Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BEBERAPA JENIS BAHAN ORGANIK TERHADAP HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L) METODE SRI (the System of Rice Intensification) Nizar Hanafiah Nasution; Auzar Syarif; Aswaldi Anwar; Yusnita Wahyuni Silitonga
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v1i2.415

Abstract

Penelitian tentang pengaruh beberapa jenis bahan organik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman padi (Oryza sativa L) metode SRI (the System of Rice Intensification) telah dilaksanakan di Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bahan organik yang berpengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman padi metode SRI. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari : sampah kota, kotoran ayam, thitonia dan jerami padi. Dosis masing-masingnya adalah 5 ton/ha. Data penelitian, dianalisis secara statistik dengan uji F dan F hitung yang lebih besar dari nilai F tabel 5 % maka dilanjutkan dengan Duncan`s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5 %. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan jenis bahan organik sampah kota, kotoran ayam, thitonia dan jerami padi memberikan pengaruh yang sama terhadap hasil tanaman padi dengan metode SRI.
POTENSI AGRONOMIS GANDUM (TRITICUM AESTIVUM L.) DI DATARAN TINGGI ALAHAN PANJANG SUMATERA BARAT Muhammad Nizar Hanafiah Nasution; Yusnita Wahyuni Silitonga; Auzar Syarif; Irawati Irawati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.7472

Abstract

Tanaman gandum banyak mengandung karbohidrat. Faktor ekologis adalah salah satu kendala pengembangan gandum di Indonesia karena asal dari subtropis. Penelitian ini bertujuan membandingkan pertumbuhan gandum dengan beberapa galur dan produksinya didaerah tropis. Eksperimen adalah metode penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sembilan perlakuan galur dan tiga kelompok. Hasil dari penelitian ini adalah lokasi di Alahan Panjang adaptif. Sembilan galur yang dicobakan di Alahan Panjang semua galur memberikan pengaruh pada setiap variabel responnya kecuali pada variabel panjang malai dan jumlah bulir per malai. Untuk lokasi Alahan Panjang galur yang paling adaptif yaitu  MUNAL#1.
APLIKASI KOMPOS KOTORAN KELELAWAR (GUANO) DAN NPK Mg TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY PADA ULTISOL Kasmawati Kasmawati; Zulfadly Syarif; Auzar Syarif
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6503

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas pertanian utama dan unggulan di Indonesia. Pertumbuhan kelapa sawit yang lebih baik tergantung pada ketersedian zat hara dan bahan organik yang dapat dipenuhi oleh pemanfaatan kompos kotoran kelelawar (Guano) dan NPK Mg terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap Main nursery. Penelitian ini telah dilaksanakan di PT. Kencana Sawit Indonesia (KSI) Solok Selatan pada bulan Juli – November 2021 menggunakan rancangan acak lengkap factorial 4x4 dalam 3 ulangan (kompos guano : 0 g, 500 g, 1000 g, 1500 g dan NPK Mg : 30 g, 40 g, 50 g, 60 g). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati adalah Tinggi tanaman (cm), Panjang pelepah (cm), jumlah pelepah (helai), diameter bonggol (mm), panjang akar (cm), bobot segar tajuk (g), bobot segar akar (g), bobot kering tajuk (g), bobot kering akar (g), dan Rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kotoran kelelawar (guano) dan NPK Mg meningkatkan semua parameter. Pemberian Kompos kotoran kelelawar (guano) dan NPK Mg memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit varietas Dumpy di Main nursery. Dosis terbaik terdapat pada pemberian 1500 g guano dan 60 g NPK Mg/polybag.
PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS BAKTERI BACILLUS AMYLOLIQUEFACIENS UNTUK EFISIENSI PEMUPUKAN FOSFAT TANAMAN PADI METODE SRI Muhammad Fadholi Yulhendrik; Musliar Kasim; Auzar Syarif
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6344

Abstract

Tanaman padi memerlukan unsur fosfor (P) dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Pentingnya peran fosfor dalam mendukung peningkatan produksi pada tanaman padi menyebabkan unsur ini harus selalu tersedia pada saat penanaman padi, sehingga pemupukan di lahan sawah seringkali dilakukan secara intensif. Namun demikian kebanyakan lahan Indonesia telah jenuh fosfat, tetapi P tersebut tidak dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tanaman karena P dalam bentuk terikat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan efisiensi pemupukan fosfat dalam mengatasi rendahnya fosfat tersedia dalam tanah adalah dengan memanfaatkan mikroorganisme pelarut fosfat yaitu dengan penggunaan bakteri Bacillus amyloliquefaciens yang dapat melarutkan fosfat tidak tersedia menjadi tersedia sehingga dapat diserap tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dosis bakteri B. amyloliquefaciens terbaik untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi metode SRI. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk fosfor terdiri atas 4 (empat) taraf perlakuan yaitu 25, 50, 75, dan 100%. Faktor kedua adalah dosis bakteri B. amyloliquefaciens terdiri atas 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu 0, 200, dan 400 g/ha. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Pemberian bakteri B. amyloliquefaciens 200 g/ha mampu meningkatkan hasil padi metode SRI sebesar 14.9 % menjadi 6.64 ton/ha. Serta Pemberian pupuk fosfor 50% rekomendasi sudah cukup untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi metode SRI yang terbaik.
PENERAPAN TEKNOLOGI PESTISIDA NABATI PADA BUDIDAYA PADI DAN CABAI DI NAGARI CAMPAGO KECAMATAN LIMAKOTO KAMPUNG DALAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN Aprizal Zainal; Silvia Permata S; Musliar Kasim; Auzar Syarif; Gustian Gustian; Benni Satria; Netti Herawati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v5i2.538

Abstract

Nagari Campago is located in Limakoto Subdistrict, Kampung Dalam, Padang Pariaman Regency. The area has great potential in agriculture, because there is a large area of wetland agriculture for white rice cultivation and dry land for chili plants and other seasonal crops. However, the reality that happened to Nagari Campago was that several times the harvest period, farmers experienced pests and diseases that resulted in crop failure. Farmers have limited information on red rice cultivation. The purpose of this activity is for Nagari Campago farmers to gain knowledge and understanding about brown rice, farmers can recognize and be able to make vegetable pesticides that can be used to control plant pests and diseases, thereby reducing maintenance costs. This activity was carried out in Nagari Campago, Limokoto Subdistrict, Kampung Dalam, Padang Pariaman Regency, West Sumatra Province. The method used is lecture, demonstration, discussion, monitoring. Socialization of the benefits of brown rice and demonstration training on the manufacture of vegetable pesticides to partners of the “Bukik Caliak Indah” farmer group. The result of the implementation of the activity is that the community is very interested in the cultivation of organic red rice and chili. The community is able to make their own botanical pesticides to control plant pests and diseases. From the results of the activity, it can be concluded that farmers are aware of environmentally friendly cultivation, and alternative sources of food crops.
The Effect of Indigenous AMF Applications on The Morpho-Physiological Characteristics of Two Varieties of Shallots on Drought Stress Conditions Eka Susila; Fri Maulina; Aswaldi Anwar; Auzar Syarif; Agustian Agustian
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v7i2.80

Abstract

One of the limiting conditions for shallot plants to grow optimally is dry land conditions. Indigenous AMF application is one way to overcome this condition. This study aimed to determine the effect of indigenous AMF application on the morpho-physiological characters of two shallot varieties which are sensitive and tolerant to drought stress conditions. The study was carried out for 6 months on a wirehouse and laboratory scale. The Experiment used a completely randomized design with two factors. The first factor was varieties of shallots, i.e. Brebes (Sensitive) and Kuning (Tolerant) varieties of shallots. The second factor was the application of indigenous AMF which consisted of 5 levels i.e. Glomus sp1, Glomus sp2, Glomus sp3, a mixed those three isolates and control treatment (without application of AMF). The morpho-physiological observation parameters included header dry weight, root weight, and leaf proline content. From the observations, it can be concluded that under stressed conditions, the leaf proline content of the sensitive variety accumulated higher in the header than the tolerant variety, because the tolerant variety was better able to produce higher root and header weights when adapting than the sensitive. AMF inoculation did not show significant differences with the treatment without AMF inoculation on leaf proline. However, there was a tendency that inoculation of a mix of AMF isolates (Glomus sp1+Glomus sp2+ Glomus sp3) decrease the proline content in the leaves, both in sensitive and tolerant varieties so that plants are more resistant to drought stress.
Exploration and Characterization of Grain Morphology and Rice (caryopsis) Genotypes of Local Rice in Solok Regency, West Sumatra Vera Septaria; Musliar Kasim; Irfan Suliansyah; Auzar Syarif; Juniarti Juniarti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 3 (2023): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5010

Abstract

South Solok Regency is one of the potential areas for rice development in West Sumatra Province. The local rice in South Solok Regency is a type of rice that can potentially be developed for germplasm conservation. One genetic resource that needs to be developed is abiotic and biotic resistance to conserve germplasm so that the local rice plants in South Solok can be maintained on certain lands. The first step that must be taken in conservation efforts is to find, identify and collect local rice genotypes in South Solok Regency. This study aimed to explore and characterize the morphology of local grain and rice in Solok Selatan Regency. This study used a survey method, and the exploration location was determined by purposive sampling. The survey results found 18 local South Solok rice genotypes from four sub-districts. The results of grain morphological characterization showed differences in quantitative properties (length, width, thickness, and weight of 100 grains of grain and caryopsis and grain tail length) as well as differences in qualitative characteristics (lemma and palea color, rice color (caryopsis) and shape, rice (caryopsis). Dendrogram results from cluster analysis of 18 local rice genotypes of South Solok, the coefficient of similarity was between 0.27 – 0.64 (27 -64%) with the highest similarity coefficient of genotypes G013 (rambuman variety) and G016 (redek sangir variety) with a value of 0.64 (64%).
Tanggap Pertumbuhan dan Hasil Dua Genotipe Bengkuang (Pachyrhizus erosus (L.) Urban.) terhadap Pemberian Pupuk SP-36 Riri Septiani; Auzar Syarif
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.4.2.52-58.2022

Abstract

Research was conducted in experimental field with the objectives were to understand the interaction of two genotypes of yam bean with SP-36 fertilizer, to determine the best dose of SP-36 fertilizer for growth and yield of yam, and to find out better genotype of yam bean on growth and yield of yam bean. The experiment was conducted in the factorial with two factors arranged in Complete Randomized Design and repeated 3 times. The first factor was 4 levels dose of fertilizer SP-36 (30, 60, 90, and 120 kg/ha). The second factor was 2 genotypes of yam bean (Batang Anai and Jember). Data were analyzed with F test and Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at 5% level of confidence. The results concluded that there was no interaction between two genotype of yam bean with application of SP-36 fertilizer on growth and yield of yam bean. Provision of several doses of SP-36 fertilizer did not affect the growth and yield of two genotypes of yam bean. The genotype of yam that showed better growth and yield was Jember.
Tren Penelitian Pemuliaan Mutasi Pada Tanaman Padi: Analisis Bibliometrik Gusti Marlina; Auzar Syarif; Gustian; Yusniwati
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v7i2.9716

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) adalah salah satu tanaman sebagai konsumsi pokok lebih dari setengah populasi di dunia. Metode mutasi diharapkan mampu meningkatkan keragaman genetik dan hasil diseleksi sesuai yang diinginkan pemulia. Kajian ini memberikan gambaran tentang tren penelitian pemuliaan mutasi pada tanaman padi dari tahun 1962-2023 dengan menggunakan analisis bibliometrik dengan 93 naskah dari pangkalan data Scopus. Sejak tahun 2019-2021 terjadi peningkatan relatif dalam publikasi ilmiah, yang menunjukkan minat yang meningkat pada kajian penelitian pemuliaan mutasi pada tanaman padi khususnya pada subjek area Agricultural and Biological Sciences. Theoretical and Applied Genetics merupakan jurnal yang paling produktif menerbitkan naskah, sedangkan Biotechnology and Biotechnological Equipment memiliki sitasi terbanyak. Negara yang paling produktif dalam publikasi adalah Jepang. Das, B.K. adalah penulis paling produktif, sedangkan institusi yang memiliki jumlah publikasi terbanyak ialah Institute of Agrobiological Sciences, NARO. Tiga klaster yang dibedakan berdasarkan warnanya, dimana lingkaran terbesar yaitu “mutation breeding”, “genetics” dan “nonhuman”. Hampir semua kata kunci penting dalam setiap klaster terkait dengan dua istilah inti (mutation breeding). Studi ini menunjukkan bahwa dinamika penelitian pemuliaan mutasi pada tanaman padi perlu terus pengembangan lebih lanjut baik dalam peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian dengan pendekatan interdisipliner, kolaborasi internasional, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan pada bidang tersebut.
RESPON BEBERAPA VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP CEKAMAN ALUMINIUM Yolanda Putri; Auzar Syarif; Nurwanita Ekasari Putri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4719

Abstract

Increasing corn production can be done by carrying out extensification in marginal areas, one of which is acidic soil. However, problems in acidic soil include low soil fertility and high Al content which can poison plants. One approach that can be taken is the use of tolerant corn varieties. This study aims to evaluate the growth and tolerance levels of several corn varieties to aluminum stress. The study was conducted from January to February 2024 at the Greenhouse of the Faculty of Agriculture, Tissue Culture Laboratory and Biology Laboratory of Andalas University. The study used a factorial Completely Randomized Design (CRD) with a concentration treatment of 0 ppm, 180 ppm AlCl3 and corn varieties, each consisting of three replications. Each replication consisted of 8 plants with 4 sample plants planted on seedbed media containing Hoagland nutrient solution composition. The results of the study from the six varieties evaluated showed that there were 3 varieties, namely P32, Bisi 18, and Lamuru, which were classified as somewhat tolerant to aluminum stress.
Co-Authors , Kasli . Reflinaldon Adelina, Rasmita - Afrizal Zainal Agustian Agustian Agustian Agustian Agustian Agustian AI DARIAH Ameilia, Reja Amri Bakhtiar Anwar, Aswaldi Aprizal Zainal Ardi Armansyah Armansyah Asmira, Sepni Benni Satria Benny Warman Bujang Rusman Dewi, Riska Kurnia Eka Susila Ekasari Putri, Nurwanita ekawati, fitri Ermadani Ermadani Eti Farda Husin Etti Swasti Fadholi Yulhendrik, Muhammad Fauzan Azima Fri Maulina Gusti Marlina Gustian Gustian Gustian Gustian Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hermansah Hermansah Hermansah Hermansah, Hermansah Indra Dwipa Irawati Irawati Irawati Irawati Irfan Suliansyah Irwati Chaniago Iwit, Seswita Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Juniarti Juniarti Kasmawati Kasmawati KRISTINA, NILLA Lenin, Ismon M Nizar Hanafiah Nasution Mariche Dwi Denola Marlina, Gusti Muhammad Fadholi Yulhendrik Musliar Kasim Muzakkir Muzakkir Nalwida Rozen Netti Herawati Nizar Hanafiah Nasution Nova Suryani Nursida, Nursida Purwoko, Agus Putri, Yolanda Rafnel Azhari Ramadani, Sindi Ramadhan, Nugraha Reni Mayerni Retno Prihatini Riri Septiani Rover Rover Roza Yunita Rusman, Bujang Sayuti, Kesuma Septaria, Vera Septiani, Riri Setiono Setiono Silitonga, Yusnita Wahyuni Silvia Permata S Siti Fatonah Sobrizal Sobrizal Subagiono Subagiono Suliabsyah, Irfan Sutoyo Sutoyo Swasty, Etty Syafrimen Yasin Teguh Budi Prasetyo Vera Septaria Warnita Widodo Haryoko Winda Purnama Sari Yolanda Putri Yulmira Yanti Yulnafatmawita Yulnafatmawita Yusniwati Yusniwati Yusniwati Zainal, Afrizal Zul Fahmi Zulfadly Syarif