Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Sosial Ekonomi Pengrajin Batu Bata di Desa Banjarsari Kecamatan Wonosobo Damar Alip Purnomo; I Gede Sugiyanta; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.122 KB)

Abstract

This researchaimed to describe of socio economic characteristics of the family a craftsman bricksin Banjarsari Village District Wonosobo in year 2017. A method of the research uses a method of descriptive, by applyng a technique data observation, documentation and interview sructured as well data analysis is based onthe table. Polulation in this study as many as 11 respondents. The result of this research showed: (1) all crafstman bricks included in the age productive. (2) most of  respondents primary education . (3) the number of children the average in one family is 2 people. (4) the number of dependants within the head of the family a craftsman bricks in the is considered to be a little of 3 people. (5) the income of the craftsman briks is Rp. 1.652.091. (6) 4 people respondent basic need fullied and 7 need is not fullied.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Karakteristik Sosial Ekonomi Keluarga Pengrajin Batu Bata di Desa Banjarsari Kecamatan Wonosobo pada tahun 2017. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara terstruktur serta teknik analisa data tabel persentase.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 11 responden.Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Semua pengrajin batu bata masuk dalam golongan umur produktif. (2) Sebagian besar responden berpendidikan dasar. (3) Jumlah anak dalam satu keluarga pengrajin adalah 2 jiwa. (4) Jumlah tanggungan yang dimiliki kepala keluarga pengrajin batu bata tergolong sedikit  yaitu 3 orang. (5)Pendapatan rata-rata pengrajin batu bata adalah Rp.1.652.091. (6) 4 responden kebutuhan pokok minimumnya terpenuhi dan 7 responden tidak terpenuhi.Kata kunci: ekonomi, pengrajin batu bata, sosial 
Kontribusi Pekarangan Terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Triyoso Kecamatan Belitang Tahun 2017 Apri Setiawan; Buchori Asyik; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.552 KB)

Abstract

The aim of this research is to get information on the contribution of the yard against the income of the family. This research is descriptive research. The populationin this reseach were 396 families. Witdrawal of samples is using a purposive sampling of 50% of the 102 families in the hamlet of the Trukorejo Lor. Method of data collection used are the methods of observation, interviews and dokumentation. Methods of data analysis is using the table percentage. Research result obtained are : (1) the average area of lawn by family there was 1.094 m2. (2) Utilization of the family compound was classified as low. (3) The form of the farm yard utilization variation under the shrubs, plants, agriculture and animal husbandry. (4) the average familys income that comes from the grounds was Rp 507.500 monthly. (5) The average income of the families outside the grounds was Rp 2.977.678 monthly. (6) The contribution towards the total income of the family yard belongs to low with an average was 13,91 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kontribusi pekarangan terhadap pendapatan keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 396 keluarga. Penarikan sampel menggunakan PurposiveSampling sebesar 50% dari 102 keluarga di Dusun Trukorejo Lor. Metode Pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Rata-rata luas pekarangan yang dimiliki keluarga 1.094 m2. (2) Pemanfaatan pekarangan keluarga tergolong rendah. (3) Variasi pemanfaatan pekarangan berupa pertanian hortikultura, pertanian perdu, tanaman keras dan peternakan. (4) Rata-rata pendapatan keluarga yang berasal dari pekarangan sebesar Rp 507.500 perbulan. (5) Rata-rata pendapatan keluarga di luar pekarangan Rp 2.977.678 perbulan. (6) Kontribusi pekarangan terhadap pendapatan keluarga tergolong rendah yaitu 13.91%.Kata Kunci: Kontribusi, Pekarangan, Pendapatan Keluarga
Faktor-Faktor Pendukung Berdirinya Usaha Batu Bata Desa Wates Selatan Tahun 2016 Berlinda Duwi Faulana Sari; I Gede Sugiyanta; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.354 KB)

Abstract

The purpose of this research is to examine the supporting factors of bricks business establishment in South Wates Village. This research method is descriptive. The result of this study show: (1) capital can support the bricks business. (2) raw materials can support the bricks business. (3) fuel cant support the bricks business. (4) water needs can support the bricks business. (5) labor can support the bricks business. (6) location can support the bricks business. (7) marketing can support the bricks business.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Faktor-Faktor Pendukung Berdirinya Usaha Batu Bata di Desa Wates Selatan. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Modal dapat mendukung usaha batu bata. (2) Bahan baku dapat mendukung usaha batu bata. (3) Bahan bakar tidak dapat mendukung usaha batu bata. (4) Kebutuhan air dapat mendukung usaha batu bata. (5) Tenaga kerja dapat mendukung usaha batu bata. (6) Lokasi dapat mendukung usaha batu bata. (7) Pemasaran dapat mendukung usaha batu bata.Kata kunci: faktor pendukung, usaha, batu bata.
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG Windarsih Windarsih; I Gede Sugiyanta; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.781 KB)

Abstract

The aim of this research is: (1) to know the intencity of using internet as one of geography learning source in Geographic Study Program, Teachers Training and Education Faculty, at University of Lampung Years 2011. (2) to see student motivation in using internet as geography learning source in Geographic Study Program, Teachers Training and Education Faculty, at University of Lampung Years 2011. The method used descriptive methodology. The population was 40 student. Based on the research, it can be seen that: (1) intencity of using internet as learning resourches is about 10-40 hours every month. It belongs to medium rate (medium users). (2) student motivation in using internet as learning resourches belongs to medium rate.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui intensitas pemanfaatan internet sebagai sumber belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Lampung Angkatan 2011. (2) untuk mengetahui motivasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Lampung angkatan 2011 dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar.Populasinya berjumlah 40 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) intensitas pemanfaatan internet sebagai sumber belajar mahasiswa sebanyak 10-40 jam per bulan, pemanfaatan ini tergolong sedang (medium user.) (2) motivasi mahasiswa memanfaatkan internet sebagai sumber belajar tergolong motivasi sedang.Kata kunci: geografi, pemanfaatan internet, sumber belajar.
DESKRIPSI LOKASI BANJIR DI KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT BANDAR LAMPUNG 2011-2013 Iis Kurniati; I Gede Sugiyanta; Rahma Kurnia Sri Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.799 KB)

Abstract

Abstract: This research aimed to (1)find out the location of flood in Central Tanjung Karang in 2011-2013, (2)describe the condition of declivity at the location, (3)describe the land usage at the location, (4)describe the type of soil at the location, (5)describe the cause of flood. The method used was descriptive method, with documentation and observation as the data collecting technique. In term of data analyzing technique, it used analytic descriptive technique. The conclusions drawn in the research were (1)the locations of flood were Durian Payung, Pasir Gintung, Kaliawi, Kelapa Tiga, and Gotong Royong subdistrict, (2)the declivity at the flood locations was the area located in category 0-8% (flat area), (3)the land usage were residence, trade, and service, (4)the type of soil at the locations was latosol, (5)the main cause of flood was the change of land usage system.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui dimana lokasi banjir di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Tahun 2011-2013, (2)mendeskripsikan kemiringan lereng di lokasi banjir, (3)mendeskripsikan penggunaan lahan di lokasi banjir, (4)mendeskripsikan jenis tanah di lokasi banjir, (5)mendeskripsikan penyebab banjir. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan teknik dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik desktiptif analitik. Kesimpulan penelitian adalah (1)lokasi banjir yaitu di Kelurahan Durian Payung, Pasir Gintung, Kaliawi, Kelapa Tiga, dan Gotong Royong, (2)kemiringan lereng lokasi banjir yaitu daerah yang terletak pada kategori kemiringan lereng 0-8% (wilayah datar), (3)penggunaan lahan di lokasi banjir adalah kawasan pemukiman serta perdagangan dan jasa, (4)jenis tanah di lokasi banjir adalah tanah jenis latosol, (5)penyebab utama banjir yaitu perubahan tata guna lahan.Kata kunci: banjir, tanjung karang pusat, lokasi
PROFIL PEDAGANG LESEHAN DI JALAN KARTINI KELURAHAN PALAPA KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT Ebbie Prambesi; I Gede Sugiyanta; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.046 KB)

Abstract

This study aimed to obtain the information about the profile of Lesehan trader at kartini street. The object of this research was lesehan food businesses. The subject of this research was Lesehan seller. This research used descriptive research method with 15 people as trader. Data were collected by observation technique, and structured interviews. The results of this research showed that most of the sources business fund were from private fund. The education level of the business owners which was 46.67% were high school graduates. The license taken out by the Government City of Bandar Lampung has been owned by lesehan food businesses owner which made this business as livelihood. The labours which every lesehan owned were between 2-3 people. 60% of trader earn more than 2.4 million Rupiah/ month.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai Profil Pedagang lesehan di Jalan Kartini . Objek penelitian yaitu usaha lesehan. Subjek penelitian ini ialah pedagang lesehan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pedagang sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar sumber modal usaha berasal dari uang pribadi . Pendidikan pemilik usaha sebanyak 46,67 % merupakan lulusan SMA. Surat izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung telah dimiliki oleh para pedagang lesehan yang menjadikan usaha ini sebagai pekerjaan pokok. Tenaga kerja yang dimiliki setiap warung lesehan antara 2 3 orang. 60 % pedagang memperoleh pendapatan lebih dari Rp 2.400.000/bulan.Kata kunci: lesehan, profil, pedagang
Profil Kepala Keluarga Pengrajin Bata Merah Di Desa Kalirejo Tahun 2016 Syarifatul Hidayah; I Gede Sugiyanta; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.139 KB)

Abstract

This research aims to describe profile of brick craftsman’s head of household in Kalirejo Village. This research is using descriptive method. Data retrieval technique is using observation and interview, documentation, and filling out the questionnaire. The results showed: (1) 21 brick craftsman’s family burden is small.(2) 24 brick craftsmen expensed small working capital that for once production process.(3) Brick kiln ownership status of 32 brick craftsmen is self-owned.(4) 15 craftsmen produced bricks is small.(5) Brick craftsmen’s raw material convenience is totally easy to get.(6) Brick craftsmen’s fuel material convenience is totally easy to get. (7) 21 craftsmen have one labor.(8) Transportation convenience of 24 craftsmen is medium easy to access.(9) Bricks marketing convenience is easy. (10) 20 craftsmen have a high income.Penelitian ini bertujuan mengkaji profil kepala keluarga pengrajin bata merah di Desa Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data yaitu observasi dan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: (1) 21 pengrajin bata merah memiliki jumlah tanggungan kecil (2) 24 pengrajin mengeluarkan modal kecil untuk satu kali produksi (3) Status kepemilikan tobong sebanyak 32 pengrajin adalah milik sendiri (4) 15 pengrajin menghasilkan bata merah sedikit (5) Kemudahan bahan baku seluruh pengrajin adalah mudah (6) Kemudahan bahan bakar seluruh pengrajin adalah mudah (7)21 pengrajin memiliki 1 tenaga kerja (8) Kemudahan transportasi 24 pengrajn sedang (9) Kemudahan pemasaran seluruh pengrajin adalah mudah (10) 20 pengrajin memperoleh pendapatan tinggi.Kata Kunci : bata merah, pengrajin, profil
PEMANFAATAN SUMBER MATA AIR SEBAGAI KEBUTUHAN PENDUDUK Siska Marviyanasari; I Gede Sugiyanta; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.313 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to examine the use and quality of water that comes from springs as the needs of the population in the Village District Wonoharjo Sumberejo Tanggamus district of Lampung Province in 2012. The method used is descriptive method with the object of study is three springs in the village located in the hamlet Wonoharjo I (Sriwidodo), Hamlet II (Sridadi), and Hamlet III (Murtirejo). Taking Patriarch done proportionally random sampling. Data collection techniques are observation, interview techniques, and technical documentation. Residents use water that comes from springs for drinking, cooking, bathing, washing clothes, washing utensils, water, irrigation and agriculture, livestock and fisheries. The results of water quality showed that: 1) All springs odorless, turbid, and colorless. 2) TDS on springs I is 47 mg/l, springs II is 102mg/l, and springs III is 112m /l. 3) Sense of the spring I and spring II is sour, while the springs III is not sour. 4) The temperature of the spring I and spring II is 28°C, springs III reached 29°C. Water quality by chemicals, namely: 1) pH spring I and spring II is 5.77 mg/l, springs III is 6.21 mg/l. Biological water quality, namely: 1) BOD spring I was 69.894 mg/l, springs II was 70.891 mg/l, springs III is 73.308 mg/l, 2) COD spring I was 0 mg/l, springs II was 94.144 mg/l, and springs III is 70.608 mg/l. The results showed that water use: 1) Used for drinking water, cooking, bathing, washing clothes, washing utensils, 100%. 2) Livestock are 4 households is 11.11%. 3) Water irrigation and agriculture amounted to 26 is 72.22%. 4) Livestock ie 4 ie 11.11%. 5) there are 6 Fishing is 16.67%. Key words: Utilization of Water, Springs, Water Quality
Dampak Pertambangan Timah Terhadap Kualitas Air Tanah Dangkal dan Sikap Masyarakat Sabri Jabbari; M Thoha B Sampoerna Jaya; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.243 KB)

Abstract

The method used is descriptive explorative research. The sample technique uses purposive sampling. Data collection uses observation techniques, laboratory tests and questionnaires. Data analysis using descriptive explorative. The results of the research of the quality of dug well water and the attitude of the community show: (1) Well water is very close to the mining area of good quality meet the drinking water quality standard but there are some parameters that are on the water quality standard threshold that is pH, COD, and Pb 2) well water in adjacent areas with good quality mining meet drinking water quality standard but there are some parameters that are on the threshold of water quality standard that is COD, and Pb. (3). Water well away from mining area of quality the water is good 4) The attitude of tin mining community strongly agreeDampak Pertambangan Timah Terhadap Kualitas Air Tanah Dangkal dan Sikap Masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif. Teknik sampel mengunakan purposive sampling. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi, uji laboratorium dan angket. Analisis data mengunakan deskriptif eksploratif. Hasil penelitian kualitas air sumur gali dan sikap masyarakat menunjukan: (1) Air sumur sangat dekat dengan areal pertambangan kualitasnya baik memenuhi standar baku mutu air minum tetapi ada beberapa parameter yang berada pada ambang batas baku mutu air yaitu pH., COD, dan Pb (2) air sumur yang berada di areal dekat dengan pertambangan kualitasnya baik memenuhi standar baku mutu air minum tetapi ada beberapa parameter yang berada pada ambang batas baku mutu air yaitu COD, dan Pb.(3).Air sumur yang berada jauh dari areal pertambangan kualitas airnya baik 4) Sikap masyarakat pertambangan timah sangat setuju.Kata kunci: air sumur, kualitas air, pertambangan, sikap masyarakat
Faktor Penyebab Banyak Anak Pada Pus Nelayan Di Desa Subang Jaya Lampung Tengah Muhamad Salahudin Alayubi; I Gede Sugiyanta; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.634 KB)

Abstract

This study aimed to examine factors that caused the number of children by reproductive agecouple (PUS) of fishermen family in Subang Jaya Village,Central Lampung District.The method used descriptive method.The research population was 110 PUS. Collecting data was did by observation technique, questionnaires ,and,documentation.Analysis of databy tabulation technique and percentage. The results of this study show:(1)As much as 77.27% of PUS got married at young age (21 years) and tend to have many children.(2)The longer of the marriage period (10-19) years,as much as 66% tend to have many children.(3)As much as 81.8% of respondents participated in family planning program but followed it on average after having more than 2 children. (4)59.09% of respondents want to have an average of 4 children. (5)As much as 100% of PUS agreed that marriage must have children,child wasgiftfrom God,child as marriage bond,they are the inheritance of parent's estate and the value of the child in the family is still very strong in the PUSof fishermen family.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor yang menyebabkan banyaknya jumlah anak PUS keluarga nelayan di Desa Subang Jaya Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 110PUS.Pengumpulan data dengan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik tabulasi dan presentase.Hasil penelitian ini menunjukan:(1)sebanyak77,27% PUS melakukan perkawinan muda (21tahun) cenderung memiliki anak banyak. (2) Semakin lama masa perkawinan (10-19) tahun sebanyak 66% cenderung memiliki anak banyak.(3)Sebanyak 81,8% responden mengikuti program KB namun mengikuti program KB nya rata-rata setelah memiliki anak lebih dari 2.(4)Sebanyak 59,09% rata responden ingin memiliki rata-rata 4 anak.(5)Sebanyak 100% PUS setuju perkawinan harus memiliki anak,anak karunia Tuhan,anak ikatan perkawinan,pewaris harta orang tua dan terbuktilah nilai anak dalam keluarga masih sangat kuat pada PUS keluarga nelayan.Kata kunci: jumlah anak, keluarga nelayan, penyebab
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Shinta Trianingrum Adi Irawan Adipka, Asrul Aditya Eko Saputra Aditya Eko Saputra, Aditya Eko Aditya Murdani Aditya Murdani, Aditya Afif Suryatama Ajis, Olvrias Tenisa Alayubi, Muhamad Salahudin Alkat Melya Almira Honesta Amar Daumi Ambarwati, Iis Ameilia, Dina Andi Susanto Andi Susanto Andresta, Ria Apri Setiawan Aprilia Endra Dewi Arizal Tri Setiawan Asiah, Siti Nur Asrul Adipka Avriliani, Olivia Berlinda Duwi Faulana Sari Bety Tri Astuti Bety Tri Astuti, Bety Tri Bondan Prakoso Bondan Prakoso, Bondan Buchori Asyik Catur Pangestu W Catur Pangestu W, Catur Pangestu Citra Setyo Pratiwi Damar Alip Purnomo Daumi, Amar Debi Ranu Meiharja Debi Ranu Meiharja, Debi Ranu Dedy Miswar Desi Ratnasari Dewi Laila Nurjanah Dewi Laila Nurjanah, Dewi Laila Dewi, Aprilia Endra Dina Ameilia Dwi Agus Sari Dwi Hastuti Ebbie Prambesi Ebbie Prambesi, Ebbie Edy Haryono Elan Artono Nurdin Fahrur Rozi Subnata Faulana Sari, Berlinda Duwi Fauziah, Naili Rijkhan Felayati, Asruri Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Fitroh, Syaiful Handayani, Viva Desi Hasanah, Marfu'atun Hayat Tunur Hesti Apala Hesti Apala, Hesti Hidayah, Syarifatul Honesta, Almira I Kadek Agus Setiawan I Wayan Andreas Prayoga Iis Ambarwati Iis Kurniati Iis Kurniati Imam Ahmad Mustain Indaryono Indaryono Indaryono Indaryono, Indaryono Irma Lusi Nugraheni Irma Lusi Nugraheni Jabbari, Sabri Jangita Sari, Salas Ayu Jati, Ririh Pintoko Jaya, M Thoha B Sampoerna Joni Irawan Joni Irawan, Joni Juniar, Riska Khotimah, Nur Khusnul Kusuma W, Nur Eka Laksono Trisnantoro Luh Putu Ratna Sundari M Thoha B Sampoerna Jaya Marfu'atun Hasanah Marviyanasari, Siska Melya, Alkat Muhamad Salahudin Alayubi Mustain, Imam Ahmad Mutiara Seftia Rosa Kenamon Naili Rijkhan Fauziah Nani Suawarni Nani Suwarni Ni Komang Susilawati Nia Kurniasih nia kurniasih Noor Rizqa Noor Rizqa, Noor Noris Subhan Nova Fitria Resiwiyasa Nur Andriyani Pratiwi Nur Eka Kusuma W Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nyoman Lusiani Nyoman Lusiani, Nyoman Olivia Avriliani Pratiwi, Citra Setyo Pratiwi, Nur Andriyani Prayoga, I Wayan Andreas Purnomo, Damar Alip Rahma Kurnia Sri Utami Rani, Shintia Rahma Reno Deri Yasta Resiwiyasa, Nova Fitria Ria Andresta Rini Susanti Ririh Pintoko Jati Rosana Rosana Rosita, Dewi Sabri Jabbari Salas Ayu Jangita Sari Sari, Yoga Puspa Serly Susanti Setiawan, Apri Setiawan, Arizal Tri Shintia Rahma Rani Silalahi, Apriyana Dewi Siska Marviyanasari Siti Nur Asiah Sokhibul Anshor Sokhibul Anshor, Sokhibul Sri Krisna Wisnu Wardhana Suawarni, Nani Subhan, Noris Subnata, Fahrur Rozi Sudarmi Sudarmi Sugeng Widodo Sugeng Widodo SUMADI SUMADI Sumadi Sumadi Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Suryatama, Afif Susanti, Serly Susilawati, Ni Komang Syaiful Fitroh Syarifatul Hidayah Trianingrum, Ade Shinta Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Tunur, Hayat Ummah Nurjannah Viva Desi Handayani Wan Hakki Wan Hakki, Wan Wayan Juana Riskawati Wayan Juana Riskawati, Wayan Juana Wibowo, Yoan Renate Windarsih Windarsih Windarsih, Windarsih Wulandari, Pristia Kartika Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yasta, Reno Deri Yunidar Buana Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain