Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN GANTUNG DI DESA DRUJU KECAMATAN SUMBERMANJINGWETAN OLEH CSR BRI KANWIL MALANG Frisca Anggiani; Khoiron Khoiron; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.041 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak yang dihasilkan dari pembangunan  jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang pembangunannya dilaksanakan oleh program CSR (Corporate Social Responsibility) dari BRI Kanwil Malang . Dari uraian latar belakang diatas maka penulis menyimpulkan pokok permasalahan yaitu: (1) Bagaimana dampak pembangunan jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan? (2) Bagaimana peran stakeholder dalam pembangunan jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kata Kunci : Dampak pembangunan, Jembatan Gantung, CSR
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM INOVASI DESA (PID) DI MASA PANDEMI COVID 19 (Studi Kasus Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang) Erin Ayu Wulandari; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.564 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian Dilakukan Untuk Mengetahui Kebijakan Pemerintah Desa Tirtoyudo Dalam Pengembngan Program Inovasi Desa (PID) Di Masa Pandemic Covid-19 Pada Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dengan uraian permasalahan yaitu: 1) Kebiajakan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan PID Pasca Pandemic Covid-19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang 2) Apa Saja Potensi Desa Tirtoyudo Yang Dapat Di Kembangkan Dalam Mengelola Dan Memaksimalkan Desa Dalam Pengembangan (PID) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang? 3) faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam Pengembangan (PID) pada masa pandemi covid 19 di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang? Peneliti ini dilaksanakan pada masa pandemic covid 19 sehingga penelitian mengutamakan keselamatan peniliti dan para informan.Sementara Itu, Penelitian Ini dilihat dari Teori pokok pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan Adapun Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Dengan fokus sebagai berikut 1)Kebijakan Pemerintah Desa, Peran Kepala Desa, Pengembangan Inovasi 2) Potensi Desa, Pengembangan SDA & SDM, pembentukan Desa mandiri 3) Perubahan Sosial, Ekonomi Masyarakat, Covid 19, dan Infrastruktur Desa. Hasil Penelitian dalam penulisan ini, Hadirnya Program Inovasi Desa (PID), diharapkan memberi banyak manfaat bagi pembagunan desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang antara lain: potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dan Sumber Daya Manusia dapat digali, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya pendapatan Asli Desa.namun Realitanya, baru Sebagian kecil saja yang berhasil teralisasikan Sebagian tidak. Hal tersebut disebabkan faktor yang mempengaruhi diantaranya kurangnya sarana prasarana, minimnya inovasi, diperlukan penguatan modal. Sementara Desa Tirtoyudo sendiri masih berstatus desa berkembang maka dari itu diperlukan studi banding terhadap desa-desa yang mandiri. Sehingga perlu adanya penguatan pola pengembangan SDM aparatur dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga mendorong percepatan pembangunan desa yang inovatif. Dan adanya pandemic covid-19 sangat mempengaruhi gerak pertumbuhan perekonomian di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.  Kata kunci: Kebijakan, Desa, Pengembangan Program Inovasi Desa (PID), Covid-19
DAMPAK SOSIAL EKONOMI PENGEMBANGAN KAWASAN DESTINASI AGROWISATA PETIK JERUK (Studi Kasus di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Sri Ambar Budi; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.372 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Kecamatan Dau memiliki beberapa potensi pariwisata yang paling menonjol berada di Desa Selorejo dan salah satunya adalah objek Agrowisata Petik Jeruk milik bapak Suwaji. Semenjak dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk telah memberikan dampak sosial ekonomi untuk keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Selorejo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk di Desa Selorejo. Penelitian ini berfokus pada dampak sosial ekonomi objek Agrowisata Petik Jeruk terhadap masyarakat serta proses dan kendalan yang dihadapi selama masa pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu, jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pendekatan kualitatif. Seiring dengan pengembangan yang dilakukan, objek Agrowisata Petik Jeruk semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kini objek Agrowisata Petik Jeruk milik bapak Suwaji menjadi terkenal akan potensi objek wisata alam sekaligus objek wisata edukasi yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Dari penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa objek Agrowisata Petik Jeruk memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan masyarakat di Desa Selorejo. Dampak yang dihasilkan adalah: dampak ekonomi dan dampak sosial. Dengan dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk yang dikelola secara individu oleh Bapak Suwaji telah memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat salah satunya adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.  Dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk memberikan kontribusi secara langsung terhadap peningkatan pendapatan penduduk Desa Selorejo. Sesalu murah senyum dan ramah-tamah merupakan perubahan nilai sosial, inilah yang dirasakan masyarakat sebab nilai sosial yang dibawah oleh pengunjung. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk ini sangat berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kata Kunci: Dampak Sosial Ekonomi, Pengembangan Kawasan, Destinasi Petik Jeruk
KONTRIBUSI PENGEMBANGAN WISATA SUMBER MARON TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KARANGSUKO KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Moh Lutfi; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.669 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kontribusi Pengembangan Wisata Sumber Maron Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Berdasarkan uraian dari latar belakang, maka penulis menyimpulkan pokok permasalahan yaitu: 1) Kontribusi dari Pengembangan Wisata Sumber Maron terhadap perekonomian masyarakat, 2) Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sebelum dan sesudah adanya pengembangan wisata Sumber Maron, 3) Faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan wisata Sumber Maron. Penelitian ini dilaksanakan di obyek Wisata Sumber Maron dan di Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori kontribusi pengembangan paiwisata, peran pariwisata, dan faktor penunjang (pendukung dan penghambat). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pengembangan obyek wisata Sumber Maron memberikan kontribusi positif kepada masyarakat desa Karangsuko yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat seperti membuka usaha di obyek wisata Sumber Maron dan juga berupa sumber listrik dari air atau yang disebut PLTMH, dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Kondisi ekonomi dan sosial masyarakat desa Karangsuko sebelum dan sesudah adanya pengembangan wisata Sumber Maron yaitu dari kondisi ekonomi yang mana masyarakat sebelumnya bermata pencaharian sebagai petani murni, sekarang banyak yang bekerja dan membuka usaha di Sumber Maron, membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dan dapat menambah pendapatan dari hasil bekerja atau berjualan, dalam kondisi menambah lapangan pekerjaan, dari sebelumnya yang bermata pencaharian sebagai petani atau tidak memiliki pekerjaan bisa bekerja atau membuka usaha di sekitar kawasan objek wisata. Adapun faktor pendukung dari pengembangan wisata Sumber Maron yaitu Panorama yang Indah yang mana masih memiliki daya tarik berupa nuansa alam dan air yang masih jernih. Fasilitas dan Wahana dimana wisata Sumber Maron memiliki wahana river tubing yang tidak ada di wisata lain. Untuk faktor penghambat yaitu, Kurangnya Anggaran Dana karena obyek wisata Sumber Maron berkembang secara mandiri dari hasil usahanya karena dari awal dibuka sampai sekarang tidak menerima bantuan bentuk apapun dari pemerintah daerah setempat. Sarana dan Prasarana yang banyak dikeluhkan masyarakat yaitu kurangnya kamar mandi, terbatasnya lahan, tidak ada transportasi wisata, kurangnya fasilitas bermain.  Kata kunci : Kontribusi Wisata, Pengembangan Obyek Wisata, Kendala
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KECAMATAN DAMPIT DALAM MENANGGAPI PENGADUAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN (Studi Pada Desa Pamotan, Ubalan, Dawuhan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang) Sintia Bela Aprilia; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.641 KB)

Abstract

ABSTRAKKualitas pelayanan merupakan suatu bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat layanan yang diharapkan oleh masyarakat. Bila harapan pelanggan terpenuhi oleh pelayanan yang diinginkan maka kualitas pelayanan sangat berkualitas. Kepuasan pelanggan dalam bidang jasa merupakan elemen penting dan menentukan dalam menumbuhkembangkan perusahaan agar tetap mendapat kepercayaan dari pelanggannya. Salah satu kebutuhan pokok sehari-hari makhluk hidup yang tidak dapat terpisahkan adalah air. Air memiliki peranan penting untuk mendukung kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Tersedianya air yang memadai akan mendorong perkembangan sektor pembangunan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Unit Dampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Moleong (2006). Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Unit Dampit cukup baik dari segi sarana dan prasarana, kecepatan, ketanggapan, kesopanan dalam menanggapi keluhan pelanggan namun pelayanan PDAM Unit Dampit masih dirasa kurang mengenai kontiunitas air yang diberikan kepada pelanggan dimana air mengalir pada jam-jam tertentu, air mengalir kecil serta air masih berbau obat. Faktor pendukung dalam analisis kualitas pelayanan air pada PDAM Unit Dampit yakni kesigapan pegawai dalam menanggapi keluhan pelanggan dan kepekaan pegawai dalam bidangnya untuk melakukan tugasnya dengan baik selain itu juga sudah dilengkapinya fasilitas pendukung kerja pegawai. Faktor penghambat pelaksanaan yakni disebabkan oleh keadaan pipa dan sumur cadangan yang menghambat aliran air menuju rumah pelanggan yang menyebabkan air kecil pada waktu tertentu, faktor musim juga menghambat kualitas air sebab pada saat musim kemarau aliran air PDAM menjadi terhambat. Kata Kunci: Kualitas pelayanan, PDAM, Kepuasan pelanggan.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM RANGKA PELAYANAN PALANG MERAH INDONESIA (PMI) KEPADA MASYARAKAT DI KOTA MALANG Jaleha Juliasti Selano; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.101 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan diberikan oleh Palang Merah Indonesia Kota Malang, peningkatan kualitas sumber daya manusia pada pelayanan Palang Merah Indonesia kepada masyarakat di Kota Malang dan faktor penghambat juga pendukung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pelayanan Palang Merah Indonesia kepada masyarakat di Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan di Markas Palang Merah Indonesia Kota Malang dengan menggunakan metode penelitian pendekatan secara kualitatif dengan jenis penelitian langsung dilapangan. Teori yang digunakan adalah peningkatan kualitas, sumber daya manusia, dan pelayanan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri, pedoman wawancara, daftar data yang diperlukan dan alat pendukung lainnya. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data yang ada dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas data, uji tranferbility, uji dependability, dan uji confirmability. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Palang Merah Indonesia Kota Malang terdapat beberapa pelayanan yang ada pada Markas Palang Merah Indonesia Kota Malang, yaitu pelayanan kebencanaan, pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, pelayanan ambulans, relawan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Palang Merah Indonesia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Palang Merah Indonesia, mengembangkan kegiatan kepalangmerahan, meningkatkan dan mengembangkan jejaring kerjasama. Adapun faktor pendukung seperti fasilitas pelayanan yang memadai, kinerja para petugas dalam melayani masyarakat. Faktor penghambat seperti kurangnya sumber daya manusia sebab staff/petugas yang ada pada Palang Merah Indonesia Kota Malang yang tergolong sedikit sehingga memerlukan para relawan untuk membantu para petugas dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dilapangan. Untuk itu, ada pelatihan-pelatihan untuk para relawan agar bisa memahami dengan baik dan benar dalam menolong korban bencana. Maka, kesimpulan dari penelitian ini adalah PMI kota Malang memberikan pelayanan untuk masyarakat yang sesuai dengan prosedur yang ada. Pada PMI Kota Malang masih terdapat kekurangan yaitu kurangnya SDM. Apalagi pada pelayanan yang datang bersamaan sehingga petugas yang stand by di Kantor masih kurang. Solusi dari PMI adalah dengan merekrut relawan dan memberikan pelatihan kepada mereka. Saran semoga kedepannya PMI Kota Malang lebih meningkatkan petugas sehingga jika terjadi masalah seperti ini bisa lebih maksimal. Saran dari penulis kedepannya PMI Kota Malang tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan adanya peningkatan dalam sumber daya manusia agar tambah maksimal. Kata Kunci: Peningkatan Kualitas, Manajemen Sumber Daya Manusia, Pelayanan, Palang Merah Indonesia (PMI)
IMPELEMENTASI PELAYANAN PUBLIK PADA PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) (Studi Kasus Pada Desa Baturetno Dan Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang) Ayu Putri Utami; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.358 KB)

Abstract

ABSTRAKProgram Pendaftaran Tanah Sisitematis Lengkap (PTSL) merupakann kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan secara serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah wilayah desa yang meliputi pengumpulan dan penetapan kebenaran data fisik dan data yuridis. Tujuan dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ialah mengurangi permasalahan sengketa dan memberi kepastian hukum kepada para pemilik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetehui implementasi pelayanan pada program PTSL pada Desa Baturetno dan Desa Watugede beserta faktor- faktor yang mempengaruhi implementasi pada program PTSL, dan juga solusi dari faktor penghambat program PTSL tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Model implementasi pada program PTSL tersebut menggunakan teori Edwards III (1980) dan juga menggunakan dasar- dasar hukum tentang pertanahan dan pelayanan publik. Namun, pada proses implementasi terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Dalam proses implementasi pelayanan faktor pendukung pada program PTSL ini juga menggunakan teori Moenir (2014: 88-119) ialah adanya lingkungan kerja yang baik, disiplin kerja yang baik serta adanya insentif dan juga motivasi yang diberikan oleh pemerintah desa maupun dari ketua beserta teman- teman petugas PTSL yang lain. Sedangkan, faktor yang menjadi penghambat dalam program menggunakan teori P. Siagian (2001) yaitu sumber daya nya baik petugas maupun masyarakatnya, dan juga sarana prasarana yang diberikan masih kurang maksimal. Impelementasi program PTSL pada Desa Baturetno dan Desa Watugede sudah berjalan dengan baik. Semua sertifikat sudah berhasil diserahkan kepada masing- masing pemohon. Walaupun ada faktor yang mendukung dan menghambat program ini namun petugas tetap menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik. Namun dalam proses pelaksanaan petugas diharapkan melakukan prosedural dengan baik seperti memberikan penyuluhan secara jelas, membentuk petugas sesuai kebutuhan dan kemampuan dilapangan. Kata Kunci : Impelementasi, Pelayanan Publik, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
DAMPAK PENGEMBANGAN DAN PEMBANGUNAN ALUN-ALUN KOTA WISATA BATU TERHADAP JUMLAH SAMPAH DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA BATU (Studi Kasus : Manajemen Alun-alun Kota Wisata Batu) Dewi Arimbi; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.762 KB)

Abstract

Pariwisata merupakan setor yang tengah digeluti di Idnonesia. KarenaIndonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa maka sector pariwisata sangat dikedepankan. 10 tahu belakangan sector pariwisata sangat gencar dikembangkan dan dipromosikan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Pariwisata local pun tak lupa dikembangkan, setiap kota emiliki prospek kedepan dalam sector pariwisatanya, salah satunya Kota Batu. Kota yang memang dikenal akan kota wisata, Kota Batu terus memusatkan perhatiannya di sector wisata. Pembangunan infastruktur terkait akomodasi-akomodasi wisata teus gencar dilakukan. Salah satunya alun-alun kota . selain sebagai ikon kota, Alun-alun difungsikan sebagai taman kota dan sentra ekonomi yang menjadikan alun-alun menjadi asset tersendiri.Dampak dari pembangunan pun beragam, mulai dari dampaknya terhadap lingkungan, jumlah sampah ekonomi hingga kemcaetan. Dampak yang dirasakan disebabkan oleh meningkatnya aktivitas wisata terutama yang ada di kawasan alun-alun Kota Batu. Pengolahan atas sampah yang dihasilkan perlu diperhatikan lebih lanjut karena jumlah sampah yang dihasilkan turut mempengaruhi kondisi lingkungan saat ini dan nanti kedepannya.Kata Kunci : Pariwisata, Pembangunan, Dampak
IMPLEMENTASI UNIT PENGADUAN MASYARAKAT DALAM MENGETAHUI KELUHAN PASIEN (Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedomo Trenggalek) Ninda Herista Bella; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.558 KB)

Abstract

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karakteristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Didalam melayani masyarakat, pastinya tidak selalu berjalan dengan mulus. Ada banyak masyarakat yang mengeluh atas pelayanan yang diberikan karena belum sesuai yang diharapkan. Melihat situasi seperti ini, pemerintah telah cukup tanggap membuat solusi untuk mengatasinya yaitu Penanganan pengaduan. Salah satunya Unit Pengaduan Masyarakat RSUD dr Soedomo Trenggalek. Penulis melakukan penelitian di unit ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Unit ini dalam mengetahui keluhan pasien dan mengetahui faktor pendukung serta penghambatnya dalam implementasi tugas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Implementasi Unit Pengaduan Masyarakat dalam Mengetahui Keluhan Pasien di RSUD dr Soedomo Trenggalek sudah cukup baik. Hal ini terbukti dari 11 komponen Standart Pelayanan Publik menurut Keputusan Menteri PAN, nomor : 63/KEP/M.PAN/7/2003 yang sudah terlaksana dengan cukup baik dan memenuhi teori teori pelayanan publik yang ada, yaitu Teori Prinsip Pelayanan Publik dan Teori Indikator Kualitas Pelayanan. Untuk faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi adalah untuk faktor pendukung implementasi yaitu : lingkungan kerja yang kondusif, motivasi kerja yang tinggi, kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni serta disiplin kerja yang tinggi. Sedangkan faktor penghambat implementasi : kurang memadainya sarana dan prasarana yang disediakan, kurangnya jumlah pegawai yang ada.
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH NO. 12 PASAL 21 TAHUN 2013 TENTANG TRANSPORTASI LAUT (Studi Pada Kebutuhan Transportasi Laut Masyarakat Kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep) Emy Fatmawati; Yaqub Cikusin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.086 KB)

Abstract

Transportasi sebagai tindakan atau kegiatan mengangkut atau memindahkan muatan (barang dan orang) dari suatu tempat ke tempat lain, atau dari tempat asal ke tempat tujuan. Tempat asal dapat merupakan daerah produksi, dan tempat tujuan adalah daerah konsumen (atau pasar). Tempat asal dapat pula merupakan daerah perumahan (permukiman), sedangkan tempat tujuannya adalah tempat bekerja, kantor, sekolah, kampus, rumah sakit, pasar, toko, pusat perbelanjaan, hotel, pelabuhan, Bandar udara, dan masih banyak sekali lainnya, ataupun dalam arah sebaliknya, yaitu tempat tujuan merupakan tempat asal dan tempat asal merupakan tempat tujuan. Secara umum, transportasi laut adalah Suatu Sistem pemindahan Manusia dan Barang yang beroperasi dilaut dengan menggunakan Alat sebagai kendaraan dengan bantuan tenaga manusia atau mesin untuk menggerakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman (1992). Kebijakan transportasi laut secara umum diantaranya adalah diterbitkan Peraturan   Presiden  Nomor  106  Tahun  2015  tentang  Penyelenggaraan    Kewajiban   Pelayanan Publik   untuk angkutan barang   dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut, yang diikuti dengan terbitnya    beberapa ketentuan, di   antaranya   adalah   Peraturan   Menteri Perhubungan   Nomor   PM.   161   Tahun 2015  tentang  Penyelenggaraan  kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di Laut, yang menugaskan BUMN PT Pelni (Persero) untuk melayari trayek yang telah ditetapkan.   Berikut,   Peraturan   Menteri Perhubungan   Nomor   168   Tahun   2015 tentang   tarif   angkutan   barang   dalam Negeri  dan  bongkar  muat  dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut. Juga,  Keputusan  Direktur  Jenderal  Perhubungan   Laut   Nomor   AL.108/6/2/DJPL-15    tanggal 26   Oktober    2015 tentang  Jaringan  Trayek  Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan     Publik untuk  angkutan barang dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut Tahun Anggaran 2015.Kata Kunci : Evaluasi, Kebijakan Pemerintah, Transportasi Laut, Kepulauan Kangean
Co-Authors Abdul Haris Nur Sugeng Abuhammad, Abdelrahman R.M. Ach Sahroni Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Agestwo, Rinaldo Ahmad Siboy Akmad Piru Jabadi Alan Duana Putra Almu, Fakhri Fansuri Alvin Nur Chahya Rahman Andani, Vista Dwi Andi Angga Maulana Maliku Taufiq Andy Fefta Wijaya Anis Jauharotul Farida Anwar, Mohammad Miftahul Aprilia Indah Wulandari Arifaldi, Dana Fauzana Arroji, Surya Ariansyah Asmara Kandi, Makdum Ibrahim Ayu Putri Utami Bayu Agung Prasetya Benny Krestian Heriawanto Dana Fauzana Arifaldi Devita Anggraeni Dewi Arimbi Dia Ayu Reni Anggraeni Didik Supriyanto Dina Oktaviana Dina Oktaviana Dwi Ratna Fatmawati DWI SURYANTO Emy Fatmawati Erin Ayu Wulandari Estining Apsari Nurfadilla Fabiola, Juvinta Diva Fakhri Fansuri Almu Farida, Anis Jauharotul Febriyani Habib Susetyawati Fietatul Ihdiyah Fitria Febrianti Fitriani, Aida Nur Frisca Anggiani Fuadah, Zuhriatul Giofany, Maylian Halifah, Nurifatul Hayat Hayat Ika Nur Rokhmawati Imelda Ayu Shinta Riansyah Indri Dwi Cahyanti Jaleha Juliasti Selano Jumarti Jumarti Juvinta Diva Fabiola Khaulatur Rizkiya Khoiriyah Trianti Khoiron Khoiron Laela Octaviana Yusuf Langgeng Rachmatullah Putra M. Mas'ud Said M. Mas'ud Said M. Mas'ud Said Ma'arif, Salsabil Darma Makdum Ibrahim Asmara Kandi Maulidina Ainur Rosida Maulidiyah, Risti Fitri Maylian Giofany Mega Senja Selfia Miftakhul Aini Moh Lutfi Moh. Ikhwan Nasruddin Mohammad Miftahul Anwar Muh Oji Mardiansyah Muhammad Saidin Mangu Duru Muniman Muniman Nabila Hanun Zayain Ninda Herista Bella Novenda Amellia Sandra Pramaisella Nur Laili Ismayanti Nur Sugeng, Abdul Haris Nurfadilla, Estining Apsari Nurifatul Halifah Nurul Umi Ati Putra, Alan Duana Putri Awaliyah Rahman, Siti Masfufah Salsabila Rahman, Trisnawati Hasdiah Rahmat Hidayatullah Rahmat Hidayatullah Rahmawati, Septina Dwi Riansyah, Imelda Ayu Shinta Rinaldo Agestwo Rokhmawati, Ika Nur Rosida, Maulidina Ainur Rosida, Maulidina Ainur Sahroni, Ach Said, M. Mas`ud Salsabil Darma Ma'arif Sa’ati Sa’ati Silna Kausar Sintia Bela Aprilia Siti Nur Azizah Slamet Muchsin Sri Ambar Budi Surya Ariansyah Arroji Suyeno Suyeno Tedy Winarno Trisnawati Hasdiah Rahman Vena Syaharani Winarno, Tedy Winarno, Tedy Yaqub Cikusin Yunita Aldama Zuhriatul Fuadah