Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO OPEN GOVERNMENT PARTNERSHIP (OGP) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR DESA (Studi pada Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro) Mega Senja Selfia; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.045 KB)

Abstract

ABSTRAKKabupaten Bojonegoro telah menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan kebijakan Open Government Partnership (OGP) bahkan hingga ketingkat desa. Salah satunya adalah Desa Pejambon. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian dalam skripsi ini. Pertama, tentang apa saja inovasi dari kebijakan OGP untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Pejambon. Kedua, bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat Desa Pejambon dalam pembangunan infrastruktur setelah adanya kebijakan OGP. Ketiga, pengaruh dari inovasi kebijakan OGP terhadap Desa Pejambon. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis inovasi dari kebijakan Open Government Partnership (OGP) dan bentuk-bentuk partisipasi masyarakatnya serta pengaruh inovasi bagi Desa Pejambon. Teori yang digunakan adalah teori inovasi menurut Rogers dalam buku Suwarno yang berkaitan dengan karakteristik inovasi kebijakan dan teori partisipasi menurut Yadav. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Analisis Data yang digunakan adalah model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi-inovasi dari kebijakan OGP, sudah memenuhi atribut inovasi menurut Rogers yaitu aspek keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemampuan diujicobakan, dan kemudahan diamati. Kemudian bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan masyarakat Desa Pejambon yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, dalam pelaksanaan pembangunan, dalam pemanfaatan hasil pembangunan, dan evaluasi pembangunan. Pengaruh OGP terhadap Desa Pejambon untuk tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan sudah cukup baik dan juga banyak infrastruktur yang berhasil dibangun. Inovasi Kebijakan Open Government Partnership (OGP) yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Pejambon telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Pejambon dalam pembangunan infrastruktur. Meskipun begitu, Pemerintah Desa masih perlu melakukan sosialisasi terkait kebijakan Open Government Partneship (OGP) kepada masyarakat serta melibatkan lebih banyak komunitas masyarakat di Desa Pejambon untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa. Kata kunci : Inovasi, Open Government Partnership (OGP), Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Infrastruktur
UPAYA PEMERINTAH DALAM PROGRAM JARING PENGAMAN SOSIAL UNTUK MENGATASI DAMPAK KRISIS EKONOMI PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Evaluasi Implementasi Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan) Yunita Aldama; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.965 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun Anggaran 2020 untuk mengatasi dampak krisis ekonomi Covid-19 di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan uraian latar belakang yang ada diatas maka penulis menyimpulkan pokok permasalahannya yaitu: (1) Bagaimana kebijakan pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengatasi dampak krisis ekonomi pandemi Covid-19 di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan? (2) Bagaimana kinerja para petugas Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan dalam implementasi program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa? (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan? Penelitian ini dilaksanakan di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori tentang konsep implementasi kebijakan publik, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, dan kinerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menangani dampak krisis ekonomi pandemi Covid-19 ini dengan mengadakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa berupa uang tunai. Kinerja petugas yang cepat, tanggap, disiplin sehingga penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa cepat, tepat sasaran dan merata. Adapun faktor pendukung seperti letak geografis dan kinerja para petugas. Faktor penghambat seperti letak geografis, administrasi penduduk, kurangnya informasi, kecemburuan sosial, tidak menerapkan protokol kesehatan dan lambatnya penyaluran dana untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Dapat disimpulkan bahwa kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam implementasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dapat bermanfaat bagi penerima bantuan, para petugas program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Manaruwi dan Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan program ini dengan efektif dan efisien berdasarkan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Kata Kunci: Implementasi, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD, Krisis Ekonomi, Pandemi Covid-19.
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Good Governance Di Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat Jumarti Jumarti; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.03 KB)

Abstract

Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten atau Kota untuk desa, yang bersumber dari bagian dana dari perimbangan keuangan pusat dan daerah yang di terima oleh Kabupaten atau Kota. Selain itu, ADD merupakan salah satu faktor penting dalam keuangan Desa, karena dengan adanya ADD dapat diperoleh tambahan keuangan desa sebagai pengembangan baik pembangunan maupun operasional terhadap kondisi pemerintahan desa. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pengelolaan Add terhadap pembangunan desa dan transparansi pemerintah desa terhadap masyarakat. Yang hasilnya akan berdampak terhadap pemerintahan desa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan peran yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Wadaruka dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor internal dan eksternal dalam proses pengelolaan ADD tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori good governance oleh A Setiawan 2019, yang membahas mengenai peran pemerintah dalam prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan ADD di Desa Waduruka secara garis besar telah akuntabel, transparan dan partisipatif. Namun, secara tehnis masih terdapat kendala pengiriman ADD yang cenderung lamban. Hal ini terdampak pada keterlambatan pelaporan terkait pengelolaan ADD di Desa Waduruka.. Kata Kunci: Alokasi Dana Desa Good Governance, Akuntabilitas, Transparancy, Partisipasi
AKUNTABILITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) (Studi pada Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Anggaran Tahun 2016-2019) Muh Oji Mardiansyah; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.343 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa tahun anggaran 2016-2019. 2untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi dalam pembangunan desa dan musremnbangDes. 3untuk mengtahui dan menganalisis tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban alokasi dana desa. 4untuk mengetahui dan menganalisis apa saja faktor pendukung dan penghambat akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini di desa wonoayu, kecamatan wajak, kabupaten malang. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian secara keseluruhan, menjelaskan bahwa pemerintah desa wonoayu, dalam pengelolaan alokasi dana desa. sudah berjalan dengan baik mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. Sehingga pengelolaan alokasi dana desa, di desa wonoayu menerapkan prinsip akuntabiltas yang dimana, ada transparan dan akuntabel. Untuk mengetahui partisipasi pembangunan dan musrtembangDes yang ada di desa wonoayu, sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah desa. Mulai dari musrembangdes mengundang seluruh tokoh masyarakat, perempuan, pemuda desa, dan perwakilan RT/RW untuk hadir, dan memberikan usulan-usulan yang akan disepakati bersama. Kata Kunci: Akuntabilitas, Pemerintah Desa, Alokasi Dana Desa
E-READINESS DALAM PENERAPAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DI KOTA MALANG ( Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DISNAKER PMPTSP) Kota Malang ) Silna Kausar; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.155 KB)

Abstract

Pengembangan suatu sistem menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengoptimalkan kinerja dan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Penerapan e-government memerlukan kesiapan dalam berbagai faktor. Kesiapan dalam faktor penting penerapan e-government disebut sebagai e-readiness. Maka, e-readiness menjadi penentu keberhasilan dalam penerapan e-government. Pemerintahan Indonesia melalui dukungan e-government melakukan perbaikan dalam penerapan sistem berbasis online, dengan pengembangan pada sistem pelayanan perizinan dengan menerapan Online Single Submission (OSS). Penelitian ini mengukur e-readiness dalam penerapan Online Single Submission (OSS) menggunakan teori e-readiness oleh Indrajit (2007) yaitu Infrastruktur Telekomunikasi, Tingkat Konektivitas dan Penggunaan TI oleh Pemerintah, Kesiapan Sumber Daya Manusia di Pemerintah, Ketersediaan Dana dan Anggaran, Perangkat Hukum dan Perubahan Paradigma. Penelitian ini dilakukan dengan studi kasus pada Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DISNAKER-PMPTSP) Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan (survei, wawancara dan kuesioner). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa E-Readiness Dalam Penerapan Online Single Submission (OSS) di Kota Malang secara menyeluruh berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 72,0% yang bermakna bahwa Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DISNAKER PMPTSP) Kota Malang selaku instansi yang menerapkan OSS di Kota Malang dapat dikatakan cukup siap. Kata Kunci : E-Government, E-Readiness, Online Single Submission (OSS).
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA). (Studi Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu) Dia Ayu Reni Anggraeni; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.558 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar dan isu atau fenomena tentang kualitas pelayanan publik yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berdasarkan uraian latar belakang yang ada diatas maka penulis dapat memfokuskan pokok permasalahan, fokus yang pertama yaitu: (1) Memfokuskan terhadap manajemen pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mulai dari pengelolaan sampah, dan juga upaya peningkatan pelayanan dalam pengelolaan tersebut, (2) Memfokuskan terhadap faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi peningkatan pelayanan publik di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), faktor pendukungnya adalah dari letak geografis, kinerja pegawai pengolahan sampah di Dinas Lingkungan Hidup, dan untuk faktor penghambatnya berkaitan dengan lahan yang kurang, (3) Kualitas Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Dalam Pelayanan Publik disini penulis menggunakan teori dari Hardiansyah (2011) Tentang Kualitas Pelayanan Publik dan untuk pengelolaan sampah menggunakan teori dari Rudi Hartoni (2008) Tentang Penanganan dan Pengolahan Sampah. Penelitian Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Tipe penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik di Dinas Lingkungan Hidup sudah cukup maksimal meskipun masih terhalang oleh beberapa kendala terkait pengelolaan sampah. Adapun faktor pendukung seperti letak geografis dan kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan, serta faktor penghambat seperti lahan yang kurang, kurangnya komunikasi dari Dinas terkait dengan masyarakat, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik di Dinas Lingkungan terhadap Pengelolaan Sampah yang ada di TPA sudah cukup maksimal dalam pemberian pelayanannya.  Kata Kunci: Pelayanan Publik, Pengelolaan Sampah, Dampak.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM MELAKUKAN KONTROL PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN TATA RUANG DI KOTA (Studi Kasus Pada Malang Corruption Watch) Bayu Agung Prasetya; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.206 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mempunyai peran strategis sebagai pembangunan nasional. LSM berkontribusi penting terhadap pembangunan yang berkaitan dengan politik, ekonomi dan social. Selain itu, LSM merupakan salah satu factor penting dalam aktifitas bernegara, karena dengan adanya LSM dapat diperoleh informasi yang penting sebagai dasar pengembangan terhadap kondisi kehidupan bernegara. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana peran LSM, faktor pendukung dan kendala di Malang Corruption Watch terhadap kebijakan tata ruang di Kota Batu. Yang hasilnya akan berdampak terhadap kehidupan berpolitik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan peran yang dilakukan oleh Malang Corruption Watch terhadap kebijakan tata ruang Kota Batu, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses kontrol kebijakan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori lembaga swadaya masyarakat oleh Mansour Fakih 2004, yang membahas mengenai pendidikan politik bagi masyarakat dan toeri Hagul mengenai kontroling terhadap kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) MCW telah melakukan pendidikan politik tata ruang kepada masyarakat. 2) MCW telah melakukan fungsi kontroling diantaranya pengawasan, audiensi serta demontrasi berkaitan tata ruang. 3) Sedangkan beberapa factor pendukung yaitu masyarakat luas dan dukungan media. Disisi lain, yang menjadi faktor penghambat dalam pencapaian adalah konsistensi dalam mengembangkan masyarakat sipil, ancaman oknum aparat dan ketidakemauan pemerintah dalam membuat kebijakan public pro masyarakat. Kata Kunci: Lembaga Swadaya Masyarakat, Kontrol Publik, partisipasi masyarakat, Tata Ruang
ANALISIS KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Pada Kantor Bappelitbangda Kota Batu) Muhammad Saidin Mangu Duru; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 4 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.641 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kinerja Aparatur Pemerintah Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Bappelitbangda Kota Batu (2) Kedisiplinan Aparat Pemerintah Daerah di Bappelitbangda Kota Batu (3) Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Kinerja Aparatur Pemerintah Bappelitbangda Kota Batu dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengontrol keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu di antaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kinerja aparatur pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Bappelitbangda Kota Batu sudah terbilang cukup baik bahwasannya, kinerja aparatur di Bappelitbangda Kota Batu sendiri selalu dilakukan evaluasi di setiap bidang pada akhir tahun, sehingga intansi tersebut dapat mengukur kinerja pegawainya. (2) Kedisiplinan aparat pemerintah daerah di Bappelitbangda Kota Batu masih dibilang belum memenuhi kebijakan yang telah diterapkan oleh lembaga Bappelitbangda, hal tersebut dibuktikan dengan salah satu peraturan kedisiplinan waktu yang mana pegawainya masih lalai dalam mengikuti aturan tersebut. (3) Faktor yang mempengaruhi kinerja aparatur pemerintah Bappelitbangda Kota Batu dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yaitu ada dua faktor yang terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Dimana faktor internal tersebut permasalahan dari dalam instansi yaitu masalah lingkungan kerja, sedangkan faktor ekternal adalah permasalahan yang datang dari luar instansi yaitu permasalahan pribadi yang dibawa ke dalam pekerjaan kantor sehingga membuat kinerja pegawai tidak efektif dan efisien. Kata Kunci : Kinerja Aparatur Pemerintah, dan Pemerintahan Daerah.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS PACIRAN DI KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN Moh. Ikhwan Nasruddin; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.326 KB)

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat serta keberadaan Puskesmas diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Untuk itu pelayanan kesehatan yang diberikan harus baik sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang ada. Tujuan penelitian pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Paciran adalah untuk mengetahui sejauh mana Kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan, dan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelayanan kesehatan di Puskesmas Paciran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan, pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas Paciran di Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan sudah baik, pasien yang datang rata-rata sudah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Paciran. (2) Untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat dengan empat indikator, pertama mendapatkan pelayanan yang baik, kedua menyelesaikan tugas yang dilakukan dengan cepat, ketiga petugas memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik, dan keempat merespon/menanggapi dengan baik keluhan pasien. (3) Faktor pendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas Paciran Kabupaten Lamongan adalah keramahan petugas, tidak ada perlakuan maupun perbedaan pelayanan, sarana prasarana yang mendukung, sedangkan faktor penghambat pelayanan kesehatan di Puskesmas Paciran Kabupaten Lamongan adalah keterlambatan dalam pelayanan, lamanya antrian untuk pelayanan di loket dan masih kurangnya lahan parkir di area Puskesmas Paciran. Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan Kesehatan, Puskesmas.
STRATEGI PERUM PERHUTANI KESATUAN PEMANGKU HUTAN (KPH) TUBAN DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AKAR LANGIT TRINIL (Studi Kasus di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan) Febriyani Habib Susetyawati; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.456 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang viralnya pohon akar langit di wilayah hutan Perum Perhutani KPH Tuban yang berada di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong Kabupaten lamongan. Perum Perhutani KPH Tuban melakukan pengembangan objek wisata akar langit trinil yang sebelumnya sebagai hutan lindung dan hutan produksi kemudian menjadi Wana Wisata. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Perum Perhutani KPH Tuban dalam pengembangan objek wisata akar langit trinil, 2) untuk mengetahui dampak sosial dan ekonomi masyarakat dengan adanya pengembangan objek wisata akar langit trinil, serta 3) untuk mengetahui factor penghambat dan factor pendukung dalam pengembangan objek wisata akar langit trinil. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Perum Perhutani KPH Tuban dalam pemgembangan Objek Wisata Akar Langit Trinil sudah dalam upaya implementasi, yang nantinya akan dijadikan sebagai objek wisata edukasi, wisata adventure, dengan menambah wahana-wahana yang bersifat lingkungan. Dampak adanya pengembangan objek wisata akar langit trinil terhadap sosial dan ekonomi masyarakat, dimana dampak sosialnya yakni menambah lapangan pekerjaan, dari sebelumnya yang tidak memiliki pekerjaan bisa bekerja atau membuka usaha di sekitar kawasan objek wisata, sedangkan dampak ekonomi dalam pengembangan yakni membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dan dapat menambah pendapatan dari hasil bekerja atau berjualan. Adapun faktor penghambat dalam pengembangan adalah sarana dan prasarana penunjang yang kurang, dan ada beberapa fasilitas yang kurang terawat karena adanya covid-19 sehingga objek wisata harus tutup untuk beberapa bulan. Sedangkan dari segi faktor pendukung yaitu panorama yang indah, dimana objek wisata akar langit trinil adalah wisata alam yang memiliki keindahan pemandangan yang disuguhkan dan memiliki keunikan pohon akar langit yang menjadikannya viral serta penambahan spot instagramable sehingga wisatawan merasa nyaman saat berkunjung.  Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Objek wisata, Dampak pengembangan
Co-Authors Abdul Haris Nur Sugeng Abuhammad, Abdelrahman R.M. Ach Sahroni Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Agestwo, Rinaldo Ahmad Siboy Akmad Piru Jabadi Alan Duana Putra Almu, Fakhri Fansuri Alvin Nur Chahya Rahman Andani, Vista Dwi Andi Angga Maulana Maliku Taufiq Andy Fefta Wijaya Anis Jauharotul Farida Anwar, Mohammad Miftahul Aprilia Indah Wulandari Arifaldi, Dana Fauzana Arroji, Surya Ariansyah Asmara Kandi, Makdum Ibrahim Ayu Putri Utami Bayu Agung Prasetya Benny Krestian Heriawanto Dana Fauzana Arifaldi Devita Anggraeni Dewi Arimbi Dia Ayu Reni Anggraeni Didik Supriyanto Dina Oktaviana Dina Oktaviana Dwi Ratna Fatmawati DWI SURYANTO Emy Fatmawati Erin Ayu Wulandari Estining Apsari Nurfadilla Fabiola, Juvinta Diva Fakhri Fansuri Almu Farida, Anis Jauharotul Febriyani Habib Susetyawati Fietatul Ihdiyah Fitria Febrianti Fitriani, Aida Nur Frisca Anggiani Fuadah, Zuhriatul Giofany, Maylian Halifah, Nurifatul Hayat Hayat Ika Nur Rokhmawati Imelda Ayu Shinta Riansyah Indri Dwi Cahyanti Jaleha Juliasti Selano Jumarti Jumarti Juvinta Diva Fabiola Khaulatur Rizkiya Khoiriyah Trianti Khoiron Khoiron Laela Octaviana Yusuf Langgeng Rachmatullah Putra M. Mas'ud Said M. Mas'ud Said M. Mas'ud Said Ma'arif, Salsabil Darma Makdum Ibrahim Asmara Kandi Maulidina Ainur Rosida Maulidiyah, Risti Fitri Maylian Giofany Mega Senja Selfia Miftakhul Aini Moh Lutfi Moh. Ikhwan Nasruddin Mohammad Miftahul Anwar Muh Oji Mardiansyah Muhammad Saidin Mangu Duru Muniman Muniman Nabila Hanun Zayain Ninda Herista Bella Novenda Amellia Sandra Pramaisella Nur Laili Ismayanti Nur Sugeng, Abdul Haris Nurfadilla, Estining Apsari Nurifatul Halifah Nurul Umi Ati Putra, Alan Duana Putri Awaliyah Rahman, Siti Masfufah Salsabila Rahman, Trisnawati Hasdiah Rahmat Hidayatullah Rahmat Hidayatullah Rahmawati, Septina Dwi Riansyah, Imelda Ayu Shinta Rinaldo Agestwo Rokhmawati, Ika Nur Rosida, Maulidina Ainur Rosida, Maulidina Ainur Sahroni, Ach Said, M. Mas`ud Salsabil Darma Ma'arif Sa’ati Sa’ati Silna Kausar Sintia Bela Aprilia Siti Nur Azizah Slamet Muchsin Sri Ambar Budi Surya Ariansyah Arroji Suyeno Suyeno Tedy Winarno Trisnawati Hasdiah Rahman Vena Syaharani Winarno, Tedy Winarno, Tedy Yaqub Cikusin Yunita Aldama Zuhriatul Fuadah