Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of @Infotasik Instagram Content on Fulfilling Followers' Information Needs Astri Lestari Agustin; Adrio Kusmareza Adim
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku1934

Abstract

In today's society, the reliance on social media as a primary source of information has increased due to its rapid dissemination and easy accessibility anytime and anywhere. Numerous individuals, organizations, companies, governments, and academic institutions worldwide have utilized Instagram as a platform for distributing relevant and easily consumable information. Instagram facilitates the search for information about specific regions or cities, including their cuisine, traffic conditions, local government policies, tourist attractions, and societal phenomena. This research examines the effectiveness of the @infotasik Instagram account in fulfilling the information needs of its followers. The objective is to determine to what extent the content of the @infotasik account is effective in meeting the information needs of its followers. A quantitative research method was employed for this study. The population for this research comprised the followers of the @infotasik Instagram account, with a sample size of 100 individuals selected using purposive sampling technique. The research design falls under the category of descriptive quantitative research, intended to test specific hypotheses. Survey methodology was adopted, where a questionnaire link was distributed to active Instagram users who were followers of @infotasik through direct messages. The study concludes that the content of the @infotasik Instagram account is effective in fulfilling the information needs of its followers, as it provides credible and consistent dissemination of in-depth information that is accurate, comprehensive, and specific in addressing the followers' information requirements.
Workshop foto produk sebagai edukasi keterampilan promosi digital pada siswa SMK Negeri 7 kota Bandung Yoka Pradana; Rajiv Dharma Mangruwa; Adrio Kusmareza Adim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21248

Abstract

Abstrak Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman dan skil mitra dalam aktivitas promosi digital, khususnya memproduksi foto produk. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan skil mitra tentang foto produk. Adapun metode yang digunakan terbagi dalam tiga tahapan, yakni pra-kegiatan adalah koordinasi dengan mitra untuk menggali masalah dan potensi mitra selanjutnya dirumuskan menjadi program. Tahap kegiatan pelaksanaan workshop dengan pemaparan materi dan praktik, serta terakhir evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat adalah peningkatan pengetahuan mitra tentang foto produk dan kemampuan mitra untuk memproduksi foto produk sebagai sarana promosi digital. Hal ini dibuktikan dari hasil foto produk siswa menjadi lebih baik setelah mengikuti kegiatan workshop. Kata kunci: workshop; foto produk; promosi digital; siswa smk. AbstractThe problem faced by partners is the lack of understanding and skills of partners in digital promotion activities, especially producing product photos. The purpose of this Community Service activity is to increase partners' knowledge and skills about product photos. The method used is divided into three stages, namely pre-activity is coordination with partners to explore the problems and potential of partners and then formulated into programs. The activity stage is the implementation of workshops with material exposure and practice, and finally the evaluation of activities. The results of the implementation of Community Service are an increase in partner knowledge about product photos and the ability of partners to produce product photos as a means of digital promotion. This is evidenced by the results of student ' product photos becoming better after participating in the workshop activities. Keywords : workshop; product photos; digital promotion; vocational school students.
Strategi Pembuatan Konten Kreatif Brand Ambassador (Analisis Academic Branding Instagram Universitas Telkom) Rahmaraina, Aliyah; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 8 No 3 (2024): JULY-SEPTEMBER 2024
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v8i3.1993

Abstract

Marketing orientation in educational institutions needs to be adjusted to the impact of globalization and innovative marketing strategies used by companies, especially through social media platforms such as Instagram. This research was conducted to analyze creative content creation strategies by Tanjidor (Telutizen Menjadi Ambassador) as Telkom University's brand ambassador in carrying out academic branding via Instagram. This research was carried out using descriptive qualitative methods and based on a case study on Instagram @telkomuniversity. The results of this research conclude that Tanjidor as the brand ambassador of Telkom University has succeeded in implementing creative strategies on Instagram social media by creating content that includes information and messages related to Telkom University in achieving the academic branding goals that have been set
REPRESENTASI TOXIC MASCULINITY DALAM FILM THE CROODS MELALUI ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE Nurbani, Tasya; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 3 (2024): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i3.264

Abstract

Film The Croods merupakan film animasi keluarga dengan genre aksi, petualangan, komedi, dan fantasi. Film ini berhasil mendapatkan penghargaan Capri Hollywood Awards sebagai Film Animasi Terbaik “Capri Animated Movie of The Year Award” pada tahun 2013 lalu. Film The Croods merepresentasikan fenomena yang unik yaitu sebuah realitas di mana sifat maskulin laki-laki diimplementasikan dengan cara yang salah dan berlebihan atau disebut dengan toxic masculinity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi toxic masculinity dalam film The Croods pada tiga level semiotika John Fiske, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan paradigma interpretif dengan analisa semiotika John Fiske pada tiga level: realitas, representasi, dan ideologi. Temuan menunjukkan bahwa tokoh Grug memiliki sifat toxic masculinity melalui perilaku intimidasi dan kekerasan, hyper masculinity melalui gerakan pukulan yang berarti kekuatan, dan tidak mampu menunjukkan perasaan sebenarnya. Adapun jenis dari toxic masculinity yang Grug miliki adalah misogyny, greed, dan violent domination. Sedangkan pada ideologi, ditemukan ideologi konservatisme sebagai dasar dari sikap toxic masculinity dari tokoh Grug.
Motif Penggunaan Aplikasi Anonim Prisga (Survei pada Pengguna Prisga Berusia Dewasa Muda di Kota Jakarta) Karamoy, Angelica Dewi; Adim, Adrio Kusmareza
PRoMEDIA Vol 9, No 2 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i2.7319

Abstract

Abstract The development of the uses of social media has presented various new forms of social media concepts that are present today; one of them is the existence of anonymous social media applications. Anonymous applications allow users to have an account without having to use their personal identity. One of the oldest anonymous applications that has survived to this day in Indonesia is an anonymous application called Prisga. This research aims to find out what motivation drives individuals to use anonymous-based applications, especially young adult users who live in the city of Jakarta. This research uses quantitative descriptive methods and Papacharissi & Rubin's theory of Internet and Social Media Use. The data collection technique used in this research is purposive sampling, by distributing digital questionnaires to Prisga users. Based on the research results, the motives that encourage the use of the Prisga anonymous application are in accordance with Papacharissi & Rubin's theory of internet and social media use. Results that provide data show that the most dominant motives are passing time, convenience, and entertainment.Keywords: Motives of Use, Anonymous Apps, Prisga                    AbstraksiPerkembangan dari kegunaan media sosial telah menghadirkan berbagai bentuk baru dari konsep media sosial yang hadir saat ini; salah satunya adalah adanya aplikasi media sosial anonim.  Aplikasi anonim membuat pengguna dapat memiliki akun tanpa harus menggunakan identitas pribadinya. Salah satu aplikasi anonim tertua yang berhasil bertahan hingga saat ini di Indonesia adalah aplikasi anonim bernama Prisga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi apa yang menjadi pendorong individu untuk menggunakan aplikasi berbasis anonim, khususnya pada pengguna berusia dewasa muda yang tinggal di Kota Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dan menggunakan teori Penggunaan Internet dan Media Sosial dari Papacharissi & Rubin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, dengan cara penyebaran kuesioner digital kepada pengguna Prisga. Berdasarkan hasil penelitian, motif yang mendorong penggunaan aplikasi anonim Prisga sesuai dengan teori penggunaan internet dan media sosial dari Papacharissi & Rubin. Dengan hasil yang memberikan data bahwa motif yang paling dominan yaitu motif passing time, convenience, serta entertainment.Kata Kunci: Motif Penggunaan, Aplikasi Anonim, Prisga
Stages of International Virtual Competition Implementation in Indonesia Dianita, Indria Angga; Adim, Adrio Kusmareza; Dirgantara, Pradipta; Kalaloi, Abdul Fadli; Ramdan, Andry Mochamad
Image : Jurnal Riset Manajemen Vol 12, No 1 (2024): Image : Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/image.2024.015

Abstract

The purpose of this study was to explore and describe the stages of implementing virtual competition as one of the types of virtual events. The virtual competition which was being studied was the 2021 International Photography and Short Movie Festival (IPSMF). One of the industries most affected by the Covid-19 pandemic is the event industry. As an industry that generates revenue from crowds of visitors, most event organizers are turning their offline agenda into virtual events. These phenomena continue to rise during the post-pandemic days. This research was conducted using a qualitative descriptive method. The analysis in this study was carried out based on the stages of organizing virtual which consists of Pre-Plan, Plan, Accomplish, and Response and Engage. This study indicate that the implementation of the 2021 IPSMF virtual competition has several differences. These differences exist in all stages. Based on these differences, it can be concluded that the activities carried out in the implementation of virtual events can be adjusted to the conditions and needs of the virtual event in question. The implementation of virtual events has a very wide audience reach compared to conventional events. Event organizers are required to create a digital platform with up to date, accurate, and interactive content.
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAAN EFEKTIF JASA KURIR DAN LOGISTIK PADA INSTAGRAM @POSAJA.OFFICIAL Adim, Adrio Kusmareza; Syarifah, Fadia Anindita
Jurnal Network Media Vol 7, No 2 (2024): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v7i2.4555

Abstract

Banyak perusahaan mulai berinovasi untuk mewujudkan transformasi teknologi baru, salah satunya adalah melakukan pemasaran secara digital. Teknik pemasaran digital yang lumrah dilakukan oleh pelaku usaha adalah menggunakan media sosial Instagram. PT Pos Indonesia, merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memanfaatkan Instagram untuk mengikuti arus perkembangan new media dengan akun @posaja.official. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan PT Pos Indonesia dalam memasarkan layanan jasa kurir dan logistiknya melalui Instagram @posaja.official.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian diambil melalui proses wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi pemasaran efektif dari (Machfoedz, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pesan yang digunakan PT Pos Indonesia untuk memasarkan layanan jasa kurir dan logistiknya sudah efektif namun belum memenuhi kebutuhan konsumen akan informasi secara detail. PT Pos Indonesia menggunakan kedua bentuk kreatif pesan emosional dan rasional dalam menyampaikan informasinya. Pada strategi media, dalam penelitian ini PT Pos Indonesia menggunakan media saluran komunikasi langsung yaitu Instagram dengan memanfaatkan beberapa fiturnya, namun masih banyak penggunaan fitur yang bisa ditingkatkan. PT Pos Indonesia juga memanfaatkan celah konsumen berupa perayaan hari-hari raya. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk pelaku usaha yang melakukan komunikasi pemasaran melalui Instagram.
Representasi Nazi pada Film Komedi Satire Jojo Rabbit Fauzan, Mochammad Alfi; Adim, Adrio Kusmareza
KOMUNIKA Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Komunika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/komunika.v11i2.15127

Abstract

Film Jojo Rabbit adalah film satire komedi yang bertemakan Nazi dengan genre drama dan perang. Sebagai salah satu media massa, film Jojo Rabbit merepresentasikan fenomena yang unik yaitu sebuah realitas dimana Nazi memiliki dasar pemikiran fasisme dalam sebuah sistem masyarakat dan pemerintahan. Hal ini berbeda dengan realitas kehidupan yang sebenarnya, di mana sistem demokratis lebih mendominasi suatu sistem pemerintahan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kenyataan Nazi yang direpresentasikan dalam fim Jojo Rabbit melalui tiga level semiotika John Fiske, yaitu kode level realitas, level representasi dan level ideologi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif serta analisis berdasarkan semiotika John Fiske. Setelah melakukan penelitian, peneliti menyimpulkan hasil penelitian dalam tiga poin. Pertama, Nazi pada level realitas dideskripsikan secara aktual melaui kode perilaku. Peneliti menemukan enam unsur yang menggambarkan perilaku Nazi sebagai penganut ideologi fasisme, yaitu ultranasionalis, rasialis, totaliter, fanatis, militeris, dan kekerasan. Perilaku Nazi tersebut didukung dengan gerak tubuh dan dialog. Selain itu, dialog yang ditampilkan pada film Jojo Rabbit juga mempertegas perilaku rasialis terhadap kelompok atau ras non-Arya. Kedua, Nazi pada level representasi ditunjukkan melalui kode kamera, kode pencahayaan, kode musik dan kode suara. Ketiga, Aksi dan tindakan karakter Nazi yang terdapat pada sebelas scene yang sudah dianalisis menampilkan ideologi fasisme, yaitu sistem pemerintahan dan masyarakat yang diatur secara totaliter oleh sebuah kediktatoran partai tunggal yang sangat nasionalis, rasialis, militeris, dan imperialis.
LOKAKARYA LITERASI DIGITAL MARKETING & PENDAMPINGAN E-INDUSTRI UNTUK IKM UNGGULAN KAB. BANDUNG Kusmareza Adim, Adrio; Diniati, Anisa; Pramiyanti, Alila; Nuraeni, Reni; Putri, Idola Perdini; Rina, Nofha
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1964

Abstract

Lokakarya Literasi Digital Marketing & Pendampingan e-Industri untuk Industri Kecil Menengah (IKM) Unggulan di Kabupaten Bandung adalah inisiatif kolaboratif antara Universitas Telkom dan Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung. Tujuannya adalah memberdayakan IKM di Kabupaten Bandung dengan mengatasi tantangan terkait proses produksi konvensional, pemasaran manual, dan keterbatasan literasi digital. Di era kemajuan teknologi yang terus berlanjut dan untuk mengurangi kesenjangan sosial, transformasi digital menjadi hal yang penting untuk kelangsungan usaha. Sebagai hasil dari program ini, telah dicapai pencapaian yang signifikan, terutama dalam pelatihan pemasaran digital. Melalui implementasi program ini, diharapkan IKM dapat bergerak secara mandiri dan dapat menjalankan usaha mereka menggunakan teknologi digital. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi regional dan memberikan dampak yang positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Ke depan, terdapat rencana untuk memperluas cakupan inisiatif ini, sehingga lebih banyak IKM dapat mendapatkan manfaatnya. Dengan demikian, program ini bertujuan untuk memiliki dampak yang lebih luas dan mendalam pada lanskap IKM, mendorong pertumbuhan, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi di wilayah tersebut.
KONSEP DIRI SELF-DIAGNOSE ANXIETY MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS TELKOM Jayanti, Safa; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.322

Abstract

Isu kesehatan mental kian meningkat semenjak masa pandemi hingga pasca pandemi Covid-19. Pada era digital seperti sekarang ini informasi tentang isu Kesehatan mental sudah banyak di antara informasi di internet. Pengguna internet di Indonesia pada maret 2023 terhitung sebanyak 95,3% digunakan oleh perguruan tinggi (Admin, 2023 :1 ; Jayani, 2021 : 1). Dalam hal ini mahasiswa sudah banyak mengakses informasi dan sadar dengan permasalahan Kesehatan mental sehingga, memicu mereka untuk melakukan self-diagnose. Disisi lain, self-diagnose berdampak buruk untuk kesehatan mental (Maskanah, 2022 :7-8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri self-diagnose mahasiswa prodi ilmu komunikasi, khususnya pada komponen konsep diri self-image dan self-esteem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data diambil melalui wawancara dan observasi langsung. Teori ini menggunakan teori konsep diri George Herbert Mead dengan menganalisis komponen citra diri dan penghargaan diri oleh Hurlock (Rezi, 2018 :85; Sobur, 2017 :440). Hasil menunjukkan konsep diri mahasiswa membuat mereka memiliki persepsi negatif terhadap diri sendiri. Self-diagnose anxiety juga mengubah perilaku mahasiswa secara signifikan. Sehingga, dapat disimpulkan konsep diri mahasiswa dalam penelitian ini self-diagnose anxiety membuat mereka memandang rendah diri mereka karena memiliki kekurangan dan merasa tidak mampu mengatasi kecemasan yang dialami hingga memicu rasa putus asa.