Articles
Perjodohan dalam Masyarakat Jorong Binuang Nagari Sandi Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman
Lidia Putri;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v3i2.241
Artikel ini bertujuan menjelaskan prilaku masyarakat yang cenderung menjodohkan anak gadisnya dengan pemuda rantau di Jorong Binuang. Teori yang peneliti gunakan dalam menganalisis penelitian yaitu teori pilihan rasional yang dikemukakan oleh James Colemen. Metode penelitian yaitu metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan purposive sampling dengan jumlah informan 29 orang. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan cara observasi partisipasif, wawancara mendalam, dokumentasi, triangulasi data, analisis data dari Miles dan Huberman. Temuan dilapangan menunjukan bahwa banyaknya orang tua yang memilih menjodohkan anak gadisnya dengan pemuda rantau memiliki 5 (lima) alasan yaitu (1) Pengalaman orang tua menjodohkan pertamanya dengan pemuda rantau.(2) Menantu urang rantau yang jaleh duduk tagaknyo (3) untuak mairik adiak karantau (4) Maangkek derajat keluarga (5)Mempunyai parangai yang elok.
Pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berencana di Desa Naras 1 Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman
Rizka Arifna;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v3i2.253
Artikel ini didasarkan atas pelaksanaan Program Kampung KB di Desa Naras 1, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan faktor tidak optimalnya pelaksanaan Program Kampung KB di Desa Naras 1, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Penelitian ini dianalisis menggunakan Teori Difusi Inovasi dari Rogers dan Shoemaker. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif tipe studi kasus jamak. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Untuk perolehan data penelitian didapatkan dari hasil observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Kampung KB di Desa Naras 1 tidak berjalan secara optimal. Faktor tidak optimalnya, yaitu: 1) Lambatnya pemberian regulasi, 2) Tidak optimalnya peran lintas sektor, 3) Rendahnya partisipasi masyarakat.
Resolusi Konflik Peternak Itik dengan Pemilik Sawah dan Masyarakat Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan
Kartika Afrinalsari;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v3i2.263
Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena konflik antara peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan dalam penelitian adalah untuk menjelaskan proses resolusi konflik peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini di analisis menggunakan teori Konflik Sosial yang di kemukakan oleh Lewis A. Coser. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, teknik pemilihan informan purposive sampling dengan jumlah informan 14 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: proses resolusi konflik antara peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Proses resolusi konflik antara peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat ada tiga tahapan yaitu negosiasi antara peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat, mediasi dengan Datuak, dan albitrasi dengan Wali Nagari.
Pemanfaatan Program Keluarga Harapan (PKH) Bagi Masyarakat Miskin di Kenagarian Gurun Panjang Utara
Rezki Rahayu Auli;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i1.390
Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana masyarakat memanfaatkan Program Keluarga Harapan di Nagari Gurun Panjang Utara. Bantuan PKH yang di keluarkan oleh pemerintah yang dapat membantu mengatasi permasalahan kemiskinan pada saat sekarang ini. Pada saat penerimaan bantuan PKH ada sebagian dari masyarakat Nagari Gurun Panjang Utara sudah memanfaatkan bantuan itu dengan sebaiknya, dan ada juga sebagian menggunakan bantuan itu untuk kebutuhan sehari-hari. Dimana penelitian ini menggunakan teori aksi yang dikemungkakan Talcott Parsons, pendekatan yang digunakan peneliti ini pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus instrinsik. Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai informan dengan menggunakan cara Purposive Sampling dengan jumlah informan 17 orang. Dalam metode pengumpulan data peneliti melakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, tringkulasi data dan kemudian dianalisis dengan teknik analisis data model interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, pengumpulan data dan kesimpulan. Dalam penulisan ini menunjukan bahwa masyarakat yang menerima bantuan PKH memanfatkan bantuan yaitu: membeli perlengkapan sekolah anak, membayar uang komite sekolah anak, membeli keperluan sehari-hari, untuk di tabung.
Perilaku Masyarakat Petani Gambir Pada Masa Pandemi Covid-19 di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX
Mitra Gustari;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i1.400
Latarbelakang penelitian ini dipicu oleh munculnya perubahan perilaku masyarakat petani gambir pada masa pandemi covid 19. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan tentang perilaku masyarakat petani gambir dalam menyikapi turunnya harga gambir. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif, tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 13 informan. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data dari model Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan perilaku pada masyarakat petani gambir: 1) Pola perilaku masyarakat petani gambir ketika harga gambir meningkat ditunjukkan dengan gaya hidup masyarakat petani gambir yang berlebihan; 2) Pola perilaku masyarakat petani gambir dalam menyikapi turunnya harga gambir pada saat masa pandemi covid 19 diunjukkan dengan menggunakan zat tanah dan pupuk dalam mengelola gambir, terlilit hutang dengan rentenir, dan perselingkuhan petani gambir dengan toke.
Modal Sosial Petani Bibit Ikan Sawah di Nagari III Koto Aur Malintang Utara
Nicky Yulia Agusti;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i1.408
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk Modal Sosial Petani Bibit Ikan Sawah di Nagari III Koto Aur Malintang Utara. Dalam menjalankan usaha bibit ikan ini petani memerlukan kerjasama dengan petani bibit ikan lain. Kerjasama terjadi karena adanya komponen dari modal sosial yaitu kepercayaan, jaringan dan norma yang menjadi acuan petani dalam menjalankan usahanya. Teori yang dipakai dalam penulisan ini adalah Teori Modal Sosial menurut Putnam, Putnam menjelaskan bahwa modal sosial adalah bagian dari kepercayaan, jaringan norma sosial yang mendorong petani bibit ikan sawah bekerjasama dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus jenis studi kasus instrinsik, teknik pemilihan informan yaitu purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis dengan mengacu pada teknik analisis data interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil Penelitian ini menujukkan bahwa dalam usaha bibit ikan sawah diperlukan kerjasama antara petani bibit ikan sawah, kerjasama ini di landasi oleh kepercayaan berupa keyakinan yang didalamnya terdapat harapan berupa usaha yang saling menguntungkan, perasaan saling membutuhkan, dan adanya ikatan kekeluargaan. Selanjutnya jaringan yang menghubungkan antara sesama petani bibit ikan sawah, dan jaringan antara petani bibit ikan sawah dengan kerabatnya, dan yang terakhir adalah norma yang berupa aturan untuk pedoman berupa ketetapan harga dibentuk melalui kesepakatan bersama, dan tidak merugikan salah satu pihak.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Home Industry Kelanting di Pekon Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung
Farhan Hadid;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i2.429
Artikel ini didasarkan atas kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui home industry kelanting di Pekon Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh pemilik usaha kelanting dalam hal ini sebagai agen pemberdayaan untuk merubah kondisi masyarakat disekitarnya yang berekonomi lemah untuk dilatih atau dibina supaya memiliki kemampuan dalam memproduksi kelanting. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori pemberdayaan dan individu kreatif oleh Everatte Hagen. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Untuk perolehan data penelitian didapatkan dari hasil observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam keseluruhan rangkaian kegiatan pemberdayaan ini dilakukan oleh pemilik usaha sebagai agen pemberdayaan yang memiliki kreatifitas untuk memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya agar mampu memiliki kemampuan yang sama dalam memproduksi kelanting. Sehingga hasilnya mereka terberdaya maupun terciptanya masyarakat yang mandiri.
Fungsi Batanam Sawah Bagi Kaum Perempuan di Nagari Asam Kamba Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan
Meri Handayani;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i2.441
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi batanam kasawah bagi kaum perempuan di Nagari Asam Kamba Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Asam Kamba Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, alasan mendasar dari peneliti adalah karena tradisi batanam sawah yang masih dipertahankan oleh perempuan Minangkabau di lokasi ini. Pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Populasi utama pada penelitian ini adalah kaum perempuan yang betanam sawah di Nagari Asam Kamba dengan jumlah 10 orang dan populasi pendukung adalah 1 orang warga Nagari Asam Kamba dan 1 orang Wali Kampung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan didalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini berupa data reduction, data display, data conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Fungsi Batanam Kasawah Bagi Kaum Perempuan Di Nagari Asam Kamba Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari fungsi manifest dan fungsi laten.
Thrifting Sebagai Presentasi Diri Mahasiswa di Pasar Putih Bukittinggi
Mishbahhul Hayati;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.460
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap Thrifting sebagai presentasi diri yang dilakukan mahasiswa khususnya pelanggan Pasar Putih Bukittinggi. Konsumen terbesar pakaian bekas di Pasar Putih Bukittinggi adalah anak-anak muda seperi mahasiswa. Adanya berbagai larangan dari pemerintah mengenai pakaian bekas ditambah lagi dengan masa pandemi Covid-19, tidak membuat Pasar Putih sepi oleh pengunjung, bahkan semakin hari semakin banyak peminatnya khususnya mahasiswa. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab mahasiswa melakukan thrifting sebagai presentasi diri. Penelitian ini dinalisis menggunakan teori Fenomenologi dari Alfred Schutz. Penelitian ini dilakukan dengan melalui pendekatan Kualitaf dengan tipe penelitian fenomenologi. Pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipasi, dengan 7 orang mahasiswa sebagai informan utama, dan 4 orang pedagang Pasar Putih, 1 orang pedagang biasam serta 1 orang Dinas Pengelolas Pasar Bukittinggi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumetasi. Analisis data dari Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan faktor-faktor penyebab mahasiswa melakukan thrifting sebagai presentasi diri yakninya:1) Representasi stylish dengan menggunakan barang bermerk.2) Kebutuhan fashion dengan harga terjangkau.3) Mendapatkan tampilan berbeda dari lingkungan.4) Mengikuti tren agar tidak ketinggalan jaman.
Masalah dalam Pembangunan Wisata Air Suci di Nagari Taram
Rahmad Rahmad;
Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.461
Banyaknya masyarakat lokal pada saat sekarang yang mengembangkan objek wisata dikarenakan adanya kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan daerahnya menjadi daerah wisata. Salah satu wisata yang dikembangkan oleh masyarakat lokal terdapat di Nagari Taram. Dalam pengembangan wisata yang di lakukan oleh masyarakat Nagari Taram ada wisata tersebut berkembang dan ada juga wisata yang tidak berkembang. Wisata yang tidak berkembang tersebut adalah wisata Air Suci. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan faktor yang menjadi masalah dalam pembangunan wisata Air Suci di Nagari Taram. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus instrinsik. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposif sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang terdiri dari 1 (satu) orang dari KAN, 2 (dua) orang perangkat nagari, 2 (dua) orang pengelola wisata, dan 8 (delapan) orang dari masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan memiliki tahapan-tahapan yaitu: 1) observasi non partisipan, 2) wawancara mendalam, dan 3) studi dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori hambatan pembangunan wisata oleh Tosun karena menggambarkan jenis hambatan yang berhubungan dengan masalah dalam pembangunan wisata ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa hambatan dalam pengembangan wisata Air Suci adalah (1) Status kepemilikan tanah lokasi Wisata Air Suci belum jelas. (2) Terjadinya konflik antara pihak pengelola dengan masyarakat. (3) Tidak melibatkan masyarakat dalam pembangunan. (4). Sulitnya pembangunan infrstruktur.