Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Interpersonal Pasangan Homoseksual Dalam Mengekspresikan Kasih Sayang (Studi Kasus Pasangan Gay Di Kota X) Antika, Frenica Dwi; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi interpersonal memainkan peran krusial dalam membentuk dan memelihara hubungan sosial, termasuk dikalangan kelompok minoritas seperti komunitas homoseksual. Melalui komunikasi, seseorang dapat mengungkapkanberbagai aspek internal dirinya, termasuk hasrat, emosi, pemikiran, serta membagikan pengetahuan, pandangan, danpengalaman hidupnya kepada orang lain. Faktor-faktor seperti tingkat keterbukaan dalam hubungan, strategimanajemen konflik, dan pengaruh eksternal seperti dukungan sosial dan stigma masyarakat, memainkan peran pentingdalam membentuk komunikasi interpersonal pada pasangan homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisdan memahami secara mendalam bagaimana komunikasi interpersonal yang terjadi di antara pasangan homoseksualdi dalam mengekspresikan kasih sayang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif denganjenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dalam hubunganhomoseksual sangat dipengaruhi oleh tingkat keterbukaan, empati, dan dukungan sosial. Kesimpulan pada penelitianini yaitu pasangan homoseksual dapat menunjukkan komunikasi interpersonal yang positif, meskipun tantanganeksternal tetap mempengaruhi cara mereka berinteraksi. Selain itu, pentingnya kejujuran, kepercayaan, dan salingpengertian juga menjadi faktor penentu dalam memperkuat hubungan mereka. Kata kunci : komunikasi interpersonal, homoseksual, kasih sayang
PEMBINAAN PEMBUATAN KONTEN VISUAL MELALUI FOTOGRAFI UNTUK REMAJA KARANG TARUNA RW 06 GUMURUH BANDUNG Adim, Adrio Kusmareza; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana; Melano, Fiqie Lavani
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JP2N: Mei - Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/c840cv76

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma komunikasi remaja, di mana media sosial menjadi platform utama untuk berinteraksi dan berbagi visual melalui fotografi. Namun, fenomena ini juga membawa dampak negatif seperti penyebaran foto dan video yang tidak etis, manipulasi gambar, dan konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai positif. Dalam konteks ini, Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran yang penting dalam membina remaja untuk menggunakan fotografi di media sosial secara positif. Pembinaan fotografi sosial media menjadi krusial untuk membimbing remaja dalam memproduksi karya visual yang bermanfaat, kreatif, dan mendukung pengembangan diri serta komunitas. Pendekatan yang sistematis dalam memberikan pembinaan, mencakup aspek teknis fotografi, etika bermedia sosial, serta kesadaran akan tanggung jawab dalam menyebarkan informasi visual. Dengan demikian, pembinaan ini tidak hanya membantu mengoptimalkan potensi kreativitas remaja dalam bidang fotografi, tetapi juga membentuk pola perilaku yang positif di dunia maya, menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat dan bermanfaat bagi semua pihak.  Kata Kunci: Fotografi, Media Sosial, Pemasaran Visual, Karang Taruna
PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN KONTEN DIGITAL MASJID AL-HUDAA DALAM MENINGKATKAN CAKUPAN DAKWAH YANG LEBIH LUAS Melano, Fiqie Lavani; Adim, Adrio Kusmareza; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana; Ramadhan, Rafid Dhiyaulhaq
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JP2N: Mei - Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/39qf0s49

Abstract

  Seiring dengan perkembangan teknologi digital, media sosial menjadi sarana yang sangat potensial untuk menyebarkan pesan-pesan agama. Namun, banyak masjid yang belum optimal dalam memanfaatkan platform digital seperti YouTube untuk memperluas jangkauan dakwah mereka. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya keterampilan dalam mengelola konten yang efektif serta memanfaatkan data untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan audiens. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pengurus Masjid Al Huda dalam pembuatan, pengelolaan, dan analisis konten dakwah yang menarik dan relevan bagi audiens. Pelatihan ini mencakup penggunaan analitik YouTube untuk memantau performa konten dan memahami perilaku audiens. Dengan menggunakan Big Data, pengurus masjid dapat mengevaluasi jenis konten yang paling banyak menarik perhatian serta melakukan penyesuaian agar lebih efektif. Program ini selaras dengan Roadmap KK 2023, yang menekankan pentingnya penggunaan Big Data dan Social Media Analytics dalam mengoptimalkan komunikasi digital dan meningkatkan interaksi dengan audiens. Pelatihan ini melibatkan pengelolaan kanal YouTube, pembuatan video berkualitas dengan perangkat yang ada, serta penggunaan analitik untuk memahami data audiens secara mendalam. Program ini juga mengajarkan cara memanfaatkan Social Media Analytics untuk mengetahui audiens mana yang paling aktif berinteraksi dengan konten dakwah dan bagaimana memanfaatkan informasi ini untuk memperbaiki strategi konten. Dengan keterampilan ini, pengurus masjid dapat membuat keputusan yang lebih berbasis data, meningkatkan keterlibatan audiens, dan memperluas jangkauan dakwah mereka secara lebih efektif.
Dramaturgi Micro Influencer Ambassador Seleksi Mahasiswa Baru Universitas Telkom Silva, Amelia Rosa Da; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status sebagai seorang influencer kini tidak hanya dimiliki seorang aktor dan aktris papan atas, tetapi setiap individudapat memiliki status tersebut selama sudah termasuk dalam kategori seorang influencer yaitu memiliki followers danmemiliki sebuah konten yang menarik di media sosial. Perubahan ini disebabkan karena kebebasan dalam berekspresidalam sosial media dan saat ini dalam dunia perkuliahan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat danmenjadi wajah kampus baik sudah memiliki status sebagai influencer dan sebaliknya untuk memiliki status sebagaiAmbassador. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesan yang ditunjukkan oleh para micro influencer ketikamemiliki status sebagai SMB Tel-U Ambassador di Universitas Telkom. Metode penelitian yang digunakan yaitukualitatif deskriptif, dengan menggunakan terori Dramatugi dari Goffman. Pemilihan informan kunci dalam penelitianini adalah mahasiswa yang terpilih sebagai SMB Tel-U Ambassador dan masuk dalam kategori micro influencer.Terdapat pemilihan informan pendukung yaitu kerabad dekat informan yang ditentukan oleh informan kunci. Adapunteknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam melalui Zoom, chat WhasApp, bertemusecara lansung (offline) dan melakukan observasi ketika proses pembuatan konten dan melakukan pencarian padasosial media SMB Telkom. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kesan yang dilakukan pada frontstage dan back stage tidak terlalu berbeda. Kesan yang ditunjukkan pada panggung depan adalah seorang mahasiswayang cheerful dan ekspresif dengan menggunakan pakaian yang sopan dan rapi serta menunjukkan identitas fakultasserta menggunakan almamater dan lanyard SMB Tel-U Ambassador. Hal ini dilakukan untuk melakukan promosidalam setiap konten yang dipublikasikan pada sosial media SMB Telkom dan sesuai dengan ketentuan brief yangdiberikan oleh pihak PADMI. Substansi penelitian ini ditemukan bahwa seorang SMB Tel-U Ambassador berekspresisesuai dengan ketentuan yang diberikan dan betugas sebagai seorang talent dalam konten, serta kurang berinteraksisecara lansung dengan khalayak.Kata Kunci-dramaturgi, SMB Tel-U Ambassador, micro influencer, pengelolaan kesan
Makna Kecantikan dalam Iklan Citra Disty, Nur Annisa; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak perusahaan pada bidang kecantikan yang melakukan iklan dengan menampilkan perempuan denganbentuk fisik yang sempurna seperti kulit yang putih, badan yang langsing, rambut yang hitam panjang, tubuh yangtinggi, sesuai dengan standar kecantikan yang dibangun oleh media massa dan masyarakat serta denganberkembangnya industri periklanan, nilai-nilai budaya Indonesia mulai terabaikan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimana representamen, objek, interpretan dan makna kecantikan pada iklan Citra <RagamCantik Indonesia Citra=. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisissegitiga makna Charles Sanders Peirce yaitu representamen (qualisign, sinsign, legisign), objek (ikon, indeks, simbol)dan interpretan (rhema, dicisign, argument). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan ini menampilkankecantikan yang berbeda dari apa yang biasanya diperlihatkan dalam iklan produk kecantikan lainnya, dengan fokuspada keberagaman warna kulit dan kebudayaan Indonesia serta perempuan Indonesia memiliki kemampuan untukmenampilkan keindahan dari berbagai warna kulit orang-orang Indonesia. Peneliti berharap, melalui penelitian inipengiklan bisa lebih banyak memproduksi iklan kecantikan yang menampilkan model perempuan dengan berbagaiwarna kulit untuk mencerminkan keberagaman kecantikan perempuan Indonesia dan dapat menyampaikan pesan yangpositif untuk mendukung semua perempuan Indonesia. Kemudian, peneliti berharap penelitian ini juga dapatdikembangkan untuk penelitian selanjutnya dengan menggunakan teori-teori lainnya seperti teori semiotika RolandBarthes, teori konstruksi realitas sosial dan dapat melakukan wawancara dengan para informan. Kata Kunci-iklan, makna kecantikan, semiotika, Charles Sanders Peirce
Pemanfaatan Akun Autobase X @telyufess sebagai Media Informasi oleh Mahasiswa Telkom University Yadeva, Shaloom Fortuna; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa, didorong oleh kebutuhan akademisnya, menjadi kelompok yang aktif dalam pencarian informasi. X yangmemiliki berbagai bentuk akun seperti autobase menjadi salah satu platform utama bagi mahasiswa untukmendapatkan informasi dan berinteraksi. Penelitian ini menggunakan teori New Media milik Pierre Levy yangmengkaji pertumbuhan media dan memberikan dua pandangan yaitu interaksi sosial dan integrasi sosial. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pada pandangan interaksi sosialakun autobase @telyufess membantu mahasiswa dalam memperoleh informasi baik seputar kehidupan akademikmaupun kehidupan sosial secara lebih fleksibel dan dinamis melalui interaksi yang difasilitasi dan terjalin pada akuntersebut. Sementara itu, pandangan integrasi sosial menunjukkan bahwa akun autobase @telyufess mampumembentuk keterikatan sosial di antara mahasiswa yang memperluas jaringan sosial dan membuat mereka merasalebih terhubung satu sama lain. Kata Kunci-autobase, mahasiswa, interaksi sosial, integrasi sosial
Penyebaran Informasi Konten @Drama.Telyu Dalam Mengulas Isu Kampus Telkom University Rusdiana, Nazla Melani; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram menduduki posisi kedua sebagai platfrom media sosial yang paling banyak diakses oleh MasyarakatIndonesia. Instagram menjadi wadah dalam membagikan segala kebutuhan informasi kampus mulai dari perkuliahanhingga informasi penting lainnya perlu disampaikan kepada mahasiswa. Salah satunya yaitu akun tidak resmi(unofficial) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketepatan waktu informasi, mengetahui konten yangdisajikan dan mengetahui pandangan pengikut khusunya mahasiswa/i dalam penyebaran informasi serta hiburan padaakun @drama.telyu dengan menggunakan teori kekayaan media (Media Richness Theory) yang memiliki empatkriteria yaitu kesegeraan informasi, keragaman isyarat informasi, variasi bahasa, dan sumber personal. Metodepenelitian menggunakan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menemukan kesegeraan informasi@drama.telyu dalam penyebaran informasinya melalui fitur Stories dan Feeds. Dari keragaman isyarat melaluipengulangan konten dan improvisasi sebuah konten melalui desain atau ilustrasi pada foto. Variasi bahasa, akun@drama.telyu menyajikan konten dengan bahasa informal dan simbol emoji. Sementara, sumber personal dapat dilihatdari pandangan pengikut, seperti komentar pada unggahan akun @drama.telyu juga dari perspektif pengikut yangmana mereka merasakan dampak positif langsung dari pengelolaan konten pada akun Instagram @drama.telyu. Kata Kunci-penyebaran informasi, media sosial, instagram, @drama.telyu, meme
Pola Komunikasi Keluarga Pada Film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang (Analisis Semiotika John Fiske) Ikhwan, Nailaturrohma; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi keluarga merupakan aspek penting dalam membentuk keharmonisan dan kebahagiaan keluarga. FilmJalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang menggambarkan berbagai dinamika komunikasi dalam keluarga melaluiinteraksi antara Angkasa, Aurora, dan Awan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola komunikasi keluargadalam film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang dengan menggunakan paradigma kritis dan pendekatan semiotikaJohn Fiske yang terdiri dari tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitianmenunjukkan pola komunikasi yang dominan dalam film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang adalah komunikasimonopoli, di mana satu karakter yaitu Angkasa yang mendominasi keputusan dalam keluarga. Pada level representasi,pola komunikasi ditunjukkan melalui penggunaan kode kamera, pencahayaan, dan suara yang menekankan dialog danemosi dalam interaksi antar Angkasa, Aurora, dan Awan. Serta ideologi yang memperlihatkan pola komunikasididominasi oleh Angkasa, mencerminkan ideologi patriarki yang masih kuat. Kata Kunci-film, pola komunikasi keluarga, semiotika John Fiske
Pengaruh Motivasi Bermain Game Terhadap Perilaku Konsumtif Dalam Game Berbasis Gacha (Studi Pada Pemain Goddess of Victory: Nikke) Hafada, Muhammad Galuh; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i9.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi bermain game terhadap perilaku konsumtif dalam game berbasis gacha, dengan studi kasus pada pemain Goddess of Victory: NIKKE. Gacha merupakan mekanisme permainan yang menyerupai sistem undian berbayar, yang dapat mendorong pemain untuk melakukan pembelian berulang guna memperoleh item virtual yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden aktif yang bermain Goddess of Victory: NIKKE minimal selama tiga bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan regresi linear untuk menguji hubungan antara variabel motivasi bermain (hiburan, pencapaian, sosial, dan pelarian) dengan tingkat perilaku konsumtif pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi hiburan dan pelarian memiliki pengaruh signifikan terhadap kecenderungan perilaku konsumtif dalam game gacha. Temuan ini mengindikasikan bahwa dorongan psikologis tertentu dapat memperkuat keputusan ekonomi pemain di dalam ekosistem game. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman dinamika perilaku digital konsumen serta menjadi bahan pertimbangan bagi pengembang game dan pembuat kebijakan dalam mengatur monetisasi game yang adiktif.
Representasi Nilai Keluarga Tionghoa Dalam Film Cek Toko Sebelah (Analisis Semiotika Roland Barthes) hakim, Muhammad Naufal al; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tionghoa merupakan salah satu etnis yang populasinya cukup banyak di Indonesia, seringkali keluarga dari etnisTionghoa memiliki kebudayaan sendiri dan kebiasaan sendiri yang berbeda dengan keluarga di Indonesia lainnya.Dalam keluarga Tionghoa seringkali ditanamkan nilai-nilai yang bersifta turun temurun sehingga menjadi sebuatkebiasaan dan membentuk struktur sosial serta presepsi di mata orang lain. Cek Toko Sebelah merupakan sebuahfilm yang menggambarkan representasi nilai keluarga Tionghoa di Indonesia. Banyak adegan dalam film CekToko Sebelah ini yang menunjukkan bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam keluarga Tionghoa. Berfokuspada tiga tokoh utama yaitu Yohan, Erwin, dan Koh Afuk penelitian ini meneliti nilai keluarga yang tertanamdalam keluarga tionghoa. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganaisis nilai-nilai keluarga Tionghoa dalam filmCek Toko Sebelah menggunakan analisis semiotikan Roland Barthes.Kata Kunci-nilai keluarga, film, Cek Toko Sebelah, semiotika Roland Barthes
Co-Authors Abdul Fadli Kalaloi Abdurahim, Muhammad Yusuf Achmad Zulfi Nur Khamdani Aditya Sakti Celestion Dewanto Aisha Nabilatun Nasywa Fauziah Al Fadiel, Mochammad Saddam Alila Pramiyanti Allovta Zota Atallah Ridwan Anastasya, Jihan Rahma Anisa Diniati Antika, Frenica Dwi Armida Nova Ariyanti Astri Lestari Agustin Aulia Azzahra Aura Narita Aryadhani Aurelia, Renita Bunga Nur Intan Chairunnisa Widya Priastuty Dimas Fikria Nur&#039;Dai Pratama Dimas Satrio Wijaksono Disty, Nur Annisa Fahtin, Adelia Fauzan, Mochammad Alfi Fidriansyach, Mochammad Gilang Fiqie Lavani Melano Hafada, Muhammad Galuh hakim, Muhammad Naufal al Haqqi Radifan Ahmad Idola Perdini Putri Ikhwan, Nailaturrohma Indria Angga Dianita Ismaniari, Afina IZZAH, NURUL Jale Sita Jayanti, Safa Jessica Caroline Charis Josefine Arela Malika Kirana Karamoy, Angelica Dewi Kevin Athalla Cleosa Khairunnisa, Anindia Laksamana Aidzul Haq Luthfan Wagas Wiratirta Magfirotunisa, Oryza Ma’rifatunnisaa, Anis Mhd Insan Gunawan Lubis Mohamad Syahriar Sugandi MUHAMMAD SURYA Nisa Nurmauliddiana Abdullah Noer, Salma Nofha Rina Nurbani, Tasya Oki Achmad Ismail Pradipta Dirgantara Putri Rachmawati, Putri Putri, Nabila Cahyani Rachman, Anita Raflie, Akbar Ananda Rah Utami Nugrahani Rahmaraina, Aliyah Rajiv Dharma Mangruwa Ramadhan, Muhammad Fahri Fadillah Ramadhan, Rafid Dhiyaulhaq Ramdan, Andry Mochamad Rasyid, Muhammad Ahlam Reni Nuraeni, Reni Rizca Haqqu Rizkyna Mutia Aisyah Roselind Gandi Rusdiana, Nazla Melani Sandwina, Farra Nastya Silva, Amelia Rosa Da Sugiharty, Nabiilah Syarifah, Fadia Anindita Tasya Amelia Putri Diandra Tjoagam, Chelshia Utomo, Maheswara Sulistyo Virza Azzahra Rimbarayani Yadeva, Shaloom Fortuna Yoka Pradana Zahra, Diza Malikah