Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CERAMAH TENTANG BULLYING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA KELAS X DI SMK SIERE CENDEKIA Marcella Sukmawati; Siti Robeatul Adawiyah; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6829

Abstract

Latar Belakang Bullying merupakan perilaku kasar atau agresif terhadap korban oleh pelaku dengan maksud menyebabkan kerugian psikologis, emosional atau fisik sebagai akibat dari ketidakseimbangan kekuatan. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab bullying. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang bullying terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. metode kuantitatif dengan jenis pre-experimental dengan desain one group pretest - posttest design. populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 68 siswa/I kelas X di SMK Siere Cendekia Kabupaten Tangerang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Puposive Samplingdengan jumlah sampel 58 orang. Hasil penelitian Hasil penelitian ini menunjukan hasil dari uji wilcoxon bahwa peneliti melakukan uji normalitas hasilnya data berdistribusi normal. Karena pada hasil uji wilcoxon p value = 0.0000 (<0.005) maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang bullying dengan metode ceramah terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja kelas X di Smk Siere Cendekia.
HUBUNGAN KEBIASAAN BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMK NUSAJAYA KABUPATEN TANGERANG Martshela Handayani; Siti Robeatul Adawiyah; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.7025

Abstract

Latar Belakang Game online merupakan situs permainan dunia maya yang terhubung melalui jaringan internet dan bisa dimainkan oleh banyak orang secara bersamaan. Industri game online yang semakin berkembang menjadikan fitur dan teknologinya semakin portable atau mudah sehingga para pemain game online bisa bermain secara online yang dapat diakses oleh banyak orang dan bisa menggunakan perangkat computer, laptop, smartphone dan tablet. Bermain game online secara berlebihan mengakibatkan kurangnya waktu tidur, pola tidur yang dapat berakibat pada terganggunya kesehatan. Fenomena game online juga dapat menyebabkan remaja menjadi kecanduan. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain game online dengan kualitas tidur pada remaja. metode kuantitatif dengan jenis cross sectional yakni penelitian variable independen dan dependen dilakukan pada satu kali saja dan pengukuran variable tersebutdilakukan diwaktu pemeriksaan serta tidak melakukan tindak lanjut terhadap pengukuran tersebut. populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 164 siswa/I kelas X di SMK Nusajaya Kabupaten Tangerang. Tekniksampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Probabillity Sampling dengan jumlah sampel 116 orang. Hasil penelitian Hasil penelitian ini menunjukan hasil dari 116 responden dengan kebiasaan bermaingame online sejumlah 82 orang (70,7%) dan kualitas tidur yang buruk sejumlah 82 orang (70,7%). Berdasarkan uji chi square diperoleh angka signifikan dari standar signifikan dari 0,05 p value = 0.0000 (<0.005) maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan kebiasaan bermain game online terhadap kualitas tidur pada remaja di SMK Nusajaya Kabupaten Tangerang.
Improvement Of Knowledge About Range Of Motion (ROM) In Elderly Caregivers Siti Robeatul Adawiyah; Setiyarto, Setiyarto; Dian Anggraini; Ely Triyana; Ahmad Arif
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal EduHealt, Edition January - March, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Range of Motion (ROM) exercises are essential for elderly individuals with joint limitations, particularly in nursing homes where many residents experience joint stiffness. Caregivers, responsible for assisting these elderly individuals, often lack knowledge of ROM exercises, which are crucial in alleviating joint issues and preventing muscle and tissue degeneration. This study aims to ensure that elderly caregivers comprehend and can correctly teach ROM techniques, as well as understand their benefits for elderly individuals with physical mobility limitations. Additionally, caregivers should be able to implement ROM procedures and conduct evaluations to maximize the benefits for the elderly. This study uses a quantitative method with a pre-experimental approach to measure changes in caregivers’ knowledge after receiving ROM training. Data were collected using pre-test and post-test questionnaires, assessing caregivers’ understanding of ROM techniques and their benefits for the elderly. Observations were also conducted during the training to evaluate participant engagement. The data from the pre-test and post-test were analyzed using descriptive statistics, with frequency analysis to measure knowledge changes such as 30%, 20%, or 10% improvements, and identifying those with no improvement or decreased knowledge. The results show that The Training of Trainee (TOT) activity successfully improved caregivers’ knowledge. Among the 20 participants, 7 (35%) showed a 20% increase in knowledge, 4 (20%) showed a 10% improvement, and 1 (5%) had a 30% increase. However, 4 participants (20%) showed no improvement, and 4 (20%) exhibited a decrease in knowledge. Despite some negative outcomes, the overall result indicates that the training effectively enhanced caregivers’ understanding of ROM exercises and their role in improving the mobility of elderly individuals. The TOT activity successfully achieved its goal of enhancing the caregivers' knowledge of ROM techniques. The results suggest that further training is necessary to ensure continuous improvement in caregivers' skills, ultimately benefiting the physical mobility of elderly individuals.
Terapi Aktivitas Kelompok dengan Terapi Butterfly Hug Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia di Panti Werdha Kasih Ayah Bunda Ameliani, Indri; Siti Robeatul Adawiyah; Adilah Salsabila; Ahmad Kurtusi; Aninda Rizki Maulida; Anis Nurfaidah; Anisa; Dida Ningtias; Dita Faradillah; Dwi Sinta
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i3.503

Abstract

Introduction: The elderly are individuals who have entered the age of 60 years and above. The World Health Organization (WHO) classifies the elderly in several categories: middle age (45-59 years), elderly (60-74 years), elderly (75-90 years), and very old age (90 years). As they age, the elderly are more prone to experiencing anxiety disorders that can impact their quality of life. Objective: The purpose of Butterfly Hug Group Activity Therapy is to reduce anxiety in the elderly. Method: This group activity therapy has 3 stages, namely the orientation stage, the work stage with the administration of butterfly hug therapy, and the termination stage. Result: The population in this activity was the elderly totaling 13 people by distributing the "Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS)" pre-test and post-test anxiety level questionnaires. The results of the pre-test questionnaire before therapy were obtained by 4 elderly people with moderate anxiety, 8 elderly people experienced mild anxiety, and 1 elderly person had no anxiety. Meanwhile, the post-test results after butterfly hug therapy were obtained, 1 elderly person experienced mild anxiety and 12 elderly people had no anxiety. Conclusion: Butterfly Hug therapy can provide positive benefits for the elderly who have been intervened such as, reducing anxiety and anxiety, improving comfort, and improving sleep quality. For the elderly, it also helps reduce mind distractions and improves the ability to focus and concentrate.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi di Rw 06 Desa Tobat Mohamad sohibul latif, Latif; Siti Robeatul Adawiyah; Rina Puapita Sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v8i1.536

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi juga sering disebut sebagai silent killer karena tidak bergejala. Tanda-tanda yang jelas dari tekanan darah tinggi dapat dikenali dengan mengukur tekanan darah secara teratur salah satunya pola makan tentang hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui suatu hubungan tingkat pengetahuan dan pola makan dengan kejadian hipertensi di Rw.06 Desa Tobat. Metode: jenis penelitian ini adalah teknik analitik, dengan pendekatan cross-sectional, semple berjumlah 93 responden. Hasil: uji korelasi chi-square di dapatkan hasil nilai p-value 0,000 < 0,05, yang artinya terdapat hubungan tingkat pengetahuan, pola makan nilai p-value 0,002 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi di Rw.06 Desa Tobat. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat pengetahuan dan pola makan dengan kejadian hipertensi di Rw.06 Desa Tobat. Tingkat pengetahuan baik (73,1%), pola makan baik (45,0%), kejadian hipertensi tahap 1 (42,4%). Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pola makan sehat hipertensi dengan meningkatkan pengetahuan hipertensi baik melalui media massa maupun dengan mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan yang diadakan oleh Dinas Kesehatan. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, pola makan, hipertensi.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Pasien Post Stroke Non Hemoragik Dengan Pemberian Intervensi Terapi Wicara Aiueo Untuk Gangguan Bicara Di Panti Werdha Marfati Tangerang Sahnita Lantiani; Siti Robeatul Adawiyah; Regina Widyastuti
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.324

Abstract

Latar Belakang : Stroke non hemoragik adalah suplai darah ke otak terganggu akibat arteroklerosis atau bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah. Penyubatan bisa terjadi disepanjang jalur arteri yang menuju ke otak. Misalnya sustu atheroma (endapan lemak) bisa terbentuk didalam arteri akrotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir didalam darah, kemudian menyumbat arteri kecil. Dampak yang terjadi mengakibatkan kehilangan control volunter terhadap gerakan motorik di awal tahapan stroke, hilang atau menurunnya refleks tendon yang mengakibatkan terjadinya risiko jatuh dan dapat kehilangan kemampuan berbicara. Lansia yang mengalami post stroke non hemoragik merasa seluruh aktivitas nya terganggu dan memiliki gangguan bicara. Tindakan non farmakologis diberikan terapi wicara AIUEO. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi wicara AIUEO terhadap gangguan bicara. Metode : Studi kasus yang dilakukan 15 menit 2 kali sehari selama 7 hari pada Ny. T dengan menggunakan pengukuran skala fungsional komunikasi derby. Hasil : Setelah dilakukan penerapan terapi wicara AIUEO selama 7 hari terjadi peningkatan bicara dari E: 4 P: 4 I: 4 menjadi E: 6 P:6 I:6, bicara menjadi lebih jelas. Kesimpulan : Terapi wicara AIUEO berpengaruh untuk memperbaiki gangguan bicara pada pasien post stroke non hemoragik.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Pasien Gout Arthritis Dengan Intervensi Terapi Akupresure Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Di Panti Werdha Marfati Tangerang Dina Alfionita; Siti Robeatul Adawiyah; Regina Windyastuti
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.769

Abstract

Latar Belakang : Gout arthritis adalah penyakit yang berhubungan dengan tingginya kadar asam urat dalam darah. Serangan asam urat bersifat mendadak, berulang, dan disertai arthritis yang terasa sangat nyeri pada bagian persendian, sering dialami oleh lansia. Dampak nyeri Gout atritis yang dapat ditimbulkan ke lansia berupa menurunya kualitas hidup lansia karena nyeri yang sangat menggangu aktivitas sehari-hari, Muncul keluhan pada sendi dimulai dengan rasa kaku atau pegal pada pagi hari kemudian timbul rasa nyeri pada sendi dimalam hari nyeri tersebut secara terus menerus sehingga sangat menggangu lansia. Tindakan non farmakologis selain diet purin dapat juga diberikaan terapi Akupresure. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh terapi akupresure selama 3 hari terhadap intesitas nyeri. Metode: Studi kasus yang dilakukan selama 3 hari pada Nyonya T dengan wawancara dan observasi. Hasil: setelah dilakukan penerapan terapi akupresure selama 3 hari terjadi penurunan intesitas nyeri dari skala 5 menjadi skala 3. Kesimpulan: Terapi Akupresure berpengaruh terhadap penurunan intesitas nyeri lansia dengan gout atritis.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Pasien Gout Arthritis Dengan Pemberian Intervensi Terapi Kompres Air Hangat Jahe Merah Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Di Panti Werdha Marfati Tangerang Dwi Anjani; Siti Robeatul Adawiyah; Regina Windyastuti
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.773

Abstract

Latar Belakang: Asam Urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Peningkatan kadar Asam Urat dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh manusia seperti perasaan linu-linu di daerah persendian dan sering disertai timbulnya rasa nyeri yang teramat sangat bagi lansia. Dampak nyeri Gout Arthritis ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari lansia. Tindakan nonfarmakologis yang dapat dilakukan selain diet purin adalah terapi Kompres Air Hangat Jahe Merah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi kompres air hangat jahe merah terhadap intensitas nyeri. Metode: Implementasi yang dilakukan selama 3 hari dimulai tanggal 08-10 Juli 2024 pada Ny. I dengan wawancara, observasi, pemberian terapi kompres air hangat jahe merah dan pengukuran skala nyeri NRS. Hasil: Setelah dilakukan intervensi terapi kompres air hangat jahe merah selama 3 hari terjadi penurunan intersitas nyeri dari skala 5 menjadi skala 2. Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian kompres air hangat jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia dengan Gout Arthritis.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Di RW 007 Gebang Raya Kota Tangerang Siti Robeatul Adawiyah; Alfika Safitri; Erna Sulandari; Siti Nuratna Habibah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.648

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan pengkajian yang dilakukan didapatkan hasil terdapat 417 KK di RW 07, namum kelompok hanya mengambil 204 KK, Dimana sampel tersebut terdapat do 10 RT RW 07 Kelurahan Gebang Raya Periuk Tangerang. Pengkajian kepada keluarga dilakukan dengan cara pembagian kuesioner, observasi, wancara, dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Didapatkan hasil Diabetes Melitus 31 orang (15,2%). Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif, akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah atau hiperglikemia. Tujuan : Mengimplementasikan pemberian rebusan daun salam terhadap penuruna kadar gula darah kepada Masyarakat Metode : teknik pengambilan sample menggunakan Whienshield survey. jumlah sample yang didapatkan sebanyak 31 orang. Hasil : Pada hasil uji Paired sample T-Test menunjukan hasil statsitik dengan nilai p = 0,00 < α = 0,05 bahwa ada pengaruh rebusan daun salam dengan kejadian tingkat Gula Darah Sewaktu (GDS). Kesimpulan : Adanya pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan kadar gula darah.
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Lansia Di RW 02 Kelurahan Keroncong Siti Robeatul Adawiyah; Marki Marki; Lis Nuraisyah; Abdillah Kurni P; Alif Wisageni; Aef Eka S; Benget Cris D.A; Cut Eka P; Dewi Sumiati; Eli Mantika; Fauzi Iskandar; Imam Saguh M; Johanes Parasian; Khaerul Anwar; Laily Maftuhah; Latifah Maulina; Repidawati Sinaga; Restika Muji C; Rita Dona M; Umi Salamah
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 2 No. 1 (2024): February : Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v2i1.209

Abstract

The elderly are an age group of humans who have entered the final stage of their life phase. With increasing age, physiological functions decrease due to the aging process so many non-communicable diseases appear in the elderly, one of the diseases that often occurs in the elderly community is hypertension. Hypertension is a vascular disorder characterized by systolic blood pressure equal to or above 140 mmHg, and or diastolic blood pressure equal to or above 90 mmHg. Community nursing is the practice of maintaining and improving public health by using knowledge from nursing science. In this community service, one way to maintain and improve public health is by providing hypertension health education and hypertension gymnastics that aim to control blood pressure.
Co-Authors Abdillah Kurni P Adawiyah, Sufia Al Adilah Salsabila Aef Eka S Ahmad Fujiyanto Ahmad Kurtusi Ahmad Sarkowi Juniansyah Alfika Safitri Alif Wisageni Alvina Damayanti Ameliani, Indri Andini Andini Aninda Rizki Maulida Anis Nurfaidah Anisa Anisatun Zahroh Arum Arofiyah Wiharti Astri Septiani Astuti Astuti Aulia Shafa Shalsabila Ayu Dyah Faradina Aziz Romansyah Baehaqi Bagas Prawira Andrianto Benget Cris D.A Cholisa Resmi Sari Cut Eka P Cut Indah Rahmadani Dede Nurjanah Deva Restu Sari Dewi Sumiati Dian Anggraini Dicky Aditama Dida Ningtias Dina Alfionita Dita Faradillah Dwi Andrianto Dwi Anjani Dwi Sinta Eka Haniawati Eli Mantika Ely Triyana Eni Hernawati Eprilia Nurwahyuni Erna Sulandari Esti Widiyawati Fadiatul Aini Fauzi Iskandar Fitri Sintya Fitria Cahyani Lestari Fitria Rahma Wandari Hasan Basri Imam Saguh M Imam Saguh Mardiono Indah Fitriyani Indah Indah Indriana Dwi Assyfah Inna Mukhaira Johanes Parasian Khaerul Anwar Khaerul Anwar Kholipah, Kholipah Komalasari, Umi Laily Maftuhah Laraswati Putri Basuki Latifah Maulina Lidia Rosaria Lilis Rusfitasari Linda Linda Lingling Rahmawati Lis Nuraisyah M. Hasan Basri Marcella Sukmawati marki marki Martshela Handayani Meily Purnama Sari Mesi Maesaroh Mila mila Mohamad Jalal Hambali Mohamad Nanda Saputra Junaedi Mohamad Sohibul Latif Mohamad sohibul latif, Latif Mohamad Yusup Ardawilly Mugiyanto Mugiyanto Nadilah Rahmawati Nola Andriani Nopela, Nopela Nunu Soleha Nunung Sri Haryati Nur Ayu Fazri Nur Hafidiani Nur Rohmah Nuraisyah, Lis Nurul Safitri Peri Peratama Pujianti Listiani Putri, Lutfiana Rahmah Nurazizah Ratih Pisesa Pebriyanti Regina Widyastuti Regina Windya Regina Windyastuti Reny Nuraeni Repidawati Sinaga Restika Muji C Restika Muji Chitra Ria Sartika Ridayanti, Ridayanti Rina Puapita Sari Rina Puspita Sari Rini Handayani Rita Dona M Sahnita Lantiani Saifudin, Muhamad Saprudin Saprudin Selpi Nurmayanti Setiarini Pujiningtyas Setiyarto, Setiyarto Siti Bunga Ashari SITI FATIMAH Siti Homalia Siti Mabruroturrohmah Siti Maharani Siti Mahdiah Siti Murniawati Siti Novalia Siti Nuratna Habibah Siti Nurmala Siti Rahayu Siti Sopiah Siti Yunisatul Qibtiah Sufia Al Adawiyah Sumiatun Sumiatun Susi Aria Mensi Tamita Riskiana Dewi Tania Oktapiani Taufik Hidayat Titi Sabariyah Umi Salamah Utari Nursafitri Widah Nurul Aini Winda Oktaviana Wiwi Adhariyah Yulis Setyawati