Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Legal Transplantation and Funding for Public Electric Vehicle Charging Stations in Achieving Zero Emissions Muhammad Raihan Yulistio; Satino, Satino
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 6 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (September-October 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i6.711

Abstract

In order to support the use of electric vehicles as a step towards reducing greenhouse gas emissions, adequate and accessible Public Electric Vehicle Charging Stations (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum/SPKLU in Bahasa Indonesia) are required. However, the public still faces difficulties in finding SPKLU. This is due to the absence of specific regulations determining the mandatory distance for the construction of SPKLU and the lack of funding for their development. The research method used is normative juridical, through legislative, conceptual, and comparative approaches. The study utilized secondary data with primary and secondary legal materials. The authors found that the Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation No. 1 of 2023 on the Provision of Electric Vehicle Charging Infrastructure does not specifically regulate the distance for SPKLU establishment, necessitating legal transplantation from European Union regulations. Furthermore, the issue of insufficient funding can be addressed through a green bond issuance scheme involving a consortium of State-Owned Enterprises and Private Enterprises.
Consumer Protection Against Side Effects of Beauty Clinic Services Without Specialist Doctors Based On Law Number 8 Of 1999 Concerning Consumer Protection Armansyah, Roy; Satino, Satino
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 6 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (September-October 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i6.817

Abstract

As technological advancements in the health sector have led to increased demand for beauty clinic services, many beauty clinics are now offering their services without the involvement of specialized doctors. This practice poses significant health risks to consumers, especially regarding possible illegal actions. Based on Law No. 8/1999 on Consumer Protection, this research investigates the legal protection of consumers in relation to beauty clinic services that do not use specialist doctors. By using a normative juridical method with a statutory approach, and reviewing regulations related to consumer health and safety, including Law No. 17 of 2023 on health. The results of this study show that beauty clinics that do not involve specialist doctors in their services often violate applicable legal standards, especially in terms of the obligation to provide services that are safe and according to medical standards. Consumers who suffer losses due to these services have the right to file a lawsuit, in accordance with the provisions listed in Article 19 and Article 45 of the Consumer Protection Law. This research confirms the need for regulations governing beauty clinics, especially regarding the certification and competence of medical personnel who provide services to ensure the fulfillment of consumer rights to security and safety in using beauty services.
Analisis Situasi Demokrasi di Indonesia Pemilu 2024: Pemilih Pemula Lingkungan Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jakarta Artikasari, Artikasari; Sinaga, Irene Cahyani; Arroyan, Muhammad Ahza; Pratiwi, Angelila Dzakwan; Andrew, Calvin Philip; Adam, Shaquille Rashaan Putra; Satino, Satino
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demokrasi merupakan sistem politik dimana kekuasaan dipegang oleh rakyat, baik langsung maupun melalui perwakilan yang dipilih secara bebas dan adil. Namun, di Indonesia, pemilu 2024 menghadapi sejumlah isu permasalahan yang dapat mengancam integritas sistem demokrasi. Salah satu isu utama adalah kekhawatiran akan adanya pelanggaran dan manipulasi dalam proses pemilihan umum. Hal ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap legitimasi hasil pemilu dan mengganggu stabilitas politik. Tidak hanya itu, pengaruh uang dan kekuatan politik tertentu dapat mempengaruhi hasil pemilu, mengesampingkan suara rakyat yang sebenarnya. Menyikapi hal tersebut kami bermaksud untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk menggambarkan situasi demokrasi pemilu 2024 serta menganalisis dominasi pilpres dengan harapan penelitian kami dapat meningkatkan nilai demokrasi di Indonesia serta menjadi studi literatur dimasa yang akan datang. Metode penelitian yang kami gunakan yaitu penelitian kualitatif menggunakan kuesioner yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab untuk mengetahui bagaimana pandangan sivitas akademika terkait situasi demokrasi pemilu 2024 di Indonesia. Selain itu kami akan melakukan dialog kepada beberapa sivitas akademika UPN “Veteran” Jakarta yang kemudian akan dipublikasikan melalui Youtube. Hasil penelitian dari data yang diperoleh kami melihat masih banyak isu-isu kontroversial yang menjadi kekhawatiran utamanya adanya dominasi pilpres dibandingkan pileg.
Pemerataan Pembangunan Ekonomi Melalui Percepatan Industri dan Pariwisata: Strategi Menuju Kesejahteraan Umkm di Taman Margasatwa Ragunan Kurniawan, Zhufar Athalla; Anargya, Audri Razan; Paradita, Silvi Aryana; Sitanggang, Daniella; Satino, Satino
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan pembangunan adalah salah satu tujuan dari meningkatkan sebuah kesejahteraan masyarakat. dalam konteks ini, percepatan industri pariwisata menjadi sebuah titik terang atas perwujudan agar tujuan dapat tercapai dengan baik. Artikel ini membahas tentang bagaimana hubungan antara sektor industri dan pariwisata dapat menjadi salah satu faktor pendorong pemerataan pembangunan di daerah. Percepatan industri dapat menjadi salah satu harapan dalam terciptanya inovasi dan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui bagaimana strategi yang dapat dilakukan agar efektif untuk mencapai pemerataan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan agar mendapatkan sebuah informasi yang berdasarkan fakta di lapangan. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi.
BUDIDAYA CACING RAMBUT (TUBIFEX) SEBAGAI UPAYA PENGADAAN PAKAN lKAN Satino, Satino; Hidayati, Sukarni; Maryam, Siti
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 1, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.248 KB) | DOI: 10.21831/ino.v1i3.5085

Abstract

Kegiatan Program Karya Alternatif Mahasiswa dengan judul Budidaya Cacing Rambut (Tubifex):--"      -=-      i Upaya  Pengadaan Pakan Alami lkan telah  dilaksanakan oleh  PP-PKLH Universitas Negeri-5:'   carta  bekerja  sarna dengan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri  Yogyakarta.  Kegiatan axsanakan selama 4  bulan, mulai bulan September sampai dengan Desember  1999. Kegiatan  ini--    .'uan memberi bekal kepada mahasiswa (peserta) untuk dapat membaca peluang usaha bisnis sesuai':-i1 bidang keilmuan yang dimliki, Memotivasi mahasiswa peserta agar mampu menerapkan bidang-   an yang dimiliki menjadi karya nyata yang bermanfaat bagi dirinya maupun masyarakat luas dan. 2 mampu membuka peluang usaha mandiri khususnya budidaya Tubifex.Lntuk mewujudkan tujuan tersebut peserta dibekali dengan kemampuan untuk membudidayakan- --':'x dalam bak-bak kuitur, memproduksi Tubifex segar dan utuh serta Tubifex  beku. Selain itu"""'2 juga dibekali dengan kemampuan dalam merencanakan usaha bisnis melalui pelatihan pembuatan lann bisnis yang dilakukan dengan mengundang pemateri dari Klinik Konsultasi Bisnis (KKB)-lateri yang  diberikan  kepada peserta program terdiri  dari materi yang  bersifat  teoritis  yang c-:-:tikan melalui perkuliahan dan materi praktikum yang dilakukan melalui kegiatan-kegiatan di-;3]1 dan laboratorium. Kegiatan ini telah memberikan kemampuan yang memadai kepada peserta-elaksanakan  tahap-tahap budidaya Tubifex sampai dengan produk siap jual.Program ini berhasil membuka wawasan  bahwa usaha budidaya Tubifex ternyata  mempunyai-=     . 'ang cukup baik di masa depan. Hasil survei yng dilakukan terhadap 8 toko / kios penjual ikan di a diketahui kebutuhan Tubifex per harinya cukup tinggi. Selain prospek pasar yng baik Tubifex_     -:- 3 if  mudah  dibudidayakan  dan  tidak  mernbutuhkan  lahan  yang  luas.  Keberhasilan  dalam- _':1  a  akan Tubifex dari lingkungan  alamiahnya yang pada gilirannya akan dapat membantu proses"¢ '..ill kembali ekosistem perairan akibat pencemaran limbah organik.
Zero Cost Policy for Indonesian Migrant Workers in Taiwan Case Study Based Employment Agreement Law Number 18 of 2017 Taria Hasna Setyawulandari; Satino, Satino
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 5 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (July-August 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i5.488

Abstract

Indonesian migrant workers often encounter the issue of placement expenses. To address this issue, the Indonesian government has implemented Law Number 18 of 2017, which aims to protect Indonesian migrant workers. According to Article 30, paragraph (1), Indonesian Migrant Workers are exempt from paying placement fees. The government's primary priority is to safeguard and ensure the rights and duties of migrant workers via the policy of waiving placement fees, often known as zero cost. The employment agreement does not include a specific provision for the zero cost policy, resulting in migrant workers still being required to pay placement fees. This study used a normative juridical research methodology to examine the hierarchical structure of relevant laws, regulations, and legal principles in work agreement.
Pelaksanaan Program Sosialisasi Dan Pendampingan Santri Di Mts Al-Husna Depok Jawa Barat Dalam Rangka Antisipasi Terjadinya Diskriminasi Dan Kekerasan: Implementation of the Santri Socialization and Assistance Program at Mts Al-Husna Depok, West Java in Anticipation of the Occurrence Discrimination and Violence Satino, Satino; Suherman, Suherman; Wahyuningsih, Yuliana Yuli; Surahmad, Surahmad
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 3 No. 2 (2023): Le MUJTAMAK 2023: Juli - Desember
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v3i2.735

Abstract

Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Anak adalah buah hati yang tak ternilai harganya bagi sebuah keluarga, maka dari itu saling menjaganya untuk tumbuh baik, dan berkembang sebagaimana yang diharapkan adalah merupakan kewajiban mutlak bagi kedua orang tua yaitu ayah dan ibu. Bagaimana memilih Pendidikan yang baik, pergaulan yang baik, lingkungan yang mendukkung sudah sepantasnya orang tua wajib mengarahkan anak, karena anak merupakan calon pemimpin masa depan bangsa, maka saat ini  program sosialisasi dan pendampingan untuk siswa di MTS Al-Husna Depok, dalam rangka mencegah diskriminasi dan kekerasan terhadap anak. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti konseling, pendampingan, dan workshop tentang pendidikan karakter, penyelesaian konflik, dan hak asasi manusia. Artikel ini menekankan pentingnya pencegahan dan intervensi dini dalam mengatasi kekerasan dan diskriminasi di MTS. Program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran di antara siswa, guru, dan orang tua tentang pentingnya mencegah kekerasan dan diskriminasi, dan telah membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif. Artikel ini menyimpulkan bahwa program sosialisasi dan pendampingan dapat efektif dalam mengurangi kekerasan dan diskriminasi di MTS, dan merekomendasikan agar program serupa diimplementasikan di sekolah lain. Proses penelitian meliputi tahap persiapan, perizinan, perolehan dan pengumpulan data, pelaksanaan, pelaporan, dan publikasi dalam jurnal pengabdian masyarakat. Tahap pelaksanaan meliputi diskusi dengan mitra mengenai peran, diskusi dengan stakeholder dan psikolog, komunikasi dengan mitra mengenai kesulitan yang mungkin terjadi, koordinasi bersama orang tua dan anak sesuai dengan program yang disepakati, dan melaporkan kemajuan setelah koordinasi dengan mitra.
Pembinaan Pemuda dari Pengaruh Radikalisme Desa Padurenan Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor Arafah Sinjar, Muhammad; Satino, Satino
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i1.822

Abstract

Keterpanggilan kami sebagai pengabdi karena melihat kondisi wilayah yang kami jadikan sasaran untuk mengadakan sosialisasi bahaya pengaruh radikalisme berada dalam keadaan terancam dari pengaruh dari faham faham yang mebahayakan terhadap negara. Dari gejala yang kami tangkap dari informasi yang terdekat dan terpercaya bagi kami untuk lebih cepat mengadakan sosialisasi bagaimana dahsyatnya tingkat pemahaman yang bisa saja membahayakan kehidupan bangsa bilamana dari dini dibendung dan diarahkan ke jalan yang benar, yakni hidup dengan menyesuaikan nilai-nilai Pancasila. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang upaya penyadaran kepada generasi muda untuk berhati hati dan waspada terhadap faham faham yang yang dibungkus agama, namun mengandung faham radikalisme yang anti toleransi dan tidak faham terhadap hidup kebehinekaan. Dibutuhkan penerangan dan informsi terhadap generasi muda terutama yang hanya bergaul dengan dunia luar. Akibat dari informasi yang tidak bertanggungjawab, dan pengaruh janji-janji manis yang ujung-ujungnya akan menjerat mereka dan mengarahkan kepada pemahaman yang sangat jauh dari tujuan hidup yang berjangkar Pancasila. Adapun Metode yang digunakan dalam pengabdian ini, terutama dalam hal sosialisasi pemahaman bahaya faham radikalisme dengan metode deskriptif dan dialog. Dengan metode ini menjelaskan kepada masyarakat setampat yang terdiri dari generasi muda maupun anak-anak serta ibu-ibu rumah tangga agar mereka tidak hanya memahami bagaimana dampak negative dan daya rusaknya karena faham tersebut akan mengarah kepada faham terorisme atau menjelmakan ke amaliah yang merusak karena telah terjerumus pada lembah kesesatan dan kegelapan. Juga tentunya dijelaskan bagaimana hukuman yang dapat menjeratnya bilamana ada unsur-unsur pidana yang memberatkan dan secara moral memalukan di tengah masyarakat. Adapun hasil yang akan diraih adalah para peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana daya rusak bilamana generasi muda terkapar faham radikalisme, akan mengganggu keamanan desa, merusak tata kehidupan masyarakat, serta akan memahami tentang pelanggaran moral dan juga lebih berbahaya lagi adalah pelanggaran hukum yang pasti akan dihukum sesuai peraturan perundang-undangan yang ada, karena negara kita adalah negara hukm.
Guarantee Of Worker Rights During The Covid 19 Pandemic Agustanti, Rosalia Dika; Wahyuningsih, Yuliana Yuli; Satino, Satino
Jambura Law Review VOLUME 3 SPECIAL ISSUES APRIL 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.145 KB) | DOI: 10.33756/jlr.v3i0.7914

Abstract

This research discusses the rights of workers / laborers during the COVID-19 pandemic and what if the employers do not meet these rights. Problem which is more in-depth about the employment that emerged during this pandemic, namely the occurrence of massive layoffs. The research was conducted using the Normative Juridical method. By applying the Statute Approach, Conceptual Approach, and Case Approach, the results show that employers have not been able to fulfill workers / labor rights during the COVID-19 pandemic. There are companies that have not implemented the clean lifestyle and occupational health standards K3 protection such as masks, hand sanitizer and personal protective equipment. Prevention and handling policies are still not optimal, the principle of maintaining social distancing has not been implemented optimally, there are still many workers who are jostling for work when they come to work, not to mention during the trip to work in public transportation.  This situation makes them vulnerable to infection. However, they still have to go to work because of the risk of losing their income. Efforts that can be made if wages are not paid are to take the route or methods as regulated in Law Number 2 of 2004 concerning Settlement of Industrial Relations Disputes. The basis of a dispute between a worker/ laborer and an entrepreneur is a dispute over rights.
Aktualisasi Government Sebagai Katalisator Empiris: Formsiswa Dengan Educational Dissemination Bias Pemerataan Sistem Pendidikan Kota Bekasi Tunjang Syaeh, Muhammad; Sabrinda Rasya, Harlin; Suprima, Suprima; Subakdi, Subakdi; Satino, Satino; Atiyyah, Rifa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tatanan kehidupan yang disebabkan oleh aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari disebut revolusi. Proses aktivitas ini berpengaruh pada sistem pendidikan yang efektif dimana dapat memberikan siswa keterampilan menyampaikan, menyimpulkan, mencari, serta menggunakan teknologi dan informasi. Reorientasi pengembangan kurikulum dengan fokus pada pembelajaran berbasis teknologi informasi (TIK), internet of things, big data, dan komputerisasi untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif pada era global. Salah satu faktor penentu kemajuan suatu negara adalah kualitas pendidikannya, dengan kata lain, kemajuan suatu negara atau negara dapat dilihat dari kualitas pendidikannya. Indonesia memiliki salah satu asas pemerataan pendidikan yang adil. Menurut prinsip manfaat, pendidkan harus mempertimbangkan manfaatnya bagi masa depan siswa, masyarakat, bangsa, negara, dan agama. Meskipun demikian, asas manfaat, adil, dan merata berarti bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Asas ini juga mencakup asas nondiskriminatif, yang melihat setiap orang Indonesia sebagai individu yang bebas dari diskriminasi.
Co-Authors Adam, Shaquille Rashaan Putra Agustanti, Rosalia Dika Ahmad Hidayatullah Akhmad Rifai Alwan Davis Apriansyah, Mohammad Anargya, Audri Razan Andreas Ramadhani, Renald Andrew, Calvin Philip Arafah Sinjar, Muhammad Arafah, Rasya Ardesa, Yopi Harwinandha Ardiansyah, Aldizar Fikri Armansyah, Roy Arroyan, Muhammad Ahza Artikasari, Artikasari Asshidiqy, Fakhri Atiyyah, Rifa Aulia Adek Putri, Nabila Aulia, Najwa Nabila Avesina, Darari Rifqi Bimo Parerung, Gregorius Aryo Chatrine, Chatrine Destyaningrum, Ruth Desy Natalia Dewo Dharmawan, Nugroho Dwi Desi Yayi Tarina Fahrozi, Muhammad Helmi Fauziah, Hanifah Alma Febriansyah, Raafid Halawati, Luqiana Hamdani, Nisa Resya Hamka, Khadafi Alibya Hermina , Hermina Hidayanto, Nur Jantra Huurun Salma, Athifa Ilyas, Levi Christopher Indra Widjaya, Marchellino Rizky Irawan Irawan Kayus Kayowuan Lewoleba Khairunnisa, Nasywa Khoiril Anam, Ahmad Kurniawan, Zhufar Athalla Kusuma, Nanda Putri Andana Listiana, Sabrina Novi Putri Liztha Maharani, Nabilah Maretia Lidowati, Alvina Martono Martono Martono Martono Muhammad fauzan Muhammad Raihan Yulistio Mulya, Venesia Anandita Naufal Nabil, Tamam Naufaldho, Faiz Novyana, Hilda Nur Fitriyani, Auliya Paradita, Silvi Aryana Pramesti, Febrina Dwi Pratiwi, Angelila Dzakwan Primandana, Devan Fakhriy Pudjiastuti, Duwi putri Sari, Tri Putri, Adela Henri Rahmawati, Athaya Ramadhani, Rashya Serien Rendi Editya Darmawan Rifky Trihandoko, Ronaldindo Rizqathallah, Mohamad Rifqi Sabrinda Rasya, Harlin Saputra, Aria Sinaga, Irene Cahyani Siregar, Raquel Nabila Azka Sitanggang, Daniella SITI MARYAM Subakdi, Subakdi Sudiro Sudiro Sudiro Sudiro Suherman, Suherman Sukarni Hidayati Sulastri Sulastri Suprima Surahmad Surahmad, Surahmad Suryanti Syakuran, Khaidar Abdan Syauqina, Naumy Syihab, M. Alvin Syukrillah, Raudhan Nayyaka Taria Hasna Setyawulandari Triadi, Irwan Tunjang Syaeh, Muhammad Widodo Widodo Yuli Wahyuningsih, Yuliana Yuliana Yuli Wahyuningsih Yuyun Setyorini Zahra Ajrina, Denanda Zaki, Akmal Zybila, Agista