Claim Missing Document
Check
Articles

Found 112 Documents
Search
Journal : Jurnal EMPATI

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK ANGKATAN 2015 UNIVERSITAS DIPONEGORO Basuki, Noviana Wahyu; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.609 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15127

Abstract

Sebagai mahasiswa tahun pertama, individu mengalami perubahan lingkungan dari lingkungan sekolah menuju lingkungan Perguruan Tinggi. Individu dituntut mampu memenuhi kebutuhannya namun harus tetap menyelaraskan dengan norma sosial di lingkungannya atau yang disebut sebagai penyesuaian sosial (social adjustment). Penyesuaian yang baik tidak dibentuk secara instan melainkan melalui proses panjang yang melibatkan pengasuhan orangtua. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan penyesuaian sosial pada mahasiswa dan seberapa besar sumbangan efektifnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Subjek penelitian berjumlah 95 mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2015. Koefisien reliabilitas Skala Persepsi terhadap Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan sebesar 0,955 dan Skala Penyesuaian Sosial sebesar 0,877.Hasil analisis menggunakan analisis regresi linier sederhana, diperoleh koefisien korelasi 0,400 dengan p=0,000 (p<0,001). Nilai koefisien korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan, artinya semakin positif persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin tinggi penyesuaian sosial. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,160, artinya persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan memberikan pengaruh sebesar 16 % pada penyesuaian sosial.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DAN EFIKASI DIRI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI SMK BINA WISATA LEMBANG Mubdi, Faiz Hadiyanul; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.124 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15193

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empirik hubungan antara kecerdasan emosi dan efikasi diri akademik pada siswa di SMK Bina Wisata Lembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel diambil berdasarkan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian berjumlah 170 orang siswa kelas XI SMK Bina Wisata Lembang yang terdiri dari 5 kelas dari berbagai jurusan. Alat ukur yang digunakan yaitu skala Likert dengan empat pilihan respon jawaban. Koefisien reliabilitas skala kecerdasan emosi adalah 0,933 dengan 37 aitem, sedangkan koefisien reliabilitas skala efikasi diri akademik adalah 0,951 dengan 34 aitem. Skor menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan efikasi diri akademik subjek berada pada kategori yang tinggi. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan analisis regresi sederhana, didapatkan koefisien korelasi 0,496 dengan p=0,00 (p<0,01). Nilai koefisien korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan, antara kecerdasan emosi dan efikasi diri akademik. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,246, artinya kecerdasan emosi memberikan pengaruh sebesar 24,6% pada efikasi diri akademik. Sebesar 76,4% pengaruh terhadap efikasi diri akademik dapat disebabkan oleh faktor status sosial, sifat tugas, dan informasi kemampuan diri.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN EFIKASI DIRI PADA PEMAIN FUTSAL PUTRI DI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG AULIA, MAHARANI CITRA; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.543 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19999

Abstract

The aims of this research is to determine the correlation between parental social support  with self efficacy on female futsal players at Diponegoro University of Semarang. The population of this research is female futsal players at Diponegoro University, with 105 people as sample selected using convenience sampling technique. The technique of collecting data uses Likert scale psychology that consist of two scales, which are social support of parents (40 items, α = 0,947) and self efficacy scale (39 items, α = 0,946). Data analysis uses simple regression analysis with the help of SPSS version 22.0. The result shows that there is a positive correlation between parental social support with self efficacy on female futsal players at Diponegoro University Semarang with correlation coefficient 0,396 and p = 0,000 (p <0,05). Correlation coefficient value indicates there is a positive correlation that significant, it means the more positive the parental social support, the higher self efficacy. The value of determination coefficient is 0.157, this value shows that parental social affect self efficacy in amount of 15.7%.  
MASIHKAH ADA SURGA UNTUKKU? Sebuah Studi Fenomenologi Tentang Religiusitas pada Santri Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Khairunnisa, Dinda; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.551 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15143

Abstract

Setiap orang memiliki sisi religiusitas, tak terkecuali pada transgender pemeluk agama Islam. Terjadinya pergulatan antara identitas gender dan agama yang dianut merupakan hal yang tidak terelakkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami religiusitas pada transgender yang memutuskan untuk menjadi santri pondok pesantren dan bagaimana pondok pesantren memberikan pengaruh pada kehidupan religius setiap subjek. Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode interpretative phenomenological analysis (IPA) dikarenakan memiliki proses analisis yang rinci. Selain itu, IPA berfokus pada pengalaman yang dialami serta bagaimana seseorang memberikan arti terhadap pengalaman yang dialami. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Ketiga partisipan dalam penelitian ini diperoleh menggunakan teknik purposive dengan karakteristik utama santri pondok pesantren yang aktif mengikuti kegiatan dan dalam rentang usia 40-65 tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tiga tema utama, yaitu: menjadi santri transgender, religiusitas, dan dinamika kehidupan dewasa madya. Terdapat peningkatan dalam sisi religiusitas pada ketiga partisipan penelitian setelah bergabung di pondok pesantren, baik dalam kepercayaan, ritual dan praktik, pengetahuan, pengalaman beragama, dan pengamalan agama. Selain itu, terdapat pengaruh agama terhadap tingkah laku di masa dewasa madya, seperti prinsip hidup untuk tidak melakukan operasi kelamin agar kembali pada Tuhan sebagaimana kondisi ketika dilahirkan, serta harapan-harapan di masa tua seperti peningkatan di bidang agama.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA DAN PENGUNGKAPAN DIRI DENGAN ORANG TUA PADA SANTRI PUTRI KELAS X MADRASAH ALIYAH DI PONDOK PESANTREN HUSNUL KHOTIMAH KABUPATEN KUNINGAN Ulumuddin, Fiqhunnisa; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.373 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.20113

Abstract

Pondok pesantren merupakan tempat pendidikan yang menyediakan asrama dan mengharuskan santri tinggal terpisah dengan orang tuanya. Kurangnya komunikasi kepada orang tua dapat menyebabkan munculnya permasalahan-permalasahan atau dapat menjadikan santri putri sebagai korban dari permasalahan. Salah satu bentuk komunikasi interpersonal adalah pengungkapan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara dukungan sosial orang tua dan pengungkapan diri dengan orang tua pada santri putri di pondok pesantren serta mengetahui besaran prediksi dari dukungan sosial orang tua. Populasi pada penelitian ini adalah santri putri kelas X Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan. Sampel penelitian sebanyak 148 santri putri yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan dua buah skala, yaitu skala pengungkapan diri dengan orang tua (27 aitem; α = .903) dan skala dukungan sosial orang tua (33 aitem; α = .922). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rxy) = .644 pada p = .000 (p < .05). Hal ini menunjukkan hipotesis yang diajukan peneliti terbukti, yaitu adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orang tua dan pengungkapan diri dengan orang tua.  Semakin tinggi dukungan sosial orang tua yang dirasakan maka semakin tinggi pengungkapan diri dengan orang tua. Sumbangan efektif pada penelitian ini sebesar 41,5,8.   
PROCRASTINATION IN COMPLETING THE THESIS Kusuma, Aditya Tjipta; Indrawati, Endang Sri
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.754 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe and understand colleger academic procrastination in completing their thesis. In this study, academic procrastination in completing the thesis is generally defined as a form of deliberate delays and repeated it in completing a task or duty, either when starting or finishing thesis related to the academic field.In this study, the method used is a case study. Used two subjects and those who closest to the subject that is often interact with the subject so it can help enriching this research data. Based on the results of interviews and observations of the study, it can be concluded that the procrastination process of UNDIP Psychology colleger who was working on the thesis is influenced by several factors, internal and external. Internal factors include interpreting the subject thesis, how far the subject’s know the benefit of the thesis for them, subject’s perception toward the thesis, and subject's personality like need of achievement, need of competition, superiority, self over confidence, poor self-regulation, lack of seriousness while working on the thesis, internal conflicts occurring within the subject, perfectionist, lazy, comfortable in certain situations, external locus of control, interpersonal dependency, and the subject's ability to adapt.Meanwhile, external factors that affect procrastination process of UNDIP Psychology colleger who was working on the thesis is thesis supervisor, high expectations towards thesis supervisor and the conflict with the thesis supervisor, stressors that appears like feeling worry being blame by the thesis supervisor, and having differences of opinion with the thesis supervisor, thesis bureau or bureaucracy, a standard system that the subject feels quite high compared with other faculties and other universities, other barriers, such as lost social support, social pressure, trouble getting a thesis supervisor, difficulty in obtaining subjects, title changed many times, difficult to meet the supervisor, difficult to get a reference, and less guidance from thesis supervisor.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA JURUSAN SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO Salsabila, Wina Klarissa; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.324 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26522

Abstract

are carried out in a repetitive and willful manner. Emotional intelligence is the ability to recognize and manage emotions that arise so that individuals put the emotions appropriately according to the situation in the environment. This study aims to determine whether there is a relationship between emotional intelligence with academic procrastination on the thesis of Historical Science Department student at the Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University. The population in this study is 108 students with research subjects 60 students using convenience sampling techniques.  This research using the Academic Procrastination Scale (30 items, α = 0.913) and the scale Emotional Intelligence (24 items, α = 0.896). This research uses analysis simple regression and indicate that there is a significant negative relationship between emotional intelligence and academic procrastination (r xy = -0,381 p = 0.001). The higher the emotional intelligence, the lower Student academic procrastination, on the contrary the lower the emotional intelligence, the higher the academic procrastination of students. Intelligence emotional contribute 14.5% to procrastination academic. Keywords: emotional intelligence, academic procrastination, students 
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER ORANGTUA DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA/SISWI SMK YUDYAKARYAMAGELANG Einstein, Gustav; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.695 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku agresif pada Siswa-Siswa SMK Yudya Karya Magelang. Populasi penelitian ini adalah Siswa-Siswi kelas X dan XI SMK Yudya Karya Magelang. Sampel penelitian berjumlah 85 orang yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala perilaku agresif (48 aitem, dengan 39 item valid dan 9 aitem gugur dengan α= 0,956) dan skala pola asuh otoriter orang tua (48 aitem, dengan 35 aitem valid dan 13 aitem gugur dengan α=0,953).Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisi regresi sederhana menunjukkan nilai korelasi rxy = 0,671 dan signifikan pada 0,000(p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara pola asuh otoriter orangtua dengan perilaku agresif pada siswa-siswi SMK Yudya Karya Magelang dapat diterima.Nilai koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah positif, artinya semakin tinggi pola asuh otoriter orang tua maka akan semakin tinggi perilaku agresif pada siswa-siswi SMK. Pola asuh otoriter orang tua memberikan sumbangan efektif sebesar 45,0% pada perilaku agresif dan sebesar 55,0% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
MENITI TAKDIR POLIGAMI (Interpretative Phenomenological Analysis pada Pengalaman Kepuasan Pernikahan Suami yang Berpoligami) Lestari, Dwi Anggun; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.242 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26494

Abstract

Pernikahan poligami yang menuai pro dan kontra di masyarakat Indonesia menjadikan kontroversi yang tidak kunjung usai. Pernikahan poligami merupakan pernikahan seorang suami dengan dua istri atau lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan pengalaman suami yang berpoligami. Penelitian ini melibatkan dua orang partisipan yang dipilih menggunakan teknik pusposive dengan kriteria pelaku pernikahan poligami, usia pernikahan poligami tiga sampai sepuluh tahun, dan status ekonomi kelas menengah ke atas. Pengumpulan data menggunakan teknik in-depth interview dan dianalisis dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis. Penelitian ini memperoleh empat tema induk, yaitu (1) pengambilan keputusan berpoligami meliputi: keadaan pernikahan monogami, persepsi terhadap poligami, pergolakan dalam diri, dan motivasi berpoligami, (2) gambaran kepuasan pernikahan meliputi: penyesuaian partisipan pasca berpoligami dan kehidupan pernikahan poligami (3) proses menemukan makna kepuasan pernikahan poligami meliputi: relasi sosial dan penilaian terhadap  pernikahan, dan (4) harapan kepada keluarga meliputi: harapan terhadap pernikahan, harapan terhadap anak, dan harapan kepada sanak saudara. Partisipan A berpoligami karena ingin mendapatkan kebahagiaan pernikahan, karena pernikahan monogaminya tidak bahagia. Sedangkan partisipan B berpoligami atas dorongan dari istri pertama untuk menolong seorang janda. Kedua partisipan tidak menyarankan anggota keluarganya berpoligami, karena tidak ingin keluarganya merasakan kerumitan pernikahan poligami. Partisipan A memaknai kepuasan pernikahan poligami sebagai kehidupan yang ia cari, sedangkan partisipan B memaknai kepuasan pernikahan poligami sebagai ujian hidup. Kata kunci: pernikahan, poligami, kepuasan pernikahan, interpretative phenomenological analysis
SUBJECTIVE EXPERIENCE TO BE WIFE OF CONVICTED TERRORISM Jayanti, Deti Anisa; Indrawati, Endang Sri
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.732 KB)

Abstract

This study aimed to describe the essence of subjective experience to be wife of convicted terrorism. Subjective experience to be wife of convicted terrorism is generally defined as a process how the wife of convicted terrorism life after her husband convicted as terrorist, what is experienced and felt and how her attitude for dealing various problems and social pressures.The study was conducted using a qualitative phenomenological approach . Subject of three people chosen by purposive sampling, Criteria of subject are subject is jihadists outside the conflict area’s wife and the husband has obtained court verdict for his involvement in the case of terrorism in Indonesia and his wife live in the same area as before the media revealed husband's case. The primary method of data collection was interview, audio material with supporting data and field notes . Data analysis refers to the model of Interpretative Phenomenological Analysis ( IPA ) .The results showed that wife deal with stressful situations caused by either psychological pressure from family and society and the problems that arise related to the wife's new role as a single mother. Subject reactions to stressful situations include cognitive, emotional, and behavioral. In terms of cognitive, three subjects experienced disorientation or confusion on toward the goal to decide something. While the emotional reaction to the subject in the early periods of stress showed a negative reaction as feeling hopeless, sad, and insecure. While the behavior, subjects tend to avoid things that make the subject uncomfortable and add to stressful situations. However, with positive reinterpretation, belief of God's help and social support are help the subject to deal with the stressor coping strategies were more dominant in problem focused coping . Reduced stress is also followed by a stronger belief in way of life chosen and the desire to keep and maintain a household with a husband who is still in jail.
Co-Authors Ade Tri Wijayanti Adi Dinardinata, Adi Aditya Tjipta Kusuma Ahmed, Faisal Alif Ardiansyah ALVERLY NOVERIANTO Alvindi Ayu Agasni Amad Saptono Amalina Ghasani Amelia Juwitaningrum Andaryanti, Bunga Candrarupa Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Andriani Andriani Anggun Resdasari Prasetyo Annisa Rachmawati Asterina Kurniasari Astuti, Arie Dyah AULIA, MAHARANI CITRA Bagas Tripambudi Bambang Wijo Seno Casmitaning Nimas Cerlyawati, Hugi Cerroy Saragi Chasan Nafi’ Darosy Endah Hyoscyamina Desiyanti Setiorini Destiantari, Erizka Kusma Destyantita Fairuz Panewaty Desyandri Desyandri Deti Anisa Jayanti DIAN LESTARI Dian Ratna Sawitri Dillo Augustdi Putra Dimas Rizka Sabila Dimas Yudi Prasetyo Dinan Anggun Setyowati Dinda Khairunnisa, Dinda Dini Ratri D. Dini Ratri Desiningrum Dinie Ratri Desiningrum Dwi Astuti Dwike Putri Hilman Dzatalina Diya Azhima Dzuni’mah Ilmi Edwin Maulana B. Ellis Claudia Panggabean Faiz Hadiyanul Mubdi, Faiz Hadiyanul Fatia Nur Azizah Fatmasari, Agustin Erna Fauzan Ashariyanto Fauzianah, Haula Febryta Wardhani Felia Kusuma U Dewi Ferry Hernoyo Budhi Festika A Karim Fika Widiyarini Sulistyo Gallo Ajeng Yusinta Dewi Garin Aryan Paninten Gerri Gradiyanto Gustav Einstein, Gustav Hanindya Sekar Mayasari Hanindya Sucita Putri Hantoro Adhi Mulya Ika Isti Sofiana Ike Rosalina Dewanti Imbuh Sakti Ikhtiarini Irmania Sekar Widiarti Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo Kartika Prasetyaningtyas Khadhofal Arif Kristiana, Trifena Wahyu Annisia Kurniawan Harefa Lailatul Izzah Lesly Elisa Simanjuntak Lestari, Dwi Anggun Lisa Riskiana Lita Susanti W. Maftuhatul Muna Mareta Yuriansa D Melyza Syarifa Merida Sukma Praptiwi Meta Amelia Widya Saputri Meydian Effendy Meyra Filus Meytha Fitri Hapsari Miftah Setyaning Rahma Muh. Aqso Anfajaya Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muna, Maftuhatul Nadia Franciska Sukarno Nailul Fauziah Nanda Syahrial Basri Ni Made Martiniasih Nia Andriyani Novi Qonitatin Noviana Wahyu Basuki, Noviana Wahyu Novita Rosa Prima Paundra Kartika Permata Sari Pertiwi, Lintang Putri Phricillia Devi Adi Putri Pradini Fauzia Wahyuningtyas Prastowo, Akbar Sakti Dyan Puspita Palupi Putri Hastari Putri, Novinda Intani Radhitya Arief Noerpratama Rajab Ali Randi Agung Pranata Ready Nurdian Syah Reza Anantyo Adhi Putra Rindang Purindawati Rizky Ghoffar Ismail Salsabila, Wina Klarissa Sirajuddin Islam Sirajudin Islam Siti Anisya Rahma Denty Sri Wahyuning Pamungkas Sulistiyowati Sulistiyowati Suryanto Suryanto Tika Rosani Tri Puji Astuti Ulumuddin, Fiqhunnisa Upadianti, Luh Putu S. Velda Fiska Saputri Winda Putri D.J Y. Franz La Kahija Yahya Ghozy Baisa Yasinta Amalia Febriyani Yuriko Adriel Yusril Nur Annas Yusuf Susanto Zakka Ryan Rahardian Zaky Hafizhudin Zelin Eka Septia