Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Electronic Word of Mouth (E-WoM) terhadap Keputusan Pembelian Produk NPURE Pada Generasi Z Az’zahra, Azlina; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33381

Abstract

Social media makes it easier for consumers to reach information about products and at the same time increases their popularity. This change shows a shift in marketing strategy from conventional media to social media, the majority of users are Generation Z. One effective marketing strategy is Electronic Word of Mouth (E-WOM), where user reviews, recommendations and testimonials are spread online and can be accessed at any time. This research focuses on the impact of Electronic Word of Mouth (E-WOM) on purchasing decisions for NPURE products in Generation Z, with quantitative methods, and using purposive sampling techniques also questionnaires as data collection tools, involving 100 respondents from Generation Z who actively use social media, domiciled in Jabodetabek, and heard or tried NPURE products. The results of this research found a significant positive relationship between Electronic Word of Mouth (E-WOM) and purchasing decisions, with correlation coefficient 0.665, indicating a strong correlation between two variables, while the determination value was 44%. Research shows that Electronic Word of Mouth has a significant impact on purchasing decisions for NPURE products. These findings show the importance of Electronic Word of Mouth as an efficient marketing strategy to create customer trust and encourage purchasing decisions. Media sosial memudahkan konsumen untuk menjangkau informasi mengenai produk dan sekaligus meningkatkan popularitasnya. perubahan ini menunjukkan peralihan strategi pemasaran dari media konvensional ke media sosial, yang sebagian besar penggunanya adalah Generasi Z. Salah satu pendekatan pemasaran yang efektif adalah Electronic Word of Mouth (E-WOM), dimana ulasan, rekomendasi, serta testimoni pengguna tersebar secara online dan dapat diakses kapan saja. Penelitian ini berfokus untuk meneliti dampak Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap keputusan pembelian produk NPURE pada Generasi Z, memakai metode kuantitatif, serta menerapkan teknik purposive sampling dan kuesioner sebagai alat pengumpulan data, dengan melibatkan 100 responden dari generasi Z yang aktif menggunakan media sosial, berdomisili di Jabodetabek, serta pernah mendengar atau mencoba produk NPURE. Hasil penelitian ini menemukan hubungan positif signifikan antara Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan keputusan pembelian, dengan nilai koefsien korelasi sebesar 0,665, menunjukan korelasi kedua variabel kuat, sementara nilai determinasi sebesar 44%. Penelitian menunjukan Electronic Word of Mouth memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian produk NPURE. Temuan tersebut, menegaskan pentingnya Electronic Word of Mouth sebagai strategi promosi yang efisien untuk menciptakan kepercayaan pelanggan serta mendorong keputusan pembelian.
Strategi Digital Branding @kwala.id di Instagram Hertanto, Danessa Valerie; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33395

Abstract

In today’s digital era, digital branding plays a significant role in creating a strong brand image. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of Kwala’s digital branding strategy on Instagram. Theories used in this research are theory of digital branding strategy and new media theory. This research uses a qualitative approach, with case study method. Primary data are obtained from interviews with two key informants and three supporting informants, and also through participatory observation. Meanwhile secondary data is acquired through library research from journals, articles, and books.  The results of this research shows that Kwala’s digital branding strategy on Instagram has proven to be effective in creating a positive brand image and earning customer’s trust as a brand that helps everyone to sleep better and solve their sleep problems.Through elements of digital branding, Kwala has shown a great success in it’s effort to create a positive brand positioning, brand personality, and brand identity. However, there is still room for improvement in Kwala’s digital branding strategy to increase their audience reach, positioning Kwala as a top-of-mind brand in the sleep industry. Dalam era digital yang berkembang pesat, digital branding menjadi elemen penting dalam membangun citra merek yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberhasilan strategi digital branding yang diterapkan oleh Kwala melalui Instagram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi digital branding dan teori media baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara dengan dua orang key informants, dan tiga orang informan pendukung, serta observasi partisipatif. Sementara data sekunder diperoleh dari hasil studi kepustakaan melalui jurnal, artikel, dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital branding Kwala di Instagram telah berhasil menciptakan citra merek dan loyalitas pelanggan yang kuat, sehingga Kwala telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen sebagai merek solusi untuk semua permasalahan tidur. Hal ini juga dikarenakan penerapan elemen digital branding yang baik dalam melakukan strategi digital branding. Secara keseluruhan, Kwala berhasil mengembangkan elemen brand positioning, brand identity, dan brand personality yang cukup baik, namun Kwala tetap dapat memaksimalkan lebih strategi digital branding yang telah dilakukan dengan memperluas jangkauan audiens dan target pasar, sehingga dapat menjadi merek top-of-mind di industri perlengkapan tidur.
Personal Branding Dancer Laki-laki di Media Sosial TikTok Teodorus, Reynald Adril; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.27783

Abstract

A dancer, regardless of gender, must do personal branding on social media. This research wants to know the strategies male dancers use in building personal branding and the impact of personal branding on male dancers' career opportunities. The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection methods are interviews, observation, literature study, and documentation. The results show the strategies used by male dancers in this study when building personal branding, namely being consistent and committed to maintaining quality, collaborating with brands, and uploading content on accounts regularly. Personal branding built through social media can open career opportunities such as dancer content creators. Seorang penari atau dancer, terlepas dari gender, perlu melakukan personal branding di media sosial. Penelitian ini ingin mengetahui strategi yang digunakan dancer laki-laki dalam membangun personal branding dan mengetahui dampak personal branding terhadap peluang karir dancer laki-laki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil menunjukkan strategi yang digunakan dancer laki-laki pada penelitian ini saat membangun personal branding yakni konsisten dan berkomitmen menjaga kualitas, berkomitmen terhadap brand yang bekerjasama, mengunggah konten pada akun secara berkala. Personal branding yang dibangun melalui media sosial bahkan mampu membuka peluang karir seperti dancer content creator. 
Pengaruh Minat terhadap Kepuasan Khalayak (Studi pada Podcast PodHub di Kanal YouTube Deddy Corbuzier) Meicella, Fioren; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.33283

Abstract

Podcasts, with their on-demand nature, are a popular form of new media among Generation Z. Accessible via platforms like YouTube in audio-visual format, podcasts attract audiences with engaging and relevant content. One notable example is PodHub, a segment of Deddy Corbuzier's Close The Door podcast, hosted by Deddy Corbuzier and Vidi Aldiano. This research investigates the influence of audience interest on satisfaction with the PodHub podcast.Using the Uses and Gratification theory, the study applies a quantitative approach with purposive sampling and a questionnaire for data collection. The sample includes Generation Z individuals residing in Jakarta, aged 12–27, who actively listen to PodHub. The results reveal a strong positive relationship between interest and satisfaction. The correlation coefficient is 0.862, indicating a very high correlation, while the determination value of 74.4% confirms that interest significantly affects satisfaction. These findings highlight that relevant content, combined with an engaging communication style, enhances the audience’s experience. Interest plays a critical role in shaping audience satisfaction, demonstrating its importance in media consumption patterns. The research underscores how PodHub successfully meets the needs of its audience, emphasizing the potential of podcasts as a medium for delivering satisfying and meaningful content. Podcast dalam bentuk audio visual melalui saluran YouTube semakin banyak digemari khalayak. Salah satu contoh podcast yang populer di Indonesia adalah PodHub, bagian dari podcast Close The Door milik selebritis Deddy Corbuzier. Podcast ini dipandu oleh Corbuzier dan penyanyi Indonesia, Vidi Aldiano. Penelitian ini akan mengukur pengaruh minat terhadap kepuasan khalayak terhadap podcast PodHub. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification dengan pendekatan kuantitatif. Dengan teknik purposive sampling peneliti menyebarkan kuesioner dengan sampel generasi Z dengan rentang usia 12- 27 tahun berdomisili Jakarta.  Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif antara variabel dengan hasil uji koefisien korelasi menunjukkan nilai 0,862, artinya korelasi kedua variabel tersebut sangat tinggi. Nilai determinasi sebesar 74,4% menunjukkan adanya pengaruh antara variabel minat terhadap variabel kepuasan khalayak. Ketertarikan pada konten yang relevan, dan gaya komunikasi yang menarik mampu menciptakan pengalaman memuaskan bagi pendengar podcast PodHub. 
Analisis Semiotika Representasi Budaya dalam Film "Agak Laen” Maulana, Azzahra Putri; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.33499

Abstract

Film as a communication medium in shaping public opinion, spreading values, and preserving culture. This study focuses on the role of film as a mass communication medium that is able to convey moral messages and social values. This study uses a descriptive qualitative method with Roland Barthes' semiotic theory to analyze signs and symbols in the film Agak Laen. This study analyzes how the film Agak Laen reflects the shift in Batak cultural values ​​in the context of modern society, although the film Agak Laen does not focus on indications of Batak culture. By focusing on the philosophy of Dalihan Na Tolu, this study examines how these traditional values ​​adapt to changing times. The results of the study show that this film presents a complex picture of the Batak cultural identity that continues to develop. In addition, the film Agak Laen shows a form of self-criticism for the government through the symbol of the night market. This is considered a representation of the government's lack of attention to local businesses and it is hoped that through this social criticism the government can pay attention to how local businesses that provide jobs for the lower classes can continue to operate. Film sebagai media komunikasi dalam membentuk opini publik, menyebarkan nilai-nilai, dan melestarikan budaya. Penelitian ini berfokus pada peran film sebagai media komunikasi massa yang mampu menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis tanda dan simbol dalam film berjudul “Agak Laen”. Penelitian ini menganalisis bagaimana film “Agak Laen” merefleksikan pergeseran nilai-nilai budaya Batak dalam konteks masyarakat modern. Meskipun film “Agak Laen” tidak fokus pada indikasi kebudayaan Batak, dengan fokus pada falsafah Dalihan Na Tolu, penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai tradisional ini beradaptasi dengan perubahan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menyajikan gambaran yang kompleks tentang identitas budaya Batak yang terus berkembang. Selain itu film “Agak Laen” menunjukkan sebuah bentuk otokritik untuk pemerintah melalui simbol pasar malam. Hal tersebut dianggap sebagai representasi dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap usaha-usaha lokal dan diharapkan melalui kritik sosial tersebut pemerintah dapat memperhatikan bagaimana usaha-usaha lokal yang menjadi lapangan pekerjaan untuk masyarakat kecil bisa tetap beroperasi.
Interaksi Komponen Komunikasi Interpersonal oleh Pramusapa di Layanan Transjakarta Surya, Elizabeth; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34980

Abstract

This research discusses the interpersonal communication interactions of waiters on Transjakarta services. Transjakarta is a public transportation company that is part of a Regional Owned Enterprise (BUMD) with the first Bus Rapid Trans Jakarta transportation system in the Southeast and South Asia region. After operating for 11 years, Transjakarta is actively developing performance, coverage, service quality and sustainability of services. Communication is an important factor in determining the success of a company's services. Therefore, this research aims to find out how the interpersonal communication interactions of waiters in Transjakarta services work. This research uses Interpersonal Communication Theory and uses a qualitative approach with an interview method. The results of the research show that the interpersonal communication interactions of waiters in Transjakarta Services include interpersonal communication components, namely sender-receiver, encodingdecoding, messages, channels, interference, feedback, areas of experience, and effects. Apart from that, equal collaboration between interpersonal communication and consistency in carrying out the company's vision, mission and values is able to create effective interpersonal communication interactions through service by Transjakarta attendants. This is what makes customers feel respected and appreciated. Penelitian ini membahas interaksi komunikasi interpersonal pramusapa di layanan Transjakarta. Transjakarta merupakan perusahaan transportasi umum yang menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan sistem transportasi Bus Rapid Trans Jakarta pertama di kawasan Asia Tenggara dan Selatan. Setelah beroperasi selama 11 tahun Transjakarta giat mengembangkan kecakapan, lingkup, taraf pelayanan, dan persisten dari layanan. Komunikasi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pramusapa Transjakarta. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi interpersonal dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pramusapa Transjakarta meliputi komponen-komponen komunikasi interpersonal, yaitu pengirim-penerima, encoding-decoding, pesan-pesan, saluran, gangguan, umpan balik, bidang pengalaman, dan efek. Selain itu, kolaborasi sepadan antara komunikasi interpersonal dan konsistensi untuk menjalankan visi misi serta nilai perusahaan mampu menciptakan interaksi komunikasi interpersonal yang efektif melalui pelayanan oleh pramusapa Transjakarta. Hal ini lah yang membuat pelanggan merasa dihormati dan dihargai.
Pengaruh Konten Somethinc terhadap Perilaku Konsumtif Angelie, Chelvie; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34996

Abstract

In the constantly changing digital landscape, TikTok has emerged as an essential platform for promoting products and shaping consumer habits. With features such as TikTok Live, TikTok Shop, and TikTok Stories, brands are able to engage directly with their audiences and streamline the purchasing process. Somethinc, a skincare company, utilizes TikTok to engage consumers with innovative content. The aim of this research is to examine how Somethinc's product-related content on TikTok impacts consumer behavior. Employing theories of marketing communication, content marketing, and consumer behavior, this study adopts a quantitative methodology along with probability sampling techniques, involving 100 participants who follow Somethinc’s official TikTok account and have made purchases of their products. The outcome of the T test indicates that the significant value for variable X (Content Marketing) in relation to variable Y (consumptive behavior) is 0.00, which is less than 0.05, leading to the conclusion about the variable's impact. The findings reveal that Somethinc's TikTok content significantly influences consumer behavior, with a determination value of 67.1%, underscoring the importance of quality, appeal, and content delivery methods in affecting consumer purchasing choices. Dalam lanskap digital yang terus berubah, TikTok telah muncul sebagai platform penting untuk mempromosikan produk dan membentuk kebiasaan konsumen. Dengan fitur-fitur seperti TikTok Live, TikTok Shop, dan TikTok Stories, merek dapat terlibat langsung dengan audiens mereka dan menyederhanakan proses pembelian. Somethinc, sebuah perusahaan perawatan kulit, menggunakan TikTok untuk melibatkan konsumen dengan konten yang inovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana konten terkait produk Somethinc di TikTok memengaruhi perilaku konsumen. Dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran, pemasaran konten, dan perilaku konsumen, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel probabilitas, yang melibatkan 100 partisipan yang mengikuti akun TikTok resmi Somethinc dan telah melakukan pembelian produk mereka. Hasil dari uji T menunjukkan bahwa nilai signifikan untuk variabel X (Content Marketing) dalam kaitannya dengan variabel Y (perilaku konsumtif) adalah 0,00, yang kurang dari 0,05, yang mengarah pada kesimpulan tentang dampak variabel tersebut. Temuan ini mengungkapkan bahwa konten TikTok Somethinc secara signifikan memengaruhi perilaku konsumen, dengan nilai determinasi sebesar 67,1%, menggarisbawahi pentingnya kualitas, daya tarik, dan metode pengiriman konten dalam memengaruhi pilihan pembelian konsumen.
Analisis Pengaruh Personal Branding Aeronshiki di TikTok terhadap Loyalitas Penggemar Scene MPL ID Tedjo, Alessandro Angelo; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35412

Abstract

Social media has become a primary platform for fostering interaction between fans and public figures, including in the e-sports industry. MLBB's popularity is not only limited to the casual player segment, but also extends to professional competitions such as the Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID). This study aims to analyze the influence of Aeronshiki's Personal Branding on fan loyalty on TikTok. Using Personal Branding theory as the foundation, the study examines the dimensions of quality, association, trust, and emotional value as factors influencing fan loyalty. This study adopts a quantitative research approach, utilizing a survey method to gather data through questionnaires distributed to 100 selected respondents via purposive sampling. The collected data is processed using SPSS software and analyzed through simple linear regression. The findings indicate that Aeronshiki's Personal Branding significantly influences fan loyalty, primarily driven by the dimensions of trust and quality. A coefficient of determination of 48% reveals that Personal Branding impacts fan loyalty, while the remaining 52% is influenced by other factors. This study highlights the importance of Personal Branding management through social media platforms like TikTok in enhancing fan loyalty within the e-sports industry. Media sosial kini menjadi platform utama dalam membangun interaksi antara figur publik dan penggemar, termasuk di industri e-sports. Popularitas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tidak hanya mencakup pemain kasual, tetapi juga berkembang hingga ranah kompetisi profesional, salah satunya Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra diri Aeronshiki terhadap loyalitas penggemar di TikTok. Teori citra diri digunakan sebagai landasan konseptual dengan menekankan dimensi kualitas, asosiasi, kepercayaan, dan nilai emosional sebagai faktor yang membentuk loyalitas penggemar. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode survei. Data diperoleh dari 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra diri Aeronshiki berpengaruh signifikan terhadap loyalitas penggemar, dengan dimensi kepercayaan dan kualitas menjadi kontributor utama. Nilai koefisien determinasi sebesar 48% mengindikasikan bahwa loyalitas penggemar dipengaruhi oleh citra diri, sementara 52% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan citra diri melalui media sosial, khususnya TikTok, sebagai strategi untuk meningkatkan loyalitas penggemar dalam industri e-sports.
Analisis Komunikasi Kelompok Adi and Friends Organizer Menggunakan Teori Leader-Member Exchange (Studi Pada Pernikahan Klien) Sissy, Cecilia; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 9 No. 2 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i2.33330

Abstract

The wedding organizer builds a work team to organize and ensure the event runs smoothly according to the agreement in the planning process. Smoothness of group communication, there is a good team dynamic, when a group is a whole unit and is not separated from each other, so that it influences each other. This research uses the Leader-Member Exchange theory and the concept of group communication in Wedding organizing. This research also aims to know the group communication process, obstacles, and barriers of the Adi and Friends Organizer team. The subjects of this research are Adi and Friends Organizer, and the object of research is their group communication. The results of the research showed that comfort in the work grew from the comfort of the family atmosphere and understanding the requests and needs at wedding events to achieve client loyalty or satisfaction. This research found that obstacles are sudden changes that affect time and communication tools, also, the crew's communication experience was not good in using words that caused miscommunication and misinformation. The management barriers included a lack of understanding of the wedding organizer's sense of responsibility and work culture. Wedding organizer membentuk tim kerja untuk mengatur dan memastikan acara berjalan dengan baik sesuai kesepakatan dalam proses perencanaan. Kelancaran komunikasi kelompok terdapat dinamika tim yang bagus, yaitu ketika sebuah kelompok sebagai kesatuan yang utuh dan tidak terlepas satu sama lain sehingga saling mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan teori Leader-Member Exchange dan menggunakan konsep komunikasi kelompok dan wedding organizer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi kelompok, kendala, dan hambatan tim Adi and Friends Organizer. Subjek penelitian ini adalah Adi and Friends Organizer dan objek penelitian adalah komunikasi kelompok Adi and Friends Organizer. Hasil penelitian menunjukan bahwa kenyamanan dalam lingkungan kerja tumbuh karena rasa solidaritas dari suasana kekeluargaan yang diberikan serta memahami keinginan dan kebutuhan klien pada acara pernikahan untuk mencapai loyalitas atau kepuasan klien. Selain itu, penelitian ini mengetahui kendala seperti perubahan mendadak yang mempengaruhi waktu yang terbatas serta tidak mendukungnya alat komunikasi dan mengetahui hambatan komunikasi serta hambatan manajemen dalam tim Adi and Friends Organizer. Hambatan komunikasi yang dialami crew adalah kurang baik dalam penggunaan kata yang menimbulkan miskomunikasi dan misinformasi. Hambatan manajemen yaitu belum memahami rasa tanggung jawab dan budaya kerja Wedding organizer.
Strategi Komunikasi Konten Kreator Edsa Estella di TikTok Christina, Christina; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 9 No. 2 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i2.33335

Abstract

TikTok has become one of the most popular informative social media applications in the digital era, encompassing various aspects of life, including health. Edsa Estella, a content creator on TikTok, provides her audience with educational and inspiring content about healthy lifestyles. This study employs a qualitative method to analyze data, with data collection techniques conducted through observation of the TikTok account @edsaestella and in-depth interviews. The findings reveal that Edsa’s content covers various aspects of a healthy lifestyle, including exercise, nutrition, diet, and mental health, emphasizing the importance of self-love. Her content is dominated by motivational themes that aim to encourage a healthy lifestyle, presenting information in an engaging and easily digestible manner for her audience. Through an inspiring and motivational approach, Edsa Estella’s content successfully encourages her audience to adopt healthy lifestyles by utilizing compelling storytelling, appealing visuals, and trending music. The @edsaestella account also optimizes factors that enhance a strong connection with its audience. This study aims to provide deeper insights into the role of content creators as information disseminators, social media as a medium for distribution, and healthy living as an increasingly popular positive trend. TikTok menjadi salah satu aplikasi media sosial informatif terpopuler di era digital ini, yang berisikan berbagai macam aspek kehidupan, termasuk kesehatan. Edsa Estella, seorang kreator konten di TikTok, menyajikan informasi mengenai gaya hidup sehat melalui konten yang mengedukasi dan menginspirasi kepada audiensnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi terhadap akun TikTok @edsaestella dan wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konten yang diproduksi Edsa mencakup berbagai aspek gaya hidup sehat, mulai dari olahraga, nutrisi, dan pola makan, hingga kesehatan mental yang menggarisbawahi pentingnya mencintai diri sendiri (self-love). Edsa mendominasi tema kontennya dengan motivasi untuk menjalani hidup sehat, menghadirkan informasi yang menarik dan mudah dipahami oleh audiensnya. Melalui pendekatan yang inspiratif dan penuh motivasi, konten yang dibuat Edsa Estella mampu menginspirasi audiens untuk menjalani gaya hidup sehat dengan memperhatikan daya tarik bercerita, visual, dan penggunaan tren musik. Akun @edsaestella juga mengoptimalkanm faktor yang dapat mendukung hubungan kuat dengan audiensnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih lanjut mengenai peran konten kreator sebagai penyampai informasi, media sosial sebagai sarana penyebaran, dan gaya hidup sehat sebagai tren positif yang semakin berkembang.