Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang Religius dan Berkarakter Islami : Pengabdian Ade Ismail Fahmi; Rini Novianti Yusuf; Asep, Asep Supriatna; Haris Sandi Yudha; Mia Audina Musyadad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4105

Abstract

Pendidikan Islam senantiasa menghadapi tantangan dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga berkarakter religius dan berlandaskan nilai-nilai spiritual Islami. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang religius dan berkarakter Islami. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas guru dalam mengelola kinerja secara efektif dengan berlandaskan prinsip manajemen Islami, yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi harmonis, dan etos kerja berbasis nilai spiritual. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) yang menempatkan komunitas sebagai mitra setara dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kedisiplinan, komunikasi, serta kesadaran guru dalam mengintegrasikan nilai Islami dalam kinerja sehari-hari. Selain itu, terbentuk forum guru Islami sebagai pranata baru dan muncul kepemimpinan lokal yang memperkuat solidaritas komunitas sekolah. Implikasi dari kegiatan ini adalah terjadinya transformasi sosial di lingkungan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan global dengan solusi berbasis nilai spiritual.
EFISIENSI Efisiensi Waste Dalam Rantai Pasok Menggunakan Lean Supply Chain Management Study Kasus PT Dantosan Precon Perkasa Hafif hermawan; Haris Sandi Yudha Yudha; Agung Widarman Widarman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2089

Abstract

Industri konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. PT Dantosan Precon Perkasa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang beton pracetak menghadapi berbagai tantangan dalam rantai pasok yang berdampak pada rendahnya efisiensi operasional. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi berbagai jenis pemborosan (waste) seperti overproduction, kelebihan inventori, waktu tunggu, transportasi yang tidak efisien, overprocessing, produk cacat, dan gerakan yang tidak perlu pada setiap tahapan rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pemasangan di lokasi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi rantai pasok, mengidentifikasi jenis-jenis pemborosan yang terjadi, serta merumuskan strategi perbaikan berbasis pendekatan Lean Supply Chain Management (LSCM). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis utama yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan kondisi saat ini dan mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Selain itu, digunakan juga diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab pemborosan, serta diterapkan prinsip-prinsip lean seperti Just-In-Time (JIT) dan Kanban.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan paling dominan terjadi pada waktu tunggu dan overstock pada tahap pengadaan bahan baku dan proses produksi, yang disebabkan oleh perencanaan permintaan yang kurang akurat dan ketidakseimbangan lini produksi. Distribusi yang tidak optimal serta manajemen inventori yang tidak efektif juga turut menambah biaya operasional. Dengan penerapan konsep lean seperti penjadwalan ulang, peningkatan koordinasi dengan pemasok, serta sistem pencatatan real-time, efisiensi operasional dapat ditingkatkan secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Lean Supply Chain Management mampu mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan, serta meningkatkan efisiensi pada rantai pasok PT Dantosan Precon Perkasa. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan  untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan kepuasan pelanggan.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa pada Pembelajaran Tematik Dasar Diah Widiawati Diah; Susilawati; Rahman Tanjung; Agus Jaenal; Haris Sandi Yudha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6446

Abstract

Proses pembelajaran pada jenjang dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan kemampuan sosial dan komunikasi interpersonal siswa sebagai bekal berinteraksi dalam lingkungan akademik maupun sosial yang lebih luas. Dalam konteks tersebut, pembelajaran kooperatif hadir sebagai pendekatan yang menempatkan kerja sama, interaksi dialogis, dan partisipasi aktif sebagai inti proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar di MIN 2 Karawang, serta menelaah dinamika proses yang terjadi di dalam aktivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif diterapkan dalam bentuk kerja kelompok terstruktur, diskusi berbasis tugas, serta peran guru sebagai fasilitator komunikasi yang mendorong interaksi setara antar siswa. Implementasi tersebut berdampak pada peningkatan keberanian siswa mengemukakan pendapat, kemampuan mendengarkan lawan bicara, dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas bersama. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki potensi strategis sebagai pendekatan pedagogik yang relevan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar, serta dapat dijadikan rujukan dalam perancangan praktik pembelajaran di lingkungan madrasah maupun sekolah dasar.