Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Pelaku Industri Rumahan di Kota Mataram Santoso, Heroe; Rosanensi, Melati; Azhar, Raisul; Husain, Husain; Suriyati, Suriyati; Dharma, I Made Yadi; Widyawati, Lilik; Alfiansyah, Muhamad Wisnu
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2806

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan peluang besar bagi pelaku industri rumahan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi, seperti keterbatasan literasi digital, kurangnya pemahaman pemasaran online, serta belum optimalnya pengelolaan administrasi berbasis digital. Kondisi ini menghambat pertumbuhan usaha dan adaptasi terhadap era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku industri rumahan dalam memanfaatkan TIK guna mendukung proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi digital sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas mitra. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan workshop berbasis praktik langsung, serta pendampingan implementasi. Materi yang diberikan mencakup penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, pemanfaatan marketplace, serta penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta monitoring perkembangan usaha setelah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan TIK. Pelaku industri rumahan mulai menerapkan pemasaran digital dan pencatatan keuangan berbasis aplikasi, yang berdampak pada peningkatan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan potensi peningkatan pendapatan. Dengan demikian, implementasi pemanfaatan TIK terbukti efektif dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan industri rumahan di era digital.
Implementasi Multi-Authentication pada Smart Door Lock Berbasis ESP8266 Widyawati, Lilik; Husain, Husain; Latif, Kurniadin Abdul; Sastrawan, L. Irvan
Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol. 8 No. 2 (2026): May
Publisher : Sekawan Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v8i2.975

Abstract

Home security has become a primary concern, where conventional lock systems have significant weaknesses such as risk of loss, ease of duplication, and inability for remote monitoring. This re-search develops a Smart Door Lock system based on ESP8266 and Blynk with a multi-sensor and multi-authentication approach to overcome these problems. The system integrates RFID RC522 and 4x4 keypad as two-factor authentication (2FA) that can be toggled as needed, equipped with IR MH-B sensor for forced entry detection, ESP32-CAM for visual documentation, and Blynk platform for remote management. The research uses the ADDIE method which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages with Black Box Testing approach. Imple-mentation results show the system successfully functions with a success rate of 98.29% from 1,405 tests. Average RFID reading time 447.5ms, total access time 1.27 seconds, and Blynk notification delay 2.38 seconds, meeting the response target of < 3 seconds. The 2FA mechanism proved effec-tive with 100% validation accuracy, toggle mode functions perfectly with EEPROM persistence. Remote management features via Blynk achieved 100% reliability for adding and removing RFID cards, changing passwords, and remote control. The IR sensor successfully distinguished legal and forced openings with 97.5% accuracy. ESP32-CAM integrated perfectly with automatic trigger via REST API for visual documentation to Telegram. The system is considered feasible as a modern, secure, and easy-to-operate home security solution.