Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI BAHAYA DAN PENCEGAHAN TINDAKANBULLIYING DI SMP SWASTA MADANI Yulia Tiara Tanjung; Rini Rini; Siti Aminah hasibuan; Joko Priono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39229

Abstract

Bullying adalah suatu tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti orang lain baik secara verbal, fisik, maupun psikologis, yang menyebabkan korban merasa tertekan, trauma dan tidak berdaya. Bullying di Sekolah merupakan masalah yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosional dan akademik anak. Beberapa dampak bullying yang perlu diwaspadai yaitu memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, dan penurunan prestasi.Penelitian ini bertujuanuntuk mengevaluasi efektivitas program sosialisasi pencegahan bullying di Sekolah menengah pertama sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi terhadap siswa di SMP Swasta Madani di Marendal I kab. Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi pencegahan bullying yang dilakukan melalui kegiatan interaktif seperti permainan edukatif, cerita moral, dan penayangan vidio edukasi, secara signifikan meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak buruk bullying. Dampak negatif bagi korban yang terkena bullying yaitu sanksi bagi pelaku yang melakukan bullying, upaya penanganan bullying di sekolah, hal-hal yang dapat menghentikan atau mencegah perilaku bullying, dan tips mencegah bullying. Program sosialisasi tindakan bullying di SD Negeri Carul dapat memberikan manfaat bagi pihak sekolah atau siswa/siswi. Adanya sosialisasi tindak bullying tentu membantu siswa/siswi dalam mencegah melakukan tindak bullying dan mengetahui dampak negatif dari bullying bagi korban maupun pelaku.
Exploring Writing Difficulties in Recount Texts Among Eighth-Grade Students at SMP Nasrani 5 Medan Gracia Natalia Zamili; Siti Aminah Hasibuan; Fatin Nadifa Tarigan
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research Vol. 7 No. 2 (2026): LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the difficulties experienced by eighth-grade students in writing recount texts at SMP Nasrani 5 Medan. This research employed a descriptive qualitative method to obtain an in-depth understanding of students’ writing problems. The subjects of this study were eighth-grade students. The data were collected through writing tests and interviews. In the data collection process, students were first given an explanation of recount texts and their generic structure. Then, they were asked to write a recount text based on a selected topic within a limited time. The findings revealed that students encountered several difficulties in writing recount texts. These difficulties were mainly related to limited vocabulary, lack of grammatical mastery (including sentence structure, use of nouns and verbs), and insufficient understanding of the characteristics and organization of recount texts. In addition, some students had difficulty generating ideas and organizing them coherently. These problems affected the overall quality of their writing. Based on these findings, it is suggested that teachers apply more effective, structured, and engaging teaching strategies to improve students’ writing skills, particularly in composing recount texts.
THE EFFECT OF INTERACTIVE LISTENING STRATEGIES ON UNIVERSITY EFL STUDENTS’ INTERPRETIVE COMPREHENSION Siti Aminah Hasibuan; Fatin Nadifa; Syahrial Pane
JEE (Journal of English Education) Vol. 12 No. 1 (2026): JEE (Journal of English Education)
Publisher : English Study Program University of Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jee.v12i1.4523

Abstract

Listening comprehension plays an important role in English as a Foreign Language (EFL) learning, particularly in helping students interpret meaning beyond literal understanding and engage effectively in communication. However, despite the increasing emphasis on interactive approaches in language pedagogy, many EFL classrooms still rely on traditional teacher-centered listening practices, creating a gap between theoretical perspectives and classroom implementation. This study examines the effect of interactive listening strategies on EFL students’ interpretive comprehension. A quasi-experimental design was employed involving an experimental group that received instruction through interactive listening strategies and a control group that received conventional instruction. Data were collected through pre-test and post-test instruments and analyzed using statistical procedures to identify differences between the two groups. The findings indicate that students taught through interactive listening strategies demonstrated better improvement in interpretive comprehension than those taught through conventional methods. These findings suggest that interactive listening strategies effectively support the development of higher-order listening skills. The study highlights the importance of integrating interactive and student-centered approaches into listening instruction to improve EFL students’ interpretive comprehension abilities.
Eksplorasi Penggunaan Storytelling Berbasis Aktivitas Gerak dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa PJKR: Pendekatan Kuantitatif Fatin Nadifa Tarigan; Alwi Fahruzy Nasution; Siti Aminah Hasibuan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.3928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling berbasis aktivitas gerak dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan 55 mahasiswa PJKR sebagai responden yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara (speaking) yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pembelajaran berbasis storytelling yang dikombinasikan dengan aktivitas gerak fisik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa pada kelompok eksperimen. Nilai rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 62,4, sedangkan post-test meningkat menjadi 76,8. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai p < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, dan menegaskan bahwa metode storytelling berbasis aktivitas gerak efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Sementara itu, kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Temuan ini mendukung penerapan pendekatan kinestetik dalam pembelajaran bahasa, terutama bagi mahasiswa PJKR yang cenderung lebih responsif terhadap aktivitas fisik. Metode ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di kalangan mahasiswa PJKR.
Enhancing Students’ Critical Writing Skills through Experiential Learning: Evidence from Secondary Education Contexts Fatin Nadifa Tarigan; Siti Aminah Hasibuan; Epi Supriyani Siregar
JADEs Journal of Academia in English Education Vol. 7 No. 1 (2026): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v7i1.14578

Abstract

This study examines the effectiveness of experiential learning in improving students’ critical writing skills in secondary education settings. Using a quasi-experimental design, 60 students were assigned to either an experimental group or a control group. The experimental group was taught through Kolb’s experiential learning approach, whereas the control group received conventional instruction. Data were gathered through pre-tests and post-tests evaluated using a critical writing rubric that emphasized argumentation, use of evidence, and coherence. The results demonstrated a substantial improvement in the experimental group’s critical writing performance. The mean score increased from 62.4 on the pre-test to 81.7 on the post-test, indicating a gain of 19.3 points. Meanwhile, the control group showed a more modest improvement, with scores rising from 63.1 to 70.2, resulting in a gain of 7.1 points. An independent samples t-test confirmed a statistically significant difference between the two groups (p < 0.01). These findings indicate that experiential learning can effectively enhance students’ critical writing abilities by encouraging active participation and reflective learning experiences.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PENINGKATAN WRITING SKILL DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT MULTIMEDIA BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PEMBINAAN MASYARAKAT INDONESIA MEDAN Epi Supriyani; Alinur Alinur; Siti Aminah Hasibuan; Joko Priono; Imanuddin Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1679

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai perwujudan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Dosen Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan dan LLDIKTI Wilayah I. Sasaran yang ingin dicapai atas pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah para mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan kemampuan akademik yang dimilikinya, selain itu setelah mengikuti pelatihan ini para mahasiswa diharapkan dapat menampilkan percakapan Bahasa Inggris secara langsung dan tulisan sehingga siswa dapat berbicara Bahasa inggris secara lancar, komunikatif dan cerdas dalam menggunakan bahasa Inggris dengan judul Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Peningkatan Writing Skill dengan Menggunakan Perangkat Multimedia di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia.
Pengaruh Metode Tathbiq Dengan Media Gambar Dalam Pembelajaran Ibadah Pada Anak SDN 115482 Pekan Marbau Khoirina Aprilla Ritonga; suryatik; Siti Aminah Hasibuan
Qalam lil Mubtadiin Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v4i1.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Tathbiq dan media gambar terhadap pembelajaran ibadah siswa kelas IV dan V SDN 115482 Pekan Marbau tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment dan teknik total sampling yang melibatkan 33 siswa. Instrumen penelitian berupa angket berjumlah 43 pernyataan. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Tathbiq berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran ibadah dengan nilai thitung > ttabel (27,198 > 0,000). Selain itu, media gambar juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai thitung > ttabel (24,049 > 0,000). Penerapan metode Tathbiq dan media gambar terbukti mampu meningkatkan minat, semangat belajar, serta keterampilan siswa dalam pelaksanaan ibadah, khususnya sholat, sehingga dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dan interaktif.
Pengaruh Metode Tathbiq Terhadap Hasil Belajar Fiqih Pada Siswa Kelas V MIS Raudlatul Uluum Aek Nabara Trihayu Adian Syahri; Leli Hasanah Lubis; Siti Aminah Hasibuan
Qalam lil Mubtadiin Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v4i1.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode tathbiq terhadap hasil belajar peserta didik kelas V di sekolah Mis Raudlatul Uluum Aek Nabara 2024/2025 jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif (Quasi Exsperiment) dengan sampel penelitian total sampling, kelas V A sebagai kelas kontrol, dan kelas V B sebagai kelas eksperimen kegiatan proses pembelajaran Menggunakan metode tathbiq dalam belajar. Instrumen penelitian menggunakan postest dan pretest sebanyak 20 butir pernyataan dan tes dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal dan dilaksanakan oleh peserta didik Sekolah Mis Raudlatul Uluum Aek Nabara sebanyak 63 siswa. Untuk memperoleh validitas pernyataan dan soal tes pilihan ganda yang menjadi alat ukur penelitian. Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikan a=0,5 hasil uji hipotesis data post test diperoleh thitung > ttabel (2.244 > 0,254). Sehingga H1 diterima H0 ditolak. Maka terdapat pengaruh metode tathbiq terhadap hasil belajar fikih pada siswa kelas V Mis Raudlatul Uluum Aek Nabara Tahun Pelajaran 2024/2025.
Mobile-Assisted Language Learning (MALL) and English Language Proficiency among University EFL Students: A Quantitative Analysis Siti Aminah Hasibuan; Assajidah
SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Vol. 9 No. 1: January 2026
Publisher : Association of Language Teachers in Southeast Asia (ALTSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/saltel.v9i1.175

Abstract

Mobile-Assisted Language Learning (MALL) has gained increasing attention in higher education as a means of enhancing English as a Foreign Language (EFL) learning through the integration of digital technologies. This study aims to investigate the relationship between the use of Mobile-Assisted Language Learning (MALL) and English language proficiency among university EFL students using a quantitative research approach. A total of 120 undergraduate students from a public university participated in the study. Data were collected through a MALL usage questionnaire and a standardized English proficiency test covering listening, speaking, reading, and writing skills. The questionnaire was designed to measure students’ frequency of mobile device use, types of mobile applications employed, and perceived usefulness of MALL in English language learning. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical techniques, including correlation and multiple regression analyses. The results revealed a significant positive relationship between MALL usage and students’ overall English language proficiency. Specifically, higher levels of engagement with mobile learning applications were associated with improved performance in vocabulary acquisition, reading comprehension, and listening skills. The regression analysis further indicated that the frequency of MALL use and students perceived usefulness of mobile learning significantly predicted English language proficiency, accounting for a substantial proportion of the variance. The findings suggest that MALL can serve as an effective supplementary tool in university EFL classrooms by promoting flexible, learner-centered, and autonomous learning experiences. This study provides empirical evidence supporting the integration of mobile technologies into English language instruction at the tertiary level. Pedagogical implications include the need for instructors to strategically incorporate mobile-based activities and guide students in selecting appropriate applications to maximize learning outcomes. Future research is recommended to explore experimental designs and longitudinal studies to further examine the causal effects of MALL on specific language skills.
Pelatihan Dan Peningkatan Literasi bagi Siswa di Pesantren Darussalam Guntur Batubara Fatin Nadifa Tarigan; Safrawali Safrawali; Nur Subiantoro; Siti Aminah Hasibuan; Helman Helman; Yulia Tiara Tanjung
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.731

Abstract

Keterampilan literasi menjadi pilar penting untuk masa depan pendidikan. Untuk itu membangun budaya literasi perlu melibatkan peran aktif secara bersama-sama khususnya di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa di pesantren. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa pelatihan atau training. Pelatihan literasi ditujukan kepada siswa-siswi Pesantren Darussalam Guntur Batubara yang terdiri dari siswa tingkat SMP. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yaitu dengan pelatihan membaca, pelatihan menulis, dan praktik. Dari hasil pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara, diketahui bahwa kegiatan pelatihan literasi memberi pengaruh positif terhadap kesadaran literasi bagi siswa khususnya di lingkungan pesantren. Dampak yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya motivasi membaca siswa dengan memanfaatkan pojok literasi, serta meningkatnya kemampuan membaca pemahaman dengan meringkas. Kata Kunci: pelatihan, peningkatan, literasi, pesantren