Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Bimbingan Teknis Penyusunan Qanun Gampong Kepada Masyarakat di Kampung Gayo Setie Kecamatan Gajah Puteh Kabupaten Bener Meriah Hamdani, Hamdani; Nasir, Muhammad; Multazam, Teuku; Basri, Hasan; Yasir, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 8, No 3 (2024): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i3.5685

Abstract

Kampung Gayo Setie, Kecamatan Gajah Puteh, Kabupaten Bener Meriah merupakan mitra dalam kegiatan pengabdian ini di mana mitra menghadapi kendala dalam penyusunan qanun gampong karena kurangnya SDM. Dampaknya adalah minimnya qanun gampong yang tersedia, terutama yang berkaitan dengan sumber daya air bersih, adat istiadat kampung, pengelolaan aset desa dan juga beberapa qanun gampong yang lain. Qanun yang telah dibuatpun masih banyak kekurangan dan menyalahi format sebagaimana yang termaktub dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Tata Cara Pembentukan Qanun serta Qanun Kabupaten Bener Meriah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Kampung. Berdasarkan masalah itu, tim pengabdian dan mitra menyepakati supaya kegiatan pengabdian ini diarahkan pada bimbingan teknis dan pendampingan penyusunan qanun gampong, terutama yang berhubungan dengan sumber daya air bersih, pengelolaan aset kampung, adat-istiadat kampung dan lain-lain. Metode pelaksanaan  melalui sosialisasi kegiatan dan program kepada pihak mitra yang kemudian dilanjutan dengan pelatihan dalam bentuk workshop dan bimbingan sampai menghasilkan qanun gampong. Tujuan dari pengabdian ini adalah melatih dan mendampingi mitra dalam penyusunan qanun gampong sehingga Kampung Gayo Setie selaku mitra menjadi lebih teratur, aman, tertib, dan tentram. Metode penyelesaian permasalahan dilakukan dengan dua kegiatan yaitu melakukan pelatihan dalam bentuk bimbingan teknis kepada mitra, berupa pelatihan teori, konsep tatacara penyusunan qanun dan pelatihan penyusunan qanun gampong, kemudian melakukan pendampingan kepada mitra. Target dan luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah dari aspek pelatihan penyusunan qanun gampong adalah pengetahuan mitra tentang tatacara penyusunan qanun gampong meningkat dan tersedianya pedoman penyusunan qanun gampong. Dari aspek pendampingan adalah terwujudnya qanun-qanun gampong mitra yang sesuai dengan prosedur penyusunan peraturan desa dan mitra mampu membuat qanun-qanun tentang sumber daya air bersih, pengelolaan aset kampung, adat-istiadat kampung  dan qanun-qanun lainnya yang dianggap urgen.
Implementation of smart room system based PLC and block diagram function programming Triwijaya, Santi; Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Nur Prakoso, Dimas; Multazam, Teuku
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 3, No 1 (2024): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/joge.v3i1.36

Abstract

Technological developments have brought a revolution in the smart home concept, with smart rooms becoming the main focus to increase comfort, efficiency and security. This article explores the concept of a Programmable Logic Controller (PLC) based smart room with Function Block Diagram (FBD) programming. PLCs, which were originally used in industry, were introduced into the smart home environment as a central brain capable of managing and controlling electronic devices. FBD programming, with its visual approach, provides an intuitive programming solution by using function blocks to represent control logic. Through the use of FBD-based PLCs, smart rooms can be effectively automated, including lighting, temperature and security aspects. The advantages of this method include an easy-to-understand programming interface and the ability to design control logic without requiring a deep understanding of programming languages. The research results show that FBD-based PLCs provide an efficient and effective solution to improve the function of smart rooms. This implementation can provide significant benefits in terms of energy management, occupant comfort and home security. Thus, the PLC-based smart room concept with FBD programming marks a step forward in realizing a smart home that is responsive, connected, and can be adapted to the needs of residents.
Pendampingan Penyusunan Produk Hukum Dalam Bentuk Qanun Gampong Terhadap Masyarakat Gampong Riseh Tunong Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Hamdani, Hamdani; Nasir, Muhammad; Multazam, Teuku; Furqan, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7809

Abstract

Produk hukum merupakan hasil nyata dari proses legal drafting yang memiliki fungsi, karakteristik, dan teknik penyusunan berbeda agar efektif diberlakukan. Namun, Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara menghadapi kendala serius dalam penyusunan qanun gampong akibat keterbatasan sumber daya manusia. Akibatnya, jumlah qanun yang tersedia masih sangat minim, khususnya yang mengatur ketertiban masyarakat, adat-istiadat dan reusam gampong, pariwisata, pengelolaan air bersih, serta aset desa. Selain itu, beberapa qanun yang telah disusun belum sesuai dengan format dan prosedur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (jo. UU No. 13 Tahun 2023), Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2001, dan Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 4 Tahun 2009. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur gampong dalam penyusunan qanun agar terwujud tata kelola pemerintahan desa yang lebih tertib, aman, dan berdaya guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, pelatihan teknis, serta pendampingan intensif dalam penyusunan produk hukum desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan aparatur gampong dalam merancang qanun, tersusunnya pedoman praktis penyusunan qanun gampong, serta lahirnya rancangan qanun baru yang sesuai kebutuhan masyarakat dan standar hukum yang berlaku. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan desa sekaligus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berbasis regulasi yang sah.
Implementasi Teknologi IoT dalam Sistem Pendeteksi Kualitas Air Tambak Berbasis Ramah Lingkungan untuk Peningkatan Produktivitas Hasil Panen pada Kelompok Perikanan Muara Bayu, Aceh Utara Multazam, Teuku; Nasution, Fakhruddin Ahmad; Miswar, Edy
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7730

Abstract

Syamtalira Bayu merupakan salah satu kecamatan yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.. Desa ini berjarak sejauh 18 kilometer dari pusat Ibukota Kecamatan Syamtalira Bayu, dan dari Universitas Malikussaleh sebagai perguruan tinggi pengusul, lokasi tersebut berjarak sekitar 33 kilometer. Sebagian besar masyarakat memiliki tambak dan menjadikan usaha budidaya kerapu sebagai mata pencaharian utama mereka. Selama ini para petani tambak di Desa Lancok masih mengandalkan teknik tradisional seperti penggunaan indra mata untuk mengecek kekeruhan air, penggunaan indra lidah untuk merasakan keasinan dan keasaman air tambak, serta penggunaaan indra kulit untuk mengukur suhu air, hal ini berdampak pada banyaknya ikan yang mati secara tiba-tiba setelah benur ditaburkan. Oleh karena itu, dalam mengantisipasi permasalahan tersebut maka diusulkan suatu implemntasi mengimplementasi teknologi IoT untuk pendeteksi kualitas air tambak berbasis ramah lingkungan sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen pada budidaya ikan kerapu. Ketersediaan alat ini akan membantu mitra dan anggota kelompok untuk mendapatkan informasi secara cepat tentang kadar pH, kekeruhan, suhu, dan keasinan air baik berbasis online maupun offline. Tentunya, kecepatan informasi menjadi upaya preventif dalam melakukan langkah mitigasi penyakit, serta meminimalisasi resiko kerugian yang lebih besar, sehingga hal ini akan berdampak baik pada peningkatakan pendapatan perekonomian para anggota kelompok mitra. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu studi lapangan, implementasi, pelatihan dan penyuluhan, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini yaitu, tersedia alat pendeteksi kualitas air untuk mitra sehingga memudahkan mitra melakukan upaya preventif dalam mitigasi penyakit,serta meminimalisasi resiko kerugianyang lebih besar. 
Analysis comparison effect of image capture speed on rice pest detection using yolov 5 and yolov 7 Aldio Reza, Rahmanda; Bintoro, Andik; Multazam, Teuku; Hasibuan, Arnawan; Badriana, Badriana
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 4, No 2 (2025): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/joge.v4i2.66

Abstract

Pest attacks are one of the main causes of declining rice production in Indonesia. To address this issue, this study examines the use of artificial intelligence-based object detection algorithms, namely YOLOv5 and YOLOv7, in a rice pest monitoring system using drones. The main focus of this study is to assess the effect of image capture speed on pest detection results, as well as to compare the performance of the two algorithms in various aspects, such as detection accuracy, speed, and effectiveness in identifying two main types of pests, namely rice stem borers and planthoppers. The applied methodology includes collecting visual datasets from the field, object annotation using Roboflow, training and testing models using the Anaconda Prompt platform, and analyzing the detected images in binary and grayscale forms using MATLAB. Performance evaluation is carried out using Intersection over Union (IoU), mean IoU (mIoU), and visual analysis of pixel heatmaps. The results show that detection speed is affected by variations in image capture height. YOLOv7 has faster processing performance than YOLOv5, with a capture time of 0.82 s–1.41 s, while YOLOv5 is in the range of 1.15 s–1.47 s. Accuracy evaluation through IoU and mIoU calculations produces consistent values in each frame. The YOLOv5 model obtained an IoU = 0.8711 and mIoU = 0.8711, while YOLOv7 also achieved an IoU = 0.8711 and mIoU = 0.8711. Both models showed a high balance of prediction areas, but YOLOv7 was superior in terms of time efficiency and performance stability at various heights. This research provides an important contribution to the development of AI-based precision agriculture systems, especially in detecting pests automatically and in real-time to improve pest control efficiency and agricultural productivity in Indonesia.