Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN KONFLIK PERAN GANDA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI PT. ROYAL KORINDAH PURBALINGGA Destiantari, Erizka Kusma; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.991 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial suami dengan konflik peran ganda pada karyawan bagian produksi di PT. Royal Korindah Purbalingga. Dukungan sosial suami adalah persepsi individu (istri) terhadap bantuan yang diberikan oleh suami, sedangkan konflik peran ganda adalah perilaku individu yang kesulitan terhadap tuntutan dari dua peran yaitu sebagai karyawan bagian produksi dan sebagai istri/ibu. Subjek penelitian adalah karyawan bagian produksi di PT. Royal Korindah Purbalingga. Total populasi dalam penelitian ini yaitu 190 orang, sampel penelitian sebanyak 123 orang. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik convinience sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala konflik peran ganda (37 aitem, α = 0.890) dan skala dukungan sosial suami (36 aitem α = 0.947), yang diujicobakan kepada 67 karyawan bagian produksi di PT. Royal Korindah Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara dukungan sosial suami dengan konflik peran ganda sebesar rxy= -0,447 dengan p= 0,000 (p<0,05). Dukungan sosial suami memberikan sumbangan efektif terhadap konflik peran ganda pada sebesar 20% dan sisanya 80% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. 
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP PAKAIAN PADA SISWI KELAS XI SMAN 1 PATI Andaryanti, Bunga Candrarupa; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.176 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23424

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif terhadap pakaian pada siswi kelas XI SMAN 1 Pati. Perilaku konsumtif adalah kecendurangan dalam membeli barang yang berlebihan tanpa pertimbangan rasional yang disertai dengan emosi serta lebih mementingkan keinginan demi memenuhi kepuasan fisik yang bersifat berlebihan yang hanya untuk memperoleh pengakuan sosial. Konsep diri adalah gagasan tentang keyakinan, pandangan, dan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri.  Populasi penelitian yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Pati dengan karakteristik subjek penelitian yaitu berjenis kelamin perempuan, terdaftar sebagai siswi kelas XI SMA Negeri 1 Pati, berusia 15-18 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 158 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konsep diri (25 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,906) dan skala perilaku konsumtif (34 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,932). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif dengan koefisien korelasi antar variabel sebesar – 0,490. Semakin positif konsep diri maka semakin rendah perilaku konsumtif dan semakin negatif konsep diri maka semakin tinggi perilaku konsumtif. Konsep diri memberikan sumbangan efektif terhadap perilaku konsumtif sebesar 24,1%.
HUBUNGAN ANTARA IDENTITAS SOSIAL DENGAN PERILAKU MEMBELI AKSESORI MOBIL PADA KOMUNITAS GREAT COROLLA DI MAGELANG Pertiwi, Lintang Putri; Indrawati, Endang Sri
Empati Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.35 KB)

Abstract

Perilaku membeli aksesori mobil adalah keputusan membeli komponen kendaraan yang dapat memperkuat gaya mobil guna menambah keindahan mobilnya. Identitas sosial adalah penilaian pada diri sendiri yang disesuaikan dengan kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara identitas sosial dengan perilaku membeli aksesori mobil pada Komunitas Great Corolla di Magelang. Populasi penelitian yaitu anggota aktif Komunitas Great Corolla di Magelang dengan usia 20 hingga 40 tahun yang sudah menikah dan membeli aksesori mobil, dari karakteristik tersebut didapat populasi sebanyak 100 orang dengan subjek penelitian sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Identitas Sosial (34 aitem; α = 0,922) dan Skala Perilaku Membeli Aksesori Mobil (31 aitem; α = 0,872). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara identitas sosial dengan perilaku membeli aksesori mobil (rxy= 0,511; p= 0,000). Semakin kuat identitas sosial, maka semakin sering perilaku membeli aksesori mobil. Begitu juga sebaliknya, semakin lemah identitas sosial maka semakin jarang perilaku membeli aksesori mobil. Identitas sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 21,6% terhadap perilaku membeli aksesori mobil.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DEPARTEMEN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH KOTA DAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Upadianti, Luh Putu S.; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.313 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21840

Abstract

Kompleksnya permasalahan dunia kerja merupakan salah satu tantangan bagi mahasiswa tingkat akhir karena dapat memicu timbulnya kecemasan menghadapi dunia kerja. Mahasiswa dengan adversity intelligence yang tinggi memiliki keyakinan terhadap kemampuan yang dimilikinya untuk menghadapi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Departemen Teknik Perencanaan Wilayah Kota dan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara adversity intelligence dengan kecemasan menghadapi dunia kerja mahasiswa tingkat akhir Departemen Teknik Perencanaan Wilayah Kota dan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 225 orang dengan sampel penelitian sebanyak 151 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Adversity Intelligence (45 aitem, α= 0, 943) dan Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (40 aitem, α= 0,924). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi (rxy) = -0,587, dengan p = 0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara adversity intelligence dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi adversity intelligence individu semakin rendah tingkat kecemasan yang dialaminya. Selain itu, adversity intelligence memberikan sumbangan efektif sebesar 34,5% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja. Kata Kunci: kecemasan menghadapi dunia kerja; adversity intelligence; mahasiswa tingkat akhir. 
KUBANGUN SURGA DI RUMAHKU, KUPEROLEH PUNCAK BISNISKU ( Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) tentang Work-Family Enrichment pada Bos Wanita ) Fauzianah, Haula; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.13 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24407

Abstract

Work-family enrichment adalah suatu istilah dari kondisi saling mendukung antara peran di keluarga dan pekerjaan. Seperti halnya keterampilan atau emosi yang dihasilkan dalam satu peran, dapat diaplikasikan terhadap peran lainnya, berdasarkan pernyataan Greenhaus & Powell (dalam Shein dan Chen, 2011). Work-family enrichment dibutuhkan oleh setiap bos wanita yang sudah berkeluarga, untuk mencapai kesuksesan di kedua peran. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami pengalaman bos wanita dalam menjalankan peran di keluarga dan peran di perusahaan pada bos wanita di Jabodetabek. Subjek penelitian berjumlah tiga orang. Teknik pengambilan data menggunakan metode purposive (Herdiansyah, 2012) dan analisis data menggunakan pendekatan IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat beberapa faktor yang memengaruhi work-family enrichment, yaitu (1) latar belakang individu, (2) kepribadian individu, (3) sikap kerja bos wanita, serta (4) strategi dan konsekuensi minat berwirausaha. Manfaat dari work-family enrichment berupa kepuasan dalam mengaktualisasikan diri, karena mendapat dukungan penuh dari suami dalam menjalankan aktivitas. Ketiga subjek memaknai work-family enrichment sebagai sarana membangun religiusitas, agar senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT di keluarga dan usaha. Gambaran work-family enrichment pada ketiga subjek berupa penerapan manajemen keuangan, strategi perencanaan, dan strategi penyusunan target capaian dalam usaha, ke domain keluarga. Disamping itu, keluarga memberikan kebahagiaan yang menghadirkan suasana positif, serta menjadikan ketiga subjek lebih efisien dalam mengelola kedua peran nya. Kata kunci: Work-Family Enrichment; Bos Wanita; Peran Ganda; Religiusitas
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI KERJA DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT BAGIAN JIWA DI RSJ PROF. DR. SOEROJO MAGELANG Putri, Novinda Intani; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.701 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi kerja dengan burnout pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Efikasi kerja merupakan keyakinan seseorang mengenai kemampuan dan kompetensi dirinya dalam menampilkan unjuk kerja yang baik pada berbagai jenis tugas dan situasi pekerjaan. Burnout merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami kelelahan secara fisik, emosional dan mental akibat beban kerja berlebih dan stres yang berkepanjangan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 175 perawat bagian jiwa di bangsal rawat inap RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang dengan sampel penelitian sejumlah 123 perawat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik convenience sampling. Penelitian  ini menggunakan 2 skala sebagai alat ukur yaitu skala efikasi kerja  (50 aitem, α= 0.966) dan skala burnout (28 aitem, α= 0,889). Analisis data menggunakan analisis Spearman’s Rho, hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,635 dan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, yaitu terdapat hubungan negatif antara efikasi kerja dengan burnout. Semakin tinggi efikasi kerja seseorang, maka semakin rendah burnout yang dimiliki, sebaliknya semakin rendah efikasi kerja maka semakin tinggi burnout yang dimiliki.Kata Kunci: efikasi kerja, burnout, perawat bagian jiwa
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN BURNOUT PADA IBU RUMAH TANGGA YANG TIDAK BEKERJA DI PERUMAHAN GRIYA PRAJA MUKTI KENDAL Muna, Maftuhatul; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui secara empiris hubungan antara dukungan sosial suami dengan burnout pada ibu rumah tangga yang tidak bekerja di Perumahan Griya Praja Mukti Kendal. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 61 orang ibu rumah tangga yang tidak bekerja di Perumahan Griya Praja Mukti Kendal yang diperoleh dengan teknik convenience sampling. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Burnout (28 aitem; α=0,943) dan Skala Dukungan Sosial Suami (38 aitem; α=0,938). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial suami dengan burnout (rxy = -0,382; p = 0,002 dimana p <0,05) yang artinya semakin positif dukungan sosial suami yang dipersepsikan ibu rumah tangga yang tidak bekerja maka semakin rendah burnout yang dialami ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Sebaliknya, semakin negatif dukungan sosial suami yang dipersepsikan ibu rumah tangga yang tidak bekerja maka semakin tinggi burnout yang dialami ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Dukungan sosial suami memberikan sumbangan efektif terhadap burnout sebesar 14,6%, sedangkan sisanya sebesar 85,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. Kata kunci : dukungan sosial suami; burnout; ibu rumah tangga yang tidak bekerja
Kata Maaf, Apakah Berarti Damai? Relasi Pasangan Suami-Istri di Pusaran Kekerasan dalam Rumah Tangga Muhammad Zulfa Alfaruqy; Endang Sri Indrawati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v18i1.3485

Abstract

Family is a communal group that has been identified by warmth and affection. Along with the times, unfortunately, many families are getting in phenomena of domestic violence. This study aimed to understand the causes and the dynamics of the marital relationship which get in the vortex of domestic violence. Data retrieval was using interviews, observation, and discussion among three wives whoever got domestic violence. The results of this study show that domestic violence occurs because there is unclear mind and psychological inconveniences may lead to a husband's jealousy until venting the aggressive one toward his wife. The superiority of the husband encourages him to hurt his wife who is more inferior so that the violence occurs. Many kinds of violence that may happen are physical violence, psychological violence, social violence, and household abandonment. A husband’s apology bought his relationship with his wife is getting better. But without peacebuilding, domestic violence is a cycle of repetitive behavior so the husband repeat it again and again The increase of violence’s intensity will be bought to relationship fading. The autonomy of children and the support of the wife’s big family will lead her to decide a divorce.
Keputusan Mengakhiri Relasi Suami-Istri: Sebuah Studi Fenomenologis Muhammad Zulfa Alfaruqy; Endang Sri Indrawati
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 5 No 1 (2021): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v5i1.1847

Abstract

Relasi suami-istri acap dihadapkan pada situasi krisis di ujung tanduk perceraian. Tujuan penelitian ini ialah memahami dinamika relasi dan pengambilan keputusan untuk mengakhiri relasi suami-istri. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis melibatkan empat orang istri yang menggugat cerai sebagai subjek. Penggalian data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi suami-istri bersifat dinamis. Ketidakfungsionalan suami terkait kemampuan secara personal menurunkan interdependensi seorang istri. Meskipun demikian, mekanisme adaptasi membuat relasi suami-istri tetap stabil. Kondisi berubah saat terjadi perselingkuhan yang berulang. Kepercayaan dan pemaafan istri terus tergerus. Keputusan istri mengakhiri relasi suami-istri bersandar pada pertimbangan kesiapan personal istri, ketiadaan intensi perubahan suami, dan penerimaan lingkungan sosial. Secara teoretis, penelitian berimplikasi pada penegasan tentang kompleksitas relasi interdependen di masyarakat dengan budaya kolektivis seperti Indonesia, khususnya menyangkut pernikahan.
Elementary School Teachers’ Competence Development in Dealing with The COVID-19 Conditions: An Interpretative Phenomenological Study Sirajuddin Islam; Endang Sri Indrawati
Jurnal Psikologi Vol 21, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jp.21.1.62-71

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on the education system, leading to school closures and switching toonline learning with very short notice. In order to support the effectiveness of online learning, it is necessary todevelop teachers’ competence in the utilization and use of online media. The study aimed to investigate educators’teaching experience during online learning during the Covid-19 pandemic. The three teachers who participated inthis study were recruited from the Gubeng 1 Public Elementary School in Surabaya. Interview transcripts wereanalyzed qualitatively by using an interpretative phenomenological analysis approach. Data analysis raises threemain themes: 1) an overview of online learning implementation in elementary schools, 2) challenges in the teachercompetence development process, 3) support for teacher competence development. The results of this studyindicate the importance of developing teacher digital competence to increase the effectiveness of online learning.Support from related parties is also needed to encourage the success of online learning.
Co-Authors Ade Tri Wijayanti Adi Dinardinata, Adi Aditya Tjipta Kusuma Ahmed, Faisal Alif Ardiansyah ALVERLY NOVERIANTO Alvindi Ayu Agasni Amad Saptono Amalina Ghasani Amelia Juwitaningrum Andaryanti, Bunga Candrarupa Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Andriani Andriani Anggun Resdasari Prasetyo Annisa Rachmawati Asterina Kurniasari Astuti, Arie Dyah AULIA, MAHARANI CITRA Bagas Tripambudi Bambang Wijo Seno Casmitaning Nimas Cerlyawati, Hugi Cerroy Saragi Chasan Nafi’ Darosy Endah Hyoscyamina Desiyanti Setiorini Destiantari, Erizka Kusma Destyantita Fairuz Panewaty Desyandri Desyandri Deti Anisa Jayanti DIAN LESTARI Dian Ratna Sawitri Dillo Augustdi Putra Dimas Rizka Sabila Dimas Yudi Prasetyo Dinan Anggun Setyowati Dinda Khairunnisa, Dinda Dini Ratri D. Dini Ratri Desiningrum Dinie Ratri Desiningrum Dwi Astuti Dwike Putri Hilman Dzatalina Diya Azhima Dzuni’mah Ilmi Edwin Maulana B. Ellis Claudia Panggabean Faiz Hadiyanul Mubdi, Faiz Hadiyanul Fatia Nur Azizah Fatmasari, Agustin Erna Fauzan Ashariyanto Fauzianah, Haula Febryta Wardhani Felia Kusuma U Dewi Ferry Hernoyo Budhi Festika A Karim Fika Widiyarini Sulistyo Gallo Ajeng Yusinta Dewi Garin Aryan Paninten Gerri Gradiyanto Gustav Einstein, Gustav Hanindya Sekar Mayasari Hanindya Sucita Putri Hantoro Adhi Mulya Ika Isti Sofiana Ike Rosalina Dewanti Imbuh Sakti Ikhtiarini Irmania Sekar Widiarti Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo Kartika Prasetyaningtyas Khadhofal Arif Kristiana, Trifena Wahyu Annisia Kurniawan Harefa Lailatul Izzah Lesly Elisa Simanjuntak Lestari, Dwi Anggun Lisa Riskiana Lita Susanti W. Maftuhatul Muna Mareta Yuriansa D Melyza Syarifa Merida Sukma Praptiwi Meta Amelia Widya Saputri Meydian Effendy Meyra Filus Meytha Fitri Hapsari Miftah Setyaning Rahma Muh. Aqso Anfajaya Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muna, Maftuhatul Nadia Franciska Sukarno Nailul Fauziah Nanda Syahrial Basri Ni Made Martiniasih Nia Andriyani Novi Qonitatin Noviana Wahyu Basuki, Noviana Wahyu Novita Rosa Prima Paundra Kartika Permata Sari Pertiwi, Lintang Putri Phricillia Devi Adi Putri Pradini Fauzia Wahyuningtyas Prastowo, Akbar Sakti Dyan Puspita Palupi Putri Hastari Putri, Novinda Intani Radhitya Arief Noerpratama Rajab Ali Randi Agung Pranata Ready Nurdian Syah Reza Anantyo Adhi Putra Rindang Purindawati Rizky Ghoffar Ismail Salsabila, Wina Klarissa Sirajuddin Islam Sirajudin Islam Siti Anisya Rahma Denty Sri Wahyuning Pamungkas Sulistiyowati Sulistiyowati Suryanto Suryanto Tika Rosani Tri Puji Astuti Ulumuddin, Fiqhunnisa Upadianti, Luh Putu S. Velda Fiska Saputri Winda Putri D.J Y. Franz La Kahija Yahya Ghozy Baisa Yasinta Amalia Febriyani Yuriko Adriel Yusril Nur Annas Yusuf Susanto Zakka Ryan Rahardian Zaky Hafizhudin Zelin Eka Septia