Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DRAGON BALL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM DI KELAS IV SD INPRES WERWARU Ohleky, Atika; Mahananingtyas, Elsinora; Septory, Jekriel
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS materi Sumber daya alam menggunakan model pembelajaran Dragon Ball untuk siswa kelas IV SD Inpres Werwaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Lokasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian ini berlokasi pada SD Inpres Werwaru. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV SD Inpres Werwaru yaitu sebanyak 18 siswa. Hasil belajara siswa dengan menggunakan metode Dragon Ball terjadi peningkatan pada tes akhir siklus I mencapai 61,66%, terdapat 9 orang siswa yang tuntas, siklu II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 75,27%, terdapat 16 orang siswa yang tuntas.
Tourism Objects as Social Studies Learning Sources in Elementary School Rachmadyanti, Putri; Mahananingtyas, Elsinora; Ariyanti, Lita
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 5 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

Objects tourism in premises increasingly growing and provide impacts positively on the economy of the community. The existence of tourist attractions can also contribute to the world of education, especially as a source of learning. Purpose research is the exploration use of tourism attractions in learning in Elementary School Education. The method of research that is used is research qualitative study of the case. The data collection technique used two steps, namely questionnaires and semi-structured interviews. The participants were 89 elementary school teachers in 6 cities of East Java who filled out a questionnaire and 12 people were willing to do semi-structured interviews. The findings in this study are 59% of teachers use the type of natural tourism object in learning, 55% of teachers choose tourism objects based on teaching materials, 55% of teachers use tours to make learning more fun, and 52% of teachers explain the obstacles to learning by utilizing these attractions come from costs. The study is expected to give a contribution positive to the development of learning that is based on experience in the School Elementary with tourism objects. This study also emphasizes the importance of providing effective learning resources for social studies learning in elementary schools.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SD NEGERI 2 KAIRATU Lumulisanay, Pricilya Tessa; Mahananingtyas, Elsinora; Abdurrachman, Ode; Johannes, Nathalia Yohana
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2022): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.2.2.77-88

Abstract

Education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have spiritual strength, religion, self-control, personality, habits, noble character, intelligence and skills needed for themselves, society, nation. and the state, so that productive people are obtained. This study used the Classroom Action Research (CAR) method or Classroom Action Research. With the classroom action research model, namely planning, action implementation, observation, reflection. Data collection techniques are observation, interviews, documentation, and tests. The research instrument is an observation sheet to assess students' attitudes and skills. The data analysis technique used is the Normalized Gain (N-Gain). The research results are described in stages in the form of learning cycles carried out in the teaching and learning process. In this study, learning was carried out in two cycles. Cycle I consisted of two meetings and cycle II consisted of one meeting. Implementation of the Student Facilitator And Explaining learning model can improve social studies learning outcomes for fourth grade students at SD Negeri 2 Kairatu. This can be seen from the test scores obtained by students in cycles I and II which experienced an increase. Improved student learning outcomes from cycle I to cycle II which can be shown by multiple choice test results at the end of each cycle.
PENGARUH PEMBELAJARAN MELALUI APLIKASI WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SD NEGERI 70 AMBON Rohadi, Windri Wulandari; Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Yohana
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2021): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.1.1.19-30

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Peneliti untuk mencari informasi awalterhadap proses pembelajaran siswa kelas IV. Dari hasil pengamatan pada saat observasi pada tanggal20 maret 2020 yang berlokasi di SD Negeri 70 Ambon dalam proses pembelajaran yang seharusnya dikelas mengalami perubahan. Dampak dari virus covid-19 ini adalah Negara memutuskan untukmemutus mata rantai penyebaran Covid-19, kegiatan pembelajaran dilakukan secara online untuksemua jenjang pendidikan. Kesiapan untuk belajar secara online yang diterapkan oleh pemerintahnyaris tidak ada. Pembelajaran dengan menggunakan Aplikasi Whatssapp dipilih untuk prosespembelajaran kelas IV SD Negeri 70 ambon, Perubahan yang terjadi pada pembelajaran ini pun akanberdampak pada peserta didik. Penelitian ini mennggunakan metode eksperimen dengan bentukpenelitian quasi experiment ( eksperimen semu) dengan menggunakan rancangan one group pretestposttest design menurut Kadarisman dan Sartinah. Dari hasil uji normalitas menunjukan bahwa nilaiAsymp Sig. (2-tailed) Unstandardized Residual sebesar 0,200 lebih besar dari probabilitas 0,05, dandari hasil uji Homogenitas diperoleh nilai signifikansi lebih dari 0,05 yakni 0,886 > 0,05. Berdasarkanhasil uji prasarat data diperoleh terdistribusi normal dan data berasal dari kelompok yang homogensehingga uji analisis menggunakan uji t-dependent. Dengan hasil belajar dari perhitunganmenggunakan uji t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000, angka ini jauh dibawah nilai alpha yangditetapkan yaitu α=0,05.
IMPLEMENTASI VIRTUAL MEETING DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA SD INPRES 19 AMBON Sardi, Muhammad Yusran; Ritiauw, Samuel Patra; Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Yohana
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2021): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.1.2.55-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi virtual meeting dalam pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh SD Inpres 19 Ambon. Pembelajaran secara daring dilakukan karena mencegah terjadinya penularan Covid-19. Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan peristiwa yang terjadi pada saat melakukan pembelajaran secara online. Penelitian ini berlokasi di SD Inpres 19 Ambon dengan subjek penelitian pada kelas IV dan Kelas V. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pembelajaran daring di SD Inpres 19 Ambon sudah terlaksana dengan baik berbantuan aplikasi virtual meeting seperti zoom cloud meeting, microsoft, google classroom, google meet, whatsapp group. Berdasarkan wawancara dengan guru, di ceritakan bahwa guru sangat kewalahan akibat aplikasi-aplikasi berbasis daring ini, namun dengan berjalannya waktu guru maupun siswa dapat beradaptasi dengan keadaan saat ini.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V DI SD KRISTEN UPUNYOR Veny, Lista; Ritiauw, Leonid; Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Yohana
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2022): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.2.2.64-76

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses berjalannya pembelajaran dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Sasaran utama kegiatan pembelajaran inkuiri adalah (1) keterlibatan siswa secara maksimal dalam proses kegiatan pembelajaran, (2) keterarahan kegiatan secara logis dan sistematis pada tujuan pembelajaran, dan (3) mengembangkan sikap percaya diri pada diri siswa tentang apa yang ditemukan dalam proses inkuiri. Pada hasil tes dari siklus I dari 9 siswa yang tuntas hanya 4 siswa, dengan rentang nilai tertinggi 75 sedangkan yang tidak tuntas 6 siswa dengan nilai terendah 35. Nilai rata-rata siklus I dari 9 siswa adalah 55,55%. Selanjutnya pada hasil tes siklus II sebanyak 9 siswa yang tuntas berjumlah 9 siswa dengan nilai tertinggi 90. Nilai rata-rata siklus II dari 9 siswa adalah 82,22%. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dan termasuk pada kategori cukup tinggi sehingga jelas pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai tingkat ketuntasan.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN 41 AMBON Latupeirissa, Maria Elsina; Ritiauw, Samuel Patra; Mahananingtyas, Elsinora
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.18-26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon. (2) Mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan menerapkan uji paired sampel t test untuk menguji hipotesis dan uji N-gain untuk menilai efektivitas penerapan model pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti dengan bantuan SPSS, maka dapat disimpulkan; (1) Untuk uji paired sampel t test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dimana H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terlihat bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pre test dan post test yang artinya bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. (2) Untuk hasil uji N-gain diperoleh skor 0,8786 artinya bahwa tingkat efektivitas pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) masuk dalam kategori tinggi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUESTION FLAG (QF) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 115 MALUKU TENGAH Rahareng, Enoer; Mahananingtyas, Elsinora; Heumassy, Alcytha Pascallia; Pasalbessy, Chyntia
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.37-45

Abstract

Pendidikan mencakup kegiatan mendidik, mengajar, dan melatih. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai suatu usaha untuk mentransformasikan nilai-nilai. Peranan guru di dalam dunia pendidikan sangat penting. Guru tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam pengalaman teoretis tapi juga harus memiliki kemampuan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Quastion Flag untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri 115 Maluku Tengah .Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 115 Maluku Tengah dengan subjek penelitian siswa siswi kelas IV yang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 5 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes dan teknik non tes. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat peneliti pada awal hanya terdapat 20% peningkatan dengan rata-rata 40,8, setelah mendapatkan hasil tersebut maka dilakukan siklus I dan mendapatkan hasil rata-rata 59,1 dengan peningkatan 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan 100% dengan rata-rata 87,5. Tindakan dalam penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Quastion Flag menunjukan adanya hasil belajar yang sangat signifikan pada siswa kelas IV SD Negeri 115 Maluku Tengah yang menjadi objek penelitian ini.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENERAPKAN STRATEGI PEER LESSONS PADA SISWA KELAS IV SD KRISTEN DOBO Koupun, Yanti Susana; Lesnussa, Ariantje; Mahananingtyas, Elsinora
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.1.46-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar IPS melalui strategi Peer Lessons. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada SD Kristen Dobo Kabupaten Kepulauan Aru. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS melalui strategi peer lessons dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai analisis data, terlihat nilai rata–rata kelas pada kondisi awal 67,27 dengan ketuntasan klasikal 45,45%, meningkat pada siklus I menjadi 70,36 dengan ketuntasan klasikal 63,63%, dan meningkat pada siklus II yaitu menjadi 76,09 dengan ketuntasan klasikal 77,27%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD INPRES BENJINA Mahananingtyas, Elsinora; Lesnussa, Ariantjie; Djerol, Renita
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.2.73-81

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran role playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada SD Inpres Benjina. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 15 orang siswa yang terdiri dari 3 laki-laki dan 12 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model role playing sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Inpres Benjina.
Co-Authors Abdurrachman, Ode Agustina Huliselan Agustina Huliselan Aprilli Maria Siahaya Ariantje Lesnussa Ariantjie Lesnussa Ariantjie Lesnussa Ariantjie Lesnussa Arista, Eka Ariyanti, Lita Ayun, Qurrota Azuna, Gema Chyntia Pasalbessy Damayanti, Aprilia Dewi Putri Ditboya Hukubun, Mariana Djerol, Renita Elwarin, Wisje Krensia Embuai, Hansina Facey, Ima Fadli Anihu Gloria Jalmav, Indah Hasan Nussy Heumassy, Alcytha Pascallia Hukubun, Selsye Johannes, Nathalia Y Kapitan, William Sesar Kauy, Antomina Khoiriah, Ananada Koupun, Yanti Susana Lapandewa, Kastina Lasmin, Iva Latupeirissa, Maria Elsina Lesnussa, Ariantje Lesnussa, Ariantjie Lesnussa, Arience Lisye Salamor Lita Ariyanti Lumulisanay, Pricilya Tessa Merlin Olivia Dagasou Mersi Heumasse Meute, Sulce Mulaici, Lindarsi Nathalia Y Johannes Nathalia Y Johannes Nathalia Yohana Johannes Ni Ketut Sayang Nunuela, Nandalita Nurhayati Nurhayati Ohleky, Atika Pasalbessy, Chyntia Patra Ritiauw, Samuel Putnarubun, Merlin Getdha Putri Rachmadyanti RACHMADYANTI, PUTRI Rahae, Imelda Iin Rahareng, Ana Patresia Rahareng, Enoer Raliuw, Fifin Riska Sigmarlatu Ritiauw, Leonid Ritiauw, Samuel P. Rohadi, Windri Wulandari Rumadai, Insani Rupisai, Karelian Sahetapy, Lisa M. Sampe, Prisca Samuel Patra Ritiauw Samuel Patra Ritiauw Sardi, Muhammad Yusran Selkioma, Fransiska Septory, Jekriel Shelantya Dewi Lasso Soplera, Marthen Luther Soumena, Silva Syaranamual, Jusak Titin Ode Tjira, Riska Usia, Zainal Veny, Lista Wabula, Sumardin Wailusu, Rahmawati Waridi, Ode Amlita Wiwin J. B. Silawanebessy Wonley, Britney Brice Yadi Risaldi Yesayas, Desi Yohanes, Nathalia Yohanna