Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DEVELOPING A MODEL FOR WASTE MANAGEMENT AND POLLUTION PREVENTION IN NAVAL ENGINEERING OPERATIONS AT POLTEKPEL SULUT Anwar, Dedtri; Alamsyah, Jaya; Setiawan, Hadi
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 1 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i1.561

Abstract

Background: Waste management and pollution prevention in naval engineering operations are critical to minimizing environmental damage and ensuring regulatory compliance. The Sulawesi Sea’s fragile ecosystem and maritime sustainability goals necessitate an effective and structured waste management framework for naval institutions. Despite the existence of environmental regulations, challenges persist in compliance enforcement, cadet training, and operational waste disposal efficiency. Original Value: This research contributes to naval environmental sustainability by developing a structured waste management model tailored to naval engineering training institutions. Unlike previous studies that focus on commercial shipping waste, this study provides a specific analysis of waste generation in naval engineering settings and offers targeted improvements for pollution prevention. Objectives: The study addresses how an optimized waste management and pollution prevention model can improve environmental sustainability in naval engineering operations, while also identifying training gaps and regulatory compliance challenges. Methodology: The research employs qualitative analysis through expert interviews, field observations, and structured surveys to evaluate current waste management effectiveness, regulatory adherence, and cadet engagement. Results: Findings indicate that waste segregation and pollution prevention measures are effective (88-92/100), but regulatory enforcement and hands-on cadet training require improvement (85/100). The proposed model is feasible (87/100) and cost-effective (89/100), ensuring long-term operational sustainability. Conclusions: Implementing structured waste policies, enhanced training modules, and technological advancements will optimize waste management in naval institutions, reducing environmental impact while improving regulatory compliance and operational efficiency.
Design and Implementation of an IoT-Based Speed Control and Monitoring System for 3-Phase Induction Motors Fanani, Wisnu Bachtiar; Kustanto, Jaka Septian; Setiawan, Hadi; Edy Kristiyono, Antonius
SAINSTECH NUSANTARA Vol. 2 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71225/jstn.v2i3.84

Abstract

As industries seek to improve product quality and reduce costs, automation tools like 3-phase induction motors have become indispensable due to their simplicity, cost-effectiveness, efficiency, and ease of maintenance. This study investigates the automation of monitoring for 3-phase induction motors through the integration of various components, including the A3114 Hall Effect sensor, PZEM-PP4T sensor, 20x4 LCD, ESP32 module, relay, Mitsubishi D700 inverter, and MCP 4725 sensor. Testing results show high accuracy in measuring critical motor parameters such as speed, voltage, and current. The Hall Effect sensor demonstrated an average accuracy of 4.12% compared to a tachometer, while the PZEM sensor exhibited a 0.90% accuracy for voltage and a 0.98% accuracy for current when compared to a multimeter, affirming the reliability of the system. Overall, the system provides consistent and precise measurements, transforming manual monitoring into an efficient automated process. This advancement significantly enhances the reliability and effectiveness of 3-phase motor monitoring in industrial applications
AKSELERASI PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN: KONSEP PEMBERDAYAAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING MASYARAKAT ERA INDUSTRI 4.0 Dwisvimiar, Inge; Setiawan, Hadi
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 1 No 2 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.27 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v1i2.5021

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu proses pembangunan yang diinisiasi dengan melalui kegiatan atau aktivitas sosial yang bertujuan untuk memperbaiki situasi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya, serta kemudian dapat mengikut sertakan orang lain untuk berpartisipasi dalam aktivitas tersebut. Tujuan yang diharapkan dalam pemberdayaan ini adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang mandiri, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, ataupun dalam bidang lainnya. Problematika kehidupan kepemudaan dalam masyarakat sangat beragam, yaitu mulai dari sekedar ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan memperbaiki keadaan hingga persoalan-persoalan komponen sosial dan moral. Menuju peningkatan daya saing masyarakat di era industri 4.0. Pemuda merupakan aset sumber daya yang berharga, selain sebagai generasi penerus pengganti peran kepemimpinan di masa yang akan datang, pemuda juga mempunyai peran yang signifikan dalam menentukan arah pembangunan bangsa saat ini. Secara harfiah Youth yang diterjemahkan pemuda adalah the time of life between childhood and maturity, early maturity, the state of being young or immature or inexperienced, the freshness and vitality characteristic of a young person. Oleh karena itu, akselerasi pembangunan kepemudaan dengan pembentukan karakter yang kuat melalui konsep pemberdayaan adalah sebuah hal yang mutlak dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing. Kabupaten Serang yang merupakan bagian wilayah Provinsi Banten dengan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 6,8.
Analisis Kepuasan Pelanggan Berdasarkan Dimensi Service Quality pada Toko Alfamidi Muara Ciujung Barat Gunawan, Akbar; Ferro Ferdinant, Putro; Pramesti, Dini; Barleany, Dhena Ria; Setiawan, Hadi; Katili, Putiri Bhuana
Journal of Integrated System Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Integrated System Vol. 8 No. 2 (December 2025)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v8i2.13482

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan faktor fundamental dalam dunia bisnis karena mutu pelayanan yang tidak optimal dapat secara langsung menurunkan tingkat kepuasan konsumen. Tujuan penelitian untuk menilai tingkat kepuasan pelanggan, mengidentifikasi aspek pelayanan yang menjadi kekuatan maupun kelemahan, menentukan prioritas perbaikan, serta menyusun strategi peningkatan mutu layanan di Toko Alfamidi Muara Ciujung Barat. Berdasarkan hasil karakteristik responden, diperoleh data bahwa 6,1% pelanggan merasa cukup puas, 34,4% puas, dan 59,6% sangat puas. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pelanggan termasuk dalam kategori “sangat puas” dengan nilai 84,02%. Analisis SERVQUAL memperlihatkan bahwa seluruh atribut menunjukkan nilai gap negatif, menandakan bahwa layanan yang diberikan belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi pelanggan, meskipun tingkat kepuasan tergolong tinggi. Dimensi tangible merupakan keunggulan utama dengan nilai kualitas pelayanan 0,973, sementara dimensi empathy menjadi aspek terlemah dengan skor 0,941. Berdasarkan hasil Importance Performance Analysis (IPA), atribut-atribut dalam kuadran I—yang menjadi prioritas utama perbaikan—meliputi komunikasi antara karyawan dan pelanggan, pemahaman produk, kecepatan antrean kasir, kesesuaian harga antara label dan sistem kasir, serta kemampuan karyawan dalam menanggapi pelanggan dengan jelas. Rekomendasi peningkatan meliputi pelatihan SOP pelayanan, penataan produk yang lebih sistematis, peningkatan komunikasi, pemeriksaan harga secara rutin, serta penambahan kasir pada jam sibuk.