Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA DAARUL ISTIQLAL Tanjung, Yulia Tiara; Hasibuan, Siti Aminah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30313

Abstract

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP DAARUL ISTIQLAL Tanjung, Yulia Tiara; Hasibuan, Siti Aminah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38663

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sangat penting dimiliki oleh siswa, karena dengan kemampuan tersebut siswa dapat lebih mudah dalam menyelesaikan soal yang kontekstual. kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih tergolong rendah. Salah satu upaya yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan the non-equivalent control group design yang terdiri dari kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Problem-Based Learning (PBL) dan kelas VIII2 sevagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas eksperimen dan siswa kelas control. sesuai kriteria ditolak dan diterima. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Daarul Istiqlal, dan menggunakan uji-t diperoleh hasil kriteria ditolak dan diterima. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kemampuan sedang kelas VIII SMP Daarul Istiqlal yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Problem-Based Learning (PBL) dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional
Perbandingan Daya Hambat Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas Linn) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli secara In Vitro Ety Apriliana; Efrida Warganegara; Siti Aminah Hasibuan
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 02 (2018): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi di Indonesia masih cukup tinggi dan mengkhawatirkan . Staphylococcus aureus dan Escherichia coli merupakan bakteri patogen terpenting dan berbahaya. Bakteri ini sering resisten terhadap berbagai jenis antibiotik, sehingga mempersulit pemilihan antimikroba yang sesuai untuk terapi. Salah satu bahan obat terapi tradisional adalah tanaman jarak pagar yang mengandung zat aktif dengan efek antibakteri, yaitu saponin, flavanoid , fenol , alkaloid, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daya hambat yang dihasilkan ekstrak daun jarak terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan metode Ki rby Bauer. Sampel penelitian adalah bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kadar ekstrak daun jarakyaitu 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Daya hambat diperoleh berdasarkan pengukuran zona hambat yang terbentuk di sekitar kertas cakram Menggunakan jangka sorong. Zona hambat berdasarkan tingkat konsentrasi 20%; 40%; 60%; 80%; dan 100% pada bakteri Staphylococcus aureus adalah 13,5mm, 14,25mm, 18,5mm, 19,5mm, dan 20,75 dan bakteri Escherichia coli adalah 18,12mm, 18,3mm, 18,37mm, 18,55mm, dan 18,67mm. Perbandingan zona hambat lebih tinggi terhadap bakteri Escherichia coli.Kata Kunci: Daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn), Escherichia coli, Staphylococcus aureus.
A Qualitative Approach to the Use of Digital Modules in Teaching Argumentative Essay Writing to University Students Hasibuan, Siti Aminah
English Language Teaching Methodology Vol. 5 No. 3 (2025): English Language Teaching Method
Publisher : FKIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/eltm.v5i3.1927

Abstract

This study investigates the use of digital modules as a pedagogical tool in teaching argumentative essay writing to university students, using a qualitative research approach. The research aims to examine how digital learning materials enhance students’ understanding of argumentative structures, improve writing skills, and support autonomous learning. This study employed a qualitative research methodology to explore how digital modules are used in teaching argumentative essay writing to university students. A qualitative approach was deemed appropriate for capturing the lived experiences, perceptions, and challenges encountered by both students and instructors in an authentic educational setting. Data were gathered through classroom observations, in-depth interviews with students and instructors, and analysis of students' written work. The findings suggest that digital modules provide structured and accessible content that aids students in organizing their ideas, developing critical arguments, and refining their writing techniques. Additionally, the interactive nature of digital modules fosters student engagement and motivation. Despite some challenges related to technical access and digital literacy, the overall impact of using digital modules in writing instruction is perceived as positive. In conclusion, digital modules can serve as effective scaffolding mechanisms that guide students through the complexities of argumentative writing. When designed with clear instructional sequences, examples, and interactive components, digital modules help students understand essay structure, develop coherent arguments, and engage in independent revision.
KAJIAN HUKUM KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN TELEDENTISTRY BAGI DOKTER GIGI DI INDONESIA Hasibuan, Siti Aminah; Simarmata, Marice; Sumarno, Sumarno
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4184

Abstract

Abstract: The current development of digital technology in the health sector has given rise to the innovation of teledentistry services that allow remote consultations between dentists and patients. In Indonesia, the use of teledentistry is increasing, especially during the COVID-19 pandemic as an alternative to conventional services. However, the adaptation of these services poses various legal challenges, such as legal certainty over the professional responsibilities of dentists, the protection of patient data, and the validity of online diagnoses. This background encourages the need for in-depth legal studies to ensure that the practice of teledentistry runs in accordance with applicable laws and regulations and ensures legal protection for all parties involved. This study aims to analyze the legal aspects of health related to the use of teledentistry by dentists in Indonesia. The method used is a normative approach with analysis of relevant regulations such as the Law on Medical Practice, the Law on Information and Electronic Transactions, as well as the Regulation of the Indonesian Medical Council and the Code of Ethics for Dentistry. The results of the study show that although there is no legal principle against the practice of teledentistry, there are still legal gaps and regulatory inconsistencies that can cause legal doubts for dentists in carrying out the practice, especially in technical regulations or clear operational guidelines.  Keywords: Teledentistry, Dentistry, Health Law. Abstrak: Perkembangan teknologi digital saat ini dalam bidang kesehatan memunculkan inovasi layanan teledentistry yang memungkinkan konsultasi dengan jarak jauh antara dokter gigi dan pasien. Di Indonesia, penggunaan teledentistry semakin meningkat terutama selama masa pandemi COVID-19 sebagai alternatif layanan konvensional. Namun, adaptasi layanan ini menimbulkan berbagai tantangan hukum, seperti kepastian hukum atas tanggung jawab profesional dokter gigi, perlindungan data pasien, serta validitas diagnosis secara daring. Latar belakang tersebut mendorong perlunya kajian hukum yang mendalam untuk memastikan bahwa praktik teledentistry berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjamin perlindungan hukum bagi seluruh pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan teledentistry oleh dokter gigi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan analisis terhadap regulasi yang relevan seperti Undang-Undang Praktik Kedokteran, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia dan Kode Etik Kedokteran Gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara prinsip hukum tidak ada larangan terhadap praktik teledentistry, masih terdapat kekosongan hukum dan ketidaksesuaian regulasi yang dapat menimbulkan keraguan hukum bagi para dokter gigi dalam menjalankan praktik tersebut terutama dalam peraturan teknis atau pedoman operasional yang jelas. Kata Kunci: Teledentistry, Dokter Gigi, Hukum Kesehatan