Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengembangan Potensi Lokal di Desa Kesumbo Ampai Sujianto; Adianto; Hasim As'ari; Gusliana HB; Umami, Irwin Mirza; Kusuma Habibie, Dedi; Risky Arya Putri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4593

Abstract

Artikel ini membahas mengenai implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang dilaksanakan di Desa Kesumbo Ampai. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya yang tersedia, sehingga mereka mampu mengambil keputusan dan tindakan yang mendukung kesejahteraan desa secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi lokal seperti Ubi Manggalo, program ini berfokus pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam menggali dan mengembangkan potensi desa yang selama ini belum dimaksimalkan. Melalui pendekatan partisipatif, program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, sehingga tidak hanya meningkatkan kemandirian, tetapi juga membangun kapasitas dan keterampilan dalam pengelolaan sumber daya lokal secara berkesinambungan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kemandirian masyarakat serta adanya keinginan yang kuat untuk memanfaatkan potensi lokal, yang diiringi dengan peningkatan keterampilan dan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi desa dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
Manajemen Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) di Kabupaten Indragiri Hulu Amalia Luthfiah Hananti; Sujianto Sujianto
Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Maret: MASIP: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/masip.v3i1.921

Abstract

Indragiri Hulu Regency is one of the districts in Riau Province which is the most extensive district for forest and land fires in 2024. There are problems, namely the lack of human resources who have disaster competence, the lack of training for the task force, the lack of dissemination of disaster-prone information, facilities and infrastructure that are not enough. The purpose of this study was to determine how the management of forest and land fire disaster management carried out by the Regional Disaster Management Office (KPBD) of Indragiri Hulu Regency and to find out the obstacles faced. This research uses disaster management theory proposed by Neil Grig which consists of planning, organizing, leadership, coordinating, controlling, supervising, budgeting, finance. This research uses descriptive qualitative research methods, and data obtained through interviews, observation, and documentation. From the results of this study, it can be seen that the management of forest and land fire disaster management carried out by the Regional Disaster Management Office (KPBD) of Indragiri Hulu Regency is quite good, but there are obstacles such as a fairly limited budget, limited facilities and infrastructure that are quite adequate, the difficulty of the terrain, and the lack of awareness of the community in disaster management of forest and land fires in Indragiri Hulu Regency.
Penataan Pedagang Kaki Lima di Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru Intan Salwa; Sujianto Sujianto
JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 4 (2023): Desember: JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jhpis.v2i4.2650

Abstract

Cik Puan Market is one of the traditional markets in Pekanbaru. Several phenomena were discovered. One of them is the arrangement of street vendors at Cik Puan market. Where the street vendors at Cik Puan Market sell at the TPS past the operational hours. This research aims to analyze how street vendors are arranged at Cik Puan Market, Pekanbaru City and what factors inhibit this arrangement. In this research, the author used descriptive qualitative research methods. Researchers use the theory of George G. Terry (2006: 342) where the indicators used include 4 (four) indicators, namely, planning, organizing, actuating and controlling. The results of this research indicate that the arrangement of street vendors at Cik Puan Market is not fully optimal. The market still faces several obstacles in carrying out the arrangements. This can be seen from the large number of street vendors who sell past the specified selling time limit. Researchers also found several inhibiting factors in implementing this arrangement, which include human resources that are not yet optimal in terms of quantity and quality, and a lack of awareness among street vendors of the importance of complying with existing regulations.
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI MENGGUNAKAN LINIER PROGAMMING DAN PERENCANAAN BAHAN BAKU DI CV.WIDI KAUZA Dhawam Yuangga Azhari; Emmalia Adriantantri; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2696

Abstract

Cv. Widi Kauza memproduksi produk hasil limbah plastik seperti gantungan baju, pasak pollybag, galon dan produk berbahan dasar limbah plastik lainnya. Pada tiap produksi ini CV. Widi Kauza memiliki masalah dalam hal fluktuasi permintaan yang tidak menentu dari beberapa perusahaan lain. Perlu dibuat suatu model untuk menentukan tingkat persediaan bahan baku yang optimal berdasarkan produksi optimal setiap batch untuk setiap produk yang ada. Penelitian ini menggunakan metode Peramalan guna untuk meramalkan produksi untuk periode produksi yang akan datang juga metode Economic Order Quantity yang berguna untuk mengoptimalkan pemesanan bahan Perlu dilakukan perencanaan produksi yang baik agar dapat memanfaatkan sumber daya yang ada. Perlu dilakukan perhitungan untuk perencanaan produksi yang baik agar dicapai solusi untuk mendapatkan biaya produksi yang minimum, oleh karena itu digunakan metode Linier Progamming. Berdasarkan hasil penelitian Jumlah peramalan permintaan yang didapat pada metode peramalan Exponential Smoothing untuk periode yang akan datang yaitu pada produk hanger sebesar 87588, pada produk pasak sebesar 3360, pada produk aksesoris helm sebesar 83446 dengan pemesanan bahan baku yang optimal untuk produksi yang akan datang untuk semua produk yaitu sebanyak 3 kali. Jumlah produksi produk Hanger sebanyak 87588 unit, produksi produk Pasak sebanyak 3360 unit, dan produksi produk Aksesoris Helm sebanyak 83446 unit dengan biaya produksi optimum yaitu sebesar Rp. 261.591.00
PENGARUH PROMOTIONAL MIX TERHADAP TINGKAT PENJUALAN “STUDI KASUS PADA PT. KAMPUNG COKLAT, BLITAR” Yosi Gunawan; Ida Bagus Suardika; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2717

Abstract

PT. Kampung Coklat merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pariwisata. Dimana beberapa tahun belakangan memiliki masalah dalam pencapaian tingkat penjualan. Omset penjualan dari tahun 2016 sampai 2019 mengalami penuruan dan kenaikan secara signifikan, yaitu dengan selisih penurunan rata-rata per-tahun sebesar Rp. 938.907.719. Dalam hal ini PT. Kampung Coklat harus memperhatikan strategi pemasaran yang dilakukan terutama dalam hal promosi, sehingga dapat dijadikan langkah penyelesaian masalah dalam peningkatan penjualan secara konsisten. Maka dari itu dilakukan analisa bauran promosi (Promotion Mix) serta analisa SWOT guna memperbaiki strategi promosi yang digunakan Kampung Coklat. Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bauran promosi yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan berdasarkan respon pelanggan yaitu publisitas dan hubungan masyarakat dengan nilai pengaruh sebesar 9,7% serta pemasaran langsung dengan nilai pengaruh sebesar 14,2%. Dari hasil analisis SWOT didapatkan perbaikan strategi pada perusahaan tersebut menggunakan Growth Oriented Strategy.
Network Governance dalam Layanan Tuberkulosis di Fasilitas Kesehatan Pemerintah dan Swasta berbasis Kabupaten/kota di Kota Pekanbaru Yani Roslani br. Aritonang; Sujianto Sujianto
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i3.4812

Abstract

Pekanbaru City as the capital of Riau Province shows an increasing number of tuberculosis cases, so it is necessary to strengthen the service network by involving government and private health service facilities based on districts/cities. The purpose of this study is to analyze and describe network governance in TB services in government and private health facilities based on districts/cities and their inhibiting factors. The method used in this study is a descriptive qualitative research method. With data collection techniques, namely interviews, observations, and documentation. The results of this study are that the governance of government networks in TB services in government and private health facilities based on districts/cities in Pekanbaru City has been running well but not optimally. This is due to several factors, namely the limited number of medical personnel and the lack of intensity of meetings between the actors involved.
EVALUASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS REJOSARI Nadira Dwi Cahya Rinia; Sujianto
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 23 No 1 (2025): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v23i1.8254

Abstract

Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan yang mengatur teknis pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjelaskan bahwa pentingnya setiap masyarakat Indonesia memiliki Jaminan Kesehatan agar semua lapisan masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan tanpa mempertimbangkan resiko finansial yang diterima. Puskesmas Rejosari sebagai salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di Kota Pekanbaru yang menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tujuan dari penelitian ini guna mengevaluasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berjalan di Puskesmas Rejosari dan kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan  pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Rejosari. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah model evaluasi CIPP yang dikembangkan oleh Daniel Leroy Stufflebeam (1985) yang mengklasifikasikan indikator menjadi 4 macam, yaitu: Context, Input, Process, dan Product. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Rejosari sudah dikatakan baik, namun masih harus dilakukan pembenahan terkait dengan sistem E-Pus yang bermasalah, banyaknya kepesertaan yang nonaktif, SOP lama yang belum diperbaharui, serta jumlah tenaga dokter yang kurang memadai.
Perpaduan Metode Pembelajaran Al-Qur’an: Studi Analisis Metode Al-Baghdadi, Iqro’, Qiroati, Al-Tartil, dan Tilawati di Pondok Pesantren Mirna Dewi; Muhammad Masyafa Alfauzi; Ahmad Adib Rifai; Tursila Tursila; Sujianto Sujianto; Yayuk Safitri; Tri Mir’atul Hasanah; Tias Asih; Susi Nawanti; Ana Uswatun Hidayah
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v1i2.1410

Abstract

This research aims to explore the combination of Al-Qur'an learning methods utilized at Darul Ulum Seputih Banyak Islamic Boarding School. This pesantren employs five methods alternately: Al-Baghdadi, Iqro', Qiroati, Al-Tartil, and Tilawati. The research follows a qualitative approach, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through grounded theory analysis. The validation techniques applied include extended participation, persistent observation, and triangulation. The findings indicate that Darul Ulum Seputih Banyak Islamic Boarding School effectively integrates these five methods, combining them to enhance the learning experience. This varied approach contributes to a more engaging learning atmosphere, boosts students' understanding of tajweed, and improves their recitation quality and fluency in reading the Qur'an.
Peran Stakeholder dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Desa Sanglar Kecematan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Tania Saputri; Sujianto Sujianto
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v2i2.580

Abstract

The development of road and bridge infrastructure has an important role in increasing accessibility, economic growth and community welfare in rural areas. This study aims to analyze the role of stakeholders in the development of road and bridge infrastructure in Sanglar Village, Reteh District, Indragiri Hilir Regency. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation studies. The research results show that the main stakeholders in infrastructure development include local governments, communities and social institutions. Regional governments play a role in policy formulation, planning and budget allocation. The community participated in the deliberation and development monitoring process. The obstacles faced in development included budget limitations, challenging geographical conditions, as well as inadequate damaged road and bridge infrastructure.This research concludes that synergy between stakeholders is very necessary to increase the effectiveness of road and bridge infrastructure development. More targeted policies and increased community participation are needed at each stage of development so that the results achieved can be sustainable and in line with local needs.
Efektivitas Pemerintahan Kelurahan dalam Penyelenggaraan Kebersihan Lingkungan (Studi Kasus Kawasan Kumuh Kelurahan Meranti Pandak) Kota Pekanbaru Meiyuza Wulandari; Sujianto Sujianto
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v3i3.1098

Abstract

Slum areas in Pekanbaru City are being addressed by the local government, including the Meranti Pandak Sub-district. This study aims to assess the effectiveness of the Meranti Pandak Sub-district government in maintaining environmental cleanliness in slum areas and to identify the inhibiting factors affecting its effectiveness (Case Study: Slum Area in Meranti Pandak Sub-district, Pekanbaru City). Environmental issues in this area are of major concern due to their impact on public health and quality of life. The study applies Duncan’s theory (as cited in Nurmalasari & Supriyadi, 2021), which highlights three indicators: goal achievement, integration, and adaptation. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the sub-district government's efforts have not been fully effective. This is evident from poorly targeted programs, unequal service distribution among residents, low community participation, and weak monitoring and evaluation by the local authorities. Additional obstacles include unresolved waste management issues, limited budget, and non-permanent building structures. To improve effectiveness, the study recommends more focused program planning, sustainable community empowerment, and enhanced cross-sectoral coordination.