Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis faktor penyebab ketidaksantunan berbahasa jawa siswa di sekolah dasar (studi kasus di SDN 02 pangongangan) Linggar Yuly Mayaningtyas; Sri Budyartati; Apri Kartikasari HS
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan berbahasa setiap orang dapat dilihat dari bagaimana tata cara berbahasa yang mereka gunakan pada saat bertutur. Bahasa Jawa merupakan bahasa keseharian yang sering digunakan siswa SDN 02 Pangongangan dalam bertutur. Namun, masih banyak ditemukan tuturan-tuturan kurang santun yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan bentuk ketidaksantunan berbahasa Jawa siswa, (2) Menjelaskan faktor penyebab ketidaksantunan berbahasa Jawa siswa. Ketidaksantunan berbahasa Jawa dapat dilihat dari penyimpangan yang terjadi pada prinsip-prinsip kesantunan berbahasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa SDN 02 Pangongangan. Data bentuk ketidaksantunan diperoleh dari tuturan antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru dan juga hasil wawancara sedangkan data faktor penyebab diperoleh dari data verbal dan hasil wawancara siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk ketidaksantunan yang dilakukan siswa SDN 02 Pangonganan antara lain yaitu: membentak, mengejek dan berkata kasar (dancuk, asu, jangkrik dll ), (2) Faktor penyebab ketidaksantunan yang dilakukan siswa dibagi menjadi 2 yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal antara lain berasal dari keluarga, masyarakat, dan teman sebaya. Sedangkan faktor internal yaitu pilihan kata, nada, emosi, kurangnya rasa hormat, kebiasaan dll
Studi literatur : keefektifan model pembelajaran problem based learning (pbl) sebagai upaya membangun keterampilan higher order thinking skills (hots) siswa sd Meilina Rahmawati; Sri Budyartati; Maya Kartikasari
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan globalisasi memberikan dampak yang signifikan terhadap pendidikan. Dengan perkembangan tersebut siswa diharapkan memiliki kemampuan yang relevan dengan abad 21untuk dapat beradaptasi pada kehidupan saat ini keterampilan tersebut meliputi keterampilan berpikir tingkat tinggi. HOTS yakni salah satu kemampuan seseorang untuk dapat menganalisis_,mengevaluasi dan juga mencipta. Pembelajaran yang menunjang HOTS salah satunya problem based learning dimana model ini menekankan pembelajaran dengan pemberian masalah secara nyata dan siswa didorong untuk dapat memecahkan masalah tersebut. Dalam penulisan artikel ini mwnggunakan metode literature review dengan mengumpulkan sejumlah jurnal untuk dikaji dan dianilisis yang sesuai dengan topik pembahasan. Model problem based learning mampu untuk membangun keterampilan higher order thingking skill (HOTS) siswa SD karena pada model problem based learning memiliki ciri dimana masalah digunakan sebagai fokus pembelajaran.
Analisis Pelaksanaan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada Siswa Kelas 5 SDN Giripurno Dwi Puji Lestari; Vivi Rulviana; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dimulai tahun 2021 dan merupakan pengganti Ujian Nasional (UN). AKM merupakan penyederhanaan dari Ujian Nasional yang kompleks.. penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pelaksanaan AKM, faktor penghambat serta mengetahui evaluasi pelaksanaan Asesment Kompetensi Minimum. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga menarik kesimpulan serta dalam pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan asesmen komptensi minimum di SDN Giripurno sudah berjalan dengan baik dan memerlukan berbagai persiapan salah satunya adalah persiapan komputer, dalam pelaksanaan AKM ini banyak faktor penghambat salah satunya adalah sarana dan prasarana yang belum memadai, serta evaluasi dalam pelaksanaan AKM ini meskipun banyak faktor penghambat namum pelaksanaan berjalan dengan baik dan juga nilai yang dicapai siswa kelas 5 sudah memenuhi standart.
Penerapan Modul Literasi Digital Berbasis Budaya Lokal Madiun untuk Meningkatan Kemampuan Literasi Siswa Kelas V SDN 02 Klegen Madiun Daffa Adhiza Ilfani; Vivi Rulviana; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul literasi digital adalah sebuah pengembangan model literasi yang didesain dengan IT untuk lebih menarik dan lebih mudah untuk diakses dimanapun dengan alat elektronik. Penelitian ini dilakukan disekolah SDN 02 Klegen dengan sasaran siswa kelas V. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas V SDN 02 Klegen Madiun dan keuntungan yang diperoleh dari penerapan modul tersebut. Penelitian ini melibatkan guru kelas dan 28 siswa kelas V  SDN 02 Klegen. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada pra skilus hasil nilai ketuntasan hanya 7% setelah dilakukan penerapan hasil siklus I dengan nilai rata-rata 71,3 atau 54% mencapai ketuntasan kemudian dilanjutkan siklus II mendapatkan nilai rata-rata 82,35 atau 96% mencapai ketuntasan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas V SDN 02 Klegen. Keuntungan yang diperolah dalam penelitian ini meningkatkan kemampuan literasi siswa, menambahkan pengetahuan budaya lokal Madiun, meningkatkan kemampuan IT siswa, dan menambah media belajar literasi siswa.
Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dalam penanaman nilai karakter siswa kelas IV SDN 4 Kedung Banteng Kabupaten Ponorogo Marselia Wahyu Ria Indrianti; Vivi Rulviana; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi projek penguatan profil pelajar pancasila dalam penanaman nilai karakter. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 Kedung Banteng yang berjumlah 9 anak. Data penelitian diperoleh melalui Kepala Sekolah dan Guru Kelas IV dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah penanaman karakter pada diri siswa melalui kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila diperlukan beberapa tahapan yakni: 1) perencanaan, yang meliputi pembentukan tim fasilitasi projek, pengidentifikasian tahap kesiapan sekolah dalam menjalankan kegiatan P5, penentuan tema dan dimensi profil pelajar pancasila, perancangan alokasi waktu, penyusunan modul projek, dan pengembangan alur dan asesmen projek. 2) pelaksanaan, meliputi mengawali kegiatan, mengoptimalkan kegiatan P5, menutup rangkaian kegiatan P5, dan mengoptimalkan keterlibatan mitra luar. 3) evaluasi, yang meliputi penyusunan laporan perkembangan siswa, pelaksanaan evaluasi, dan tindak lanjut keberlanjutan dari kegiatan P5 yang telah dilaksanakan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Flashcard terhadap Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas IV SDN Mejayan 01 Widya Dwi Astuti; Sri Lestari; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL Berbantuan media flashcard terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PPKn kelas IV SDN Mejayan 01. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbantu flashcard berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dari segi kognitif, nilai rata-rata postest pada  kelas kontrol 66,00 meningkat setelah diberi perlakuan  menjadi 11,33 sedangkan nilai rata- rata    postest kelas eksperimen 77,33 .setelah itu melakukan uji prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas dengan hasil nilai signifikansi kelas kontrol sebesar  0,556 > 0,05 ,kelas eksperimen sebesar 0,102 > 0,05 , sedangan nilai uji homogen kedua kelas  diperoleh nilai sig 0,633.dari nilai  signifikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen berdistribusi normal dan memiliki varian yang sama. Setelah melakukan uji prasyarat kemudian melakukan uji hipotesis mengguanakan uji independent sampel t-test dengan hasil kelas eksperimen dan kontrol diperoleh t hitung= 4,243 dan t tabel =2002, karena t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, oleh karena itu dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran PBL berbantuan flashcard terhadap hasil belajar PPKn siswa  kelas IV sekolah dasar Mejayan 01.jadi hasil pengujian hipotesis dapat disimplkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model PBL berbantuan flashcard terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn
Hubungan penggunaan aplikasi tik tok dengan degradasi karakter siswa SD Firgian Adisaputra; Sri Budyartati; Apri Kartikasari HS
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan penggunaan aplikasi Tik Tok dengan degradasi karakter siswa SD. Media sosial bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam hal berkomunikasi sehingga memiliki dampak bagi pengguna baik itu pendidikan karakter, akhlak, dan degradasi karakter. Tik Tok merupakan salah satu media sosial baru dimana setiap pengguna bisa membuat, berbagi video serta berinteraksi secara langsung melalui kolom komentar maupun chat pribadi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif korelasi yang menggunakan desain penelitian paradigma sederhana. Jumlah sampel penelitian adalah 114 orang siswa kelas V di sekolah dasar Se-Kecamatan Taman. Pengambilan sampel dengan cara Probability Sample untuk menentukan besarnya sampel di setiap sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik kuisioner/angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis normalitas dan analisis linieritas untuk uji hipotesis dengan bantuan program SPSS for windows seri 26. Dalam penggunaan aplikasi Tik Tok yaitu  kemungkinan degradasi karakter yang terbentuk berdasarkan manfaat dimana Tik Tok tidak memberikan manfaat bagi penggunanya. Dari degradasi karakter yang dihasilkan yaitu siswa tidak menghormati orang yang lebih tua, berperilaku layaknya orang yang sudah dewasa dan bertutur kata tidak sopan. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, memperoleh hasil koefisien korelasi (rxy) atau r hitung sebesar -,033 dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan jumlah responden (n) = 114 siswa. Sehingga memperoleh r tabel = 0,182, dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa  r hitung < r tabel maka dapat hipotesis alternatif (Ho) diterima yaitu tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara aplikasi Tik Tok (X) dan degradasi karakter (Y) siswa kelas V SDN Se-Kecamatan Taman. Hasil perhitungan hubungan antara variabel aplikasi Tik Tok (X) dan degradasi karakter (Y)  ditunjukkan dengan korelasi rxy 0,033. Berdasarkan tabel intrepretasi nilai r korelasi rxy 0,033 terletak pada rentan nilai r 0,00-0,033 berada pada tingkat hubungan yang sangat rendah. Maka disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan aplikasi Tik Tok dan degradasi karakter. Dengan demikian, hasil penelitian in menunjukkan bahwa aplikasi Tik Tok tidak memberikan (sumbangan) dalam degradasi karakter yang dimiliki siswa.
Perubahan Sistem Pelaksanaan Pembelajaran Siswa dari Daring ke Luring di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Gianita Dea Muktiasari; Endang Sri Maruti; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan sistem pelaksanaan pembelajaransiswa dari daring ke luring di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif deskriptif , dengan menggunakan metode ini bertujuan untuk dapat mengetahui informasiterkait perubahan sistem pelaksanaan pembelajaran di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Dalampenelitian ini, peneliti menggunakan beberapa metode untuk mengumpulkan data yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi. Pada hasil penelitian ini perubahan sistem pelaksanaan pembelajaransiswa dari daring ke luring di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun sangat mempengaruhi dalam prosesbelajara mengajar. Dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evalusi dalam pembelajaran. Dan jugadalam hasil penelitian ini perubahan sistem laksanaan pembelajaran terhadap siswa mengalamibeberapa perubahan seperti antusias siswa yang lebih baik dan partisipasi siswa dalampembelajaran yang meningkat
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Literasi Sains IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Novia Cahyani Putri; Sri Budyartati; Lingga Nico Pradana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Problem Based Learning adalah salah satu yang dibangun di atas beberapa masalah yang memerlukan penyelidikan yang sungguh-sungguh, atau pertanyaan yang menuntut solusi nyata atas masalah yang muncul dalam kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan model Problem Based Learning untuk literasi sains pada siswa kelas IV SDN 01 Winongo. Peserta penelitian adalah siswa SDN 01 Winongo kelas IV B. Desain pretest dan posttest digunakan dalam metode penelitian kuantitatif jenis ini, dan tes digunakan untuk mengumpulkan data. Maksimal 20 siswa dari satu kelas, Kelas IV B, digunakan sebagai sampel untuk penelitian ini. Hal ini terbukti dari analisis data bahwa ada peningkatan literasi sains setelah menggunakan model Problem Based Learning. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kelas IV SDN 01 Winongo memang menerapkan model Problem Based Learning ditinjau dari literasi sains.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Genially pada pembelajaran IPAS kelas IV SDN 01 Jiwan Haula Al Anbiya; Sri Lestari; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi tantangan penyampaian materi pada mata pelajaran IPAS, yang menyebabkan kurangnya minat dan partisipasi aktif siswa, dengan menerapkan model pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang dibantu oleh media interaktif Genially.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data Miles & Huberman, mengumpulkan data dari guru, siswa, dan dokumen kegiatan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa PBL pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD efektif dalam mendukung pembelajaran dengan melibatkan siswa secara aktif, terbukti dengan peningkatan keterlibatan siswa dan kemudahan pemahaman materi melalui penggunaan media Genially.