p-Index From 2021 - 2026
7.272
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGKAPAN IKAN TERUKUR DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TAMPERAN, PACITAN, JAWA TIMUR Nugroho, Prasetyo Catur; Suherman, Agus; Jayanto, Bogi Budi; Hernuryadin, Yayan; Suroso, Wawi; Kurohman, Faik
Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Vol 17, No 2 (2025): (November) 2025
Publisher : Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpi.17.2.2025.91-104

Abstract

Penangkapan ikan terukur (PIT) merupakan kebijakan pemerintah untuk mengelola perikanan secara berkelanjutan dengan mengatur zona penangkapan (penetapan pelabuhan perikanan) dan menyesuaikan jumlah tangkapan dengan potensi sumber daya ikan. PPP Tamperan-Pacitan berada di Zona IV merupakan pelabuhan perikanan dibawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), aktivitas pendaratan ikan tertinggi di Selatan Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor keberhasilan implementasi PIT, menilai persepsi dan pengalaman pelaku perikanan, serta menguji hubungan keduanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan purposive sampling dan sensus, melibatkan 33 responden dari pemilik kapal, pengurus, petugas pelabuhan, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan persepsi pelaku perikanan cenderung positif, pengalaman cukup baik meski terkendala fasilitas, modal, dan literasi digital. Uji Chi-Square menghasilkan nilai Pearson 57,433 (sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien kontingensi 0,66, yang menandakan hubungan kuat antara persepsi dan pengalaman. Faktor yang memengaruhi keberhasilan PIT meliputi komunikasi, sarana prasarana, sikap pelaksana, struktur pengelola, dan pelaksanaan kebijakan. Disimpulkan bahwa semakin positif persepsi nelayan, semakin baik pengalaman mereka, sehingga diperlukan peningkatan sosialisasi, penyediaan fasilitas, dan penguatan kapasitas nelayan agar PIT berjalan efektif dan berkelanjutan.Quota-Based Fishing (QBF) is a government policy that aims to maintain the sustainability of fish resources by determining fishing zones and quotas. PPP Tamperan-Pacitan is a fishing port with the highest landing activity in South East Java and is located in Zone IV PIT. This study aims to analyze the factors influencing the successfull implementation of QBF, assess the perceptions and experiences of fishery actors, and examine their relationship. A quantitative descriptive method was employed, utilizing purposive sampling, with 33 respondents comprising vessel owners, managers, port officers, and field supervisors. The results show that the factors influencing the successful implementation of QBF include communication, infrastructure, implementers’ attitudes, management structure, and policy execution, all of which were generally rated as good by respondents. Furthermore, the perception of fisheries actors toward the QBF policy tends to be positive. At the same time, their experiences fall into the moderate category, although challenges remain, such as limited facilities, capital, and digital literacy. The Chi-Square test yielded a Pearson value of 57.433 (p < 0.05) with a contingency coefficient of 0.66, indicating a strong and significant relationship between the perceptions and experiences of fisheries actors regarding the implementation of the QBF policy.
Co-Authors Abdul Khohar Abdul Kohar Abdul Kohar M Abdul Kohar M. Abdul Kohar Mudzakir Abdul Kohar Muzakir Abdul Rosyid Abdul Rosyiod Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Agus Sutisna, Agus Agustin, Rifki Dimas Aldise Kresna Dewi Tutianvia Amboro, R. Tono ANDRI KURNIAWAN Aprilianti, Baby Novega Ardoni Ardoni Arminarahmah, Nur Bambang Mardi Sentosa Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Budhi Hascaryo Iskandar Cicik Setia Ningsih Dian Wijayanto Djodie Rizky Prima Dyah Rahayu Ningtyas Emil Yahya Faik Kurohman Fauziyah, Annemarie Fatimah Firdaus, M. Yus Firdiyani, Fitria Hendrik Anggi Setiawan Hernuryadin, Yayan Herry Boesono Herry Boesono Hesa Karunia Fitri Imam Triarso Imam Triarso Indradi Setiyanto Inoe, Hiromu Khusaini, Khusaini Koirala, Pankaj Kukuh Eko Prihantoko Lestari, Lina Widya Lintang, Dona Machrunnisa, Machrunnisa Mahrus Mahrus, Mahrus Manalu, Intan Rosari Martini Martini Mas A Santosa Mohammad Imron Moralitha Mayza, Thita Much Arif Much Arif Wijayanto Muchtadi, Achmad Muhamad Fathikul Umam Muhammad Irham Khoirul Jauhari Muhtadi, Tb. Yudi Mulyono S. Baskoro Munawir Munawir Murodi, Ahmad musyafak Musyafak Naufal Haidar Ahmada Noegroho, Tegoeh Novitri, Bella Suci Nugroho, Kun Budi Nugroho, Prasetyo Catur Nurul Anriani Nurul Huda, Hamdan Patadungan, Widiarso Pri Utami Prihantoko, Kukuh Eko Puji Hastuti Pujiyanto Pujiyanto Putri, Walla Astianty Rahmad Dharmawan Rahmadi Sunoko Rianto, Joko Riris Amaylia Putri Rizki Wahyuni Batubara Rohmah, Tri Ainun Salsabilla, Natashia Sarip Hidayat, Sarip Setyorini Setyorini Sholih Sholih, Sholih Siti Annisa Dwi Setiani Nurfadillah Sock, Fatou Sony Harbintoro, Sony Stephanie Juwana Suherman, Suherman Sundusiah, Siti Suroso, Wawi Teuku Firmansyah, Mohammad Timilsina, Raja Rajendra Tri Wiji Nurani Tutianvia, Aldise Kresna Dewi Untoro, Firli Viani, Okta Widiarti, Aniek Yudi Firmansyah Yuniar, Dimas Rizki Yusuf, Yusmedi