p-Index From 2021 - 2026
5.071
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SEGIEMPAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DITINJAU DARI HASIL BELAJAR Rokhimatul Fitroh; Siti Khabibah; Nihayatus Sa'adah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Cartesian Vol. 3 No. 1 November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v3i1.5169

Abstract

Pendidikan menjadi program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam pendidikan, proses pembelajaran harus direncanakan oleh guru agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Namun faktanya, tidak sedikit guru yang hanya menggunakan metode ceramah saat melaksanakan pembelajaran di kelas. Hal ini membuat siswa kurang aktif, mengantuk dan bosan sehingga sulit memahami materi dan mendapatkan hasil belajar yang rendah. Oleh karena itu, seorang guru perlu merencanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi yang akan disampaikan. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan guru saat proses pembelajaran matematika materi segiempat yaitu model pembelajaran jigsaw. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran jigsaw ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes materi segiempat yang sejumlah enam soal pada siswa kelas VII materi segiempat. Data yang didapat meliputi data hasil belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan tingkat pencapaian hasil belajar siswa. Pembelajaran dikatakan efektif jika hasil belajar siswa secara klasikal di atas 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% siswa mendapat nilai minimal 75. Dengan kata lain, model pembelajaran jigsaw efektif ditinjau dari hasil belajar siswa kelas tujuh materi segiempat.
ANALISIS VALIDASI PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KUBUS DAN BALOK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Nurida Ulinuha; Siti Khabibah; Siti Faizah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1070

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk membuat dan mengukur validitas modul pembelajaran matematika materi kubus dan balok berbasis contextual teaching and learning untuk kelas VIII SMP/MTs sederajat. Metode penelitian mengadaptasi penelitian pengembangan model ADDIE yang menggunakan empat tahapan saja yaitu analysis, design, development, dan evaluation. Hasil validasi modul dari validator ahli media dan validator ahli materi masing-masing mendapatkan rata-rata 89,583 dan 91,667 dengan kriteria sangat valid. Kata Kunci: modul pembelajaran matematika, contextual teaching and learning, ADDIE.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII MTs NURUL IMAN Laila Aisyah; Siti Khabibah; Nihayatus Sa’adah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2021): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v6i2.2085

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh fakta bahwa guru di MTs Nurul Iman masih menggunakan ceramah sebagai satu-satunya metode pembelajaran. Pembelajaran tersebut dapat mengakibatkan siswa kurang antusias ketika pembelajaran, banyak siswa yang kurang memahami materi serta banyak siswa yang diam dan malu bertanya. Hal tersebut mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe talking stick diharapkan dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada materi lingkaran yang ditinjau dari aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa dan respon siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan One-Shot Case Study. Jenis penelitian ini yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dan angket dengan menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas siswa, lembar tes hasil belajar dan lembar angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas belajar siswa tergolong aktif dengan hasil persentase 64,3%. (2) Hasil belajar siswa tidak tuntas dengan hasil persentase 42,9%. (3) Respon siswa yaitu positif dengan hasil persentase secara klasikal yaitu 77,8%. Kata Kunci: pembelajaran, kooperatif, talking stick, lingkaran
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG KELAS IX MTS DARUL ULUM SUMBER PENGANTIN JOGOROTO Husnun Nadzifah; Siti Khabibah; Nihayatus Sa’adah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2021): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v6i2.2088

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran di MTs Darul Ulum Sumber Pengantin Jogoroto yang masih berpusat pada guru seperti ceramah, dan tanya jawab. Pembelajaran tersebut menyebabkan peserta didik mudah bosan sehingga tidak tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Hal ini juga menjadikan peserta didik kurang antusias dalam pembelajaran sehingga hasil belajar peserta didik masih belum mencapai standar yang ditentukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran cooperative script pada materi bangun ruang sisi lengkung yang ditinjau dari respon dan hasil belajar peserta didik. Rancangan penelitian ini menggunakan Pre-Experimental dengan desain One-Shot Case Study sedangkan metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada penerapan model pembelajaran cooperative script menghasilkan data: (1) Hasil belajar peserta didik yang tuntas ada 9 peserta didik, sedangkan yang tidak tuntas 13 peserta didik, maka persentase secara klasikal nilainya 40.9%. (2) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran cooperative script adalah positif yang ditunjukkan bahwa terdapat 6 pernyataan yang memperoleh tanggapan positif, dan persentase respon positif tersebut adalah 60%. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran cooperative script pada materi bangun ruang sisi lengkung tidak efektif. Kata Kunci: Keefektifan, Cooperative Script, Bangun Ruang Sisi Lengkung.
Eksplorasi berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika berbasis computational thinking Tina Rosyana; Dwi Juniati; Siti Khabibah
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 1 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i1.30720

Abstract

Creativity in problem-solving needs to be strengthened through a systematic thinking framework. This study aims to explore students' creative thinking patterns in solving mathematics problems based on computational thinking (CT). A descriptive qualitative approach was employed, involving three junior high school students in West Bandung Regency representing high, medium, and low levels of mathematical ability. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and essay test focusing on four elements of CT (decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking) and four indicators of creative thinking (fluency, flexibility, originality, and elaboration). The results revealed High-ability students demonstrated strong integration between CT and conceptual creativity. Medium-ability students exhibited strategic flexibility, although their symbolic representations were not yet stable. In contrast, low-ability students tended to rely on procedural approaches. This study confirms that CT can function as a systematic thinking framework to foster creativity in 21st-century mathematics learning. It also contributes theoretically to understanding the dynamic relationship between CT and mathematical creative thinking and practically to the design of pattern-based tasks that stimulate student creativity.