Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Utilised Unmanned Aerial Vehicles in Forest Plantation Maintenance Yahya, Zuhdi; Mujahiddin, Dwi Ery; Setiawan, Rendy; Sujalu, Akas Pinaringan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12623

Abstract

The use of drones has progressed, including being used in the forestry sector, especially in Industrial Plantation Forests as an operational tool in preparation activities before planting (pre planting spraying). This research was conducted in the PT Surya Hutani Jaya Industrial Plantation Forest area, in Kutai Kartanegara Regency, using a using the purposive sampling method on work plots that have become target work locations with the aim of knowing the efficiency of labour in pre-planting spraying activities and knowing the effectiveness of spraying activities using drones. The productivity of drone spraying activities can reach 23.21 Ha / Day compared to conventional spray which only has a productivity of 0.5 Ha / Day, so that to meet the company's planting target in May 2023 covering 600 Ha requires only 1 drone spraying tool while conventional spray 48 people. This shows that the efficiency value of using spraying drone work tools has increased very rapidly reaching 4.624%. As for the spray results from observations that have been made, the target is that the weeds experience evenly distributed death so it is very good to be recommended as a supporting work tool to achieve the targets given by the company.
PELATIHAN PEMBUATAN ELISATOR BIOSAKA DARI TUMBUHAN DI KELOMPOK TANI RUKUN SENTOSA KELURAHAN SINDANGSARI KECAMATAN SAMBUTAN Napitupulu, Marisi; Syahfari, Helda; Yahya, Zuhdi; Patah, Abdul; Kamarubayana, Legowo; Sujalu, Akas Pinaringan; Rahmi, Abdul; Jannah, Noor; Jumani, Jumani; Emawati, Heni; Astuti, Puji; Gebriyanti, Chintya; Sherina, Annisa Bella
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v1i2.7292

Abstract

Pertanian saat ini diharapkan menggunakan pupuk organik untuk mengurangi resiko residu untuk kesehatan manusia dan pencemaran lingkungan. Metode pembuatan elisator biosaka bahan Bahan yang digunakan dalam pembuatan  Biosaka : air hujan/air PDAM yang sudah diendapkan beberapa hari,  rumputan 5 jenis. Persiapan Bahan :  Biosaka bukan pupuk atau pestisida melainkan elisator yaitu senyawa kimia yang dapat memicu respon fisiologi, morfologi pada tanaman menjadi lebih baik, memberikan sinyal positif pada membran sel pada akar sehingga lebih energik dan produktif. Biosaka adalah salah satu sistem tehnologi terbaharukan dalam perkembangan dunia pertanian organik modern yang  terbentuk sebagai bioteknologi. Pembuaan Biosaka ini dengan cara diremas rumputan/dauns ebanyak 250 ml dlam 2,5 liter air selama 20 menit dengan cara  diremas tangan kanan dan kiri, tangan kiri memegang pangkan daun dan tangan kanan membuat gelombang. Diukur kepekatanya  dengan TDS  sampai 200 ppm atau lbih sampai 500 ppm. Biosaka sebagai hormone yang memacu pertumbuhan sel tanaman dengan indikator dengan kepekatan 200 ppm samapi dengan 500 ppm.
BIMTEK PENGUBINAN TANAMAN PADI INFARI 32 DI KELOMPOK TANI RUKUN SENTOSA KELURAHAN PULAU ATAS KECAMATAN SAMBUTAN Sutejo, Hery; Rahmi, Abdul; Sujalu, Akas Pinaringan; Ismail, Ismail; Biantary, Maya Preva; Fransiska, Oktavia Aulia; Loge, Maurus Abas
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v2i1.7863

Abstract

Pengubinan adalah salah satu cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen padi persatuan luas. Pelaksanaan pembuatan petak pengubinan padi dilaksanakan di kelompok Tani Rukun Sentosa Kelurahan Pulau Atas Kecamatan Sambutan, pada hari Sabtu 21 Oktober 2023. Peserta dari kelompok Tani Rukun Sentosa Kelurahan Pulau Atas  Kecamatan Sambutan dengan UPTD Proteksi Tanaman Pangan Dan Hortikultura Kalimantan Timur serta Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945  Samarinda. Penyampaian materi disampaikan oleh tim dan dilanjutkan dengan praktek langsung di lapangan. Bahan dan alat yang disiapkan    dalam pembuatan petak pengubinan yaitu : Tongkat bambu 4 biji dengan tinggi 4 meter, tali rafia untuk membuat batas, sabit,  karung plastik, terpal, tampi, timbangan duduk. Hasil panen padi petani di kelompok Tani Rukun Sentosa Pulau Atas sebesar 3,07 ton/ha kriteria sedang. Untuk tanam selanjutnya disarankan jarak tanam lebih lebar dan pemberian pupuk dan irigasi lebih baik lagi.
BIMTEK PENGUBINAN TANAMAN PADI VARIETAS PAJAJARAN DI KELOMPOK TANI RUKUN SENTOSA KELURAHAN PULAU ATAS KECAMATAN SAMBUTAN Jannah, Noor; Astuti, Puji; Syahfari, Helda; Sujalu, Akas Pinaringan; Gebriyanti, Chintya; Darmawan, Heru
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v1i2.7406

Abstract

Pengubinan adalah salah satu cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen padi per satuan luas, walaupun tanaman belum seluruhnya dipanen. Ubinan merupakan cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi melalui pengambilan titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 hektar. Hasil perhitungan per hektar termasuk sedang 4,8 ton/ha.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR SANOKIR DI KELOMPOK TANI RUKUN SENTOSA KELURAHAN SINDANGSARI KECAMATAN SAMBUTAN Sutejo, Hery; Napitupulu, Marisi; Rahmi, Abdul; Fatah, Abdul; Sujalu, Akas Pinaringan; Syahfari, Helda; Astuti, Puji; Ernawati, Ernawati; Hanafi, Imam; Suhebi, Yulianto
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v2i2.8311

Abstract

Pupuk organik cair sebagai alternatif pengurangan pemakaian pupuk kimia diharapkan mampu mengurangi biaya produksi dan ramah lingkungan. Penyuluhan dilaksanakan di Kelompok Tani Rukun Sentosa Kelurahan Sindangsari, Sambutan, Samarinda. Pembuatan POC SANOKIR dengan bahan Urine sapi 20 liter. bawang merah seper empat kg, gula merah deper empat kg, kecambah   rawaon seper empat kg, EM4, iga tulang sapi yang sudah dihaluskan. Alat yan digunakan jerigen 25 liter, pisau, telanan, blender (palu dan alu), ember plastik besar, alat pengaduk (sendok yang besar atau kayu). Pengabdian telah terlaksana dengan baik dengan pendampingan dari PPL dan para petani sangat antusias mengikuti kegiatan pembuatan Pupuk Organik Cair SANOKIR sampai aplikasi. Penerapan pertanian organik sangat membantu petani dalam mengurangi ketergantungan dengan pupuk kimia dan ramah lingkungan cocok untuk aplikasi tanaman pertanian. POC SANOKIR sebagai pupuk organic cair dapat meningkat produksi tanaman padi dan holtikultura. Aplikasi SANOKIR terhadap tanaman padi 400 ml per 16 liter air atau 25 ml per 1 liter untuk tanaman holtikultura
PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI DAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L. ) Hendri, Martinus; Napitupulu, Marisi; Sujalu, Akas Pinaringan
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 14, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v14i2.1429

Abstract

Effect of NPK Mutiara and Cow Manure Fertilizers on the Growth and Yield of  Eggplant         (Solanum melongena L.) Objective of the research was (1) to study the effect of NPK Mutiara and cow manure fertilizers, as well as their interaction on the growth and yield of purple eggplant; and (2) to find out the proper NPK Mutiara dan cow manure fertilizers dosage that affect high yield.The research was carried out in Melapeh Baru Village, Linggung Bigung Sub Disctrict of West Kutai District, East Kalimantan Province.  It lasted for four months (February 2013 to May 2013).The Randomised Completely Block Design was employed for this research with  factorial 4 x 4 and 3 replications.  The first factor was NPK Mutiara fertilizer (M), consisted of 4 levels: no NPK Mutiara application (m0), 20 gr per plant (m1), 40 gr per plant (m2) ,and 60gr per plant(m3).  And the second factor was cow manure fertilizer (P) consisted of 3 levels : no NPK Pelangi application (p0), 500 gr per plant(p1), 750gr per plant (p2) ,and1000 gr per plant (p3).Results of the research indicated that: The application of NPK Mutiara fertilizer affected significantly on plant height at 30 and 45 days after sowing, number of fruits per plant,  length of fruit, heavy fruit per crop, and weight per piece.  The highest  heavy fruit per crop was attained on 20 gr per plant NPK Mutiara application with 1587,78 gr per plant, meanwhile the lowest one was found on no NPK Mutiara application with only 825 gr per plant.The  application  of  cow manure fertilizer   affected  very    significantly on plant height at 15, 30, and 45 days after sowing, number of fruits per plant, length of fruit, heavy   fruit per crop,  and    weight  per piece.  The highest  production of  heavy fruit per crop was attained on 500 gr per plant cow manure  application with 1644 gr per plant,  meanwhile the lowest one was found on no cow manure application with only 425,16 gr per plant;  and The interaction effect between NPK  Mutiara   and cow  manure  fertilizers application was  significant on   number of fruits    per plant, length of fruit, heavy fruit  per  crop, and  weight  per  piece, and  not  significant  on plant  height  at 15 days after sowing, and fruit diameter.