Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Deskripsi Motivasi Belajar Mahasiswa Ppkn Sukoco, Sukoco
Pawiyatan Vol 27 No 02 (2020): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.19 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis motivasi belajar mahasiswa PPKn-FKIP Universitas IVET di Semarang. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif persentase yang berusaha menggambarkan motivasi belajar secara keseluruhan mahasiswa PPKn. Subjek penelitian adalah seluruh PPKn-FKIP Universitas IVET yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Sebelum angket digunakan untuk mengumpulkan data di lapangan terlebih diujicobakan kepada 10 mahasiswa dan hasilnya instrumen angket telah valid dan reliabel. Hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa motivasi belajar yang dimiliki dan dilakukan mahasiswa PPKn-FKIP Universitas IVET di Semarang termasuk kriteria sangat tinggi, hal ini dapat dijabarkan dari indikator-indikator yang mengkajinya, yaitu: 1) motivasi belajar instrinsik diperoleh skor 720 atau 80,00% dengan kriteria sangat tinggi; 2) motivasi belajar enstrinsik diperoleh skor 731 atau 81,22% dengan kriteria sangat tinggi; 3) motivasi dalam kegiatan belajar itu sendiri diperoleh skor 724 atau 80,44% dengan kriteria sangat tinggi; dan 4) motivasi untuk berprestasi diperoleh skor 723 atau 80,33% dengan kriteria sangat tinggi dari keseluruhan subyek 60 mahasiswa sebagai responden. Kata kunci: Motivasi belajar, mahasiswa.
Pelatihan Penggunaan Teknologi Zoom untuk Meningkatkan Akses Pendidikan Baradja, Abdillah; Tjendrowasono, Tri Irianto; Sukoco, Sukoco; Sudalyo, Ramadhian Agus Triono
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v1i2.697

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memaksa sistem pendidikan di seluruh dunia untuk beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh. Teknologi konferensi video, seperti Zoom, telah muncul sebagai solusi potensial untuk tantangan ini, menawarkan peluang untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Pengabdian kepada masyarakat ini mengevaluasi efektivitas penggunaan Zoom dalam konteks pendidikan, dengan fokus pada keterlibatan siswa, aksesibilitas, dan hasil pembelajaran. Melalui pendekatan mixed-methods yang menggabungkan survei online, studi kasus, dan eksperimen kuasi, pengabdian kepada masyarakat ini mengungkap bahwa Zoom secara signifikan dapat meningkatkan akses pendidikan dan memperkaya pengalaman pembelajaran. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses internet dan kelelahan layar juga diidentifikasi. Temuan ini menyarankan bahwa dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan strategi pengajaran yang efektif, Zoom dapat menjadi alat pembelajaran jarak jauh yang berharga. Rekomendasi untuk praktik pendidikan dan kebijakan pendidikan disajikan untuk memaksimalkan potensi teknologi ini.
Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan Model PBL Berbantuan Gallery Walk Untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi Siswa Kelas XI MIPA 2 di SMAN 1 Muncar Yuli, Risvi Revita; Utomo, Agus Prasetyo; Sukoco, Sukoco
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar biologi peserta didik di kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Muncar. Kondisi ini disebabkan oleh rasa bosan dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi kemampuan kognitif peserta didik. Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan model PBL berbantuan Gallery Walk dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi dalam mengatasi rasa bosan yang dialami oleh peserta didik akibat kurangnya kesesuaian antara permasalahan yang disajikan dengan kebutuhan belajar mereka serta keinginan dari peserta didik untuk belajar dengan cara yang berbeda. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus dengan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengikuti skema Kemmis dan McTagart yakni perencanaan, (planning), tindakan (action), pengamatan/observasi (evaluation), dan refleksi (reflection). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 1 Muncar tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui hasil wawancara dan observasi, serta data kuantitatif berdasarkan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase minat belajar biologi peserta didik meningkat dari tindakan prasiklus hingga siklus II. Selama 2 siklus, persentase minat belajar peserta didik pada kriteria Sangat Tinggi meningkat sebesar 2,9%. Persentase kriteria Cukup (C) juga meningkat dari prasiklus ke siklus I sebesar 23,5%, sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 3%. Persentase kriteria Kurang (K) menurun dari prasiklus ke siklus I yaitu sebesar 23,5%. Hasil penelitian ini dinilai berhasil karena persentase minat belajar peserta didik seluruhnya berada pada kategori Cukup dan Sangat Tinggi.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Rosita, Eliana; Utomo, Agus Prasetyo; Azizah, Siti Alfiyana; Sukoco, Sukoco
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i3.1973

Abstract

Penelitian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal berbantuan media permainan ular tangga ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal dengan berbatuan media ular tangga pada mata pelajaran biologi bab sistem perahanan tubuh di kelas XI MIPA 3 pada SMA Negeri 1 Muncar tahun pelajaran 2022/2023. Model penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK) yang digunakan adalah model Kurt Lewin dengan pengulangan sebanyak 2 siklus, setiap siklusnya dilakukan melalui empat tahapan yaitu: 1) Tahapan perencanaan, 2) Tahapan pelaksanaan, 3) Tahapan observasi, dan 4) tahapan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan in-strumen berupa lembar observasi serta tes secara objektif menggunakan jenis instrumen soal pilihan ganda. Hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian ini adalah terjadinya peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang aktif menjadi kategori sangat aktif selama proses pembelajaran berbantuan media ular tangga, sedangkan untuk hasil belajarnya juga terjadi peningkatan sebesar 56%. Atas hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwasanya aktivitas serta hasil belajar peserta didik bisa ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal berbantuan media per-mainan ular tangga biologi pada materi sistem pertahanan tubuh.
Pemanfaatan Recurrent Neural Network (RNN) Untuk Meningkatkan Akurasi Prediksi Mata Uang Pada Forex Trading Baradja, Abdillah; Sukoco, Sukoco
Journal of Software Engineering Ampera Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Software Engineering Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalsea.v4i2.505

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan teknologi machine learning, khususnya Recurrent Neural Network (RNN) dan variasinya seperti Long Short-Term Memory (LSTM) dan Gated Recurrent Unit (GRU), untuk meningkatkan akurasi dalam prediksi pergerakan mata uang di pasar Forex. Dalam konteks di mana machine learning mendominasi analisis data cepat dalam trading forex, risiko keuangan yang tinggi, ketidakpastian pasar yang kompleks, dan tantangan ketidakakuratan prediksi model menjadi kendala utama. Penelitian ini membahas kemampuan RNN dalam memproses data berurutan dan mempertahankan informasi jangka pendek, yang menawarkan solusi terhadap keterbatasan neural network konvensional dalam analisis data berurutan. Dengan menggunakan data harga EUR/USD dari dua tahun terakhir, kami menemukan bahwa implementasi RNN, khususnya melalui LSTM dan GRU, menghasilkan penurunan signifikan dalam kesalahan prediksi, menunjukkan peningkatan kinerja model. Hasil ini menegaskan efektivitas RNN dalam memprediksi dinamika pasar Forex dan menjanjikan pendekatan yang lebih akurat dan andal dalam pemodelan dan peramalan harga mata uang, yang merupakan kunci untuk praktik trading Forex yang sukses. Ini memperkuat potensi machine learning dalam menyediakan alat yang kuat untuk trader dan analis dalam menghadapi pasar yang sangat tidak pasti dan fluktuatif.
Penerapan Machine Learning untuk Meningkatkan Prediksi Mata Uang Forex dengan Indikator Teknikal Baradja, Abdillah; Sukoco, Sukoco; Tjendrowasono, Tri Irianto
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 2 No 1 (2022): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v2i1.700

Abstract

Dalam era digital saat ini, pemanfaatan machine learning dalam perdagangan Forex menjadi semakin relevan, terutama untuk meningkatkan akurasi prediksi nilai tukar mata uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan machine learning, khususnya model Gradient Boosting Machine (GBM), yang diintegrasikan dengan indikator teknikal sebagai metode untuk meningkatkan prediksi mata uang Forex. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan indikator teknikal utama seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), dan Bollinger Bands, yang diintegrasikan ke dalam model GBM untuk memprediksi pergerakan harga. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model GBM yang diintegrasikan dengan indikator teknikal signifikan meningkatkan akurasi, presisi, recall, dan nilai F1 dibandingkan dengan model baseline. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara machine learning dan analisis teknikal menyediakan pendekatan yang lebih efektif dan adaptif dalam prediksi pasar Forex.
PENGARUH ALKALISASI TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN IMPAK PADA KOMPOSIT SERABUT KELAPA Candra, Wahyu; Mulyanti, Juriah; Sukoco, Sukoco
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara kepulauan dan berada di daerah tropis dan kondisi alam yang mendukung, Indonesia merupakan  negara  penghasil  kelapa  yang  utama  di  dunia,  dengan  luas  areal  tanaman  kelapa  di  Indonesia mencapai 3,76 juta Ha, dengan total produksi diperkirakan sebanyak 14 milyar butir kelapa. Maka dari itu dalam penelitian ini, akan diteliti seberapa jauh kekuatan pengaruh alkalisasi serat sabut kelapa  dengan  matrix  berupa  polyster  dengan  tipe  (Bayesian  Quantitative  Trait  Nucleontide)  BQTN  268. Mengetahui  kekuatan  dari  bahan  uji  maka  dilakukan  beberapa  pengujian  yaitu  uji  impak  dan  tarik.  Untuk mengetahui bagaimana kekuatan serabut kelapa dengan prosentase alkalisasi dan tanpa proses alkalisasi.Hasil  pengujian  tersebut  maka  dapat diketahui bahwa  kekuatan  tarik  tertinggi  terjadi  pada  komposit serabut kelapa 10% dengan proses alkalisasi mendapatkan nilai kekuatan tertinggi yaitu sebesar 22,04 N/mm2. Pada pengujian impak nilai kekuatan tertinggi yaitu pada komposit serabut kelapa 30% dengan proses alkalisasi dengan nilai 0,1326 J/mm2. Dari hasil pengujian menunjukan proses akalisasi serat sangat berpegaruh pada asil pengujian yang di lakukan uji tarik dan uji impak. Kata kunci: Alkalisasi, Komposit, Sabut Kelapa, Uji Tarik, Uji Impak
PENGKAJIAN HASIL-HASIL PENELITIAN YANG POTENSIAL DIKEMBANGKAN UNTUKDITERAPKAN PADAKEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Sukoco, Sukoco; Sunyoto, Sunyoto; Subali, Barnbang
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6249.711 KB) | DOI: 10.21831/ino.v1i2.5124

Abstract

Kegiatan  dari Program  P3HP  LPM IKIP Yogyakarta  yang dalam hal ini kegiatannya  dalam bentuk  survei,  sebagai  langkah awal bertujuan   ingin  mengetahui  jenis-jenis   karya  teknologi   dari Program  Studi:  Teknik Elektro,  Teknik  Elektronika,   Tekni Mesin, Teknik Otomotif,  Teknik Bangunan,  Tata Boga,  dan Tata Busana.  Hasil dari kegiatan  ini diharapkan   dapat bermanfaat, baik bagi  LPM  maupun  bagi  FPTK  IKIP  Yogyakarta.   Khusus  bagi  mahasiswa   teridentifikasi,    LPM  IKIP  Yogyakarta   bisa menentukan    langkah-langkah     konkret   antara   lain:  (a)  Mengadakan    konsultasi   dengan   pihak  FPTK   kemungkinan    dapat dimanfaatkannya   produk  karya  teknologi  mahasiswa   untuk  kepentingan   Pengabdian   Kepada  Masyarakat,   (b) jika  mungkin, LPM  mengadakan    musyawarah    untuk  menentukan    langkah-langkah    yang  harus  ditempuh   untuk  merealisasikannya,     (c) kaitannya dengan butir (b), LPM menentukan  identifikasi  potensi masyarakat  yang diperkirakan  bisa mengembangkan   usahanya dengan  adanya  peralatan   yang  dibantukan.Metode  yang  digunakan   untuk  mengumpulkan   data,  adalah  dengan  dokumentasi.   Sumber  informasi  untuk  memperoleh data adalah melalui  koordinator   mata kuliah Karya Teknologi,  yang dalam hal ini dipegang  oleh Sekretaris  Jurusan  atau Ketua Program Studi D-3 Teknologi.Hasil  dari pelaksanaan   kegiatan  ini adalah  bahwa  sampai  dengan  tanggal  31 Desember   1999, telah  dibuat  bentuk  karya.eknologi masing-masing  Program  Studi sebagai berikut: Pendidikan  Teknik Elektro:  34 karya, Pendidikan  Teknik Elektronika   :36 karya, Pendidikan  Teknik Mesin  : 80 karya, Pendidikan  Teknik Otomotif:   15 karya, Pendidikan  Teknik Bangunan  : 25 karya,-=-ataBoga:  64 karya, dan Tata Busana  : 4 karya. Sebagai catatan bahwa tiap-tiap  karya dibuat oleh minimal  lorang,   dan bahkan_  a yang dibuat  oleh 6-8 mahasiswa.Kata Kunci  : P3HP, Identifikasi  Karya Teknologi.
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LUBUKLINGGAU Susanto, Yohanes; Sukoco, Sukoco
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 24 No 2 (2019): Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Agustus
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jurmek.v24i2.564

Abstract

Kinerja Pemerintahan Daerah yang dihasilkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berbeda-beda, tergantung bagaimana OPD tersebut mengelola Penyelengaraan Pemerintahan di Organisasinya, kinerja tersebut pada umumnya dinilai oleh Masyarakat sebagai pengguna layanan. Tujuan penelitian ini mengkaji kinerja layanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kota Lubuklinggau, yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia, dengan variable yang mempengaruhi; variabel Kompetensi, Komitmen, dan variable Motivasi dengan metode exsplanatory research atau confirmotory research, dan teknis analisis menggunakan Statistical service social (SPSS) 22,0 dengan populasi 59 responden unsur masyarakat pengguna layanan perizinan di Kabupaten Musirawas. Hasil Penelitian menunjukan bahwa secara parsial ketiga variabel di atas hanya variabel Komtmen berpengaruh terhadap kinerja, namun secara simultan ketiga variabel tersebut mempengaruhi kinerja dan variabel Komitmen mempunyai pengaruh yang paling dominan, implikasi manajemennya peran komitmen sumber daya manusia sebagai pelaksana penyelengara Pemerintahan di Daerah, menjadi tolok ukur dalam mewujudkan pelayanan prima di Dinas DUKCAPIL Koata Lubuklinggau.
Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM Irnawati; sukoco, sukoco; Irdyansah, Andry
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i1.6958

Abstract

Perdagangan orang merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional terorganisir yang paling serius dan kompleks di abad ke-21. Kejahatan ini melibatkan praktik eksploitasi yang melanggar hak asasi manusia (HAM) secara sistemik, termasuk eksploitasi seksual, kerja paksa, perbudakan modern, hingga perdagangan organ tubuh. Sebagai negara yang memiliki posisi strategis secara geografis, Indonesia menjadi salah satu negara sumber, transit, dan tujuan dalam jaringan perdagangan orang. Negara telah merespons fenomena ini dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta membentuk gugus tugas nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak pidana perdagangan orang serta menganalisis strategi penanggulangannya dari perspektif hukum nasional dan HAM, guna menilai efektivitas perlindungan terhadap korban dan keberhasilan penindakan terhadap pelaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, yakni mengkaji regulasi, dokumen resmi, serta literatur yang relevan dengan isu perdagangan orang. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang relatif komprehensif, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Di antaranya adalah lemahnya kapasitas aparat penegak hukum, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, kurangnya perlindungan dan pemulihan bagi korban, serta koordinasi yang belum optimal antarinstansi. Selain itu, tantangan global seperti digitalisasi dan migrasi ilegal turut memperluas modus operandi perdagangan orang yang sulit terdeteksi. Diperlukan pendekatan penanggulangan yang bersifat holistik dan berbasis HAM, yang mencakup langkah-langkah preventif, represif, dan rehabilitatif secara berimbang. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat sipil, lembaga internasional, dan media massa menjadi kunci dalam menciptakan sistem perlindungan yang efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penanggulangan perdagangan orang tidak hanya menjadi tugas negara semata, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif untuk menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Referensi  Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lembaran Negara RI Tahun 2007 No. 58. Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 35 Tahun 2014. Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. United Nations. (2000). Protocol to Prevent, Suppress and Punish Trafficking in Persons, Especially Women and Children, supplementing the United Nations Convention against Transnational Organized Crime (Palermo Protocol). Komnas Perempuan. (2021). Catatan Tahunan (CATAHU) Tentang Kekerasan terhadap Perempuan. Jakarta: Komnas Perempuan. Lestari, W. (2021). Hukum Pidana Internasional dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang. Yogyakarta: Deepublish. Subekti, R. (2020). Perdagangan Orang di Indonesia: Kajian Hukum dan Praktik Penanggulangannya. Bandung: Refika Aditama. Komnas HAM. (2019). Pedoman Penanganan Kasus TPPO Berbasis HAM. Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Surya, R. (2018). Hak Asasi Manusia: Teori, Instrumen dan Implementasi. Malang: Setara Press. IOM Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Penanganan Korban Perdagangan Orang. Jakarta: International Organization for Migration Nurhayati, S. (2020). “Strategi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Wilayah Perbatasan”. Jurnal Hukum dan HAM, Vol. 11(2), 145–160. Aziza, N. (2019). “Pendekatan HAM dalam Perlindungan Korban TPPO”. Jurnal Perlindungan Perempuan dan Anak, Vol. 5(1), 22–34. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Protokol Palermo, 2000. Komnas Perempuan. (2023). Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan. IOM Indonesia. (2021). Trafficking in Persons in Indonesia: Challenges and Response Strategies. Harkrisnowo, Harkristuti. (2010). Perdagangan Orang dalam Perspektif HAM. Jakarta: UI Press. UNODC. (2020). Global Report on Trafficking in Persons.