Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang Religius dan Berkarakter Islami : Pengabdian Ade Ismail Fahmi; Rini Novianti Yusuf; Asep, Asep Supriatna; Haris Sandi Yudha; Mia Audina Musyadad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4105

Abstract

Pendidikan Islam senantiasa menghadapi tantangan dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga berkarakter religius dan berlandaskan nilai-nilai spiritual Islami. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang religius dan berkarakter Islami. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas guru dalam mengelola kinerja secara efektif dengan berlandaskan prinsip manajemen Islami, yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi harmonis, dan etos kerja berbasis nilai spiritual. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) yang menempatkan komunitas sebagai mitra setara dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kedisiplinan, komunikasi, serta kesadaran guru dalam mengintegrasikan nilai Islami dalam kinerja sehari-hari. Selain itu, terbentuk forum guru Islami sebagai pranata baru dan muncul kepemimpinan lokal yang memperkuat solidaritas komunitas sekolah. Implikasi dari kegiatan ini adalah terjadinya transformasi sosial di lingkungan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan global dengan solusi berbasis nilai spiritual.
EFISIENSI Efisiensi Waste Dalam Rantai Pasok Menggunakan Lean Supply Chain Management Study Kasus PT Dantosan Precon Perkasa Hafif hermawan; Haris Sandi Yudha Yudha; Agung Widarman Widarman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2089

Abstract

Industri konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. PT Dantosan Precon Perkasa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang beton pracetak menghadapi berbagai tantangan dalam rantai pasok yang berdampak pada rendahnya efisiensi operasional. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi berbagai jenis pemborosan (waste) seperti overproduction, kelebihan inventori, waktu tunggu, transportasi yang tidak efisien, overprocessing, produk cacat, dan gerakan yang tidak perlu pada setiap tahapan rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pemasangan di lokasi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi rantai pasok, mengidentifikasi jenis-jenis pemborosan yang terjadi, serta merumuskan strategi perbaikan berbasis pendekatan Lean Supply Chain Management (LSCM). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis utama yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan kondisi saat ini dan mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Selain itu, digunakan juga diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab pemborosan, serta diterapkan prinsip-prinsip lean seperti Just-In-Time (JIT) dan Kanban.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan paling dominan terjadi pada waktu tunggu dan overstock pada tahap pengadaan bahan baku dan proses produksi, yang disebabkan oleh perencanaan permintaan yang kurang akurat dan ketidakseimbangan lini produksi. Distribusi yang tidak optimal serta manajemen inventori yang tidak efektif juga turut menambah biaya operasional. Dengan penerapan konsep lean seperti penjadwalan ulang, peningkatan koordinasi dengan pemasok, serta sistem pencatatan real-time, efisiensi operasional dapat ditingkatkan secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Lean Supply Chain Management mampu mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan, serta meningkatkan efisiensi pada rantai pasok PT Dantosan Precon Perkasa. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan  untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan kepuasan pelanggan.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa pada Pembelajaran Tematik Dasar Diah Widiawati Diah; Susilawati; Rahman Tanjung; Agus Jaenal; Haris Sandi Yudha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6446

Abstract

Proses pembelajaran pada jenjang dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan kemampuan sosial dan komunikasi interpersonal siswa sebagai bekal berinteraksi dalam lingkungan akademik maupun sosial yang lebih luas. Dalam konteks tersebut, pembelajaran kooperatif hadir sebagai pendekatan yang menempatkan kerja sama, interaksi dialogis, dan partisipasi aktif sebagai inti proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar di MIN 2 Karawang, serta menelaah dinamika proses yang terjadi di dalam aktivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif diterapkan dalam bentuk kerja kelompok terstruktur, diskusi berbasis tugas, serta peran guru sebagai fasilitator komunikasi yang mendorong interaksi setara antar siswa. Implementasi tersebut berdampak pada peningkatan keberanian siswa mengemukakan pendapat, kemampuan mendengarkan lawan bicara, dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas bersama. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki potensi strategis sebagai pendekatan pedagogik yang relevan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar, serta dapat dijadikan rujukan dalam perancangan praktik pembelajaran di lingkungan madrasah maupun sekolah dasar.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DI CLAVIA KOFFIE EN CHILLEN PURWAKARTA Moh. Haidar Dzaky; Haris Sandi Yudha; Agung Widarman
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 2 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i2.58257

Abstract

Persaingan usaha coffee shop yang semakin ketat menuntut Clavia Koffie en Chillen Purwakarta untuk menjaga kualitas pelayanan agar kepuasan pelanggan tetap terjaga, sementara evaluasi pelayanan secara sistematis belum pernah dilakukan pada objek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan serta menentukan atribut prioritas perbaikan guna meningkatkan kepuasan pelanggan di Clavia Koffie en Chillen Purwakarta menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 101 pelanggan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, dengan lima dimensi SERVQUAL yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sebagai variabel kualitas pelayanan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian diolah menggunakan SPSS 25 untuk menghitung nilai gap SERVQUAL dan dipetakan ke dalam diagram kartesius IPA. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata persepsi sebesar 4,08 dan harapan sebesar 4,03 dengan gap keseluruhan positif sebesar 0,05, namun masih terdapat variasi pada tingkat atribut. Dimensi Jaminan dan Keandalan memperoleh tingkat kesesuaian di atas satu, sedangkan dimensi Empati menjadi dimensi dengan kinerja relatif paling rendah dibanding harapan pelanggan. Hasil pemetaan IPA mengidentifikasi tiga atribut pada Kuadran I (prioritas utama), yaitu ketepatan waktu penyajian pesanan, pengetahuan karyawan tentang produk, dan kemampuan karyawan menjelaskan menu, yang perlu segera diperbaiki. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan Clavia Koffie en Chillen secara umum telah cukup baik, tetapi perbaikan pada atribut-atribut Kuadran I diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI ERA SOCIETY 5.0 Haris Sandi Yudha; Sony Kuswandi; Candra Mochamad Surya
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Juni 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v2i1.2553

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, sekolah-sekolah Islam di Indonesia dituntut untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan guna menghasilkan generasi yang kompeten dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen berbasis Islam dalam pengembangan kompetensi guru di SMPIT Manba'ul Ulum di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan manajemen berbasis Islam yang diterapkan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis Islam di SMPIT Manba'ul Ulum telah dilakukan dengan baik, terutama dalam aspek pengelolaan kurikulum, pengembangan kompetensi guru, dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam pelatihan guru mata pelajaran umum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara optimal. Selain itu, evaluasi terhadap penerapan manajemen berbasis Islam masih perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutannya. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan dan pembinaan guru, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan bahwa manajemen berbasis Islam diterapkan secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen pendidikan berbasis Islam yang lebih efektif dan aplikatif dalam konteks era Society 5.0.
The Influence of DER, ROA, EPS, and NPM on Stock Prices in IDX ENERGY Sector Companies in 2017–2022 Yosep Yudianto; Sony Kuswandi; Haris Sandi Yudha
International Journal of Economics, Management and Accounting (IJEMA) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijema.v3i1.299

Abstract

This study aims to analyze the influence of Debt-to-Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), Earnings per Share (EPS), and Net Profit Margin (NPM) on stock prices of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2017–2022. A quantitative approach with an explanatory method was employed in this study. The research sample consisted of 26 companies selected through purposive sampling, resulting in a total of 156 annual observations. Secondary data were obtained from annual financial reports published on the official websites of IDX. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the help of SPSS, along with classical assumption testing to ensure model validity. The results indicate that simultaneously, the four independent variables have a significant effect on stock prices. Partially, DER has a negative and significant effect, ROA and EPS have positive and significant effects, while NPM does not significantly influence stock prices. The adjusted R² value of 0.392 implies that 39.2% of the variation in stock prices can be explained by this model. These findings reinforce the relevance of financial ratios as tools for fundamental stock analysis. The practical implication of this study encourages corporate management to enhance asset efficiency and earnings per share performance to attract investors. The study also contributes theoretically to the development of stock valuation models based on financial ratios in the energy sector.
Reassessing EOQ-Based Brown Clay Inventory Control for NPK Fertilizer Production: Model Validation and Scenario Analysis Rizky Pratama; Agung Widarman; Haris Sandi Yudha
BRIDGE : The Multidisciplinary Research Portal Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARY (I)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study reassesses brown clay inventory control for NPK fertilizer production at PT Pupuk Kujang by replacing a purely formula-driven EOQ application with a retrospective quantitative case-study design that integrates descriptive inventory analytics, arithmetic and semantic data auditing, EOQ identity validation, and scenario-based replenishment analysis. The dataset contains twelve monthly observations for 2023 covering procurement volume, replenishment frequency, and reported cost components. Recalculation from monthly entries yields 13,714.42 tons of annual procurement distributed across 594 reported order events. Monthly procurement is highly variable (coefficient of variation = 0.699), while order frequency is similarly dispersed (coefficient of variation = 0.682). January, February, and November alone account for 49.44% of annual procurement. The audit identifies a critical cost-classification problem: the reported "ordering cost" is almost exactly proportional to purchased tonnage at approximately Rp16,000 per ton, indicating a variable procurement expenditure rather than the fixed per-order setup cost required by the classical EOQ model. The reported EOQ of 3,509.87 tons also implies approximately 3.91 replenishments per year, not seven; seven annual orders would imply 1,959.20 tons per order. Consequently, the previously reported 98.4% cost reduction cannot be interpreted as validated EOQ savings because unlike cost bases were compared. Scenario analysis shows that four to twelve annual replenishments would imply average lot sizes of 3,428.61 to 1,142.87 tons, respectively, but economic ranking requires verified ordering cost, holding cost, lead time, storage capacity, and consumption data. The study contributes a reproducible validation framework for industrial EOQ studies and demonstrates that data semantics must be audited before optimization claims are accepted.