95% pada siklus II dengan kenaikan 33,62% dan seluruh peserta mencapai skor tinggi (46-60). Hal tersebut menandakan efektivitas teknik RET dalam mengubah keyakinan irasional menjadi pola pikir positif, khususnya pengendalian marah, keterbukaan perasaan, dan sosialisasi, sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi optimal dalam layanan Bimbingan dan Konseling.