Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN MAHASISWA KKN DI DESA BARGOTTOPONG DENGAN PROGRAM KERJA UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Silitonga, Yusnita Wahyuni; Lubis, Rafiqah Amanda; Nurmi, Aisyah; Batubara, Melvariani Syari; Hasibuan, Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5a0zb272

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang diwajibkan bagi mahasiswa pada suatu perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan telah melaksanakan kegiatan KKN pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025 di Desa Bargottopong. Salah satu program kerja dari kegiatan KKN adalah upaya pencegahan stunting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan angka stunting adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang stunting. Sosialisasi tentang stunting telah dilakukan di Desa Bargottopong pada tanggal 11 November 2024. Beberapa materi yang disampaikan saat sosialisasi adalah apa itu stunting, bagaimana penyebabnya, akibat stunting dimasa yang akan datang dan cara pencegahannya. Hasil diskusi dengan peserta diketahui bahwa semua sudah mengetahui apa itu stunting, akan tetapi hanya 60% yang sudah mengetahui apa penyebabnya, dan hanya 30% yang mengetahui akibat stunting dimasa yang akan datang dan bagaimana pencegahannya. Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat bargottopong hanya mengetahui sedikit pengetahuan tentang stunting, sehingga melalui sosialisasi ini peserta 100% sudah paham tentang apa itu stunting, bagaimana penyebabnya, akibat stunting dimasa yang akan datang dan cara pencegahannya
Pelatihan Pengolahan Kelor Cookies Di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan Siregar, Irmalia Fitri; Siregar, Yani Sukriah; Novitasari, Wiwik; Lubis, Rafiqah Amanda; Harahap, Imelda Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5ac6aq50

Abstract

Daun kelor merupakan pangan fungsional yang memiliki kandungan gizi tinggi. Jadi perlu ada suatu cara mengolah daun kelor tersebut agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Untuk memaksimalkan daun kelor perlu dilakukan suatu terobosan baru dalam memanfaatkannya. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengolahnya menjadi cookies. Daun kelor di Desa Simatohir belum dimanfaatkan secara optimal padahal tanaman ini mempunyai sejuta manfaat. Pemanfaatan kelor masih sebatas dikonsumsi sebagai sayuran atau pelengkap masakan sehari hari sehingga sangat monoton (membosankan) ditambah lagi banyak individu yang tidak suka mengkonsumsi sayuran. Daun kelor mempunyai potensi sebagai tanaman obat dengan kandungan berbagai macam nutrisi seperti sumber asam amino (protein, kalsium, vitamin A, B, dan C) yang penting untuk kesehatan. Selain itu daun kelor juga mimiliki kandungan asam amino dan antioksidan tinggi yang berfungsi penangkal radikal bebas. Metode pelaksanaan penelitian yaitu pertama pengumpulan bahan baku. Langkah kedua mengolah daun kelor menjadi bentuk olahan kukis. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemasaran produk berbahan baku daun kelor sebagai produk pangan fungsional di Desa Simatohir. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu Kelompok Wanita Tani ( KWT) tentang pembuatan pangan fungsional yaitu kukis
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TEH KECOMBRANG (Etlingera elatior) DI DESA SITARATOIT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Wahyuni Silitonga, Yusnita; Amanda Lubis, Rafiqah; Fitri Siregar, Irmalia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4325-4330

Abstract

Tanamaman kecombrang (Etlingera elatior) termasuk ke dalam tanaman herbal atau tanaman obat yang dapat digunakan sebagai ramuan tradisional. Selain sebagai obat tradisonal teh kecombrang juga dapat dijadikan sebagai pangan fungsional seperti teh herbal. Teh kecombrang telah berhasil diolah oleh beberapa dosen agroteknologi UM-tapsel dan telah disosialisasikan dan dilakukan pendampingan pengolahan dan pengemasan kepada ibu-ibu PKK desa Sitaratoit. Pengolahan teh kecombrang cukup sederhana yaitu bunga kecombrang dicuci bersih. Setelah itu mahkota dilepaskan satu per satu. Mahkota yang telah dilepas diiris kecil-kecil, kemudian dikering anginkan. Setelah itu dikeringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau menggunakan oven. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah untuk mengenalkan dan mendampingi ibu-ibu PKK desa sitaratoit tentang pengolahan teh kecombrang dengan harapan ibu PKK lebih kreatif dan melahirkan produk home industri.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI INISIASI BERWIRAUSAHA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS BUAH LOKAL Amanda Lubis, Rafiqah; Fitri Siregar, Irmalia; Hamid Marpaung, Paisal; Nanda, Nanda; Syapudra Hsb, Emdra; Maulana, Irfahany
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3676-3683

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Al-Ikhsan merupakan salah satu kelompok yang aktif di Desa Simatohir. Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi mitra, maka tim pelaksana pengabdian masyarakat menginisiasi mereka untuk berwirausaha minuman fungsional berbasis buah-buahan lokal yang ada di Kota Padangsidimpuan. Pengolahan buah lokal menjadi produk minuman fungsional selain berupaya untuk menjaga kelestarian buah lokal juga sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi masalah limbah pertanian. Olahan buah lokal sangat berpotensi untuk dikembangkan karena olahannya masih sangat minim bahkan tidak ada. Diantaranya, buah salak, buah balakka dan haramonting dan buah lokal lainnya. Kegiatan ini bertujuan agar untuk : tercapainya kemandirian ekonomi bagi KWT Al-Ikhsan melalui berwirausaha, bertambahnya pengetahuan mitra tentang teknologi dalam mengolah potensi buah lokal menjadi bernilai ekonomis, mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui optimalisasi nilai tambah dari hasil panen pertanian, serta memperkaya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pencapaian dalam penerapan program Merdeka Belajar  Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui metode diskusi kelompok terfokus (FGD), yang melibatkan partisipasi aktif mitra dalam bentuk diskusi, sesi tanya jawab, pelatihan, dan praktik langsung. Dengan tahapan yaitu : Sosialisasi, Pelatihan, Teknologi, Pendampingan dan evaluasi. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi, keterampilan ibu-ibu KWT dalam mengolah minuman fungsional, artikel ilmiah yang dimuat dijurnal pengabdian (Martabe, Sinta 4), Publikasi Media Massa dan Vidio Pelaksanaan yang dipublish melalui youtube.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI Amanda Lubis, Rafiqah; Wahyuni Silitonga, Yusnita; Sari, Elda; Fitri Siregar, Irmalia; Mahmud, Amir; Sofian, Benny; Fuady Darma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Nasution, Yusriani; Puspita Yanty, Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2794-2799

Abstract

Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN AISYIYAH DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA DI PADANGSIDMPUAN (STUDI KASUS RANTING SIBORANG, SIGIRING-GIRING, DAN SABUNGAN JAE) Siregar, Irmalia Fitri; Lubis, Rafiqah Amanda; Siregar, Indra Praja; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Arrasyid, Harun; Lubis, Nur Afifah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30387

Abstract

Ketahanan ekonomi menunjukkan kemampuan suatu keluarga menghadapi tantangan. sebagai contoh masa sebelum, saat, dan sesudah Idul Fitri, karena individu dituntut untuk mengikuti gaya hidup tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal keluarga (aisyiyah) dan strategi yang diperlukan untuk mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Tahapan metode penelitian dilakukan dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan IFE/EFE, analisis SWOT dan analisis PHA. IFE/EFE untuk menganalisis fakor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga, SWOT untuk merumuskan alternatif strategi, dan PHA untuk merumuskan prioritas strategi pengembangan aisyiyah dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TANAMAN KECOMBRANG ( ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN USAHA PRODUKTIF IBU AISYIYAH RANTING DESA SITARATOIT Wahyuni Silitonga, Yusnita; Amanda Lubis, Rafiqah; Nizar Hanafiah Nasution, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2272-2277

Abstract

Desa Sitaratoit merupakan salah satu desa di provinsi Sumatera Utara yang berjarak  kurang lebih 10  km  dari  Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Penduduk desa Sitaratoit berkisar 350 kepala keluarga. Warga muhammadiyah di desa ini berjumlah 83 KK. Pada umumnya mereka bekerja sebagai petani seperti kebanyakan masyarakat desa Sitaratoit. Tanaman unggulan di desa tersebut adalah salak, akan tetapi juga banyak ditemukan tanaman pertanian lain yang tidak termanfaatkan secara maksimal seperti tanaman kecombrang. Dalam kegiatan pengabdian ini yang dilibatkan adalah ibu-ibu Aisyiyah. Ibu-ibu Aisyiyah di desa ini cukup aktif dalam kegiatan persyarikatan, akan tetapi mereka belum memiliki usaha produktif. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membangkitkan minat ibu Aisyiyah untuk melakukan kegiatan yang bersifat produktif. Kegiatan pada pengabdian ini adalah sosialisasi dan pendampingan pengolahan tanaman kecombrang menjadi olahan pangan seperti stick kecombrang dan siala jelly
Co-Authors Abdi, Sulaiman Aisyah Nurmi Amir Mahmud Amir Mahmud Arrasyid, Harun Ayu Lestari Sarumpaet Basri Hasibuan Daulay, Ramadhan Syaputra Derma Sari Desi Kasimah Fitriana Elda Sari Siregar Erti Kumala Indah Fajrin Harahap, Muharram Fatma Suryani Harahap Fery Endang Nasution Fitri Siregar, Irmalia Fuady Darma Harahap, Andes Gilang Perdana Daulay Haldiman, Haldiman Hamid Marpaung, Paisal Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hannum Hannum Harahap, Darmadi Erwin Harahap, Qorry Hilmiyah Hasibuan, Basri Imam Aryo Pahlawan Imelda Sari Harahap Imelda Sari Harahap Indra Praja Siregar Irmalia Fitri Siregar Irmalia Fitri Siregar Isrong Kinarang Lia Agustina Siregar Lubis, Mutiara Lubis, Nur Afifah Luky Wahyu Sipahutar Luky Wahyu Sipahutar Maulana, Irfahany Melvariani Syari Batubara Melvariani Syari Batubara Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi, Muhammad Agung Muhammad Faisal Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nasrita Laila Nasution, Erti Kumala Indah Nasution, Fery Endang Nizar Hanafiah Nasution, Muhammad Nova Suryani Pasaribu Nur Ainun Nurhalimah, Msy. Nurmaini Ginting Nurmi, Aisyah Puspita Yanty, Dini Putra Wijaya Nasution Ritonga, Eka Nurwani Sari, Elda Silitonga, Yusnita Wahyuni Siregar, Indra Praja Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Yani Sukriah Sofian, Benny Sulaiman Abdi Sulaiman Abdi Sulaiman Abdi Suryanto Suryanto Syapudra Hsb, Emdra Syawaluddin Hasibuan Syawaluddin Hasibuan Syawaluddin Syawaluddin Syawaludin Syawaludin Winda Elvina Hasibuan Wiwik Novitasari Wiwik Novitasari Yani Sukriah Siregar Yanty, Dini Puspita Yusriani Nasution Zaidal Ansori