Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL FLYWHEEL

PROSES TRANSESTERIFIKASI MINYAK BIJI KAPUK SEBAGAI BAHAN DASAR BIODIESEL YANG RAMAH LINGKUNGAN Setyawati, Harimbi; Andjar Sari, Sanny; Wahyuni , Nani
JURNAL FLYWHEEL Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v2i1.148

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk telah meningkatkan kebutuhan sarana transportasi dan aktivitas industri yang berakibat pada peningkatan kebutuhan dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional, sehingga banyak dilakukan penelitian untuk menemukan alternatif pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM). Penelitian ini membahas tentang penggunaan minyak nabati sebagai bahan bakar alternatif pengganti Biodiesel, dimana minyak nabati memiliki titik nyala yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan Biodiesel. Sehingga minyak nabati tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menurunkan titik nyala minyak nabati tersebut. parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi NaOH (0,3%, 0,5%, 0,7%, 0,9%, 1,1 % berat) dan variasisuhu operasi (40, 45, 50, 55, 60 oC) pada proses Transesterifikasi. Analisis yang dilakukan adalah angka cetane dan flash point untuk mengetahui apakah biodiesel tersebut telah memenuhi spesifikasi biodiesel sesuai dengan Standard Nasional Indonesia (SNI) Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa transesterifikasi minyak biji kapuk, biodiesel terbaik dihasilkan pada volume katalis NaOH sebanyak 0,9 gram dan suhu operasi 60 menit.
PENGARUH PENAMBAHAN KATALIS KALIUM HIDROKSIDA DAN WAKTU PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI BIODIESEL MINYAK BIJI KAPUK Setyawati, Harimbi; Andjar Sari, Sanny; Nur Handayani, Hetty
JURNAL FLYWHEEL Vol 3 No 2 (2010): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v3i2.508

Abstract

Penggunaan minyak biji kapuk sebagai sumber minyak nabati yang akan diolah menjadi fatty acid methyl ester atau biodiesel diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari biji kapuk. Pada penelitian ini digunakan minyak hasil esterifikasi dengan kadar FFA sebesar 0,8768% dan rasio methanoldengan minyak pada proses transesterifikasi adalah 6 : 1, variabel yang digunakan adalah konsentrasi katalis KOH yaitu sebesar 0,5% - 1,5% dan waktu reaksi yaitu 30 - 150 menit. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa flash point tertinggi dicapai pada konsentrasi KOH 1% dengan waktu 150 menit, sebesar 135,5°C, viskositas tertinggi 5,4 CP dicapai pada konsentrasi KOH 0.5% dan waktu 150 menit dan cetane index sebesar 47 dicapai pada konsentrasi KOH 1,5 % dan waktu 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa biodesel yang dihasilkan telah memenuhi standart yang disyaratkan.
PENGARUH TEKANAN TERHADAP PENGKONDISIAN UDARA SISTEM EKSPANSI UDARA Sumanto; Sudjana, Wayan; Setyowati, Harimbi; Ahmad Rifa'i, Andi
JURNAL FLYWHEEL Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v6i1.581

Abstract

Pendinginan udara merupakan salah satu hal dari bidang refrigerasi dan pengkondisian udara. Meskipun saling berkaitan, tetapi masingng-masing mempunyai ruang lingkup yang berbeda.teknik pengkondisian udara tidak hanya berfungsi sebagai pendingin,tetapi lebih dari pada itu.Definisi pengkondisian udara (Confort air conditioning) adalah proses perlakuan terhadap udara untuk mengatur suhu, kelembapan, kebersihan, dan pendistribusianya secara serentak guna mencapai kondisi nyaman yang dibutuhkan.an tidak menggunakanya.Mesin pengkodisian udara yang digunakan pada sistem pengkondisian ini adalah Sistem ekspansi udara dengan komponen kompresor 1/2 PK, evaporator dengan media pendingin air, katup ekspansi, dan ruangan aplikasi. Variabel dalam penelitian adalah : Variabel bebasnya adalah Variasi Tekanan 40 Psi, 50 Psi, dan 60 Psi. Variabel terikatnya adalah pengkondisian udara system ekspansi udara. Variabel kontrol yaitu tekanan udara, temperature udara, tempertur pendingin.Dengan variasi tekanan 40 Psi, 50 Psi dan 60 mempunyai pengaruh terhadap pengkondisian udara yaitu pada pengujian dengan variasi tekanan 40 Psi didapat nilai temperatur tertinggi 30 oC, temperatur terendah 20 oC dan tempetratur rata-rata 23,5 oC.Dari pengujian dengan variasi tekanan 50 Psi didat nilai temperatur tertinggi 31,5 oC, temperatur terendah 19,8 oC dan tempetratur rata-rata 23,5 oC.Dari pengujian dengan variasi tekanan 60 Psi didat nilai temperatur tertinggi 34,6 oC, temperatur terendah 19,3 oC dan temperatur rata-rata 23,7 oC.
Penerapan Mesin Pengepres Bubur Kedelai Untuk Peningkatan Produktivitas Produksi Tahu Pada UMKM Sumber Rejeki Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Andjar Sari, Sanny; Sujana, Wayan; Setyawati, Harimbi; Ana Anggorowati, Dwi; Artiyani, Anis
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4746

Abstract

Proses produksi tahu di UMKM Sumber Rejeki milik Bapak Samingin menggunakan peralatan yang manual sehingga karyawan yang bekerja merasakan sakit pada bagian tubuh saat melakukan pekerjaan setiap harinya. Proses pembuatan tahu melalui tahapan pencucian kedelai kemudian direndam dalam air selama 2 sampai hingga 7 jam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang lalu dibersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali-kali. Selanjutnya menggiling kedelai hingga halus dengan mesin penggiling . Setelah kedelai halus langsung ke proses berikutnya yaitu perebusan kedelai sampai mendidih. Kemudian bubur kedelai disaring dengan kain untuk memisahkan ampas yang akan di proses dan sisa sisa air rebusan tadi. Tahap ini tentunya sangat melelahkan,karena memisahkan dengan cara manual. Air yang keluar dari saringan langsung jatuh kedalam wadah yang sudah disiapkan dibawahnya. Selain itu juga pada proses pengepresan tahu dapat terlihat kurangnya perhatian pada postur kerja pekerja yang nantinya akan berdampak pada sakit akibat pekerjaan apalagi jika dilakukan monoton dan berulang. Penerapan mesin pengepresan bubur kedelai diharapkan dapat meminimalkan waktu dan tenaga. Fasilitas kerja pengepresan tahu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pekerja pada UMKM produksi tahu.
Penerapan Workstation Bagian Pemotong Bahan Tas Untuk Peningkatan Produktivitas Pekerja Sari, Sanny Andjar; Setyawati, Harimbi; Anggorowati, Dwi Ana; Hutabarat, Julianus; Tamara, Priscilla
JURNAL FLYWHEEL Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v14i1.6524

Abstract

Home Industry Rangganesvi merupakan usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa konveksi souvenir, kemasan, tas, dan sebagainya. Home industry Rangganesvi terletak di Jl. Ontoseno Baru I No.9 RT.10 RW.02, Kel. Polehan, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Rangganesvi adalah sebuah home industry yang didirikan pada awal bulan Maret tahun 1998 yang terletak di Kota Malang. Usaha home industry Rangganesvi selain memproduksi tas , dompet, dan berbagai souvenir, usaha ini juga melayani jasa menjahit dan sablon satuan minimal 50 pcs. Luas area usaha ini yaitu 14 x 10 meter, lokasi pembuatan tas ini juga berfungsi sebagai tempat tinggal. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada home industry souvenir tas ini adalah untuk dapat meningkatkan produktivitas pekerja dengan dengan menerapkan workstation atau stasiun kerja bagi pekerja di bagian pemotong kain, serta meminimalkan terjadinya aktivitas yang kurang efisien jika ditinjau dari tata letak fasilitas yang dipergunakan dalam operasional home industry tersebut.
Co-Authors -, Solekah -, Solekah Ahmad Rifa'i, Andi Alexander Marsen, Vinsen Anggorowati, Dwi Anna Angreani, Firda Nur Anis Artiyani Anita Anitarakhmi Handaratri Arif, Muhammad Amrizal Ashari, Mohammad Ibrahim Bagas A. Jatyaraga Bagas A. Jatyaraga, Bagas Budiharso, Hery Setyo Dayal Gustopo Dhea Dwi Novitasari Dian Kurnia S. Dinda An Nisa Dinda Galuh Puspitaningrum Dita aulia, Dewi Dwi A. Anggorowati Dwi A. Anggorowati, Dwi Dwi Ana A Dwi Ana A Dwi Ana Anggorowati Erni Junita Erni Junita Sinaga Erni Junita Sinaga Erni Yunita, Erni Faidliyah Nilna Minah Fajriyatul , Fresti Galuh, Dinda Gustopo, Dayal Hastuti, Rakhmawati Indriani, Sri Iva Izatul Mila J, Kevin Jimmy Jimmy Josephine Vania Wisnurusnadia Julianus Hutabarat Krismantono, Mawan L.A, Salammia LA, ST Salamia Lalu Topan Sulistiyono Leonardo K. Atmadja Leonardo K. Atmadja, Leonardo Lisdayanti, Rahajeng M. Zamroni B. F. A Masfianis Rahayu, Alfickril Mawan Kriswantono Mona Riso S. Muyassaroh MUYASSAROH Muyassaroh Muyassaroh Muyassaroh Muyassaroh Nanik Astuti Rahman Nathania, Devona Nelly Budiharti Nisa, Dinda An Nugraha, Ivan Nur Handayani, Hetty Nur Hendri Wahyu Firdaus Nurwijayanti Priscilla Tamara Putri, Chrysant Arasati Rakhmawati Kriswantono Rini Kartika Dewi S., Dian Kurnia S., Mona Riso Salammia LA Sandy, Faradilla Sanny Andjar Sari Sanny Anjarsari Sari, Fitria Rekno Sari, Sanny Andjar Satria Y Sekar Arum Sari Sri Indriani Sriliani Surbakti Sriliani, Sriliani ST. Salamia LA Sudjana, Wayan Sumanto Wahyuni , Nani Wayan Sujana Wulandari, Luluk Sutri Yulianti, Erni Yunita , Erni Zahwa, Nadila