Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DAUN ANGSANA DAN BONGGOL PISANG Firra Rosariawari; Laila Wahyu Susanti
EnviroUS Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.101 KB) | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.63

Abstract

ABSTRACT Organic Waste is object of this research. The research aims to study the process of making Mol from Angsana Leaves, Banana Roots/weevil and its applicate for composting process. The product of this research is from Organic waste, it’s used as bioactivator or local microorganism (Mol). This research was taken by many resources of article journal. Many product of Mol, consist of Angsana Leaves (Pterocarpus indicus) and Banana Roots are discussed. The result of composting by bioactivator each other are shown and observed. Fermentation from Angsana Leaves and Banana Roots is done for 15th day. The result research of composting process based on resource article journal revealed that : Angsana Leaves Mol meet the standard for pH, C-Organic, N-Total according SNI 19-7030-2004.
PEMODELAN KEBISINGAN LALU LINTAS BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS MENGGUNAKAN MULTIPLE LINEAR REGRESSION PADA JALAN KEDUNG COWEK SURABAYA Firra Rosariawari; Muhammad Almadhany
EnviroUS Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.451 KB) | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.81

Abstract

Kedung Cowek road is a primary arterial road serving a national scale, so it has a high traffic volume that causes traffic noise. So it is necessary to have a traffic noise model that can predict traffic noise to facilitate efforts to control traffic noise. This study aims to obtain a traffic noise model based on the traffic volume of each type of vehicle. The method used in this research is a direct survey on Kedung Cowek road to obtain data on noise levels and traffic volume. Data analysis to obtain traffic noise modeling using Multiple Linear Regression with the help of Minitab software version 19. The traffic noise model on Kedung Cowek road obtained is LEQ = 71.292 + 0.001811 MC + 0.00487 LV - 0.0078 HV with a value the coefficient of determination (R2) of 0.5940. This model is still not very good, because many vehicles use non-standard exhausts which cause higher noise levels.
PENERAPAN KONSEP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN METODE 5R (REDUCE, REUSE, RECYCLE, REPLACE, AND REPLANT) BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KEBRAON KOTA SURABAYA Firra Rosariawari; Alfredo Paelongan
EnviroUS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.112

Abstract

Garbage management with the 5R concept (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, and Replant) is one method that was considered complex in dealing with garbage problems in the planning area. The 5R method that involving community participation will be able to reduce the rate of garbage generation that occurs in the research area. Analysis of the data using the correlation analysis method to show a fairly good correlation between the participation of the community in managing garbage and reducing the garbage produced. Research data shows that with the 5R method, the community can reduce garbage as much as 40.83% of the garbage generated by the community, in other words, community participation in implementing the 5R concept can answer the problem of the large number of household garbage generation which is the main source of garbage generation in the Kebraon area, Surabaya city.
PEMANFAATAN SEDIMEN SELOKAN SALURAN AIR DI DINOYO SURABAYA SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM GUNA MENDUKUNG URBAN FARMING YANG RAMAH LINGKUNGAN Firra Rosariawari; Fabian Pascalis Serenai
EnviroUS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.125

Abstract

Dredging sediment by the Public Works Department of Highways and drainage Surabaya generate sediments as much as 595 040 m3 / year. Sediment reuse is intended to increase the potential value of sediment as a nursery growing medium for landscaping or urban agriculture, this study aims to determine the effect of sediment as a planting medium by mixing the results of other waste processing, including green compost and coco peat using variations 1:1;1, 1:3:1, 1:5:1, the vegetative test of Capsicum frutescens nursery for 2 weeks, and response to the addition of NPK fertilizer. The results of the study after pretreatment drying, pulverizing, sifting showed the best mixture ratio was 1; 1; 1 with the final result parameters C 3.58%, N 0.31%, P 0.02%, K 1.63%, CEC 43 .92 emol/kg, C/N 21, pH 8.55, no toxicity with percentage inhibition of seed growth 4%, optimal nursery growth and lower nutrient loss. Research shows that sediment can be used as a mixed substrate for eco-friendly planting media in sustainable long time.
PENYISIHAN LOGAM TERLARUT Cr PADA LIMBAH BATIK SECARA FITOREMEDIASI DENGAN MENGGUNAKAN TANAMAN KANGKUNG AIR Farah Andina Fauziyah; Firra Rosariawari
Prosiding ESEC Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional (ESEC) 2020
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.726 KB)

Abstract

Limbah buangan umumnya terkandung senyawa organik maupun anorganik yang bersifat toksik bagi manusia. Pada penelitian ini bertujuan menyisihkan kandungan logam terlarut Cr pada limbah batik menggunakan kangkung air (Ipomoea aquatica).Pada penelitian ini memvariasikan komposisi media tanam (limbah batik : air isi ulang) yaitu 30:70, 70:30, dan 100:0 dan (limbah batik : aquades) dengan waktu kontak 15 hari dan waktu sampling setiap 10, 13,16, 19, dan 22 hari untuk mendapatkan hasil yang optimum. Tahapan penelitian ini yaitu pengambilan tanaman, aklimatisasi, RFT, lalu proses fitoremediasi.Hasil dari penelitian didapatkan bahwa kangkung air (Ipomoea aquatica) menurunkan logam Cr sebesar 67,5% pada komposisi (limbah batik : air isi ulang) 30 70 pada waktu sampling 10 hari setelah melewati RFT sebesar 66,8% dan pada komposisi media tanam (limbah batik : aquades) 30 70 pada waktu sampling 10 hari setelah RFT. Tanaman kangkung air merupakan tanaman hiperkumulator yang dapat membantu menyisihkan logam berat pada air limbah.
PENYISIHAN TDS DAN KEKERUHAN MENGGUNAKAN PNEUMATIC RAPID MIXING DAN BAFFLE CHANNEL PADA AIR SUNGAI DAN LIMBAH LAUNDRY Firra Rosariawari; Farras Naufal Zingga
Prosiding ESEC Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional (ESEC) 2020
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.588 KB)

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang diperlukan seluruh makhluk hidup. Dewasa ini pencemaran badan air oleh limbah domestik sampai pada tahap yang mengkhawatirkan. Limbah domestik yang langsung dibuang ke badan air dapat mencemari badan air, untuk itu perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Salah satu unit pengolahan yang terdapat pada proses pengolahan air adalah koagulasi dan flokulasi. Koagulasi pneumatik dan flokulasi menggunakan saluran bersekat dapat dijadikan alternatif pada sistem pengolahan air dimana dapat menyisihkan kandungan terlarut total dan kekeruhan pada cairan. Variasi pada penelitian ini yaitu diameter pipa (0,056 m, 0,031 m, dan 0,021 m), gradien kecepatan (700 detik-1, 850 detik-1, dan 1000 detik-1) dan juga perbedaan viskositas yang didapat dari bahan baku air sungai dan limbah laundry. Hasil penelitian menunjukkan koagulasi pneumatik dan flokulasi menggunakan saluran bersekat optimum pada variasi diameter pipa koagulasi 0,021 m dan gradien kecepatan koagulasi sebesar 1000 detik-1, dimana mampu menyisihkan TDS hingga 78,9% dan kekeruhan 90% pada air sungai, serta 79,9% TDS dan 93,4% kekeruhan pada air limbah laundry.
EFEKTIV ITAS BIOKOAGULAN (Samanea saman) DALAM MENYISIHKAN PADATAN TERSUSPENSI PADA AIR LIMBAH DOMESTIK Zilda Diandra Zuraida; Firra Rosariawari
Prosiding ESEC Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional (ESEC) 2020
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.724 KB)

Abstract

Air sebagai sumberdaya alam yang sangat penting, dibutuhkan di berbagai kegiatan masyarakat, pertumbuhan penduduk di Indonesia yang pesat khususnya di kota-kota besar telah mendorong peningkatan kebutuhan akan lingkungan. Hal tersebut mengakibatkan timbulnya permasalahan pada sistem sanitasi lingkungan, penelitian ini menggunakan koagulan biji trembesi sebagai biokoagulan, tawas dan FeCl3 sebagai koagulan kimia, Dari penelitian ini didapatkan hasil variasi pH (rentang asam, basa dan netral) dan dosis koagulan 32mg/l, 40mg/l, 56mg/l, 64mg/l dan 72mg/l berpengaruh pada penelitian ini, terjadi penyisihan TSS hingga 79,51% menggunakan biokoagulan, sedangkan pada Alumunium Sulfat penyisihan terjadi 88,68% dan Ferri Klorida 92,02%. Perbandingan koagulan dilakukan agar mengetahui efektifitas biokoagulannetral) dan dosis koagulan 32mg/l, 40mg/l, 56mg/l, 64mg/l dan 72mg/lberpengaruh pada penelitian ini, terjadi penyisihan TSS hingga 79,51%menggunakan biokoagulan, sedangkan pada Alumunium Sulfat penyisihanterjadi 88,68% dan Ferri Klorida 92,02%. Perbandingan koagulandilakukan agar mengetahui efektifitas biokoagulan
PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PADA PROSES PEMANFAATAN CANGKANG KEPITING MENJADI KITOSAN DALAM MENYISIHKAN LOGAM BERAT TERLARUT (Cu2+) Firra Rosariawari; Getlin Ainur Hana
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.902 KB)

Abstract

Industri elektroplating merupakan salah satu penghasil limbah berupa logam berat. Metode yang dapat digunakan untuk meurunkan kandungan logam berat terlarut (Cu2+) salah satunya adalah proses adsorpsi dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting menjadi kitosan sebagai adsorben dengan melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi dengan variasi massa adsorben 1, 2, 4 dan 8 gr, serta waktu pengadukan selama 5, 15, 30 dan 45 menit. hasil penelitian pada deasetilasi menunjukkan bahwa temperatur 120 derajat C selama 2 jam menghasilkan derajat deasetilasi tertinggi yaitu 89,01%. Massa kitosan sebesar 8 gram pada proses adsorpsi secara batch dengan lama pengadukan 45 menit merupakan yang paling optimum dalam menyisihkan logam berat terlarut (Cu2+) sebesar 97%.
POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH TPS DI KABUPATEN GRESIK SEBAGAI BAHAN BAKAR REFUSED DERIVED FUEL (STUDI KASUS TPS PEGANDEN) Firra Rosariawari; Mochammad Qidham Arrizal Aninuddin
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.391 KB)

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk yang besar yaitu mencapai 1.298.184 jiwa. Sesuai laporan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Kabupaten Gresik Tahun 2020, data potensi timbulan sampah telah mencapai 140 ton/hari. Indikator Keberhasilan Pengelolaan sampah Kabupaten Gresik baru mencapai 38% dan sebesar 62% dari timbulan sampah belum terkelola. Perlu adanya penerapan konsep Waste to Energy (WTE) dalam pengelolaan sampah skala perkotaan. Refused Derived Fuel (RDF) merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep Waste to Energy (WTE) yang memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar alternatif. Dalam pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar RDF, dibutuhkan nilai kadar air, kadar volatil, kadar abu dan nilai kalori yang memenuhi standar dari Kementerian Perindustrian.
EFEKTIFITAS KOMBINASI KOAGULASI-FLOKULASI PIPA CIRCULAR DAN BAFFLE CHANNEL TERHADAP AIR SUNGAI Firra Rosariawari; Syafina Ramadhini Estie Rahayu
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.135 KB)

Abstract

Air sungai masih mengandung banyak partikel tersuspensi (TSS) ataupun koloid. Hal ini bisa menyebabkan air sungai menjadi keruh, sehingga baku mutunya tidak terpenuhi dan tidak layak digunakan untuk air bersih. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk proses pengolahan air bersih yaitu koagulasi-flokulasi dengan sistem hidrolis. Adapun pengadukan hidrolis yang digunakan yakni Pipa Circular untuk pengadukan cepat dan Baffle Channel sebagai pengadukan lambat. pada penelitian kali ini variasi yang digunakan yaitu dosis koagulan (65,75,85, dan 95 mg/L), waktu pengendapan (30,60, dan 90 menit), debit aliran (8, 10, dan 12 L/menit), dan diameter linkar selan (20, 30, dan 40 cm) guna mengetahui adanya pengaruh penyisihan TSS maupun kekeruhan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengadukan hidrolis mampu meremoval kadar TSS sebesar 82,54% dan kekeruhan sebesar 80,89% pada dosis optimum 85mg/L dengan diameter lingkar selang 20 cm.
Co-Authors Achmad Afandi Oktavianto Adila Putri Anindya Ahmad Iqbal Addzikri Ahmad Iqbal Addzikri Alfredo Paelongan Ali, Munawar Amanda Cornelia Prastiwi Ana Mauidatul Khasanah Ananda Iqbal Ibrahim Anatasia Wira Harianti Anidah H Triwulandari Anisa Nurrahma Annisa Pita Safira Aprilia Permata Sari Aprilia Putri Ningrum Arini Sayyidah Achmad Atikah Margi Utami Aulia Ulfah Faradiba Aulia Ulfah Farahdiba Aussie Amalia Bunga Cinta Kasih Dea Kirana Nurlaili Debora Rousyella Saulina Tampubolon Della Lusiana Fitri Dheas Rizqi Ameilia Dila Rahmayanti Dila Rahmayanti Dila Rahmayanti Dila Rahmayanti Dwi Agus Novianto Emeralda Rieke Wibowo Erdio Maulana Wijayanto Erdio Maulana Wijayanto Eva Oktavia Fabian Pascalis Serenai Farah Andina Fauziyah Farah Eka Putri Ramadaniati Farras Naufal Zingga Fikry Ardianto Fitri Alya Tampubolon Getlin Ainur Hana Gita Fitriani Hermawan Finistyanto Himmatul Aliyah Rosydi Iwan Wahjudianto Iwan Wahjudijanto Kabul Fadilah Laila Wahyu Susanti M. Faisal Fadhil Moch Altof Maulana Mochammad Qidham Arrizal Aninuddin Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mohammad Pranoto S Muhammad Almadhany Muhammad Fathin Taqiyuddin Muhammad Taufik Albanjari Murti, Restu Hikmah Ayu Novembrianto, Rizka Novirina Hendrasarie Novirina Hendrasarie Novirina Hendrasarie Nuriadin Kazal Nurvita Cundaningsih Okik Hendriyanto Okik Hendriyanto Cahyonugroho Olla Kemala Dyani Pandu Wicaksono Praditya Sigit Ardisty Sitogasa Putri Dwi Yanti Rahmat Aditya Reynaldi Restu Hikmah Ayu M Reyhan Adista Ramadhani Risma Indah Salsabila Sherly Galuh Puspita Shinta Esharikha Sumaidi Sumaidi Syafina Ramadhini Estie Rahayu Syahrul Munir Syahrul Romadon Tiara Mohamad Mirwan Tuhu Agung Rachmanto Tuhu Agung Rachmanto William Steviano Lesa Zilda Diandra Zuraida