p-Index From 2021 - 2026
7.272
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship Between Self-Efficacy, Self-Development, and Human Resource Competence with Innovative Organizations in Higher Education Suherman, Agus; Suherman, Suherman; Anriani, Nurul
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i1.pp430-443

Abstract

The Relationship Between Self-Efficacy, Self-Development, And Human Resource Competence With Innovative Organizations In Higher Education. Objectives: This study aims to analyze the relationship between self-development, self-efficacy, and human resource (HR) competence in fostering innovation within organizations. Methods: To address this issue, this research employs a quantitative approach using a survey method. Data collection was conducted through a questionnaire. The analysis model applied is path analysis using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences), with respondents comprising program heads, lecturers, and educational staff at higher education institutions, totaling 350 individuals. Findings: The results indicate that there is no significant collective influence of all variables on organizational innovation. However, each variable plays a distinct role in shaping innovation. Self-efficacy directly influences organizational innovation, while self-development contributes to innovation only when strongly linked with HR competence. This suggests that fostering a highly innovative organization requires strengthening self-efficacy alongside improving self-development and HR competence. Conclusion: To enhance organizational productivity and innovation, it is crucial to first improve self-efficacy and self-development among lecturers and educational staff. Strengthening these aspects will enhance lecturer competence, which directly impacts the organization's capacity to innovate. Organizations should prioritize initiatives that support professional growth and self-efficacy to create a more sustainable and innovative environment. Keywords: self-efficacy, self-development, human resource competence, innovative organizations. 
Social Capital and Location as Determinants in Improving MSME Performance Khusaini, Khusaini; Lestari, Lina Widya; Widiarti, Aniek; Suherman, Agus
Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB) Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis (DOAJ & SINTA 2 Indexed)
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Negeri Indonesia,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPEB.010.2.3

Abstract

Improving MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) performance is essential for business owners to increase their income and welfare. However, recently, the company’s performance tend to decrease, particularly among MSMEs’ businesses, resulting in a significant reduction in the country or region’s the economy and household income. Based on that reason, this research was conducted to examine the impact of social capital, location, and control variables on the MSMEs performance. Using the incidental sampling technique, the authors collected data from as many as 131 samples located and opened a business in North Tangerang. The distributed instrument has been initially checked for its validity and reliability. Multiple regression was employed to analyze the data. The finding showed that social capital and location significantly determined the improvement of MSME performance. The greater the accumulation of social capital and precision of business location, the greater the company’s performance. These findings contribute to providing important information considering social capital and location as determinant factors for future policies and business plans.
Inovasi Pelayanan Kartu Identitas Anak melalui Website Sobat Dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Fauziyah, Annemarie Fatimah; Suherman, Agus; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10473501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang dan untuk mengetahui bagaimana proses pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui website sobat dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu Sumber data primer dan Sumber data sekunder. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode yang digunakan pada pendekatan kualitatif dimana peneliti sendiri sebagai instrumen dalam penelitian dengan menggunakan Studi Pustaka (Literature Study), Studi Lapangan (Field Study), dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, Reduksi data, Display data atau penyajian data, dan Verifikasi atau penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik atau cara dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan Pelayanan kartu identitas anak (KIA) sebelum adanya sobat dukcapil ini dilakukan secara offline, yaitu dengan datang ke kator Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan membawa syarat berkas. Kepala dinas akan menandatangani dan menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Identitas Anak (KIA) diberikan kepada orang tua di kantor dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan. Dan pada pelaksanaan inovasi pelayanan kartu identitas anak melalui website sobat dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang sudah sesuai dengan indikator keuntungan relatif (relative advantage), kesesuaian (compatibility), kemungkinan dicoba (trialability), dan kemudahan diamati (observability), sedangkan pada indikator kerumitan (complexity) masih belum dikatakan maksimal sehingga perlu adanya peningkatan dan perbaikan pada website sobat dukcapil agar memberikan pelayanan yang optimal.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Informasi pada Masyarakat di KUA Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang Agustin, Rifki Dimas; Suherman, Agus; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10530888

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini cara orang hidup dan bekerja, serta layanan yang mereka gunakan, berubah karena faktor era digitalisasi saat ini. Pemanfaatan teknologi informasi oleh pemerintah untuk meningkatkan pelayanan agar lebih efektif dan efisien dalam berbagai aspek, termasuk pernikahan disebut sebagai “pelayanan berbasis digital” atau “E-Government”. E-government pernikahan atau yang dikenal Simkah yang diatur dalam Surat Keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam No: DJ.II/369 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Nikah Pada Kantor Urusan Agama Kecamatan. Masalah penelitian dengan meninjau bagaimana implementasi e-government melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di KUA Kecamatan Jatiuwung. Pentingnya penelitian ini dengan melihat penerapan Simkah menggunakan Teori yang dikemukakan oleh Indrajit yaitu Support, Capacity dan Value. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui tiga cara yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian yang dilaksanakan melihat dalam penerapan Simkah di KUA Kecamatan Jatiuwung menunjukan bahwa hasil penerapan Simkah belum berjalan secara maksimal karena adanya kendala seperti belum adanya sosialisasi secara langsung dan menyeluruh, serta akses jaringan yang masih kurang stabil dari pusat.
Inovasi Pelayanan Publik dalam Pencetakan SPPT PBB-P2 Melalui Aplikasi Si Cepot di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Rohmah, Tri Ainun; Suherman, Agus; Machrunnisa, Machrunnisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10547996

Abstract

Salah satu dampak utama globalisasi yang sering dikenal dengan Era Globalisasi adalah pemanfaatan teknologi, dengan segala kemajuan teknologinya merupakan akumulasi dari penemuan pengetahuan manusia dari masa lampau sampai dengan saat ini dan banyak inovasi yang dibuat di dunia ini berkat teknologi yang berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas inovasi pelayanan publik dan hambatan yang dialami dalam pencetakan SPPT PBB-P2 melalui aplikasi SICEPOT di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang dengan menggunakan Metode penelitian kualitatif Deskriptif.Penelitian ini menggunakan teori dari Everett M Rogers (1983) dengan 5 indikator yaitu: (1) Keuntungan Relatif, (2) Kesesuaian, (3) Kerumitan (4) Kemungkinan Dicoba (5) Kemudahan Diamati. Pada hasil penelitian, Inovasi pelayanan pajak dalam pencetakan SPPT PBB P-2 masih kurang efektif karena berdasarkan indikator dari teori Everett M Rogers masih ada yang belum efektif yaitu pada indikator ke tiga mengenai kerumitan. Kerumitan yang dimaksud terletak pada Sulitnya masyarakat dalam menggunakan aplikasi SICEPOT. Hambatan dalam penerapan aplikasi SICEPOT ada pada kurangnya pengetahuan dan minat masyarakat untuk menggunakan aplikasi SICEPOT yang disebabkan karena masih kurangnya sosialisasi dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang.
Inovasi Pelayanan Publik: Studi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kepolisian Resort (POLRES) Kota Tangerang Salsabilla, Natashia; Suherman, Agus; Utami, Pri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10544158

Abstract

ETLE merupakan salah satu metode dalam sistem Tilang Elektronik (E-Tilang) selain metode hunting system dan stationer system yang digunakan untuk upaya peningkatan pelayanan publik yang dilakukan petugas polisi lalu lintas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui adanya Inovasi ETLE di Kota Tangerang. Penelitian ini dilakukan di Polres Tangerang Kota, dan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif, serta data yang diperoleh dari dokumen, wawancara pada Satlantas Polres Tangerang Kota. Penelitian ini menunjukkan hasil dari Inovasi ETLE bahwa kebermanfaatan dirasakan oleh Satlantas, dan masyarakat Kota Tangerang berdasarkan Teori Rogers yakni dengan melihat: 1.Keuntungan Relatif, 2.Kesesuaian, 3.Kerumitan, 4.Kemungkinan dilakukan percobaan dan 5.Dapat diamati, bahwa inovasi ini dapat mengurangi jumlah pelanggaran lalu lintas, menghindari praktik main mata antara petugas dan pelanggar secara langsung di Kota Tangerang.
Nilai Toleransi Persatuan dan Keberagaman dalam Pendidikan Firmansyah, Yudi; Suherman, Agus; Suherman, Suherman; Sholih, Sholih
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif yang berdasarkan para ahli atau penelitian terdahulu serta mengumpulkan data dari beberapa jurnal ilmiah dan buku. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu aspek penting dalam penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar karena dapat membentuk siswa menjadi warga negara yang baik dan menjamin persatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. , dalam penelitian ini peneliti akan meneliti aktivitas sejumlah kelompok manusia dalam kaitannya dengan hal-hal yang berkaitan dengan perubahan perilaku. Nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa dibina dan tanamkan mulai dari tingkat sekolah dasar karena dengan begitu siswa sejak dini dapat hidup berdampingan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Pendidikan keragaman dan toleransi mengandalkan sekolah dan kelas sebagai bentuk pengimplementasian pembentukan karakter yang nyata, demikian pula halnya dengan belajar Pendidikan Kewarganegaraan.
Manajemen Sumber Daya Manusia yang Efektif dan efisien dalam pendidikan di era 5.0 Suherman, Agus; Firmansyah, Yudi; Suherman, Suherman
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1079

Abstract

Pendidikan di era lima titi nol menuntut manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien guna menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Artikel ini menyelidiki konsep-konsep kunci dalam manajemen SDM yang relevan dengan era pendidikan era lima titi nol. Kami mempertimbangkan faktor-faktor seperti perkembangan teknologi, tuntutan kebutuhan pasar kerja, dan perubahan paradigma pendidikan. Pendekatan yang inklusif dan adaptif diperlukan untuk memastikan SDM di lembaga pendidikan dapat berinovasi dan beradaptasi dengan cepat. Kami menyajikan tinjauan tentang prinsip-prinsip manajemen SDM yang efektif, termasuk rekrutmen dan seleksi yang tepat, pengembangan karyawan yang berkelanjutan, manajemen kinerja yang terarah pada hasil, dan promosi kebudayaan organisasi yang inklusif. Selain itu, kami menyoroti pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam memperkuat manajemen SDM di era digital. Melalui analisis ini, kami menggarisbawahi perlunya pendekatan holistik dalam manajemen SDM pendidikan untuk memfasilitasi pencapaian tujuan strategis lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan dan peluang era lima titi nol. Dengan memprioritaskan pengembangan dan pemberdayaan SDM, lembaga pendidikan dapat menjadi pusat inovasi dan transformasi dalam masyarakat yang terus berubah.
PENGARUH PERBEDAAN WAKTU PENANGKAPAN DAN LAMA WAKTU PENARIKAN TERHADAP KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP BAGAN PERAHU DI PERAIRAN DEMAK Boesono, Herry; Prihantoko, Kukuh Eko; Manalu, Intan Rosari; Suherman, Agus
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.30181

Abstract

Kabupaten Demak memiliki dua tempat pelelangan ikan (TPI) yang masih aktif, yaitu TPI Morodemak dan TPI Wedung. Berdasarkan hasil survei di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak Kabupaten Demak terdapat alat tangkap bagan perahu berjumlah 69 unit. Alat tangkap bagan perahu digunakan oleh para nelayan di perairan Demak untuk menangkap ikan teri (Stolephorus sp.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi hasil tangkapan, menganalisis pengaruh waktu yang berbeda terhadap ikan hasil tangkapan dan menganalisis pengaruh lama penarikan yang berbeda terhadap ikan hasil tangkapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan untuk metode pengumpulan data terdiri atas observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 10 trip penangkapan dengan mengoperasikan alat tangkap bagan perahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tangkapan pada jam 18.30–22.30 yaitu 4.487,82 Kg lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah tangkapan pada jam 24.00–04.00 yaitu 6.563,18 Kg. Hasil tangkapan dengan lama penarikan 20–27,5 menit yaitu 6.601,9 Kg lebih besar jika dibandingkan dengan hasil tangkapan dengan lama penarikan 27,6–35 menit yaitu 4.449,1 Kg. Variabel waktu penangkapan dan lama penarikan memiliki pengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan bagan perahu, sehingga dapat dioperasikan di Perairan Demak.
Budget Efficiency vs Public Service: A Critical Evaluation of Presidential Instruction No. 1 of 2025 Munawir, Munawir; Suherman, Agus; Ahmada, Naufal Haidar
Journal of Law and Economics Vol. 4 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/jle.v4i2.376

Abstract

This study evaluates Presidential Instruction No. 1/2025 on Budget Efficiency using William N. Dunn's policy evaluation model across five dimensions: effectiveness, efficiency, adequacy, responsiveness, and equity. The policy mandates IDR 256.1 trillion in budget cuts, including IDR 50.59 trillion in regional transfers. The qualitative-descriptive approach analyzes official policy documents, Ministry of Finance publications, Indonesia Corruption Watch data, and international literature on OECD fiscal consolidation practices. While aiming to reduce wasteful spending, the blanket-cutting approach—lacking performance-based evaluation and empirical evidence—threatens service delivery in education, health, and infrastructure. Regional transfer cuts undermine local autonomy and service capacity, particularly concerning given that 88% of regions depend on central transfers. Comparative analysis with Australia, Latvia, and Chile reveals that Presidential Instruction No. 1/2025 lacks critical mechanisms: ring-fencing protections, performance-based evaluation, results-driven incentives, and adequate compensation schemes. The study recommends temporary moratoriums for vital sectors, systematic spending review mechanisms, selective budget reduction targeting ineffective and leakage-prone programs, and strengthened institutional capacity for value-for-money budget management. Implementation requires strong political commitment, effective inter-governmental coordination, and robust information systems to achieve fiscal efficiency without sacrificing public service quality.
Co-Authors Abdul Khohar Abdul Kohar Abdul Kohar M Abdul Kohar M. Abdul Kohar Mudzakir Abdul Kohar Muzakir Abdul Rosyid Abdul Rosyiod Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Adhyaksa Dault Agus Sutisna, Agus Agustin, Rifki Dimas Aldise Kresna Dewi Tutianvia Amboro, R. Tono ANDRI KURNIAWAN Aprilianti, Baby Novega Ardoni Ardoni Arminarahmah, Nur Bambang Mardi Sentosa Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Budhi Hascaryo Iskandar Cicik Setia Ningsih Dian Wijayanto Djodie Rizky Prima Dyah Rahayu Ningtyas Emil Yahya Faik Kurohman Fauziyah, Annemarie Fatimah Firdaus, M. Yus Firdiyani, Fitria Hendrik Anggi Setiawan Hernuryadin, Yayan Herry Boesono Herry Boesono Hesa Karunia Fitri Imam Triarso Imam Triarso Indradi Setiyanto Inoe, Hiromu Khusaini, Khusaini Koirala, Pankaj Kukuh Eko Prihantoko Lestari, Lina Widya Lintang, Dona Machrunnisa, Machrunnisa Mahrus Mahrus, Mahrus Manalu, Intan Rosari Martini Martini Mas A Santosa Mohammad Imron Moralitha Mayza, Thita Much Arif Much Arif Wijayanto Muchtadi, Achmad Muhamad Fathikul Umam Muhammad Irham Khoirul Jauhari Muhtadi, Tb. Yudi Mulyono S. Baskoro Munawir Munawir Murodi, Ahmad musyafak Musyafak Naufal Haidar Ahmada Noegroho, Tegoeh Novitri, Bella Suci Nugroho, Kun Budi Nugroho, Prasetyo Catur Nurul Anriani Nurul Huda, Hamdan Patadungan, Widiarso Pri Utami Prihantoko, Kukuh Eko Puji Hastuti Pujiyanto Pujiyanto Putri, Walla Astianty Rahmad Dharmawan Rahmadi Sunoko Rianto, Joko Riris Amaylia Putri Rizki Wahyuni Batubara Rohmah, Tri Ainun Salsabilla, Natashia Sarip Hidayat, Sarip Setyorini Setyorini Sholih Sholih, Sholih Siti Annisa Dwi Setiani Nurfadillah Sock, Fatou Sony Harbintoro, Sony Stephanie Juwana Suherman, Suherman Sundusiah, Siti Suroso, Wawi Teuku Firmansyah, Mohammad Timilsina, Raja Rajendra Tri Wiji Nurani Tutianvia, Aldise Kresna Dewi Untoro, Firli Viani, Okta Widiarti, Aniek Yudi Firmansyah Yuniar, Dimas Rizki Yusuf, Yusmedi