Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS Andika Cahyo Purnomo; Sri Budyartati; Eka Nofri Ari Yanto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan hal utama dalam proses penerapan Pendidikan pada seluruh jenjang. Dari tahun ke tahun kurikulum mengalami perbaikan hingga yang terakhir kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka merupakan implementasi dari pembelajaran berdiferensiasi yang direpresentasikan pada mata Pelajaran IPAS. Pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mampu mengembangkan potensi dari siswa. Tujuan dari penelitian ini mengetahui bagaimana implementasi kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertempat di MIN 1 Kota Madiun dengan subjek penelitian Kepala sekolah, guru kelas 5G, dan siswa kelas 5G. Data diambil melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu guru sudah melaksanakan proses pengimplementasian kurikulum Merdeka dalam pemebelajaran IPAS melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hal ini terlihat guru sudah menyusun modul ajar sesui dengan CP dan ATP. Pada kegiatan pembelajaran sudah ditemukan kegiatan mengamati, menulis, menemukan, berdiskusi, dan praktek yang menandakan guru sudah berupaya menciptakan kegiatan belajar lebih menarik. Selain itu guru juga sudah melakukan evaluasi baik evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Meskipun sekolah baru menerapkan Kurikulum Merdeka di tahun pertama, hal tersebut tidak menjadi suatu masalah ataupun menimbulkan kendala yang begitu besar. Hal tersebut terjadi karena pihak sekolah sudah melakukan persiapan dengan baik.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif learning tipe example non example terhadap berpikir kritis siswa SD Anis Rahmawati; Endang Sri Maruti; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif learning tipe example non example terhadap berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasy eksperimen. Untuk design penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini siswa kelas V, untuk menjadi sampel yaitu kelas VA dan VB dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yaitu pretest-posttest. Instrumen penelitian menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji kesukaran data, dan uji daya beda. Uji validitas menggunakan korelasi product moments dengan taraf signifikan 5%, uji reliabilitas menggunakan Alpha dengan taraf signifikan 5%. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji hipotesis. Berdasarkan temuan dan penaganalisisan data yang selesai dilakukan, disimpulkan bahwa  model pembelajaran terpengaruh kooperatif learning tipe example non example terhadap berpikir kritis siswa kelas V SDN 02 Mojorejo Tahun Ajaran 2021/2022. Perihal ini dinyatakan dengan nilai thitung = 7,736. Hasil perhitungan tersebut kemudian diperoleh dengan menggunakan ttabel = 1,70562 pada taraf signifikansi 0,00 dan df = 26, thitung > ttabel (7,736 > 1,70562), jika nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (kedua belah pihak) 0,000 < 0,05 Maka ditampilkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.
Media Digital Scrapbook untuk Keterampilan Membaca Pemahaman Kelas 5 SD Yanti Yanti; Sri Lestari; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di Indonesia termasuk dalam perkembangan yang sangat pesat seiring berjalannya zaman. Pembelajaran digital scrapbook. Kohud (Wusqo & dkk, 2021) Digital scrapbook adalah platform yang terhubung ke jaringan komputer, yang dapat dibuat secara digital, diperbarui, disimpan, dan dibagikan. Scrapbook adalah karya seni dua dimensi berbentuk buku dan memiliki bermacam-macam tema yang tersusun atas foto, gambar, quote, catatan penting, dan lain sebagainya. Berdasarkan tabel validasi ahli materi, media digital scrapbook mendapatkan jumlah skor 44 dari 13 butir pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa media dig ital scrapbookdapat dikatakan “layak” dengan presentase kelayakan 84%.  Berdasarkan tabel validasi ahli media, media digital scrapbookmendapatkan jumlah skor 48 dari 14 butir pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa media digital scrapbookmasuk dalam kategori “Sangat Layak” dengan presentase kelayakan 85%.
Faktor penghambat keterampilan menyimak pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum merdeka di kelas IV SD Mochammad Lutkhi Azhari Azhari; Vivi Rulviana; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat pembelajaran keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka di kelas IV SD yang dilaksanakan di SDN Sugihwaras 01 Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengamatan dilakukan selama proses pembelajaran. Wawancara dilakukan terhadap guru kelas IV, dan 2 siswa. Dokumentasi didapat dari foto wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah perubahan kurikulum yang berdampak terutama pada sekolah dasar yaitu: 1) tidak tercapainya tujuan pendidikan pada awal pelaksanaan. Hal ini terjadi karena guru sebagai pendidik belum mampu mengimplementasikan kurikulum baru secara menyeluruh. 2) Kondisi yang tidak memadai. 3) Sosialisasi pengenalan kurikulum baru membutuhkan waktu, kemampuan guru dalam penguasaan kelas masih rendah, dan konsentrasi siswa dalam belajar bahasa Indonesia rendah.
Penilaian sikap ilmiah dan pemahaman konsep siswa pada tema ekosistem dengan menggunakan model Guided Inquiry pada siswa kelas V SDN 02 Pangongangan Siti Dwi Susanti; Sri Budyartati; Tri Wahyuni Chasanatun
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap ilmiah siswa dan pemahaman konsep siswa dengan menggunakan model guided inquiry pada siswa kelas V/A SDN 02 Pangongangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di kelas V/A SDN 02 Pangongangan tahun pelajaran 2019/2020  jumlah siswa 22. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian terdiri tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian penelitian. Berdasarkan data yang terkumpul dapat di deskripsikan dan di analisis. Maka ditarik kesimpulan : 1) Penilaian sikap ilmiah, terhadap siswa kelas V/A  memiliki sikap ingin tahu, sikap kritis, sikap tanggung jawab, sikap terbuka, sikap percaya diri, sikap toleransi, sikap jujur, sikap teliti, sikap disiplin pada tema ekosistem dengan menggunakan model guided inquiry; 2) Pemahaman konsep siswa, dengan menggunakan model guided inquiry pada tema ekosistem sangat tepat untuk pemahaman konsep siswa.
Peningkatan kemampuan membaca permulan melalui vidio animasi pada siswa kelas I SDN 02 Pangongangan Ahmad Nur Kasan; Sri Budyartati; Tri Wahyuni Chasanatun
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui vidio animasi pada siswa kelas I SDN 02 Pangongangan Kota Madiun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaborasi yang dilakukan sebanyak Dua siklus, Dengan subyek penelitian kelas 1 yang  berjumlah 27 anak, yang terdiri dari 15 anak laki- laki dan 12 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pengamatan/observasi dan dilengkapi dengan dokumentasi. Teknik analisi data ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberasilan siswa yang harus dicapai dalam rata- rata  kelas adalah 75 dan ketuntasannya 86%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belajar membaca permulaan melalui vidio animasi dapan meninggakatkan membaca pada siswa kelas I SDN 02 Pangongangan Kota Madiun. Pada pratindakan dengan presentase rata-rata kelompok sejumlah 41%, naik pada siklus I sebesar 8% menjadi 49% dan pada siklus II naik sebesar 37% menjadi 86%. Adapun media yang digiunakan dalam penelitian ini yakni media animasi dalam bentuk CD iteraktif Abacada Cerdas Belajar Baca.
Implementasi gerakan literasi sekolah melalui dongeng pagi hari (dopari) di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Fidya Nur Azizah; Sri Budyartati; Nur Samsiyah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi merupakan kemampuan yang penting dikuasai peserta didik di abad ke 21. Kemampuan utama yang dibutuhkan yaitu literasi dasar, kompetensi dalam memecahkan masalah, dan kualitas karakter. Literasi dasar menjadi kemampuan inti peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini saling berhubungan dengan tuntutan dalam keterampilan membaca yang memahami informasi secara kritis, analitis, dan reflektif. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi gerakan literasi sekolah melalui dongeng pagi hari (dopari) di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Subjek penelitian dipilih di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun karena SDN 02 Mojorejo Kota Madiun karena sudah mengimplementasikan gerakan literasi sekolah melalui dongeng pagi hari. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu peneliti sendiri, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis data menggunakan model kualitatif dari Miles dan Hubberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Gerakan Literasi Sekolah melalui Dopari di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun sudah berjalan dengan baik jika dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Gerakan Literasi Sekolah melalui Dongeng Pagi Hari “Dopari” di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun sudah terlaksana dengan maksimal jika dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta dapat meningkatkan minat baca dan kedisiplinan peserta didik.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Tema 5 Muatan IPA Kelas V SD 02 Mojorejo Kota Madiun Almira Dini Khairina; Sri Budyartati; Nur Samsiyah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discovery learning adalah strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk melakukan observasi, eksperimen atau tindakan ilmiah sehingga mendapatkan hasil kesimpulan dari kegiatan yang dilakukannya. Media audiovisual memainkan peran penting dalam proses pendidikan, terutama ketika digunakan oleh guru dan siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Tema 5 Muatan IPA Kelas V SD 02 Mojorejo Kota Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Quasy Experimental (eksperimen semu). Bentuk quasi experimental yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Desain ini menggunakan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dipenelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yaitu 84 siswa di SDN 02 Mojorejo Kota Madiun yang terdiri dari tiga kelas. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu VC kelas eksperimen dan kelas VB kelas kontrol. Sampel penelitian ini adalah 56 siswa kelas V SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara model discovery learning berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SD, hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis didapatkan nilai t hitung = -2,760 < t tabel = 2,048 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
Penilaian diri pada pembelajaran matematika dengan media dakon pada siswa kelas IV di SDN 01 Nambangan Lor Dwi Damayanti; Sri Budyartati; Tri Wahyuni Chasanatun
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui penilaian diri pada pembelajaran matematika dengan media dakon pada siswa kelas IV di SDN 01 Nambangan Lor. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV dengan jumlah 21 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan penelitian, dan tahap penyelesaian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari dua data yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika menggunakan media dakon cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika dan dengan adanya lembar angket penilaian diri dapat disimpulkan siswa dalam pembelajaran matematika dengan media dakon membuat siswa lebih memahami materi, lebih aktif, tidak membosankan, dan tidak mengalami kesulitan saat proses pembeajaran dengan media dakon.
Penguatan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan E-Learning Yuniarti Galuh Purwanti; Endang Sri Maruti; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan e-learning sebagai penguatan literasi digital siswa kelas V SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan Guru kelas V SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik wawancara, angket dan dokumentasi. Adapun instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar angket dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data model Miles dan Huberman yaitu data reduction (reduksi data), data display (Penyajian Data), conclusion drawing/verification (Penarikan Kesimpulan dan klarifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran elearning dengan aplikasi Microsoft Teams terbukti dapat meningkatkan literasi digital siswa kelas V SDN 02 Mojorejo Kota Madiun yang dilakukan dalam tiga aspek yang sudah dilaksanakan dengan baik yaitu literasi digital sebagai content pembelajaran, literasi digital sebagai media pembelajaran dan literasi digital sebagai media komunikasi guru dan siswa serta dengan penguatan literasi digital melalui pengorganisasian literasi digital yang dikemukakan oleh Beetham, Littlejohn dan McGill yang terdiri dari tujuh komponen yaitu literasi informasi, digital scholarsip, learning skills, ICT literacy, career and identy management, communication and collaboration dan media literacy