Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM PEMBELAJARAN MENDALAM DI SEKOLAH DASAR Ratna Novita Punggeti; Raden Firman Nurbudi Prijambodo
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum pembelajaran mendalam di sekolah dasar, artikel ini melakukan analisis kebutuhan menggunakan Narrative Literature Review. Sementara pembelajaran berdiferensiasi yang direncanakan untuk menyesuaikan kebutuhan individu siswa, kelas mendalam menekankan pemahaman konseptual yang dalam. Review Literatur Naratif disintesis dari 25 makalah penelitian yang terdaftar antara 2010-2023, berfokus pada tataran pendidikan dasar. Hasilnya menunjukkan tantangan utama seperti keterbatasan waktu yang memadai, pelatihan guru yang tidak memenuhi syarat, dan sumber daya yang tidak memadai yang dialokasikan, peluang besar seperti motivasi siswa dan meningkatkan hasil pembelajaran dalam jangka panjang. Rekomendasi termasuk pengembangan program pelatihan lanjutan dan integrasi teknologi dalam pendidikan untuk mendukung implementasi yang efektif.
SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA SD Raden Firman Nurbudi Prijambodo; Ratna Novita Punggeti
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.20621

Abstract

Pentingnya artikel ini dibuat berangkat dari permasalahan rendahnya partisipasi belajar siswa di Sekolah Dasar (SD) yang menjadi hambatan signifikan dalam pencapaian tujuan pendidikan holistik. Pembahasan akan menganalisis secara konseptual dan empiris peran Social Emotional Learning (SEL) sebagai pendekatan integral untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Analisis singkat akan mencakup definisi SEL berdasarkan kerangka CASEL, indikator partisipasi belajar siswa, serta mekanisme teoritis dan bukti empiris bagaimana kelima kompetensi inti SEL (kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab) secara sinergis berkontribusi pada peningkatan motivasi, interaksi, dan keterlibatan aktif siswa. Abstrak ini menyimpulkan bahwa implementasi SEL yang terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum sekolah dasar memiliki potensi besar untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif, meningkatkan kesejahteraan emosional siswa, dan pada akhirnya, mendorong partisipasi belajar yang lebih tinggi dan berkelanjutan.