Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI TAMBAH GULA SEMUT AREN DI INDUSTRI RUMAH TANGGA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU, KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA UTARA Lubis, Rafiqah Amanda
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.14552

Abstract

ABSTRAK Nilai tambah pengolahan nira menjadi gula merah sebesar Rp 878,57 per kilogram bahan baku. Artinya, harga bahan baku sebesar Rp 500 menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 878,57 per kg bahan baku. Nilai tambah pengolahan nira menjadi gula semut kini sebesar Rp 4728,57 per kilogram bahan baku. Artinya, harga bahan baku sebesar Rp 500 menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 4728,57 per kg bahan baku. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan gula semut mempunyai nilai tambah yang jauh lebih tinggi dibandingkan pengolahan gula merah. Laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pengolahan per kilogram bahan baku gula sebesar Rp 3657,31 dan margin keuntungan yang diraih perusahaan sebesar 61,68%. Sedangkan laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pengolahan 1 kg bahan baku gula merah sebesar 307,142 dengan margin keuntungan sebesar 33,07%. Nilai tambah gula aren sebesar 61,5%. Sedangkan gula semut aren saat ini 73,55%.
PENGARUH PUPUK ORGANIK GRANUL MODERN DAN WAKTU PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELE (GLYCINE MAX L MERRILL) Nurwani Ritonga, Eka; Kumala Indah Nasution, Erti; Amanda Lubis, Rafiqah; Nanda, Nanda
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.9329

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organik Granul Modern dan waktu penyiangan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kedele (Glycine max L Merrill). penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua faktor yaitu faktor pemberian pupuk Organik Granul Modern dan faktor waktu penyiangan. Dari hasil anasila statistik interaksi kedua perlakuan menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 4 minggu setelah tanam, berat polong per plot, Dari hasil anasila statistik perlakuan waktu penyiangan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 4 mst, jumlah polong per plot. Pengamatan dari semua karakter menunjukkan kriteria pada tinggi tanaman, jumlah polong per plot.
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Panobasan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Siregar, Irmalia Fitri Siregar; Ginting, Nurmaini; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Rafiqah Amanda; Yanty, Dini Puspita; Sargawi, Mansyur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang memengaruhi usahatani kopi, merumuskan strategi pengembangan, serta menentukan prioritas strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas kopi di Desa Panobasan, Kecmatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama usahatani kopi adalah kondisi topografi yang sesuai, cita rasa kopi yang khas, kepemilikan lahan sendiri, serta masa produksi yang panjang. Kelemahan yang dominan antara lain keterbatasan modal, penggunaan teknologi budidaya yang masih konvensional, dan kurangnya penyuluhan pertanian. Dari sisi eksternal, peluang terbesar adalah tingginya permintaan pasar kopi, adanya bantuan bibit dari pemerintah, serta dukungan fasilitas pembiayaan UMKM, sedangkan ancaman yang dihadapi meliputi harga pupuk yang tinggi, fluktuasi harga kopi, dan iklim yang tidak menentu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi prioritas yang dapat diterapkan adalah meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang (strategi WO). Sedangkan hasil analisis AHP menetapkan bahwa strategi utama yang perlu dilakukan adalah mengembangkan teknologi pasca panen, seperti pengeringan mekanis, agar mutu biji kopi tetap terjaga meskipun cuaca tidak mendukung, memanfaatkan teknologi informasi, media sosial, dan platform e-commerce untuk pemasaran kopi secara lebih luas, dan pendampingan kelembagaan dari Pemda serta dinas-dinas terkait dianggap sebagai strategi yang penting karena berperan sebagai akses dan kontrol terhadap sumber daya.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TANAMAN KECOMBRANG ( ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN USAHA PRODUKTIF IBU AISYIYAH RANTING DESA SITARATOIT Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2272-2277

Abstract

Desa Sitaratoit merupakan salah satu desa di provinsi Sumatera Utara yang berjarak  kurang lebih 10  km  dari  Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Penduduk desa Sitaratoit berkisar 350 kepala keluarga. Warga muhammadiyah di desa ini berjumlah 83 KK. Pada umumnya mereka bekerja sebagai petani seperti kebanyakan masyarakat desa Sitaratoit. Tanaman unggulan di desa tersebut adalah salak, akan tetapi juga banyak ditemukan tanaman pertanian lain yang tidak termanfaatkan secara maksimal seperti tanaman kecombrang. Dalam kegiatan pengabdian ini yang dilibatkan adalah ibu-ibu Aisyiyah. Ibu-ibu Aisyiyah di desa ini cukup aktif dalam kegiatan persyarikatan, akan tetapi mereka belum memiliki usaha produktif. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membangkitkan minat ibu Aisyiyah untuk melakukan kegiatan yang bersifat produktif. Kegiatan pada pengabdian ini adalah sosialisasi dan pendampingan pengolahan tanaman kecombrang menjadi olahan pangan seperti stick kecombrang dan siala jelly
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TEH KECOMBRANG (Etlingera elatior) DI DESA SITARATOIT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Irmalia Fitri Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4325-4330

Abstract

Tanamaman kecombrang (Etlingera elatior) termasuk ke dalam tanaman herbal atau tanaman obat yang dapat digunakan sebagai ramuan tradisional. Selain sebagai obat tradisonal teh kecombrang juga dapat dijadikan sebagai pangan fungsional seperti teh herbal. Teh kecombrang telah berhasil diolah oleh beberapa dosen agroteknologi UM-tapsel dan telah disosialisasikan dan dilakukan pendampingan pengolahan dan pengemasan kepada ibu-ibu PKK desa Sitaratoit. Pengolahan teh kecombrang cukup sederhana yaitu bunga kecombrang dicuci bersih. Setelah itu mahkota dilepaskan satu per satu. Mahkota yang telah dilepas diiris kecil-kecil, kemudian dikering anginkan. Setelah itu dikeringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau menggunakan oven. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah untuk mengenalkan dan mendampingi ibu-ibu PKK desa sitaratoit tentang pengolahan teh kecombrang dengan harapan ibu PKK lebih kreatif dan melahirkan produk home industri.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) ASAM AMINO SEBAGAI PENGGANTI PUPUK NPK DARI AIR KELAPA DI DESA SIMATOHIR Irmalia Fitri Siregar; Rafiqah Amanda Lubis; Yusnita Wahyuni Silitonga; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution; Erti Kumala Indah; Sulaiman Abdi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1783-1787

Abstract

Pupuk adalah bahan yang memiliki kandungan satu atau lebih unsur hara yang diberikan pada tanaman untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk terbagi atas 2 (dua) macam yaitu pupuk anorganik (kimia) dan pupuk organik (pembusukan bahan organik) bisa berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan dan kotoran yang umumnya dari proses penguraian (fermentasi). Adapun hasil fermentasi yang dapat dimanfaatkan sebagai POC pada kegiatan pengabdian di desa Simatohir  ini adalah fermentasi dari bakteri yakult dengan menambahkan air kelapa dan sumber protein dari telur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus produksi tanaman dari pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) asam amino menggantikan pupuk NPK (kimia). .Hasil kegiatan di publikasikan dalam bentuk jurnal di jurnal MARTABE.
IMPLEMENTATION OF LOCAL WISDOM-BASED BIOTECHNOLOGY TEXTBOOK FROM TABAGSEL REGION ON CREATIVITY AND CRITICAL THINKING SKILLS OF STUDENTS AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Melvariani Syari Batubara; Rafiqah Amanda Lubis; Elda Sari Siregar; Happy Sri Rezeki Purba; Ilmi Aulina Rahim
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL PELITA PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/dmxre321

Abstract

The objective of this study is to determine the implementation of a Tabagsel local wisdom-based biotechnology textbook on the creativity and critical thinking abilities of students at UMTS in the biotechnology course. The method employed in this research is PTK to assess the creativity and critical thinking abilities of students at UMTS. This PTK was conducted in 2 cycles, each consisting of stages: Analysis, Fact Finding, Conceptualization, Planning, Implementation, Additional Fact Finding, and Evaluation. The results of this study indicate that the highest score on the student creativity test in cycle I was 85 and the lowest was 54. The highest score on the student creativity test in cycle II was 95 and the lowest was 75. The increase in student creativity test scores was 10 points. The number of students who achieved mastery on the creativity test in cycle I was 12 students and in cycle II was 17 students, with an increase of 5 students. The conclusions of this study are: The PKK on the student creativity test in cycle I was 50% and in cycle II was 70%, with an increase of 20%; The percentage of students who achieved mastery on the critical thinking test was 80%, while those who did not achieve mastery was 20%.
Phytochemical Profile and Antioxidant Activity of Torch Ginger Flower Tea at Various Drying Temperatures Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Nurmaini Ginting; Fatma Suryani Harahap; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution; Muttaqin Kholis Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14134

Abstract

Kecombrang can be categorized as a functional plant because it contains phytochemical compounds and antioxidants that can be further developed into herbal tea products. The objective of this study was to determine the phytochemical constituents and antioxidant activity of kecombrang tea processed at three different drying temperatures: 60, 70, and 80 °C. Phytochemical profiling was conducted using both qualitative and quantitative approaches. The qualitative analysis included the identification of alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids, glycosides, and triterpenoids, while the quantitative analysis focused on total flavonoids and total phenolics. The results revealed that all tested phytochemical compounds were present in the kecombrang tea extracts except saponins. The highest total flavonoid content was observed at the drying temperature of 60 °C, reaching 32.21 mg QE/g extract, whereas the lowest was recorded at 80 °C with 8.61 mg QE/g extract. Interestingly, the extract processed at 80 °C exhibited the highest total phenolic content at 11.60 mg GAE/g extract, while the lowest phenolic content was found at 60 °C with 2.72 mg GAE/g extract. The strongest antioxidant activity was also observed at 80 °C, with an IC50 value of 34.92 ppm. Overall, increasing the drying temperature tended to decrease most phytochemical constituents.
Farmers Field School (FFS): Meningkatkan Pengetahuan Dan Kesejahteraan Petani Desa Kaluku Tinggu Melalui Pendekatan Inovatif Nanda Nanda; Rafiqah Amanda Lubis; Mukhlis Mukhlis; Fery Endang Nasution; Luky Wahyu Sipahutar; Irmalia Fitri Siregar; Melvariani Syari Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xc9fa062

Abstract

Program Farmers Field School (FFS) yang dilaksanakan di Desa Kaluku Tinggu, Sulawesi Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan petani lokal melalui penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. Program ini merupakan bagian dari Program Bertani Untuk Negeri yang difasilitasi oleh Yayasan Edufarmers Foundation International dan BPP Mantikole. Dalam pelatihan ini, petani diperkenalkan dengan berbagai teknologi inovatif, seperti pembuatan pupuk organik cair berbasis photosynthetic bacteria dan aplikasi pupuk tersebut di ladang jagung mereka. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi demonstrasi dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani: skor pemahaman petani sebelum pelatihan rata-rata adalah 60%, sementara setelah pelatihan meningkat menjadi 85%, dengan peningkatan sebesar 25%. Penerapan pupuk organik cair juga berhasil mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen sebesar 20%. Berdasarkan hasil ini, program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Disarankan agar program ini dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan dan diperluas ke desa-desa lain yang membutuhkan teknologi pertanian berkelanjutan
PENDAMPINGAN MAHASISWA KKN DI DESA BARGOTTOPONG DENGAN PROGRAM KERJA UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Aisyah Nurmi; Melvariani Syari Batubara; Basri Hasibuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5a0zb272

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang diwajibkan bagi mahasiswa pada suatu perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan telah melaksanakan kegiatan KKN pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025 di Desa Bargottopong. Salah satu program kerja dari kegiatan KKN adalah upaya pencegahan stunting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan angka stunting adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang stunting. Sosialisasi tentang stunting telah dilakukan di Desa Bargottopong pada tanggal 11 November 2024. Beberapa materi yang disampaikan saat sosialisasi adalah apa itu stunting, bagaimana penyebabnya, akibat stunting dimasa yang akan datang dan cara pencegahannya. Hasil diskusi dengan peserta diketahui bahwa semua sudah mengetahui apa itu stunting, akan tetapi hanya 60% yang sudah mengetahui apa penyebabnya, dan hanya 30% yang mengetahui akibat stunting dimasa yang akan datang dan bagaimana pencegahannya. Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat bargottopong hanya mengetahui sedikit pengetahuan tentang stunting, sehingga melalui sosialisasi ini peserta 100% sudah paham tentang apa itu stunting, bagaimana penyebabnya, akibat stunting dimasa yang akan datang dan cara pencegahannya
Co-Authors Abdi, Sulaiman Ade Anisa Aisyah Nurmi Amir Mahmud Amir Mahmud Arrasyid, Harun Ayu Lestari Sarumpaet Basri Hasibuan Daulay, Ramadhan Syaputra Derma Sari Desi Kasimah Fitriana Elda Sari Siregar Elisa Elisa Elisa Elisa Erlina Harahap Erti Kumala Indah Fajrin Harahap, Muharram Fatma Suryani Harahap Fery Endang Nasution Fuady Darma Harahap, Andes Gilang Perdana Daulay Haldiman, Haldiman Hamid Marpaung, Paisal Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hannum Hannum Happy Sri Rezeki Purba Harahap, Darmadi Erwin Harahap, Erlina Harahap, Qorry Hilmiyah Hasibuan, Basri Ilmi Aulina Rahim Imam Aryo Pahlawan Imelda Sari Harahap Imelda Sari Harahap Indra Praja Siregar Irmalia Fitri Siregar Isrong Kinarang Kumala Indah Nasution, Erti Lia Agustina Siregar Lubis, Mutiara Lubis, Nur Afifah Luky Wahyu Sipahutar Luky Wahyu Sipahutar Maulana, Irfahany Melvariani Syari Batubara Melvariani Syari Batubara Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi Muhammad Agung Permadi, Muhammad Agung Muhammad Faisal Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Muttaqin Kholis Ali Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nanda Nasrita Laila Nasution, Erti Kumala Indah Nasution, Fery Endang Nova Suryani Pasaribu Nur Ainun Nurhalimah, Msy. Nurmaini Ginting Nurmi, Aisyah Nurmi, Aisyah Nurwani Ritonga, Eka Puspita Yanty, Dini Putra Wijaya Nasution Ritonga, Eka Nurwani Sargawi, Mansyur Sari, Elda Silitonga, Yusnita Wahyuni Siregar, Indra Praja Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Irmalia Fitri Siregar Siregar, Yani Sukriah Sofian, Benny Sulaiman Abdi Sulaiman Abdi Sulaiman Abdi Suryanto Suryanto Syapudra Hsb, Emdra Syawaluddin Hasibuan Syawaluddin Hasibuan Syawaluddin Syawaluddin Syawaludin Syawaludin Winda Elvina Hasibuan Wiwik Novitasari Wiwik Novitasari Yani Sukriah Siregar Yanty, Dini Puspita Yusriani Nasution Zaidal Ansori