Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Pedagogi Hayati

LKS Berbasis Konstruktivisme Dapat Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMP N 3 Tanjungpinang , Nevrita
Pedagogi Hayati Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pedagogi Hayati
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.278 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini meningkatkan aktivitas belajar melalui kemampuan siswa bertanya/menjawab pertanyaan, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, menyelesaikan laporan LKS tepat waktu. Kedua; meningkatkan hasil belajar siswa melalui penilaian LKS dan Ulangan Harian. Karakteristik LKS berbasis kontruktivisme dalam penelitian ini  adalah LKS tersebut mengembangkan kemampuan siswa berpikir kitis dan berfikir kreatif. Sebagai sampel dalam penelitian ini kelas 9D, dengan pertimbangan kelas ini merupakan kelas yang memiliki hasil belajar  IPAnya rendah dan aktivitas belajarnya kurang.  Data yang diukur dalam penelitian ini meliputi aktivitas belajar siswa dan  hasil belajar siswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data melalui tes tertulis berupa soal UH dan pertanyaan LKS, kumpulan laporan kegiatan, dan pengamatan aktivitas siswa.  Analisis data dalam penelitian ini pertama, aktivitas belajar siswa pada kemampuan bertanya/menjawab siklus I sebesar 27% siklus II sebesar 54%. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok pada siklus I sebesar 65% siklus II sebesar 89%. Kemampuan siswa menyelesaikan laporan/LKS tepat waktu pada siklus I sebesar 51% siklus II sebesar 68%.. Kedua Hasil belajar siswa melalui Nilai Ulangan Harian yang dicapai siswa pada siklus I rata-rata 63,7 siklus II rata-rata 72,8. Siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 19 siswa siklus II 30 siswa. Pada siklus I nilai terendah 25 siklus II nilai terendah 45. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Pembelajaran IPA dengan menggunakan LKS berbasis kontruktivisme dapat meningkatkan aktifitas belajar siswadan meningkatkan hasil belajar siswa kelas 9.
LKS Berbasis Konstruktivisme Dapat Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMP N 3 Tanjungpinang Nevrita
Pedagogi Hayati Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pedagogi Hayati
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v1i1.35

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini meningkatkan aktivitas belajar melalui kemampuan siswa bertanya/menjawab pertanyaan, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, menyelesaikan laporan LKS tepat waktu. Kedua; meningkatkan hasil belajar siswa melalui penilaian LKS dan Ulangan Harian. Karakteristik LKS berbasis kontruktivisme dalam penelitian ini adalah LKS tersebut mengembangkan kemampuan siswa berpikir kitis dan berfikir kreatif. Sebagai sampel dalam penelitian ini kelas 9D, dengan pertimbangan kelas ini merupakan kelas yang memiliki hasil belajar IPAnya rendah dan aktivitas belajarnya kurang. Data yang diukur dalam penelitian ini meliputi aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data melalui tes tertulis berupa soal UH dan pertanyaan LKS, kumpulan laporan kegiatan, dan pengamatan aktivitas siswa. Analisis data dalam penelitian ini pertama, aktivitas belajar siswa pada kemampuan bertanya/menjawab siklus I sebesar 27% siklus II sebesar 54%. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok pada siklus I sebesar 65% siklus II sebesar 89%. Kemampuan siswa menyelesaikan laporan/LKS tepat waktu pada siklus I sebesar 51% siklus II sebesar 68%.. Kedua Hasil belajar siswa melalui Nilai Ulangan Harian yang dicapai siswa pada siklus I rata-rata 63,7 siklus II rata-rata 72,8. Siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 19 siswa siklus II 30 siswa. Pada siklus I nilai terendah 25 siklus II nilai terendah 45. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Pembelajaran IPA dengan menggunakan LKS berbasis kontruktivisme dapat meningkatkan aktifitas belajar siswadan meningkatkan hasil belajar siswa kelas 9.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Aspek Advanced Clarification dan Inference pada Konsep Sistem Pencernaan Di Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Tanjungpinang Oktaviani Dwi Putri; Nevrita; Nur Eka Kusuma Hindrasti
Pedagogi Hayati Vol 3 No 2 (2019): Pedagogi Hayati Volume 3 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v3i2.1141

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to describe students' critical thinking skills in the aspects of advanced clarification and inference of the XI MIPA class of SMA Negeri 2 Tanjungpinang. The population of this study were all students of class XI MIPA of SMA Negeri 2 Tanjungpinang consisting of 7 classes with a total of 259 students. The sample in this study amounted to 146 taken with cluster random sampling techniques. Data collection techniques through tests in the form of questions were developed using indicators of critical thinking skills. Test instruments are used to determine students' critical thinking skills in the aspects of advanced clarification and inference. Based on data analysis, it is known that the average percentage in the advanced clarification aspect is 63% with a category and 62% inference. So the conclusion in this study that the ability to think critically in the advanced clarification and inference aspects of class XI MIPA students of SMA Negeri 2 Tanjungpinang in the category is quite critical. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada aspek advanced clarification dan inference kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Tanjungpinang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Tanjungpinang yang terdiri dari 7 kelas dengan total 259 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 146 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data melalui tes berupa soal yang dikembangkan menggunakan indicator kemampuan berpikir kritis. Intrumen tes digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada aspek advanced clarification dan inference. Berdasarkan analisis data maka diketahui rata-rata persentase pada aspek advanced clarification adalah 63% dengan kategori dan inference 62%. Maka kesimpulan dalam penelitian ini bahwa kemampuan berpikir kritis pada aspek advanced clarification dan inference siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Tanjungpinang pada kategori cukup kritis.
Analisis Keterlaksanaan Standar Proses Kurikulum 2013 Di SMA Se-Kabupaten Kepulauan Anambas Ardian; Nevrita; Nurul Asikin
Pedagogi Hayati Vol 3 No 1 (2019): Pedagogi Hayati Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019: Tinjauan Kearifan Lokal dan Keadaan
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v3i1.1337

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the implementation of the 2013 curriculum process standards in high schools throughout the Anambas Islands District. This study uses a quantitative approach with descriptive type of research. The population of this study were all 7 biology teachers in the Anambas Islands High School in the total of 7 people, with a study sample of 4 biology teachers taken with Purposive Sampling techniques taking into account the desired data needs. Techniques and instruments for collecting data through questionnaires, observation and documentation. Questionnaire instruments are used to determine the implementation of process standards. Observation is used for knowing the level of implementation of classroom learning and documentation used to determine learning preparation. Based on the analysis of the data that has been obtained, the implementation of the standard process in learning planning obtained an average percentage of 81.83%. In the implementation of learning, the percentage of the average percentage was 75.18% while the results of the learning observations in the class obtained an average percentage of 75.68%. Then the assessment of learning obtained an average percentage of 72.32%. The conclusion in this study is that the implementation of the 2013 curriculum process standards conducted by biology teachers has been classified as good in its implementation. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlaksanaan standar proses kurikulum 2013 di SMA se-Kabupaten Kepulauan Anambas. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru biologi di SMA Negeri se-Kabupaten Kepulauan Anambas yang berjumlah 7 orang, dengan sampel penelitian 4 orang guru biologi yang diambil dengan teknik Purposive Sampling.dengan pertimbangan kebutuhan data yang diinginkan. Teknik dan instrumen pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Intrumen kuesioner digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan standar proses. Observasi digunakan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan pembelajaran di kelas dan dokumentasi digunakan untuk mengetahui persiapan pembelajaran. Berdasarkan analisis data yang telah didapatkan, keterlaksanaan standar proses pada perencanaan pembelajaran didapatkan rata-rata persentase 81,83%. Pada pelaksanaan pembelajaran didapatkan persentase rata-rata persentase 75,18% sedangkan pada hasil observasi pembelajaran di kelas didapatkan persentase rata-rata 75,68%. Kemudian pada penilaian pembelajaran didapatkan persentase rata-rata 72,32%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa keterlasanaan standar proses kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru biolgi sudah tergolong baik dalam pelaksanaannya.
Hubungan Motivasi Belajar Instrinsik Terhadap Prestasi Belajar Biologi Kelas XI IPA di SMA Negeri 4 Tanjungpinang Muhamad Kukuh Handoko; Nevrita; Nurul Asikin
Pedagogi Hayati Vol 3 No 1 (2019): Pedagogi Hayati Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019: Tinjauan Kearifan Lokal dan Keadaan
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v3i1.1341

Abstract

Abstract: This type of correlation research is a type of research that discusses the relationship between one or two variables in the study. In this study, the researchers looked at the level of the relationship between intrinsic learning motivation towards biology learning achievement of students of class XI science in SMA 4 Tanjungpinang. In this study, researchers used a sample of research consisting of students and students from class XI IPA 1 to class XI IPA 5, amounting to 84 students. The data collection techniques in this study used two research instruments, namely questionnaire and question instruments. The questionnaire instrument was used to measure the value of intrinsic learning motivation while the test instrument was used to measure student learning achievement. Based on the results of the Pearson product moment test, the significance direction is 0.00, meaning that there is a correlation between the above variables, then, the relationship between intrinsic learning motivation towards learning achievement produces a value of 0.50 which is categorized into medium correlation. Then it can be concluded that the above hypothesis is accepted. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan antara motivasi belajar instrinsik terhadap prestasi belajar biologi siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 4 Tanjungpinang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sampel penelitian yang terdiri dari siswa dan siswa dari kelas XI IPA 1 sampai kelas XI IPA 5 yang berjumlah 84 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua instrument penelitian yaitu instrument angket dan soal. Instrument angket digunakan untuk mengukur nilai motivasi belajar instrinsik sementara instrument tes digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis uji pearson product moment, arah signifikasinya bernilai 0,00 artinya terdapat korelasi antara variabel di atas, selanjutnya, tentang hubungan antara motivasi belajar instrinsik terhadap prestasi belajar menghasilkan nilai sebesar 0,50 yang dikategorikan ke dalalm korelasi sedang. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis di atas diterima.
Perbedaan Kematangan Pedagogical Content Knowledge Guru IPA Berdasarkan Gender dan Masa Mengabdi Nevrita Nevrita; Nurul Asikin; Bony Irawan
Pedagogi Hayati Vol 5 No 2 (2021): Pedagogi Hayati Volume 5 No 2 2021
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v5i2.3944

Abstract

TPACK maturity is an important quality of a modern professional teacher, especially in the current state of the pandemic which requires certain level of technological mastery from teachers. There remain questions as to what variables contributed to TPACK maturity of teachers. The research objective was to examine TPACK maturity among teachers along different tenure lengths and gender. The research was conducted in Tanjungpinang City with a sample of 32 science junior high school teachers consisting of 26 female teachers and 6 male teachers. Data was collected through a questionnaire, assessing 7 aspects of teacher’s TPACK. The results show that teachers with less than 12 years tenure length scored higher in TPACK maturity than teachers with 12 to 24 years tenure length, while teachers with more than 24 years tenure length score the lowest. We suggest this result is moderated by the age group variables from the samples. Based on genders, there is no significant difference in TPACK maturity between male teachers and female teachers. The conclusion is that there are differences in the teacher’s TPACK maturity based on tenure lengths, but there is no significant difference based on gender.
Pengaruh Metode Role Playing terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Siswa pada Materi Ekosistem Andini Novianti; Nevrita; Fernando, Adam
Pedagogi Hayati Vol 7 No 2 (2023): Pedagogi Hayati: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v7i2.6727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan metode role playing terhadap hasil belajar dan motivasi siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X IPA MAN Tanjungpinang. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar tes (post-test) untuk mengukur hasil belajar siswa dan lembar angket untuk mengukur motivasi siswa setelah dilakukan pembelajaran menggunakan metode role playing. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis hasil tes, analisis data angket motivasi, analisis data observasi keterlaksanaan, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Berdasarkan uji hipotesis yang diperoleh menunjukkan hasil uji T dan uji F, yaitu: 1). terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan metode role playing terhadap hasil belajar siswa: 2). terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan metode role playing terhadap motivasi siswa: 3). terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan metode role playing terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Metode role playing ini dapat direkomendasikan sebagai metode pembelajaran alternatif untuk menunjang proses pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa di dalam kelas pada pembelajaran Biologi.
Co-Authors . Adrinal Abdul Basit Abdul Malik Abdulhajar, Encik Adrinal Adrinal Agung Dhamar Syakti Alpindo, Okta Aminuyati Andini Novianti Andrinal, Andrinal Ani Suryanti Ani Suryanti Anugrah, Septian Apdilah, Dony Ardian Aryuni, Aisya Azrianto, Frengky Azza Nuzullah Putri Bony Irawan Cahyani, Desy Delpita, Sri Dewanto Dewanto Dianti, Zulfa Dina Fitriyah Dios Sarkity Dony Apdilah Dony Apdillah Een Sumarni Eko Febri Syahputra Siregar Elfa Oprasmani Encik Abdulhajar Erda Muhartati Faisal, La Ode M Fathussalamiah Fatimah, Fadya Puspita Ayu Fatmila, Dewi Fatullah, Ibnu Bimo Wahyu Febri Saputra, Febri Febrianti Lestari Fernando, Adam Fianti Juliantika Frengky Azrianto Hawa, Isma Husain, Farid Muhammad Indriatika, Puspita Aisyah Isral, Ananda Geiskha Jaaman, Saifullah Arifin Khodijah Ismail Kumalasari, Teti Kumalasari, Tety Kurmalasari, Tety La Ode M Faisal Lexminander Lily Viruly M. Pemberdi Intasir Mairiyati, Mairiyati Maisaroh, Ruzi Metta Liana Muhamad Kukuh Handoko Mukhlis Mukhlis Natasya, Tia Nur Eka Kusuma Hindrasti Nur Izzati Nurdayanti, Siti Nurul Asikin Nurul Asikin Nurul Rifqi Taqiya Octaviana, Reni Putri Oktavia, Putri Nada Oktaviani Dwi Putri Oktaviani Dwi Putri Purba, Virwina Natalia Puspitasari Heryani, Rita Putri, Riri Indriana Putri, Winda Aulya Rachmi Rahman, Ibadur Ramayanti Risdawaty Sinurat Rita Puspitasari Heryani Sabarullah, Iman Salmi, Amalia Sari, Hermila Puspita Sarianty, Feby Sigalingging, Saipul Sugeng, Dewi Sri Mulyani Sumpeno, Broto Susyamti Syaleha, Selvi Tety Kurmalasari Trisna Amelia Vitasari, Vitasari Wihelmina Noni Yudi Pratama Zaitun Zaitun Zaitun