Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PTPN IV Regional I Unit Group Serdang II Sei Karang Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Alya Anandita Siregar; Supriadi Supriadi; Julkarnain Julkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional I Unit Group Serdang II. Masalah penurunan atau fluktuasi kinerja sering kali dipengaruhi oleh efektivitas pimpinan dan dorongan kerja internal karyawan. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis data primer yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Proses pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, di mana setiap pernyataan diukur menggunakan skala Likert untuk mendapatkan data yang akurat dan terstruktur. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini mencakup seluruh karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Regional I Unit Group Serdang II yang berjumlah 73 orang, menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Selanjutnya, metode analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan memanfaatkan bantuan aplikasi SPSS versi 26 untuk menguji hipotesis secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, gaya kepemimpinan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, begitu pula dengan motivasi kerja yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Regional I Unit Group Serdang II. Ditinjau dari nilai koefisien determinasi, kedua variabel tersebut memiliki kontribusi yang kuat dalam menjelaskan variasi perubahan kinerja karyawan di perusahaan.
Pengaruh Work Life Balance dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Stovia Garuda Yaksa Medan Azzura Putri Maharani; Supriadi Supriadi; Julkarnain Julkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Stovia Garuda Yaksa Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT Stovia Garuda Yaksa Medan. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil analisis regresi dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial, variabel work-life balance memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Stovia Garuda Yaksa Medan. Demikian pula dengan variabel lingkungan kerja, secara parsial juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Selanjutnya, pengujian secara simultan mengonfirmasi bahwa work-life balance dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi kepuasan kerja karyawan yang dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut adalah sebesar 52,5%, sedangkan sisanya sebesar 47,5% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain di luar model penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, perusahaan disarankan untuk terus mendukung keseimbangan kehidupan kerja karyawan serta menjaga kondusivitas lingkungan kerja guna meningkatkan kepuasan kerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Pelatihan K3 dan Komitmen Manajemen terhadap Kepatuhan Karyawan dalam Penerapan Keselamatan Kerja pada PT. Pelindo Regional I Cabang Belawan Ivana Aurel Salsabina; Supriadi Supriadi; M. Nelson Pinem
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan komitmen manajemen terhadap kepatuhan karyawan dalam penerapan keselamatan kerja pada PT. Pelindo Regional I Cabang Belawan. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan K3 dalam menekan angka kecelakaan kerja serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan karyawan terhadap prosedur keselamatan kerja, khususnya pada sektor kepelabuhanan yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 59 petugas keamanan (security) yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Data dianalisis menggunakan uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas). uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji T, uji F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hipotesis secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan karyawan. Komitmen manajemen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan karyawan. Secara simultan, pelatihan K3 dan komitmen manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan karyawan dalam penerapan keselamatan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan K3 yang didukung oleh komitmen manajemen yang kuat mampu meningkatkan kepatuhan karyawan terhadap prosedur keselamatan kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan program pelatihan serta memperkuat komitmen manajemen guna mewujudkan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan di Ramayana Teladan Medan Silvia Putri Ningsih; Supriadi Supriadi; M. Tahir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan di Ramayana Teladan Medan. Fenomena utama dalam penelitian ini diidentifikasi dari adanya penurunan atau belum optimalnya pencapaian target kerja harian karyawan ritel modern meskipun perusahaan telah mengalokasikan program pelatihan tahunan secara berkala. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menguji seluruh populasi karyawan tetap dan kontrak di Ramayana Teladan Medan yang berjumlah 84 orang melalui teknik total sampling (sensus). Pengumpulan data primer dilakukan secara komprehensif menggunakan instrumen kuesioner berskala Likert 5 poin yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, autokorelasi), analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis (uji t parsial dan uji F simultan) yang diolah melalui perangkat lunak IBM SPSS 23.0. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa variabel Pelatihan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai thitung 20.751 > ttabel 1.663. Demikian pula, variabel Pengembangan SDM (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai thitung 6.015 > ttabel 1.663. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif signifikan dengan nilai Fhitung mencapai 680.740 > Ftabel 3.11 serta nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.953 mengindikasikan bahwa sebesar 95.3% variasi variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan secara eksplanatoris oleh program pelatihan dan pengembangan SDM, sedangkan sisanya sebesar 4.7% dipengaruhi oleh faktor eksternal lain di luar pemodelan regresi ini.
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Sumut Kantor Pusat Medan Siti Ayuni Tri Anggita; Supriadi
Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): Call for Paper: Desember 2024
Publisher : Yayasan Literasi Emas Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67551/vc2es043

Abstract

The formulation of the problem in this research is to find how influences of job satisfaction on employes performance. How influences work of load on employes performance. This research aims to determine the effect of job satisfaction and work of load on employes performance at PT. Bank Sumut Medan Head. The methods used in this research are validity test, reliability test, classical assumption test, linear regression, and hypothesis testing. Data is measured or processed using SPSS, with a sample using a questionnaire distributed to 82 employess at PT. Bank Sumut Medan Head. The results of this research indicate that the variable job satisfaction effect positive and significant on employes performance. The work of load variable effect positive and significant on employes performance. Variables job satisfaction and work of load effect positive and significant on employees performance.