Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Edutech

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGA-NEGARAAN Susilawati, Evi
EDUTECH Vol 16, No 3 (2017): PERGESERAN DAN PERAN MEDIA DIGITAL
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i3.8181

Abstract

Abstract. This study aimed to develop a blended learning model in the course of Civic Education and gained a blended learning model which was a learning model that combines face-to-face learning with online learning on Civic Education course. This research was a mixed methods research that combines qualitative and quantitative approach in one study. The approach of this study was based on data which had been collected, that is quantitative and qualitative data.The object of this study was blended learning model of Civic Education Course and the subject was students of Education and Science Education Faculty, Islamic University of North Sumatera. The sample was selected based on the mastery computer and previous experience on online lectures so that the students would not face some technical problems in following the learning activities The implementation of this research was only up to the third step of the research development step that was recommended by Borg and Gall and by using Dick and Carey ‘s learning design model as main reference , which involved collecting data, planning, and developing product. The result of this study was in the form of online learning programs that was packaged in Learning Management System (LMS) by using an application called Edmodo. This learning product is expected to provide alternative solu-tions to students’ learning problems and provide learning resources for students and lecturers of Civic Education at the Faculty of Education and Science Education, Islamic University of North Sumatera.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran blend-ed learning pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraa (PKn) dan diperolehnya suatu mod-el pembelajaran blended learning, yaitu suatu model pembelajaran yang mengkombinasikan antara pembelajaran tatap-muka dengan pembelajaran online learning pada mata kuliah PKn. Penelitian pengembangan ini termasuk pada mixed methods research, yaitu pendekatan penelitian yang menggabungkan penelitian secara kualitatif dan kuantitatif dalam satu penelitian. Penggunaan pendekatan ini didasarkan pada data yang dikumpulkan, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Obyek dari penelitian pengembangan ini adalah model pembelajaran blended learning pada mata kuliah PKn. Sedangkan subyek penelitiannya adalah para maha-siswa Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara. Pemilihan subyek peneitian didasarkan pada penguasaan komputer dan sudah pernah mengikuti perkulia-han online, sehingga mahasiswa tidak akan menghadapi permasalahan teknis dalam mengikuti pembelajaran blended learning. Pelaksanaan penelitian penelitian pengembangan ini hanya sampai pada langkah ke 3 (tiga) dari pengembangan penelitian yang direkomendasikan oleh Borg and Gall dan dengan menggunakan rujukan utama model desain pembelajaran Dick and Carey yaitu pengumpulan data, perencanaan, dan pengembangan produk. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa produk pembelajaran dalam bentuk program pembelajaran online yang yang dikemas dalam sistem manajemen pembelajaran (LMS) dengan menggunakan aplikasi program Edmodo. Produk pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan alternatif terhadap masalah belajar mahasiswa dan menyediakan sumber-sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS EDMODO TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Susilawati, Evi
EDUTECH Vol 17, No 2 (2018): DINAMIKA DALAM KERANGKA ADAPTASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v17i2.12374

Abstract

Abstract. The aim of this study was to see the learning outcomes of Civic Education subjects by using the Blended Learning model that based on Edmodo at the Faculty of Education of the Islamic University of North Sumatra. The population in this study amounted to 156 students and a sample of 59 students in the school year 2017/2018. The sample was taken using cluster random sampling technique and selected a total of 32 students from the History Education study program and 27 students of the Pancasila and Civic Education study program. Hypothesis testing is done by using one-way analysis of variance (Anava) at a 0.05 level of significance using the SPSS 24.0 for Windows program. Test the hypothesis in this study using an independent T test. Based on the T test results obtained a significance value of 0.032 with a significant value of 0.032 0.05 which rejects H0 and accepts H1. Based on the hypothesis test, it can be concluded that there are differences in learning outcomes of Citizenship Education courses for History Education students and students of the Pancasila and Civic Education Study program. Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk melihat hasil belajar Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan menggunakan model pembelajaran blended Learning berbasis Edmodo di Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 156 mahasiswa dan sampelnya berjumlah 59 mahasiswa pada tahun pelajaran 2017/2018. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan terpilih program studi Pendidkan Sejarah berjumlah 32 mahasiswa dan program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berjumlah 27 mahasiswa. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis varians (Anava) one way pada taraf signifikansi 0.05 dengan menggunakan program SPSS 24.0 for Windows. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji T independen. Berdasarkan hasil uji T diperoleh nilai signifikansi 0,032 dan dengan nilai signifikansi 0,0320,05 yang menolak H0 dan menerima H1. Berdasarkan uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matakuliah PKn pada mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah dan mahasiswa program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.