Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Hijau (C. juncea)pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) Anisa, Khusnul; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 10 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) ialah komoditas hortikultura yang sangat digemari di Indonesia. Kesuburan tanah dapat ditingkatkan dengan menambahkan pupuk oganik. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi antara dosis PGPR dan pupuk hijau C. juncea dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis serta untuk mengetahui pengaruh dosis PGPR dan pupuk hijau terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulanJuli-Oktober 2018,diDesa Ngijo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan ran-cangan petak terbagi (RPT). Petak utama,berbagai dosisdosis pupuk hijau (J)  yang terdiri: Pemberian Pupuk Hijau 0 ton/ha(J0) sebagai kontrol, 15 ton/ha(J1), dan 30 ton/ha (J2). Anak petak dosis PGPR (P) terdiri: PGPR 0 ml/tanaman (P0), 15 ml/tanaman (P1), 30 ml/tanaman (P2) . Interaksi antara perlakuan dosis pupuk hijau dan PGPR terjadi pada pengamatan diameter batang saat 56 hst, luas daun, dan bobot segar tongkol tanpa kelobot per hektar dimana kombinasi dosis 30 ml PGPR dan 30 ton/ha pupuk hijau C. juncea meningkatkan masing-masing 12,9 %, 52,1 %, dan 55,6 % dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Dosis 30 ton/ha pupuk hijau C. juncea meningkatkan tinggi tanaman 40,02 % dan hasil tanaman jagung manis seperti panjang tongkol dan diameter tongkol meningkat 19 % dan 13,9 % dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk hijau. Dosis PGPR 30 ml/tanaman dapat meningkatkan tinggi tanaman 10,2 %, jumlah daun 11,1 %, diameter tongkol 5 % dan panjang tongkol 7,9 % dibandingkan dengan tanpa PGPR.
Pengaruh Pupuk Hijau Paitan dan Interval Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.) Novitasari, Risa; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 10 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis ialah komoditas tanaman pangan yang dimanfaatkan bijinya karena memiliki rasa manis. Produksi jagung manis di Indonesia masih rendah dan belum memenuhi permintaan pasar. Pemberian bahan organik dan penggunaan teknologi baru yang dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung manis adalah dengan pemberian paitan sebagai pupuk hijau dan PGPR. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh paitan dan interval pemberian PGPR serta mendapatkan informasi dosis paitan dan interval pemberian PGPR yang tepat pada pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2018 di Ds. Ngijo, Kec. Karangploso, Kota Malang. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi (RPT) dengan petak utama dan anak petak, terdiri dari 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Petak utama yaitu dosis paitan dan anak petak yaitu interval pemberian PGPR. Petak utama terdapat dosis paitan dengan 3 taraf yaitu D0 0% (0 ton ha-1), D1 : 50% (2,43 ton ha-1), D2 :100% (4,86 ton ha-1) dan anak petak terdapat interval pemberian PGPR dengan 3 taraf yaitu P1 : pemberian PGPR 10 hst, P2 : pemberian PGPR 10 dan 20 hst, P3 : pemberian PGPR 10, 20, dan 30 hst. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan paitan 100% dapat meningkatkan hasil 10,45 ton ha-1 (47,54%) dibandingkan dengan tanpa pemberian paitan (0%), sedangkan untuk perlakuan interval waktu pemberian PGPR, hasil panen yang paling tinggi didapatkan pada pemberian PGPR tiga kali interval waktu (10, 20 & 30 hst) dan dapat meningkatkan hasil sebesar 2,89 ton ha-1 (15,11%) dibandingkan PGPR satu kali interval waktu (10 hst).
Respon Media Tanam dan Interval Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery Hidayatullah, Hidayatullah; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 11 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman pekerbunan yang dapat menghasilkan minyak nabati. Ada beberapa hal yang menjadi penentu kulaitas bibit kelapa sawt yang akan ditanam pada tahapan pre nursery, salah satu yang terpenting adalah media penggunaannya yang semakin banyak ataupun terkikis akibat erosi sehingga ketersediaannya semakin menipis. Oleh karena itu diperlukan alternatif lain yang dapat menggantikan peran top soil sebagai media tanam pembibitan, seperti penggunaan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi subtitusi media tanam pada interval penyiraman tertentu dalam pertumbuhan bibit kelapa sawit Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2019 hingga April 2019 di lahan percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok factorial dengan menginteraksikan dua faktor yaitu media tanam dan interval penyiraman. Faktor media tanam terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : M0: 100% top soil + 0% kompos, M1: 75% top soil + 25% kompos, M2: 50% top soil + 50% kompos, M3: 25% top soil + 75% kompos, M4: 0% top soil + 100% kompos. Kemudian pada faktor interval penyiraman terdiri atas P1: 1 kali sehari (0,5 liter), P2: 2 kali sehari (0,5 liter), P3: 3 kali sehari (0,5 liter), Pengambilan sampel dilakukan metode destruktif dan non destruktif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dengan taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penelitian ini berhasil meng subtitusi dari penggunaan tanah keseluruh dengan penggunaan kompos ditandai dengan perlakuan komposisi top soil dan kompos maupun 100% kompos pun, bibit kelapa sawit tetap tumbuh semestinya.
Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Dosis Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays L. var. Saccharata) Krisnadhi, Janitra Dwicky; Yurlisa, Kartika; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan jagung manis (Zea Mays L. var. Saccharata) yang tinggi harus diimbangi dengan peningkatan produksi. Metode tepat untuk meningkatkan produksi jagung manis ialah dengan kombinasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan pupuk organik. PGPR yang diaplikasikan pada tanaman dapat berperan sebagai biofertilizer, biostimulan dan bioprotektan. Peran PGPR dapat dioptimalkan dengan penambahan pupuk organik. Bahan organik merupakan nutrisi yang dapat meningkatkan aktivitas PGPR. Sebaliknya, PGPR dapat mempercepat dekomposisi bahan organik, sehingga unsur hara tersedia untuk tanaman. Bahan organik yang digunakan dalam penelitian ini ialah pupuk kandang kambing. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian PGPR dan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - September 2019 di kebun percobaan Agro Techno Park Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama ialah pemberian PGPR (tanpa PGPR dan PGPR 10 ml l-1) dan faktor kedua ialah dosis pupuk kandang kambing (tanpa pupuk kandang kambing, pupuk kandang kambing 5 t ha-1, pupuk kandang kambing 10 t ha-1, pupuk kandang kambing 15 t ha-1 dan pupuk kandang kambing 20 t ha-1). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara perlakuan aplikasi PGPR dengan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Aplikasi PGPR 10 ml l-1 memberikan hasil panen optimal dengan peningkatan mencapai 7,56% dibandingkan dengan perlakuan tanpa PGPR. Dosis pupuk kandang kambing 20 t ha-1 memberikan hasil panen optimal dengan peningkatan mencapai 52,6% dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk kandang kambing.
Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Sapi pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Purba, Rick Ventin; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 6 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman yang mempunyai peranan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan jenis kacang-kacangan. Kacang tanah dapat dimanfaatkan dalam berbagai jenis olahan makanan. Produksi kacang tanah pada tahun 2014 yaitu 638.896 ton dengan lahan seluas 499.338 ha. Sedangkan pada tahun 2015 produksi menurun menjadi 605.449 ton dengan lahan seluas 454.349 ha. Dengan berkurangnya luas lahan yang di panen, maka perlu dilakukan suatu cara dalam peningkatan jumlah produksi kacang tanah. Salah satu sumber unsur hara dalam pertanian organik adalah bahan organik yang berasal dari pupuk kandang, pupuk hijau, limbah pertanian, pupuk hayati. Selain itu pengendalian hayati yang dapat digunakan untuk menurunkan serangan hama dan penyakit pada tanaman adalah Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang sapi dan PGPR yang tepat tehadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 – Desember 2018. Penelitian ini dilaksanakan di UPT. Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura yang terletak di Jl. Raya Randuagung, Kec. Singosari, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 16 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi interaksi pada parameter tinggi tanaman, luas daun dan bobot 100 biji.
Pengaruh Pemberian Kompos Sampah Kota dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L. var. Italica) Amina, Marintya Candra; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Brokoli (Brassica oleracea var. Italica) memiliki nilai komersial tinggi dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga permintaan terhadap brokoli juga semakin meningkat. Hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap pemenuhan gizi dengan berbagai sayuran yang lebih variatif. Peningkatan yang dilakukan tidak hanya dengan penggunaan varietas unggul saja, tetapi juga memperhatikan pemberian pupuk yang tepat. Salah satunya dengan menggunakan pupuk organik kompos sampah kota dan pupuk anorganik NPK. Penggunaan pupuk sampah kota, selain dapat dijadikan sebagai pupuk untuk menutrisi tanaman, juga dapat mengurangi limbah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga. Selain itu pemberian imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik, mampu meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2019. Penelitian dilaksanakan di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kompos sampah kota dengan pupuk NPK dengan memberikan pengaruh nyata parameter pertumbuhan dan hasil yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar brokoli, bobot kering brokoli dan diameter bunga brokoli. Perlakuan 20 t ha-1 kompos sampah kota + 800 kg ha-1 NPK (P9) memiliki rerata yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Plant Growth Promothing Rhizobacteria (PGPR) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Agustina, Yessy Christi; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan selain padi. Produksi jagung pada tahun 2015 mencapai 19,6 juta ton, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 600 ribu ton. Meskipun demikian, Indonesia masih melakukan impor jagung sebesar 3,27 juta ton dari luar negeri. Maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi jagung. Tujuan percobaan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian pemberian pupuk kandang ayam dan PGPR pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini akan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas 2 faktor dan diulang tiga kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri atas 3 taraf, dan faktor kedua adalah konsentrasi PGPR yang terdiri atas 3 taraf. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2020 hingga Juni 2020 dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan dosis pupuk kandang ayam dan PGPR terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 28 dan 56 hst, panjang tongkol, diameter tongkol, dan bobot 100 biji. Secara terpisah pemberian dosis pupuk kandang ayam pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat kering total, bobot tongkol jagung tanpa klobot, hasil panen per hektar memberikan hasil yang berbeda nyata, kecuali parameter laju pertumbuhan relatif. Perlakuan pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 + PGPR 15 ml. l-1 menunjukkan respon yang baik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Anorganik dan Pupuk Kandang Kambing pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.) Panjaitan, Sinar Sonny Praja Muda; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea L. var. italica) merupakan tanaman hortikultura yang dimanfaatkan bunganya. Produksi tanaman brokoli pada tahun 2012 hingga tahun 2015 mengalami penurunan produksi dari 135.837 menjadi 118.394 ton. Oleh karena itu, belum dapat mencukupi kebutuhan pasar lokal, apalagi untuk mencukupi pasar Internasional yang setiap tahun selalu mengalami peningkatan 20-30%. Teknik perbaikan budidaya brokoli dapat dilakukan dengan pemberian pupuk NPK anorganik dan pupuk kandang kambing. Pemberian pupuk kandang kambing bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik tanah dan komposisi hara tanah. Tekstur dari kotoran kambing khas, karena berbentuk butiran-butiran yang agak sukar dipecah secara fisik sehingga sangat berpengaruh terhadap dekomposisi dan proses penyediaan haranya. Selain menggunakan pupuk organik, pupuk anorganik juga diperlukan untuk meningkatkan produksi brokoli. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan. Parameter pengamatan meliputi pengamatan pertumbuhan dan hasil. Parameter pengamatan pertumbuhan meliputi jumlah daun dan tinggi tanaman. Parameter pengamatan hasil meliputi luas daun, diameter batang, diameter bunga brokoli, berat bunga segar brokoli dan berat bunga kering brokoli. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik mampu memberikan hasil bobot basah bunga brokoli sebesar 203 %  atau sebesar 6,85 ton dibanding perlakuan kontrol, serta peningkatan hasil sebesar 181 % atau sebesar 6,05 ton dibanding perlakuan pupuk standar. Perlakuan 800 kg ha-1 NPK + 10 ton ha-1 kandang kambing memberikan hasil yang paling baik dibanding perlakuan lainnya pada seluruh parameter pengamatan.
Pengaruh Dosis Pengaplikasian PGPR dan Perbedaan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum) Noverani, Cecelia Tiana; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.05

Abstract

Tomat adalah salah satu sayuran buah yang cukup diminati oleh masyarakat karena memiliki banyak manfaat serta rasa yang enak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat interaksi pengaruh PGPR dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-September 2021 di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penelitian merupakan percobaan yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dengan 2 faktor dan didapatkan 9 kombinasi perlakuan sehingga terdapat 27 unit percobaan. Faktor pertama yaitu penggunaan PGPR : P0: Tanpa PGPR, P5: 5 L/ ha, dan P10: 10 L/ ha. Faktor kedua yaitu jarak tanam: J0: 70x 50 cm, J1: 60 x 50 cm , dan J2: 50 x 50 cm . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara pengaplikasian PGPR dan pengaturan jarak tanam dapat dilihat dari data tinggi tanaman pada 2-4 MST dengan presentase peningkatan sebesar 56,3%, data jumlah daun dari 2-4 MST dengan presentase peningkatan sebesar 51,43%, data bobot segar tanaman per minggu pada 2-4 MST dengan presentase peningkatan sebesar 26,76%, data bobot kering tanaman per minggu pada 2-4 MST dengan presentase peningkatan sebesar 46,65%, data jumlah buah per tanaman dengan presentase peningkatan sebesar 55,76%, data bobot buah per tanaman 183,56%, dan data hasil panen per-hektar dengan presentase peningkatan sebesar 69,67%. Dosis PGPR 5L/ha dan PGPR 10L/ha dapat digunakan di seluruh jarak tanam.
Pengaruh Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Roswy, Zata Bayyani; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.08

Abstract

Kacang kedelai merupakan salah satu tanaman multiguna, karena dapat digunakan sebagai pangan, pakan maupun bahan baku industri. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kacang kedelai varietas Grobogan dan Gepak Kuning. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli 2021 di Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat. Penelitian merupakan percobaan yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan. P1 = Grobogan + tanpa pupuk, P2 = Grobogan + 150 kg.ha-1 NPK, P3 = Grobogan + 200 kg.ha-1 NPK, P4 = Grobogan + 250 kg.ha-1 NPK, P5 = Grobogan + 300 kg.ha-1 NPK, P6 = Gepak Kuning + tanpa pupuk NPK, P7 = Gepak Kuning + 150 kg.ha-1 NPK, P8 = Gepak Kuning + 200 kg.ha-1 NPK, P9 = Gepak Kuning + 250 kg.ha-1 NPK dan P10 = Gepak Kuning + 300 kg.ha-1 NPK. Setiap percobaan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk NPK nyata meningkatkan seluruh parameter pengamatan tanaman kedelai yang meliputi tinggi tanaman, jumla daun, jumlah cabang, jumlah polong total per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, bobot biji per tanaman bobot 100 biji dan hasil panen. Dosis pupuk NPK 250 kg.ha-1 dan NPK 300 kg.ha-1 pada varietas Grobogan dan Gepak Kuning memberikan pengaruh yang sama terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong total per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 biji dan hasil panen.
Co-Authors Agus Suryanto Agustina, Yessy Christi Ahmad syahirul Alim Aini Nurul Aldilla Dezjona Putri Amina, Marintya Candra Anastasya, Allisa Anisa, Khusnul Aprilia Wahyu Riskina Ardianti, Desi Arinofa, Danang azizi, fakhrizal B. Tjiptaningsih Bambang Guritno Budi, Setyo Cahyo Prayogo, Cahyo Dalimunte, Taufik Darwoto Darwoto Dinata, Aprianto E. Tjitra Eismawan, Adi Eka Sari, Dewi Eko Widaryanto Eriosthafilla Wayah Fachry Abda El Rahman Farisa Magdalena Firdaus, Gibran Maulana Fitria Dewi Ariesna H. A. Marwoto H. Mamesah Hagus Tarno Halmedan, Jemy Hidayat, Hakiim Kurniawan Hidayatullah Hidayatullah Huda, Mukhammad Robitul Husni Thamrin Sebayang Joni Irawan, Joni Kartika Yurlisa, Kartika Krisnadhi, Janitra Dwicky Kumalasari, Septi Nuning Lamdo, Herfandi Lubis, Perry Ansyari Medha Baskara Mita Kartika Ningrum Mudji Santosa Mudji Santoso Mujahid, Abdullah Muliandari, Nadya Mulyanto, Febri Dwi Murnita Elizabeth N. Syahrudji Ninuk Herlina Nisaa, Brilliantin Noverani, Cecelia Tiana Novitasari, Risa Novitasari, Risa Nugroho, Agung Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Laili P. N. Harianto P. R. Arbani Pakpahan, Febry Elvy Pamungkas Bayu Panggabean, Darma Putra Panjaitan, Sinar Sonny Praja Muda Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pitaloka, Dyah Purba, Rick Ventin Putera, Dwiki Hernawan Putri, Rani Rahmansyah, Bayu Rahmasari, Dewi Ayu Ratna Puspita Sari, Ratna Puspita Rengga, Intan Aningrum Riyantini, Indah Puspitasari Rizky Rachmadi Utomo Roedy Soelistyono Roswy, Zata Bayyani Rosyad Ali Akbar M Rumabutar, Erwin Sartono S. Gunawan S. Oemijati S. Soemohardjo S. Sulaksono Sari, Dwi Novia Sari, Sasmita Sari, Winda Ismaya Setiawan, Eko Agus Setyawan, Fajar Setyono Yudo Tyasmoro Shadrina Idzni Hanifah Siahaan, Fenni Irene Sinaga, Ayu Sartika Sirot, Titis Ariesa Sisca Fajriani Sitawati Sitawati T. S. Oey Tampubolon, Erwin Parluhutan Taufik Wijaya, Taufik Titiek Islami Titin Sumarni Udayana, Cicik Uma Khumairoh W. Pribadi Wardoyo, Ega Fay Putro Wulandari Wulandari Y. B. Suwasono Heddy Y. Leman Yoga Andara Dwinata Yogi Sugito Yudo Tyasmoro, Setyono Yunita, Ina Yusuf, Andi Cakra