Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Warga Negara Muda di Universitas Ivet Khoirunnisak, Anis; Hadi, Agustinus Sutriyanto; Mansur, Mansur; Sukoco, Sukoco
Manggali Vol 5 No 2 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i2.3933

Abstract

Peran aktif atau partisipasi warga negara muda dapat mendukung efektifitas kegiatan Pemilu yang diadakan disetiap moment pemilihan umum diberbagai wilayah negara Indonesia, sebab warga negara muda memiliki keunggulan yakni pada segi fisik, akal yang sehat sampai dengan semangat yang kuat. Akal sehat yang dimiliki warga negara muda dapat dipergunakan untuk mendorong masyarakat agar sadar akan kepentingan partisipasinya terhadap pemilu atau kegiatan politik lainya. Apalagi stigma masyarakat saat ini terhadap politik seringkali dicitrakan sesuatu yang kotor, buruk dan penuh intrik. Sosialisasi pendidikan politik yang dilakukan sebagai pengabdian ini, dengan menargetkan mahasiswa yang tergabung dengan organisasi Himpunan Mahasiswa program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Ivet Semarang, yang mana mahasiswa diaanggap sebagai agent of change atau juga warga negara muda yang memiliki keunggulan merupakan salah satu upaya untuk memberikan peningkatan pada partisipasi warga negara muda pada pesta demokrasi atau kegiatan pemilu dan politik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian wawasan pentingnya pendidikan politik bagi warga negara muda melalui metode ceramah interaktif. Luaran hasil yang ingin dicapai adalah mahasiswa dapat memahami pendidikan politik dan pentingnya pendidikan politik bagi warga negara muda.
Sosialisasi Pembentukan Kampung KB Menuju Masyarakat Sehat dan berkualitas di Kelurahan Plalangan Kota Semarang Sari, Siti Nurindah; Sukoco, Sukoco; Khasanah, Khasanah; Alhafiz, Fatia
Manggali Vol 5 No 2 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i2.4063

Abstract

Program Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga secara holistik. Kegiatan sosialisasi pembentukan Kampung KB di Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga serta meningkatkan partisipasi aktif dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pemberian materi edukatif yang melibatkan tokoh masyarakat, kader, serta perwakilan instansi terkait. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan manfaat Kampung KB, serta komitmen untuk mendukung implementasinya. Sosialisasi ini menjadi langkah awal strategis dalam mendorong kesadaran kolektif dan kolaborasi lintas sektor menuju pembangunan keluarga dan masyarakat yang berkelanjutan.
Penyuluhan Kenakalan Remaja di SMP Muhammadiyah Pucang Gading-Demak Muryati, Sri; Susiatik, Titik; Hadi, Ag. Sutriyanto; Sukoco, Sukoco
Manggali Vol 3 No 2 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i2.2784

Abstract

Kenakalan remaja adalah semua perubahan anak remaja (usia belasan tahun) yang berlawanan dengan ketertiban umum (nilai dan norma yang diakui bersama) yang ditujukan pada orang, binatang, dan barang-barang yang dapat menimbulkan bahaya atau kerugian pada pihak lain. Tujuan pengabdian ini adalah mendeskripsikan: 1) penyebab kenakalan remaja; 2) dampak dari kenakalan remaja; dan 3) solusi dalam mengatasi kenakalan remaja. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. T Simpulan pengabdian ini adalah: Faktor yang melatar belakangi terjadinya kenakalan remaja dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa krisis identitas dan kontrol diri yang lemah. Sedangkan faktor eksternal berupa kurangnya perhatian dari orang tua; minimnya pemahaman tentang keagamaan; pengaruh dari lingkungan sekitar dan pengaruh budaya barat serta pergaulan dengan teman sebaya; dan tempat pendidikan. Akibat-akibat yang ditimbulkan oleh kenakalan remaja akan berdampak kepada diri remaja itu sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Penyuluhan Tentang Implementasi Pendidikan Dalam Keluarga di Kelurahan Karangjati Kabupaten Semarang Sukoco, Sukoco; Sayekti, Sri
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2236

Abstract

Pembangunan bidang pendidikan telah menunjukkan perkembangan yang positif secara akademis, hal ini tentunya bukan menjadi satu-satunya indikator keberhasilan proses pendidikan. Namun keberhasilan di bidang akademik masih perlu diimbangi dengan pendidikan karakter yang sekarang ini menjadi sorotan tajam masyarakat, karena banyak fenomena kenakalan remaja seakan sulit dibendung dan diatasi. UU RI Nomor 20 tahun 2003 menyebutkan bahwa:“Pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara khusus tujuan pengabdian ini: 1. Melakukan identifikasi yang berkaitan dengan implementasi pendidikan dalam keluarga; 2. Memberikan ceramah dan dialog dengan masyarakat berkaitan dengan implementasi pendidikan dalam keluarga; 3. bentuk-bentuk implementasi pendidikan dalam keluarga dalam praktik kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada pembina, pengurus, serta anggota masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tanggapan maupun pertanyaan serta seluas-luasnya. Simpulan hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa: 1. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa pendidikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah; 2. Pengabdian ini memberikan wawasan kepada masyarakat tentang peran penting keluarga dalam pembentukan karakter anak; 3. Pendidikan tidak hanya mencakup prestasi akademik semata, akan tetapi karakter menjadi hal yang sangat penting.
Memupuk Persatuan dan Kesatuan di Masyarakat Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jawa Tengah Khoirunnisak, Anis; Sukoco, Sukoco; Hadi, Agus Sutriyanto; Setyaningsih, Sri
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2517

Abstract

Pandemi covid-19 di tahun 2022 ini telah perlahan mereda, namun upaya memupuk persatuan dan kesatuan harus tetap diusahakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Secara khusus tujuan pengabdian ini: 1. Mengetahui cara memupuk persatuan dan kesatuan di masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Melakukan identifikasi yang berkaitan dengan implementasi pendidikan dalam keluarga; 2. Mengetahui hasil dari sosialisasi persatuan dan kesatuan di masyarakat pasca Pandemi Covid-19 di Kelurahan Sukorejo RT.07/RW.10 Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jawa Tengah; Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada pembina, pengurus, serta anggota masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tanggapan maupun pertanyaan. Simpulan hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa: 1. Strategi untuk memupuk persatuan dan kesatuan di masyarakat pasca pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan cara memberi sosialisasi pentingnya nilai-nilai persatuan dan kesatuan seperti gotong royong antar masyarakat, saling menghormati dan menghargai perbedaan di dalam kehidupan masyarakat; 2. Pengabdian ini memberikan wawasan kepada masyarakat tentang peran penting semua warga agar keberhasilan mewujudkan praktik nilai persatuan dan kesatuan dapat tercapai sesuai cita-cita bangsa dan negara.
Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan Model PBL Berbantuan Gallery Walk Untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi Siswa Kelas XI MIPA 2 di SMAN 1 Muncar Yuli, Risvi Revita; Utomo, Agus Prasetyo; Sukoco, Sukoco
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar biologi peserta didik di kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Muncar. Kondisi ini disebabkan oleh rasa bosan dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi kemampuan kognitif peserta didik. Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan model PBL berbantuan Gallery Walk dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi dalam mengatasi rasa bosan yang dialami oleh peserta didik akibat kurangnya kesesuaian antara permasalahan yang disajikan dengan kebutuhan belajar mereka serta keinginan dari peserta didik untuk belajar dengan cara yang berbeda. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus dengan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengikuti skema Kemmis dan McTagart yakni perencanaan, (planning), tindakan (action), pengamatan/observasi (evaluation), dan refleksi (reflection). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 1 Muncar tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui hasil wawancara dan observasi, serta data kuantitatif berdasarkan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase minat belajar biologi peserta didik meningkat dari tindakan prasiklus hingga siklus II. Selama 2 siklus, persentase minat belajar peserta didik pada kriteria Sangat Tinggi meningkat sebesar 2,9%. Persentase kriteria Cukup (C) juga meningkat dari prasiklus ke siklus I sebesar 23,5%, sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 3%. Persentase kriteria Kurang (K) menurun dari prasiklus ke siklus I yaitu sebesar 23,5%. Hasil penelitian ini dinilai berhasil karena persentase minat belajar peserta didik seluruhnya berada pada kategori Cukup dan Sangat Tinggi.
Penyuluhan Tentang Kedisiplinan Mematuhi Protokol Kesehatan dalam Era Pandemi Covid-19 di Desa Kandangan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Sukoco, Sukoco; Sayekti, Sri
Manggali Vol 2 No 1 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i1.2001

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia dihadapkan dengan suatu wabah penyakit infeksi yang disebut dengan Virus Corona atau disebut juga dengan virus Corona Virus Disease (Covid-19). Penyebaran Covid-19 ini sangat cepat ke seluruh dunia, termasuk Negara Indonesia. Angka kejadiannya terus mengalami kenaikan yang sangat pesat. Bahkan WHO (World Health Organzation) telah menyatakan wabah Covid-19 sebagai keadaan darurat kesehatan global sejak bulan Januari 2020. Pemerintah Indonesia membuat kebijakan patuh protokol kesehatan, untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19 ini. Protokol Kesehatan meliputi rajin mencuci tangan pakai sabun, tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain, physical distancing (jaga jarak), menghindari pertemuan yang bersifat massal, menggunakan masker saat keluar rumah. Keberhasilan penerapan kebijakan protokol kesehatan sangat tergantung kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat secara individu maupun kelompok. Oleh karena itu diperlukan penyuluhan kepada seluruh lapisan dan kelompok masyarakat baik yang tinggal di perkotaan maupun pedesaan termasuk masyarakat desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Masyarakat Desa Kandangan Kecmatan Bawen Kota Semarang masih kurang tertib dalam melakukan kegiatan sehari-hari dalam mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu diperlukan Penyuluhan tentang Kedisplinan Mematuhi Protokol Kesehatan secara berkala dan terencana. Kegiatan penyuluhan ini meliputi cara mencuci tangan yang benar, cara memakai masker yang benar, menghindari kerumunan serta menjaga jarak dalam berinteraksi.
Pengaruh media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa materi sistem kelistrikan otomotif Sukiyasa, Kadek; Sukoco, Sukoco
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 3 No. 1 (2013): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.788 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v3i1.1588

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi belajar materi sistem kelistrikan otomotif. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Jumlah responden sebanyak 63 orang. Instrumen pengumpulan data hasil belajar adalah tes, dan instrumen pengumpulan data motivasi belajar adalah angket. Data dianalisis dengan statistik parametris, yaitu uji-t dengan teknik independent sampel t-test dan uji lanjut dengan uji Scheffe. Hasilnya adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi belajar materi sistem kelistrikan otomotif pada siswa kelas X TKR di SMKN 1 Seyegan, ditunjukkan dengan hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang diajarkan dengan media animasi lebih tinggi dari hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang diajarkan dengan media powerpoint. EFFECT ANIMATION MEDIA ON STUDENT'S LEARNING OUTCOMES AND LEARNING MOTIVATIONAbstractThe purpose of this study to determine the effect of animation media on learning outcomes and learning motivation the automotive electrical system material. This quasi-experimental research using nonequivalent control group design. The number of respondents being 63 students. The instrument for data collection for learning outcomes was a test, and the instrument for learning motivation was a questionnaire. The data were analyzed using parametric statistic namely t-test with independent sample t-test techniques and advanced test with Scheffe test. The result is that there is a significant effect of the use of animation media on learning outcomes and learning motivation on the automotive electrical system material among class X student of TKR of SMK Negeri 1 Seyegan, indicated by the learning outcomes and learning motivation of students who are taught by the animation media higher than the learning outcomes and learning motivation of students who are taught by powerpoint media.
Evaluasi pelaksanaan program Seamolec di SMK Daerah Istimewa Yogyakarta Sunnah, Ahlusi; Sukoco, Sukoco
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 2 (2014): Juni
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v4i2.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program SEAMOLEC di SMK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu program kolaborasi e-learning, pertukaran siswa, pertukaran guru dan pelatihan guru ditinjau dari aspek: (1) context (, (2) input, (3) process, dan (4) product. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, and Product). Populasi dalam penelitian ini adalah sebelas SMK DIY yang telah menjalin kerjasama dengan Thailand Selatan. Sumber data adalah guru koordinator program SEAMOLEC di SMK DIY. Penelitian ini menggunakan sampel total. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan dokumentasi. Analisis validitas dengan validitas isi yaitu expert judgement. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pelaksanaan program SEAMOLEC di DIY ditinjau dari aspek: (1) context, termasuk dalam kategori sangat sesuai, yaitu relevan dengan latar belakang dan tujuan program; (2) input, termasuk dalam kategori sangat baik yaitu kesiapan SDM di sekolah dan biaya pelaksanaan program; (3) process, termasuk dalam kategori sangat, yaitu waktu pelaksanaan dan interaksi siswa dan guru; (4) product, termasuk dalam kategori sangat baik, yaitu dari segi hasil program. Faktor pendukung program yaitu sarana prasarana laboratorium komputer yang lengkap, dukungan kepala sekolah, dan penyelenggaraan pelatihan bahasa Thailand. Sedangkan faktor penghambat program yaitu dana yang masih sangat kurang. AN EVALUATION OF SEAMOLEC PROGRAM IMPLEMENTATION IN YOGYAKARTA SPECIAL TERRITORY (DIY)AbstractThis study aims to determine the implementation of SEAMOLEC programs in SMK's in DIY which collaborative e-learning, student exchange programs, exchange teacher, and teacher training, in terms of the aspects of: (1) context, (2) input, (3) process, and (4) product. This study is an evaluation using the model of CIPP (Context, Input, Process, and Product). The population wast 11 vocational high schools (VHS) in DIY which have a partnership program with South Thailand. Data source is a teacher in the vocational program coordinator of SEAMOLEC in DIY. The research used the total sample. The data collection techniques in this study used questionnaires and documentation. The analysis of the validity of the content validity was through expert judgment. The data analysis used the descriptive analysis. The results of this study show that the program implementation of SEAMOLEC in DIY in terms of the aspect of: (1)context is in a very appropriate category, which is relevant to the background and objectives of the program; (2) input is in the an excellent category, which shows the readiness of the human resources in the school and the cost of the implementation of the program; (3) process is in the excellent category, which is execution time and the interaction of students and teachers; (4) product is in an excellentcategory, in terms of program outcomes. The supporting factors include the complete computer lab, the principal's support, and training and implementation of the language, while the inhibiting factor is the low fund for the program.
Implementasi Metode Reynolds menggunakan Simulasi Kerumunan Bebek Andriyanto, Sidhiq; Suyanto, M.; Sukoco, Sukoco
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2017): Vol. 1 No. 2 Agustus 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.14 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v1i2.788

Abstract

"Simulation of Duck Crows Using Reynolds Method" is a study with the aim to find out the behavior of duck breeding crowd. The next goal is to make a crowd simulation using the Reynolds method. Limitations of this research variable is the object of research on adult duck Turi, the method used is Reynolds method. The simulations are made using Unity3D software in the form of 3D and the animation provided is just a running gesture. The method of analysis of this research is using research and development method. The result of the research is the data of duck walking in the crowd to be applied in 3D animation. The end result of the study is a simulation of duck crowds that run on flat fields. Destination directions are affected by mouse input and can avoid obstacles when walking. This simulation uses Reynolds basic rules of cohesion, alignment and separation.The conclusion of the research is that there is a similarity between the simulation of the crowd with the movement of the original duck crowd and the Reynolds method can be applied in the simulation of the duck crowd in 3D. Research produces 3D animation of duck crowds that are given the ability to avoid obstacles and target goals determined by mouse input.