Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peningkatan Kemandirian Operasional Tempat Ibadah Melalui Usaha Dharma Coffee dan Roastery Pada Umat Buddha di Kabupaten Temanggung Walyono, Walyono; Hariyanto, Hariyanto; Sukarti, Sukarti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14284

Abstract

Background: Vihara has a very strategic role in society. Its roles are very diverse, in addition to being a place to seek inner peace or happiness and a place of worship to unify society to anticipate turmoil and a new social order. The purpose of community service is to explore the potential of Dharmaguna Avalokitesvara Vihara. Aims to increase the independence of temple operational costs through the Coffee roasting business. Method: The community service method uses the ABCD Asset-based community development approach at Dharmaguna Avalokitesvara Vihara. Result: The result of the dedication is education about modern Coffee processing, namely Coffee roasting processing, which can help temples and surrounding residents get better prices. The benefits received by the people and surrounding residents, as well as the general public, also benefit economically because the raw materials for Dharma café and Roastery are obtained from local residents. Conclusion: In addition, residents can also taste good quality Coffee from their own production. People and youth participate both as suppliers of production materials and participate in advertising Dharma Caffe and Roastery products as resellers.
Pendidikan multicultural pada anak dalam keluarga Buddhis Sukarti, Sukarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v7i1.12157

Abstract

Pendidikan multikultural perlu diberikan kepada anak sejak dini agar memahami berbagai keberbedaan, baik dari aspek etnisitas, ras, kultur, agama, dan jenis kelamin. Mengingat pentingnya penanaman pendidikan multikultur pada anak, maka keluarga memiliki tugas untuk memberikan pendidikan tentang multikultur. Fakta yang terjadi pada anak-anak, bahwa belum memiliki pemahaman yang benar tentang perbedaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan data kuantitatif sebagai pendukung. Penelitian dilaksanakan di Kota Madiun. Instrumen pokok penelitian adalah peneliti, instrumen kedua wawancara dan instrumen ketiga observasi serta instrumen kuesioner sebagai data pendukung. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis tingkat pemahaman multikultural pada anak dari keluarga Buddhis di kota Madiun belum maksimal dengan prosentase 39,5 dalam kategori cukup. Hasil wawancara dengan orang tua dari keluarga Buddhis dapat di deskripsikan bahwa orang tua telah berupaya secara maksimal dalam memberikan pemahaman, membimbing dan memberikan teladan dalam menghadapi perbedaan dan keragaman yang ada di masyarakat.
Nilai Toleransi Pada Tradisi Malam Satu Suro di Dukuh Gupit Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Winarsih, Winarsih; Asih, Situ; Sukarti, Sukarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v7i2.12468

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai toleransi masyarakat pada tradisi malam satu suro. Mengetahui makna, nilai toleransi yang terkandung dan implementasi nilai toleransi masyarakat. Metode penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskripstif kualitatif. Masyarakat di Dukuh Gupit sering melakukan tradisi warisan leluhur, salah satunya adalah tradisi malam satu suro masyarakat menjunjung tinggi nilai toleransi, sehingga peringatan tradisi tersebut terasa sangat hikmat dan penuh dengan suasana kekeluargaan. Mulai dari persiapan acara sampai dengan selesainya acara masyarakat saling bergotong royong tanpa membedakan warna kulit, agama, dan sebagainya dengan demikian dapat tercermin bahwasannya nilai toleransi masyarakat cukup besar. Bahkan bukan hanya di acara besar, masyarakat di Dukuh Gupit selalu mengimplementasikan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari mereka.
The Role of Parents in Improving Memorization Al-Qur'an Juz 30 at Hidayatul Elementary School Mubtadiin Montong Tuban Sukarti, Sukarti; Rofiq, Ainur
Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Islamic Education
Publisher : Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69965/anjasmoro.v2i1.96

Abstract

The role of parents is very important in supporting and improving memorization of the Qur'an, especially Juz 30, at MI Hidayatul Mubtadiin Montong Tuban. Parents have a great influence on children's lives, including in religious education. This study aims to analyze the role of parents in improving children's memorization of the Qur'an, evaluate students' memorization achievements under parental guidance, and identify supporting and inhibiting factors of the role of parents in improving children's memorization of the Qur'an at MI Hidayatul Mubtadiin. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The results of the study indicate that the role of parents is very significant in several aspects, namely as role models, motivators, guides, facilitators, and managers. Parents are role models for children because children's behavior tends to imitate their parents' actions. As motivators, parents provide strong encouragement so that children are more enthusiastic about memorizing the Qur'an. In addition, they also act as guides when children face difficulties, provide adequate facilities for smooth memorization, and manage children's activities so that they remain focused. This study also found that the active role of parents can improve students' Al-Qur'an memorization achievements so the role of parents greatly determines the success of the Tahfidz Juz 30 program at the madrasah. The success factors of the Tahfidz program are divided into two, namely supporting factors and inhibiting factors. Internal supporting factors include motivation given by parents, while external factors are positive school environment and friends. The internal inhibiting factor is student laziness, while the external factor is gadget addiction which has a negative impact on student memorization.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Komplek Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Umiyati, Umiyati; Putranto, Dwiyono; Sukarti, Sukarti
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.1.65-72.2025

Abstract

Komplek Candi Arjuna di Dieng, Banjarnegara, merupakan situs warisan budaya dengan potensi besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT, mencakup aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci, observasi lapangan pada November 2024, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan kesadaran budaya lokal. Namun, tantangan seperti distribusi manfaat ekonomi yang tidak merata, rendahnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan, serta keterbatasan infrastruktur seperti parkir dan sanitasi, serta pengelolaan sampah yang kurang optimal, masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini merumuskan strategi berbasis kekuatan lokal, seperti nilai sejarah candi, dan peluang eksternal, seperti dukungan pemerintah melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 serta tren wisata edukatif. Strategi ini juga mengatasi kelemahan dan ancaman melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata. Dengan demikian, pengelolaan Komplek Candi Arjuna dapat menjadi model pariwisata berkelanjutan yang inklusif dan adaptif di Indonesia. Rekomendasi meliputi penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan perbaikan pengelolaan lingkungan untuk keberlanjutan jangka panjang.
Penerapan Media Pembelajaran Monopoli Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS dan Keterampilan Sosial Siswa SMP Isnaini, Miladiyati; Nurirrohmah, Miftahul Fithri; Muslim, Moh. Khoirul; Anam, Mokhamad Misbakhul; Bashiruddin, Muhammad; Setyawan, Katon Galih; Sukarti, Sukarti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p1-12

Abstract

Kurangnya antusias siswa pada pembelajaran IPS di salah satu SMP di Surabaya membuat suasana kelas membosankan. Metode ceramah yang masih mendominasi berdampak pada rendahnya hasil belajar serta kurang berkembangnya keterampilan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran menarik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media edukatif Monopoli dirancang sebagai strategi interaktif dan menyenangkan yang dapat meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan media pembelajaran Monopoli dalam meningkatkan hasil belajar IPS dan keterampilan sosial siswa SMP. Metode penelitian menggunakan PTK yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Data dihimpun  melalui observasi, wawancara, dan tes kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji N-Gain dan secara kualitatif melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Monopoli mampu meningkatkan hasil belajar dan keterampilan sosial siswa. Persentase ketuntasan klasikal siswa semula 75% di siklus I meningkat menjadi 92,86% di siklus II. Selain itu, keterampilan sosial siswa, yang mencakup kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah, juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis permainan seperti Monopoli dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran serta mengembangkan aspek sosial siswa.
PENGARUH PEMBERIAN JENIS PUPUK KANDANG DANPUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L) Sukarti, Sukarti; Jaenudin, Amran; Efendi, Ali
Agroswagati : Jurnal Agronomi Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Agronomi Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i2.10842

Abstract

The objectives of this study were: (1) to determine the effect of manure and phosphate fertilizers on the growth and yield of hybrid maize; (2) to identify the type of manure and dosage of phosphate fertilizer that produced the best growth and yield; and (3) to analyze the correlation between growth components and yield. The research was conducted using an experimental method with a randomized block design consisting of 12 combinations of manure and phosphate fertilizer treatments, each replicated three times, resulting in 36 experimental plots. The results showed that: (1) application of manure and phosphate fertilizers significantly affected plant height, leaf number, leaf area index, stem diameter, root volume, ear length, ear diameter, ear weight without husks per plant and per plot, number of seeds per ear, 100-seed weight, and dry seed weight per plant and per plot, but had no significant effect on relative growth rate and number of cobs per plot; (2) the treatment of 10 t/ha of chicken manure combined with 150 kg/ha of phosphate fertilizer produced the highest dry seed yield of 6.05 kg per plot (equivalent to 10.08 t/ha), which was not significantly different from treatments with sheep manure or cow manure at 10 t/ha combined with 150 kg/ha phosphate fertilizer, or with chicken, sheep, or cow manure at 10 t/ha combined with 100 kg/ha phosphate fertilizer; and (3) there was a significant positive correlation between plant height, leaf number, leaf area index, stem diameter and dry seed weight per plot, while root volume and relative growth rate showed an insignificant positive correlation with yield.
Epidemiological Patterns Of Lung Adenocarcinoma With Pleural Metastasis: Lessons From RSUD Ahmad Yani Metro Saputra, Tetra Arya; Fitriyah, Fitriyah; Infianto, Andreas; Listiandoko, Raden Dicky Wirawan; Wibowo, Adityo; Sukarti, Sukarti; Morfi, Chicy Widya; Azka, Laisa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i8.22116

Abstract

Latar Belakang: Efusi pleura ganas (EPG) merupakan manifestasi stadium lanjut dari berbagai keganasan, paling sering kanker paru, dan berhubungan dengan morbiditas yang tinggi serta prognosis yang buruk. Data epidemiologi menunjukkan bahwa laki-laki dan perokok lebih banyak terdampak, kemungkinan akibat paparan karsinogen dan risiko pekerjaan yang lebih tinggi.Tujuan: Mendeskripsikan karakteristik demografi, distribusi pekerjaan, dan kebiasaan merokok pada pasien dengan diagnosis EPG, serta membahas kemungkinan penyebab dominasi kasus pada laki-laki dan perokok.Metode: Penelitian deskriptif potong lintang dilakukan pada 77 pasien dengan EPG terkonfirmasi secara sitologi atau histopatologi. Data usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan riwayat merokok diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (59,4%) dan berusia >40 tahun (96,9%). Pekerjaan terbanyak adalah petani (37,5%), diikuti oleh pekerja konstruksi (15,6%). Sebagian besar pasien (62,5%) adalah perokok, dengan proporsi perokok berat mencapai 43,8%. Dominasi laki-laki perokok mencerminkan paparan karsinogen terkait tembakau dan debu pekerjaan yang lebih tinggi.Kesimpulan: EPG lebih banyak ditemukan pada laki-laki usia lanjut dengan riwayat merokok signifikan dan pekerjaan berisiko tinggi. Upaya pencegahan sebaiknya difokuskan pada program berhenti merokok dan pengurangan paparan risiko pekerjaan pada kelompok ini.Saran:  Untuk mengatasi meningkatnya beban kanker paru-paru, beberapa strategi kunci direkomendasikan. Memperkuat program skrining kanker paru-paru sangat penting, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti pria di atas 40 tahun, perokok berat, dan individu dengan paparan karsinogen tinggi di tempat kerja. Kata kunci: adenokarsinoma paru, efusi pleura ganas, sitologi cairan pleura, merokok, paparan pekerjaan, Indeks Brinkman. ABSTRACT Background: Malignant pleural effusion (MPE) is a late-stage manifestation of various malignancies, most commonly lung cancer, and is associated with significant morbidity and poor prognosis. Epidemiological data indicate that men and smokers are disproportionately affected, possibly due to higher exposure to carcinogens and occupational hazards.Objective: To describe the demographic characteristics, occupational distribution, and smoking habits of patients diagnosed with MPE, and to discuss possible explanations for the predominance among men and smokers.Methods: A descriptive cross-sectional study was conducted on 77 patients with confirmed MPE. Data on age, gender, occupation, and smoking history were obtained from medical records and analyzed using descriptive statistics.Results: The majority of patients were male (59.4%) and aged >40 years (96.9%). Farming was the most common occupation (37.5%), followed by construction work (15.6%). Most patients (62.5%) were smokers, with heavy smokers accounting for 43.8%. The predominance of male smokers reflects higher exposure to tobacco-related carcinogens and occupational dusts.Conclusion: MPE is more prevalent in older males with significant smoking history and high-risk occupations. Preventive measures should target smoking cessation and reduction of occupational exposures in these groups.SuggeStion To address the rising burden of lung cancer, several key strategies are recommended. Strengthening lung cancer screening programs is crucial, particularly for high-risk groups such as men over 40 years old, heavy smokers, and individuals with high occupational exposure to carcinogens. Keywords : lung adenocarcinoma, malignant pleural effusion, pleural fluid cytology, smoking, occupational exposure, Brinkman Index. 
Relevansi Makna Tradisi Slametan Kematian Dan Upacara Sembahyang Kematian Pada Majelis Agama Buddha Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia Winarsih, Winarsih; Asih, Situ; Sukarti, Sukarti
PATISAMBHIDA : Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama Vol. 3 No. 2 (2022): PATISAMBHIDA - Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/patisambhida.v3i2.875

Abstract

Setiap kehidupan didunia ini pasti akan mengalamai sebuah kematian, tidak mengenal dari keluarga kaya maupun keluarga miskin. disetiap tempat memiliki tradisi yang berbeda dalam menyemayamkan leluhurnya. Pada agama buddha terdapat upacara yang berbeda dengan tradisi budaya setempat. Slametan kematian dan upacara sembahyang kematian serta relevansi antara tradisi Slametan kematian dengan upacara sembahyang kematian agama Buddha Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Slametan kematian dan upacara sembahyangan kematian MNSBDI di Dukuh Gupit ini tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan satu sama lain mengikuti tradisi nenek moyang dan adanya akulturasi campuran atau akulturasi antara kepercayaan nenek moyang dan agama. Keduanya penting untuk di laksanakan agar arwah mendiang mendapatkan sumbangan doa dari sanak saudara yang di tinggalkan supaya arwahnya mendapat tempat yang lebih baik, terbebas dari pederitaan, sehingga dapat terlahir di alam yang bahagia dan dapat mencapai kesadaran Buddha. Makna dari upacara Slametan kematian dan sembahyang kematian yaitu sebagai wujud bakti seorang anak kepada orangtua dan arwah leluhur yang telah meninggal.
Antioxidant Activity Of Leaf Ethanol Extract And Balm Plant Sticks (Polygala paniculata L.) Zidratil, Zidratil; Lestari, Wahyuni Dwi; Bibba, Yustina Massola; Darnayanti, Darnayanti; Islam, Fitri Nurul; Sukarti, Sukarti
Walisongo Journal of Chemistry Vol. 7 No. 1 (2024): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v7i1.17964

Abstract

This research aims to determine the antioxidant activity of the leaves and stems of the balsam plant (Polygala paniculata Linn). The balsam plant (Polygala paniculata Linn) is a small shrub that grows wild and is utilized by the community in Bonelemo Village, Bajo Barat Sub District, Luwu Regency, South Sulawesi, as a traditional medicine for removing black spots on the face. One of the compounds contained in the balsam plant is flavonoids, which have the potential as antioxidants. The procedures carried out in this research include sample preparation, sample extraction using 96% ethanol solvent, macerate concentration, and subsequently conducting antioxidant activity tests using the DPPH method. The results of antioxidant activity testing of the leaves and stems of the balsam plant (Polygala paniculata Linn) obtained an IC50 value of 44,987 µg/mL. Based on this research, the leaves and stems of the balsam plant (Polygala paniculata Linn) are categorized as containing very strong antioxidant components.