Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Practice of Prolonging Meropenem Infusion: A Narrative Review of Literatures Over the Last Decade: The Practice of Prolonging Meropenem Infusion: A Narrative Review of Literatures Over the Last Decade Fauzi, Rifani; Widyati, Widyati; Sari, Ika Puspita
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7162

Abstract

Background: The emergence of Antimicrobial Resistance (AMR) has forced clinicians and medical professionals to implement a strict Antimicrobial Stewardship policy. One of the pillar of Antimicrobial Stewardship is by optimizing the use of antibiotic agents. Beta-lactams demonstrate a time-dependent effect in combating bacteria. Since it is pharmacodynamically supported, a prolonged exposure via intravenous administration could be a feasible strategy to maximize the bactericidal effect. Meropenem, a beta-lactam antibiotic of carbapenems sub-class, also falls into the category above. However, there are questions to be answered regarding its stability, compatibility, safety, and clinical outcomes superiority compared to the standard intermittent infusion, before we can determine its effectiveness to be delivered as prolonged or extended infusion. Aims: This article would like to review literatures regarding the rationale behind the practice of prolonging meropenem infusion from the last decade. Method: For this narrative review we utilized articles extracted from Cochrane Library, ScienceDirect, and SageJournals databases from the last ten years. We also added complementary related articles from UpToDate®. Selected articles were limited to those published in english. Inclusion criteria specifically only including related articles to the practice of prolonging meropenem infusion on adult patients. A total of 18 articles were reviewed for the synthesis of this narrative review. Conclusion: Meropenem is eligible for prolonged infusion protocol since it is theoretically supported, adequate in stability, less concern for incompatibility, and potentially can provide better clinical outcomes compared to standard intermittent infusion.
Papillary thyroid carcinoma post total thyroidectomy: a case report Darwito; Ardha, Doglas Rama Bayu; Sari, Ika Puspita; Ridhayani, Firda
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.6980

Abstract

Thyroid malignancies are considered rare but it is the most common type of endocrine malignancy that increase rapidly over the past decades. Specifically, papillary thyroid carcinoma (PTC) in the pyramidal lobe is extremely rare. Herein, we described a case of recurrence case of PTC in the pyramidal lobe post total thyroidectomy with category VI T2N1M1 (Bethesda classification) with right neck lymph nodes metastasis at once and attempt to determine both clinical presentation and therapeutical strategies to overcome this case to diminish the possibility of tumor recurrence and optimize therapeutic outcomes for PTC recurrence. It was reported a 28 yo female with a diagnosis of PTC from the pyramidal lobe post-total thyroidectomy procedure. A definite diagnosis of PTC is important to understand the patient's condition and as a consideration to decide the appropriate procedure to cure it. The management of PTC with total thyroidectomy followed by removing the possible root source of recurrent PTC, such as the pyramidal lobe, is mandatory to minimize the residual thyroid tissue that dan influenced PTC recurrent. Even though almost all PTC has an excellent prognosis, periodic follow-up after surgery, and patients’ adherence to their medication are still required.
Analisis Perbandingan Kinerja Bank Konvensional dengan Bank Syariah yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 - 2023 Sari, Ika Puspita
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2024): Maret 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v2i5.124

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan bank konvensional dengan bank syariah periode 2022-2023 dengan menggunakan metode perhitungan REC (Risk Profil Capital). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sumber data dalam penelitian ini menggunakan data skunder yaitu berupa laporan keuangan Perusahaan perbankan konvensional dan perbankan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja keuangan rasio NPL (Non Performing Loan) kedua jenis bank dalam kategori sehat, di mana bank konvensional 8,49% dan bank syariah 7,81%; LDR (Long to Deposit Ratio) bank konvensional 75,21% (sehat) dan bank syariah 96,26% (cukup sehat); ROA (Return on Asset) bank konvensional 0,33% (tidak sehat) dan bank syariah 8,48% (sehat).; BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) bank konvensional 95,61% (kurang sehat) dan bank syariah 62,42% (sehat). Rasio CAR (Capital Adequency Ratio) kedua jenis bank dalam kategori sehat, di mana bank konvensional 37,59% dan bank syariah 53,71%. Secara rata-rata, kinerja keuangan bank Syariah lebih sehat dibandingkan dengan bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2023.
Analisis Kinerja Keuangan pada Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdaya Masyarakat Kecamatan Purwosari Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19 Riani, Susetya Lia; Mazidah, Nurul; Sari, Ika Puspita
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v3i2.149

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja pengelolaan keuangan dan pinjaman Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) di Kecamatan Purwosari sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Studi ini mengevaluasi rasio-rasio keuangan utama, termasuk rasio pendapatan, rasio biaya, dan rasio laba, serta risiko dan alokasi pinjaman. Hasilnya menunjukkan bahwa rasio pendapatan DAPM menurun sebesar 1,75% setelah pandemi, sedangkan rasio biaya dan laba tetap stabil. Pada aspek pengelolaan pinjaman, terdapat penurunan pertumbuhan modal dan jumlah peminjam, meskipun rasio pengembalian pinjaman meningkat, melampaui target. Secara keseluruhan, kinerja keuangan tetap dalam kategori "sehat", dengan skor 89,6 sebelum dan 86,7 setelah pandemi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandemi memengaruhi beberapa indikator keuangan, terutama pendapatan dan alokasi pinjaman, namun DAPM berhasil mempertahankan pengelolaan keuangan dan pengembalian pinjaman yang kuat. Rekomendasi mencakup peningkatan cadangan modal dan optimalisasi alokasi laba untuk menjaga kesehatan keuangan di masa gangguan ekonomi mendatang.
Hubungan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Online Dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien BPJS Di Instalasi Rawat Jalan Kartika, Adyajeng Dewi; Sari, Ika Puspita; Dewi, Aprilya Tunggo
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.7191

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya terbatas pada proses pelayanan medis, tetapi juga mencakup aspek non medis, yang berdampak pada naik turunnya angka kunjungan pasien dan sering terjadi salah satunya disebabkan oleh kualitas suatu pelayanan kesehatan di Indonesia, salah satunya di RSUD Grati Kabupaten Pasuruan.  Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kualitas pelayanan pendaftaran online dengan minat kunjungan ulang pasien BPJS di instalasi rawat jalan RSUD Grati Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan potong lintang atau cross-sectional. Seluruh pasien dari klinik mata, saraf, dan penyakit dalam RSUD Grati merupakan populasi yang digunakan. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 dengan sampel sejumlah 96 responden yang dikumpulkan melalui metode purposive sampling. Studi ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dan analisis statistik dengan uji Spearman Rho. Analisis univariat menunjukkan kualitas pelayanan pendaftaran online berada pada kategori “baik” sebesar 88 responden (91,7%) dan Berminat berkunjung ulang sebesar 88 responden (91,7%). Selain itu, analisis bivariat Spearman Rho menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dengan koefisien sebesar 0,61. Ditemukan bahwa ada hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan pendaftaran online dan minat kunjungan ulang pasien BPJS di instalasi rawat jalan RSUD Grati. Diharapkan rumah sakit melakukan evaluasi terkait kualitas dari pelayanan pendaftaran online tersebut serta mengoptimalkan kembali penerapan pendaftaran online milik RSUD Grati sehingga meningkatkan jumlah pasien yang berkunjung.