Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Profesionalisme Kerja Pegawai Terhadap Kualitas Pelayanan Di Kantor Camat Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah Hutagalung, Jeniusman Ahmad; Hasibuan, Nur ‘Ainun; Pulungan, Chairil Anwar Saleh; Tanjung, Alfansuri
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 1 (2024): Article Research Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i1.1567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan profesionalisme kerja pegawai dengan pelayanan di Kantor Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah dan menganalisis pengaruh profesionalisme kerja pegawai terhadap pelayanan di Kantor Kantor Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriftif. Definisi operasional dari profesionalisme kerja pegawai adalah keterampilan, kecerdasan, respon, perfoma sedangkan pelayanan menggunakan indikator yaitu prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk pelayanan, sraana dan prasarana, dan kompetensi petugas pemberi pelayanan publik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang responden yang merupakan masyarakat dari wilayah Kecamatan Tapian Nauli kabupaten tapanuli tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan diantaranya observasi, dokumentasi dan kuesioner. Alat pengukur data mengggunakan skala likert. Dan analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme kerja pegawai memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan pelayanan di Kantor Kecamatan Kantor Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Melalui analisis regresi sederhana diperoleh hasil koefisien regresi profesionalisme kerja pegawai sebesar 0,499 yang artinya setiap perubahan pada profesionalisme kerja pegawai maka pelayanan pun akan mengalami perubahan sebesar 0,194. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji t diperoleh t hitung 116,667 ≥ t tabel 76,056. Artinya bahwa penelitian menerima Ha terdapat pengaruh antara profesionalisme kerja pegawai dengan pelayanan Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Pelayanan di Kantor Kecamatan Tapian Nauli sudah terlaksana dengan cukup baik, hal ini terlihat dari keadilan dalam pelayanan, kemampuan dan keandalan pegawai, serta tanggung jawab dalam pelayanan. Kecepatan pelayanan, terkadang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, masih kurang konsistennya pegawai untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta ketersediaan ruang tunggu yang dirasa masih kurang nyaman bagi masyarakat.
ANALISIS PENGARUH PENDELEGASIAN WEWENANG TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PEMUKIMAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KOTA SIBOLGA Sihotang, Delita; Lubis, Rifka Hadia; Hutabarat, Indra Setiawan; Irsyan, Andrian; Hutagalung, Jeniusman Ahmad
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i2.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendelegasian wewenang terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh pendelegasian wewenang terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menguraikan dan memberikan penjelasan tentang hubungan antara variabel X (independent) sebagai variabel bebas, dengan variabel Y (dependent) sebagai varibel terikat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara Pendelegasian wewenang dengan Efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga sebesar 0,646, sehingga apabila diinterpretasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan hubungan yang kuat. Koefisien determinasi diketahui bahwa Pendelegasian wewenang hanya berpengaruh sebesar 0,417 atau 41,7 % terhadap Efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga dan sisanya sebesar 58,3 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Persamaan regresi yang diperoleh Y = 15,386 + 0,590X hal ini berarti bahwa yang terjadi pengaruh pada variabel terikat (Efektivitas kerja pegawai) ditentukan oleh variabel bebas (Pendelegasian wewenang) dengan koefisien regresi sebesar 0,590, dimana apabila ditambahkan satu satuan variabel X (Pendelegasian wewenang) atau nilai tertentu maka akan menambah peningkatan variabel Y (Efektivitas kerja pegawai) sebesar koefisien regresi 0,590, Uji t menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima dalam hal ini berarti Ada pengaruh pendelegasian wewenang terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga.
Pengaruh Hutang Dan Perputaran Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Photocopy Tumorang Jaya Pandan Rahmah, Siti; Tanjung , Mansur; Hutagalung, Jeniusman Ahmad
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 2 (2025): Artikel Bulan Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i2.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hutang dan perputaran kas terhadap modal kerja pada Usaha Photocopy Tumorang Jaya Pandan selama periode penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan perusahaan dan data sekunder berupa laporan keuangan yang meliputi neraca serta laporan laba rugi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah melalui serangkaian uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutang memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap modal kerja, sedangkan perputaran kas berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap modal kerja, yang berarti bahwa pengelolaan hutang dan efisiensi perputaran kas berperan penting dalam menjaga kestabilan keuangan perusahaan. Meskipun demikian, sebagian besar variasi modal kerja masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini, seperti perputaran piutang, tingkat laba, dan manajemen persediaan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kas yang efisien serta pengendalian hutang yang bijak menjadi kunci utama dalam mempertahankan kesehatan modal kerja dan mendukung keberlanjutan usaha.
PENGARUH KESIAPAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KOTA SIBOLGA Hutagalung, Jeniusman Ahmad; Hasibuan, Nur’ainun; Saputra, Hendra; Tanjung, Alfansuri; Panggabean, Nova Zulfani; Sipahutar, Hadijah
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2557

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu program inovatif yang digagas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka digitalisasi layanan administrasi kependudukan. Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses identitas kependudukan secara digital, menggantikan atau melengkapi penggunaan dokumen fisik seperti Kartu Penduduk Elektronik (KTP-el) dengan aplikasi berbasis teknologi. IKD diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta mewujudkan administrasi kependudukan yang lebih modern dan terintegrasi. Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Kota Sibolga bulan November 2024, tercatat hingga bulan November, sebanyak 70.404 penduduk Kota Sibolga telah melakukan perekaman KTP-el dan sebanyak 4.777 jiwa atau 6,78% telah melakukan aktivasi IKD. Angka ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan target nasional sebesar 25% yang kemudian ditingkatkan lagi menjadi 30% atau 21.121 jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus tunggal agar dapat memberikan gambaran yang mendalam tentang kesiapan masyarakat Kota Sibolga dalam melakukan aktivasi IKD dan juga dapat memberikan informasi yang rinci dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti. Meskipun begitu, aplikasi IKD tidak serta merta diterima oleh banyak masyarakat.
PKM SOSIALISASI PROGRAM DANA KUR & PERIZINAN UMKM DI DESA BARAMBANG KECAMATAN SOSORGADONG KABUPATEN TAPANULI TENGAH Mhd. Shafwan Koto; Heriyawan Hutagalung; Jeniusman Ahmad Hutagalung; Alfansuri Tanjung
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 1 (2024): Artikel Riset Pengabdian Volume 3 Nomor 1. Januari 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah (1) pemahaman dalam pentingnya Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Desa Barambang Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Desa Barambang Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah, meliputi 3 tahapan, yaitu : (1) Tahap Persiapan Sosialisasi, (2) Tahap Pelaksanaan Sosialisasi, (3) Tahap Evaluasi Akhir. Mitra pengabdian masyarakat PKM adalah Desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini dilaksanakan salah satu upaya untuk menambah wawasan masyarakat terutama para UMKM di Desa Barambang dalam memahami pentingnya Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dalam mendukung UMKM yang ada di Desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah.
PKM PENYULUHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI OPTIMALSASI PENJUALAN UMKM DI DESA TAPIAN NAULI IV KEC.TAPIAN NAULI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Nova Zulfani Panggabean; Mansur Tanjung; Azriadi Tanjung; Muhammad Iqbal Batubara; Jeniusman Ahmad Hutagalung
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan pengabdian program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah (1) pemahaman dalam manfaat digital marketing sebagai optimalisasi penjualan umkm. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan digital marketing sebagai optimalisasi penjualan umkm di Desa Tapian Nauli IV Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi 3 tahapan, yaitu : (1) Tahap Persiapan Penyuluhan, (2) Tahap Pelaksanaan Penyuluhan, (3) Tahap Evaluasi Akhir. Mitra pengabdian masyarakat PKM adalah Desa Tapian Nauli IV, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini dilaksanakan salah satu upaya untuk menambah wawasan masyarakat di Desa Tapian Nauli IV dalam menjangkau konsumen sebanyak banyaknya dengan cara yang efisien agar bisnisnya bias lebih maju dan berkembang.
Pengaruh Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Kerja terhadap Prestasi Kerja pada Kantor Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Hutagalung, Dio Arief Utama; H. Kaharuddin; Hutagalung, Jeniusman Ahmad
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan Untuk Mengetahui Ada Tidaknya Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis Penelitian dalam penelitian ini kausal assosiatif dengan penyajian data secara kuantitatif. Adapun hasil penelitian yaitu : Keeratan korelasi Variabel X1 (Manajemen Sumber Daya Manusia) dan Variabel X2 (Fasilitas Kerja) terhadap Variabel Y (Prestasi Kerja Pegawai) pada Kantor Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki nilai sebesar memperoleh nilai sebesar 0,759 dan 0,668 dan dikriteriakan sangat kuat dan kuat. Koefisien determinasi (adjusted R square) yang dipengaruhi secara bersama Variabel X1 (Manajemen Sumber Daya Manusia) dan X2 (Fasilitas Kerja) terhadap Variabel Y (Prestasi Kerja Pegawai) diperoleh sebesar 0,612 (61,2%), sedangkan sisanya sebesar 38,8% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Manajemen Sumber Daya Manusia (X?) dan Fasilitas Kerja (X2) terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Y) memiliki nilai signifikan masing-masing sebesar 4,785 dan 2,566, dimana nilai tersebut lebih besar dari t tabel (2,01174). Dengan demikian, jika t hitung > t tabel dapat dinyatakan bahwa variabel Manajemen Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Prestasi Kerja Pegawai diterima.
Pengaruh Fasilitas Kerja dan Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Sosial Kota Sibolga Yani, Putri; Kaharuddin, Kaharuddin; Hutagalung, Jeniusman Ahmad
EBISMA : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 01 (2026): EBISMA : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : EBISMA : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of work facilities and human resource management on employee performance at the Social Service Office of Sibolga City. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through questionnaires distributed to 42 respondents. Data analysis was carried out using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, correlation coefficient tests, determination coefficient tests, as well as t-tests and F-tests with the help of SPSS version 26. The results show that work facilities and human resource management partially and simultaneously have a positive and significant effect on employee performance. This is proven by the t-value of work facilities (4.021) and human resource management (2.904), which are greater than the t-table value (2.02269) with a significance level of less than 0.05. Simultaneously, the F-test result is 26.413 with a significance of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination is 0.554, indicating that 55.4% of employee performance is influenced by work facilities and human resource management, while the remaining 44.6% is influenced by other variables not examined in this study. Thus, it can be concluded that better work facilities and effective human resource management will improve employee performance at the Social Service Office of Sibolga City.