Claim Missing Document
Check
Articles

Game-based Interactive Digital Module: Application to Announcement Materials in English Language Learning Arafah Husna; Made Duananda Kartika Degeng; Yulias Prihatmoko
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 1 No 3 (2025): [3] - 2025 April
Publisher : Teknologi Pendidikan ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/jetsar.v1i3y2025a26

Abstract

This study aims to develop a game-based interactive digital module that is effective in helping students understand the material “announcement” in English learning. The game-based approach is expected to increase student engagement, interest in learning, and understanding of concepts. The research method used is Research and Development (R&D) with the stages of needs analysis, module design, expert validation, field trials, and evaluation. The results showed that this module can increase students' active participation in learning and can facilitate them in understanding the material. The findings support the application of technology and game-based learning media as an innovative solution in language education.
Pelatihan Micro Learning Object Berbasis TPACK bagi Guru-Guru SMA di Garut Ence Surahman; Sulthoni Sulthoni; Saida Ulfa; Arafah Husna; Hilman Ramdiana; Zahid Zufar At Thaariq; Antoni Bagas Setiawan; Muhammad Syifa’ul Qolbi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v3i12020p1-14

Abstract

Perkembangan teknologi mobile device di kalangan pengguna Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat belum dioptimalkan secara maksimal untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan kepada para guru SMA/MA/SMK berupa kemampuan untuk mengenali, memahami dan mengembangkan bahan ajar mikro (microlearning object). Kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan model blended training yakni perpaduan antara kegiatan pelatihan secara tatap muka dan pelatihan secara online. Kegiatan tatap muka menggunakan metode ceramah, diskusi dan game online, sedangkan pelatihan online berupa kegiatan kajian bahan pelatihan dan latihan mandiri. Hasil yang diperoleh berupa kemampuan peserta dalam memahami, merancang dan mengembangkan bahan ajar mikro menggunakan perangkat mobile device yang dimilikinya.
BUDIDAYA JAMUR TIRAM: UPAYA MENYERAP TENAGA KERJA DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PEMUDA DESA Asep Sunandar; Raden Bambang Sumarsono; Agung Witjoro; Arafah Husna
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v1i22018p114-121

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah agar pada akhir kegiatan, hasil produksi jamur tiram dapat meningkat dari 1.200 kg per 5.000 baglog menjadi 2.000 kg, tumbuhnya sentra-sentra produksi jamur tiram yang akan mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan pemuda desa, dan tersusunnya jalur produksi dan pemasaran produk jamur tiram yang di mulai dari desa hingga kota sehingga mitra tidak bingung lagi dalam menjual hasil produksinya. Bentuk kegiatannya adalah pendidikan masyarakat, yang dilaksanakan melalui teknik pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kepala Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Metode pelatihan yang digunakan yaitu melalui ceramah, tanya jawab, diskusi, brainstorming, metode tugas, latihan, sharing experiences, dan pemantapan. Keberhasilan proses budidaya jamur tiram ini tidak tertuju pada hasil jamur atau keuntungan yang dihasilkan, namun lebih menekankan pada tersebarkannya ilmu pengetahuan yang dapat menunjang keberhasilan usaha budidaya jamur tiram. Manfaat kumbung jamur tersebut telah mulai dirasakan oleh masyarakat. Kepala Desa dalam proses pengembangannya, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Rencana Kepala Desa ialah memprogramkan budidaya jamur tiram ini sebagai kegiatan utama pemuda.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PERANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM PEMBELAJARAN MENDALAM Agus Wedi; I Nyoman Sudana Degeng; Deka Dyah Utami; Otto Fajarianto; Arafah Husna; Yulias Prihatmoko; Nugroho, Rengga Prakoso
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34871

Abstract

This community service activity aims to enhance the competence of elementary school teachers in designing and implementing Project-Based Learning (PjBL) and Case Method instruction using a deep learning approach. The activity was motivated by the challenges teachers face in adopting the Merdeka Curriculum, particularly the limited conceptual understanding and skills in designing innovative learning experiences. The program was conducted at SDN 03 Mulyorejo, Malang City, involving 20 teachers as participants. The implementation methods included material delivery, hands-on practice, and evaluation using pre- and post-training instruments based on Kirkpatrick’s evaluation framework at the learning level. The results indicated a significant improvement in teachers’ understanding of deep learning concepts and their self-efficacy in designing project- and case-based learning. All participants (100%) reported the ability to adapt deep learning in the context of the Merdeka Curriculum and integrate information technology into the learning process. In addition, the development of a Digital Learning Resource Center served as ongoing support for teachers to independently apply deep learning practices. These outcomes reinforce previous findings that practice-based training, reflection, and technology integration play a crucial role in enhancing teacher professionalism and learning quality. This activity is recommended for replication in other elementary schools to expand the implementation of deep learning as part of the Merdeka Curriculum strategy.
Co-Authors Abdillah, Akhmad Faiq Adesetyawan Pratama Putra Afriani Maifizar Agung Witjoro Agus Wedi Ah Zainil Ibad Aldian Boby Mulyono Alfin Nurullah Amelia, Sila Anggit Pamungkas Anselmus JE Toenlioe Anselmus JE Toenlioe Antoni Bagas Setiawan Anugerah, Sulung Yanuar Ardhi Bimantoro Aripriharta - Asep Sunandar Azman, Muhammad Khairul Bayu Eko Risdiyanto Dedi Kuswandi Deka Dyah Utami Dhifa Putra Ramadhan Dian Arief Pradana Dian Arief Pradana Eka Pramono Adi Ela Apryana Hutauruk Elya Tri Nuraeni Fadhillah Millah Abdillah Faris Ardiansyah Febrianysah, Andhika Ramadhani Henry Praherdhiono Hidayanti, Nia Hilman Ramdiana I Nyoman Sudana Degeng Ida Afidah Iswara, Gian Perdana Saka Jayanti Noor Purbo Rukmi Kartika Suci Lestari Khotimah, Inggreet Ayu Khusnul Kurniawan, Dicky Candra M. Alfian Mizar M. Fauzi Arief Made Duananda Kartika Degeng Mahendra, Achmad Donny Krisna Maifizar, Afriani Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Moh Hadihabibi Muhamad Tri Panunggal Aprianto Muhammad Andri Wicaksono Muhammad Idaman Tata Guna Muhammad Syifa’ul Qolbi Muhiban Syabani Nandang Mufti Nazihah, Roidatun Nindia Rada Kusworo Otto Fajarianto Pradana, Rizky Ari Prameswari, Jihan Prastiwi, Dyas Nurika Priscillia Andrianita Effendy Punaji Setyosari Putra, Raden Adhika Putri, Enda Silvia Raden Bambang Sumarsono Rengga Prakoso Nugroho Reni Intan Puji Astuti Renny Setya Indahini Rizki Alamsyah Saida Ulfa Shinta Candra Karnaningsih Shinta Kusuma Wardani Sihkabuden Sihkabuden Sihkabuden Sulthoni Sulton Sulton Sulton Sulton, Sulton Sumita, Maulidia Wiyan Surahman, Ence Susilaningsih Susilaningsih Taufik Ikhsan Slamet Tiwi Ananda Tri Kuncoro Ulyana, Ardiyanti Wido Ageng Pratama Yahya, Muhammad Ridzky Abidzar Yerry Soepriyanto Yulias Prihatmoko Yulias Prihatmoko Zahid Zufar At Thaariq Zainul Abidin Zainul Abidin